[{"data":1,"prerenderedAt":11993},["ShallowReactive",2],{"chapter-page-novels-list":3,"chapter-degarashi-ouji-vol-3-bab-4-3":92,"chapter-page-volume-degarashi-ouji-vol-3":1281,"chapter-page-chapters-degarashi-ouji-vol-3":1288},[4,25,52,72],{"id":5,"title":6,"author":7,"cover":8,"description":9,"extension":10,"featured":11,"genre":12,"hidden":11,"meta":13,"publishedAt":14,"publisher":15,"rating":16,"source":17,"status":18,"stem":19,"tags":20,"__hash__":24},"novels/novels/01.mizuzokusei-mahoutsukai/novel.yml","Mizuzokusei no Mahoutsukai","Tadashi Kubou","https://cdn.novelupdates.com/images/2024/12/Water-Magician.jpg","Kisah seorang pria bernama Ryou yang bereinkarnasi ke dunia yang memiliki pedang dan sihir. Sebuah kisah petualangan untuk dapat bertahan hidup hanya dengan sihir Air saja.","yml",true,"Fantasy",{},"2025-10-05","TO Books",4.6,"https://www.novelupdates.com/series/water-magician/","ongoing","novels/01.mizuzokusei-mahoutsukai/novel",[12,21,22,23],"Romance","Comedy","Isekai","IxzwBZ_nMmx3vLPzMfgTMIhh4wYA9TuZNWOGXXBlEmA",{"id":26,"title":27,"author":28,"cover":29,"description":30,"extension":10,"featured":31,"genre":12,"hidden":31,"meta":32,"publishedAt":33,"publisher":34,"rating":35,"source":36,"status":18,"stem":37,"tags":38,"__hash__":51},"novels/novels/02.degarashi-ouji/novel.yml","The Strongest Dull Prince's Secret Battle for the Throne","Tamba (タンバ)","https://cdn.novelupdates.com/images/2020/10/321911000113.jpg","Kekaisaran Adrasia di Benua Vogel. Terjadi pertarungan untuk merebut takhta kekaisaran yang memiliki kekuatan militer yang besar dan wilayah yang luas. Dengan pewaris yang belum ditentukan, anak-anak kaisar berlomba-lomba memperluas kekuasaan mereka. Namun, ada satu pangeran yang semua orang bilang tidak mungkin menjadi kaisar. Pangeran ketujuh, Arnold Lakes Adler. Pemuda yang kalah dalam segala hal dari adik kembarnya, Pangeran Ampas. Tidak kompeten dan malas, Arnold menghabiskan setiap hari hanya dengan bermain-main. Namun, di balik layar, dia adalah salah satu dari hanya lima petualang kelas SS yang disebut 'Silver'. Melihat pertempuran untuk takhta yang semakin intensif, dia memutuskan 'Aku tidak ingin mati, jadi biar saja adikku yang jadi kaisar...' Ini adalah kisah manuver rahsia yang absurd dari pangeran yang tidak tertarik dengan gelar kaisar.",false,{},"2019-01-01","Syosetu",3.8,"https://www.novelupdates.com/series/the-strongest-dull-princes-secret-battle-for-the-throne/","novels/02.degarashi-ouji/novel",[39,40,41,12,42,43,44,45,46,47,48,49,50],"Action","Adventure","Drama","Harem","Seinen","Hiding True Abilities","Secret Identity","Overpowered Protagonist","Politics","Royalty","Sibling Rivalry","Twins","_XEmTsqic3lABP5-8BoQUz9DMMxQumJx42SQFcedxX4",{"id":53,"title":54,"author":55,"cover":56,"description":57,"extension":10,"featured":11,"genre":12,"hidden":31,"meta":58,"publishedAt":59,"publisher":60,"rating":61,"source":62,"status":18,"stem":63,"tags":64,"__hash__":71},"novels/novels/03.mynoghra/novel.yml","Isekai Apocalypse Mynoghra","Kazuno Fehu","https://cdn.novelupdates.com/images/2020/08/Isekai-Mynoghra-novel.jpg","Takuto, seorang pemain legendaris game strategi 'Eternal Nations', terjebak di dunia fantasi bersama unit favoritnya, Atou. Mereka memulai perjalanan membangun kerajaan Mynoghra dari nol, menghadapi berbagai ancaman dari negara lain dan pemain yang dipindahkan dari berbagai game lainnya. Sebuah kisah kingdom-building yang gelap dengan pertempuran strategis dan unsur game yang kental.",{},"2017-01-01","Micro Magazine",3.9,"https://www.novelupdates.com/series/isekai-apocalypse-mynoghra/","novels/03.mynoghra/novel",[65,66,67,23,68,69,70],"Kingdom Building","Game Elements","Strategic Battles","Dark","Army Building","Antihero Protagonist","tsULxknqk-PrMG0vPmO2X3u5SXI_x4s1g7ha2Sw8cik",{"id":73,"title":74,"author":75,"cover":76,"description":77,"extension":10,"featured":11,"genre":12,"hidden":31,"meta":78,"publishedAt":79,"publisher":80,"rating":81,"source":82,"status":18,"stem":83,"tags":84,"__hash__":91},"novels/novels/04.tensei-dragon/novel.yml","Tensei Shitara Dragon no Tamago Datta ~ Saikyou Igai Mezasenee","Nekoko","https://cdn.novelupdates.com/images/2017/01/7s74l47uc3w3g4g7eqswbsqnkq1_y9h_au_fe_9k8j.png","Aku bangun di hutan yang tidak dikenal. Tampaknya tempat ini adalah dunia fantasi di mana binatang-binatang aneh berkeliaran. Dan seperti dalam game, aku sepertinya bisa memeriksa kemampuan musuh dan diriku. Mari berburu monster dan mengumpulkan gelar untuk naik level dan berevolusi menjadi Naga Agung! Dan aku mendengar suara misterius di kepalaku, 'Mari kita bertujuan menjadi yang terkuat!'",{},"2026-02-04","Square Enix",3.3,"https://www.novelupdates.com/series/reincarnated-as-a-dragons-egg-lets-aim-to-be-the-strongest/","novels/04.tensei-dragon/novel",[39,40,41,12,43,85,86,23,87,88,66,89,90],"Slice of Life","Supernatural","Reincarnation","Dragons","Evolution","Weak to Strong","euNHmkuApM9-LygTrtuiwhd2p7Fofrx7ambWUU9o7AE",{"id":93,"title":94,"body":95,"chapterNumber":1272,"description":101,"excerpt":1273,"extension":1274,"hidden":31,"meta":1275,"mtl":11,"navigation":11,"path":1276,"publishedAt":33,"seo":1277,"stem":1278,"volumeNumber":1279,"__hash__":1280},"chapters/novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/09.bab-4-3.md","Bab 4: Perasaan Masing-Masing - Bagian 3",{"type":96,"value":97,"toc":1264},"minimark",[98,102,105,108,111,114,117,120,123,126,129,134,137,140,143,146,149,152,155,158,161,164,167,170,173,176,179,182,185,188,191,194,197,200,203,206,209,212,215,218,221,224,227,230,238,241,248,254,257,260,263,266,269,272,275,278,281,284,287,290,293,296,299,302,305,308,311,314,317,320,323,326,329,332,335,338,344,347,350,353,356,359,362,365,368,371,374,377,380,383,389,392,395,408,411,417,420,423,426,429,432,435,438,441,444,450,453,456,459,462,465,468,471,474,477,480,483,489,492,495,498,501,504,507,511,514,521,524,530,536,542,545,548,551,554,566,569,572,575,581,584,587,590,593,596,599,602,605,608,611,614,617,620,623,626,629,632,635,638,641,644,647,650,653,656,659,662,665,668,671,674,677,680,683,686,689,692,695,698,701,704,707,710,713,716,719,722,725,728,731,734,737,740,743,746,749,752,755,758,761,764,767,770,773,776,779,782,785,788,791,797,800,803,806,809,812,815,818,821,824,827,830,833,836,839,842,845,848,851,854,857,860,863,866,869,872,875,878,882,885,888,894,897,900,903,906,909,912,915,918,921,924,927,930,933,939,942,945,948,951,954,957,960,963,966,969,972,975,978,981,984,987,990,993,996,1002,1005,1008,1011,1014,1017,1020,1023,1026,1029,1032,1035,1037,1040,1043,1046,1052,1055,1058,1061,1064,1067,1070,1073,1076,1079,1081,1084,1087,1090,1093,1096,1099,1102,1105,1108,1111,1114,1117,1120,1123,1126,1129,1132,1135,1138,1141,1144,1147,1150,1153,1156,1159,1165,1168,1171,1174,1177,1180,1183,1186,1189,1192,1195,1198,1201,1204,1207,1210,1213,1216,1219,1222,1225,1228,1231,1234,1237,1240,1243,1251,1255,1261],[99,100,101],"p",{},"\"Apa pun yang Anda katakan, tidak akan berhasil. Oh, benar juga. Tidak ada gunanya mengharapkan Kesatria Pengawal Kekaisaran. Semuanya sudah saya suruh mundur.\"\"",[99,103,104],{},"\"Kau ini... wanita macam apa kau ini... Apa kau berniat mengurung Kaisar...?\"",[99,106,107],{},"\"Yang Mulia sendirilah yang salah karena tidak mau mendengarkan. Lagipula, saya sudah memperingatkan Anda. Anda terlihat lelah, bagaimana jika diperiksa oleh dokter istana? Begitu, kan? Yang Mulia sendirilah yang bertanggung jawab karena tidak mendengarkannya. Terimalah nasib dan beristirahatlah.\"",[99,109,110],{},"\"Aku adalah Kaisar... Aku tidak boleh beristirahat....\"",[99,112,113],{},"\"Kalau begitu, lain kali tolong jaga kondisi tubuh Anda agar tidak pingsan lagi.\"",[99,115,116],{},"\"Mitsuba....\"",[99,118,119],{},"\"Tidak boleh.\"",[99,121,122],{},"Tidak ada celah untuk bernegosiasi. Jika itu selir lain, mungkin ia bisa membujuknya, tetapi Mitsuba, baik atau buruk, adalah selir yang tidak pernah sungkan pada Yohanes.",[99,124,125],{},"Selagi ia berpikir harus melakukan sesuatu, rasa kantuk semakin menyerangnya. Tubuhnya terasa berat, seolah terikat di tempat tidur.",[99,127,128],{},"Mitsuba dengan lembut meletakkan tangannya di dahi Yohanes. Merasakan sedikit kelegaan dari sentuhan tangan yang sejuk itu, Yohanes pun tertidur.",[130,131,133],"h2",{"id":132},"_7","7",[99,135,136],{},"\"Nah, Duke. Silakan beristirahat dengan tenang.\"",[99,138,139],{},"Aku berada di sebuah tempat peristirahatan terdekat bersama Jürgen dan pasukannya.",[99,141,142],{},"Awalnya tempat ini dibuat oleh Jürgen sebagai titik peristirahatan sementara, tetapi sekarang sudah seperti rumah sakit lapangan.",[99,144,145],{},"Para kesatria yang babak belur terus berdatangan, dan aku sibuk memberikan perawatan yang diperlukan untuk sementara waktu.",[99,147,148],{},"\"Maafkan saya... Yang Mulia....\"",[99,150,151],{},"\"Untuk apa Anda meminta maaf?\"",[99,153,154],{},"\"Padahal Yang Mulia juga pasti ingin pergi menolong adik Anda... Gara-gara saya tidak becus.\"",[99,156,157],{},"\"Tidak becus? Anda?\"",[99,159,160],{},"Jürgen, yang berbaring di dalam gubuk dengan baju zirahnya yang telah dilepas, berkata dengan nada penyesalan.",[99,162,163],{},"Aku tersenyum kecut mendengar kata-katanya.",[99,165,166],{},"Tidak akan ada yang menyebut Jürgen saat ini tidak becus.",[99,168,169],{},"\"Anda gagah berani hari ini. Jika ada yang menertawakan Anda karena tidak becus, Kakanda pasti akan menebasnya.\"",[99,171,172],{},"\"Tetapi... Anda....\"",[99,174,175],{},"\"Aku tidak apa-apa. Selama Kakanda bisa terus maju karena aku yang tinggal di sini, aku merasa sudah cukup memenuhi peranku.\"",[99,177,178],{},"Setelah aku berkata begitu, Jürgen bergumam kecil, \"Begitu, ya,\" lalu perlahan menutup matanya.",[99,180,181],{},"Mungkin rasa kantuk menyerangnya karena telah berkuda tanpa henti dan tanpa tidur.",[99,183,184],{},"\"Anda sudah bekerja keras, Duke. Mungkin hari di mana aku akan memanggilmu kakak ipar tidak akan lama lagi.\"",[99,186,187],{},"Setelah mengatakan itu pada Jürgen yang tertidur, aku pun bangkit.",[99,189,190],{},"Untungnya, para kesatria Jürgen yang tadinya terpencar di berbagai tempat kini sudah berkumpul di sini.",[99,192,193],{},"Sisanya akan kuserahkan pada mereka.",[99,195,196],{},"Aku keluar dari gubuk tempat Jürgen tidur dan menuju gubuk yang dialokasikan untukku.",[99,198,199],{},"Lalu, aku memasang perintang penolak orang dan meninggalkan ilusi diriku yang sedang tidur di dalam.",[99,201,202],{},"Perintang penolak orang tidak terlalu efektif jika diaktifkan dari jarak jauh, tetapi seharusnya cukup ampuh untuk orang-orang yang kelelahan. Lagipula, tidak akan ada yang masuk ke kamar pangeran tanpa izin, meskipun Jürgen mungkin akan masuk saat ia bangun nanti. Fina juga pernah masuk, jadi aku harus berhati-hati dengan anggota keluarga Duke.",[99,204,205],{},"Sambil memikirkan hal itu, aku berteleportasi dari dalam gubuk ke ruang rahasiaku di Ibukota Kekaisaran.",[99,207,208],{},"Di sana, seolah sudah tahu, kepala pelayanku telah menunggu.",[99,210,211],{},"\"Selamat datang kembali, Tuan Arnold.\"",[99,213,214],{},"\"Persiapannya sudah siap, kan?\"",[99,216,217],{},"\"Tentu saja.\"",[99,219,220],{},"\"Bagus. Ayo pergi, waktunya bergerak dalam bayang-bayang.\"",[99,222,223],{},"Mengatakan itu, aku mengenakan pakaian dan topengku yang biasa, lalu berubah menjadi Silver.",[225,226],"hr",{},[99,228,229],{},"\"Bagaimana situasinya?\"",[99,231,232,233,237],{},"\"Sebuah bola misterius telah muncul di selatan, dan dari sana, sejumlah besar monster ",[234,235,236],"em",{},"undead"," telah muncul.\"",[99,239,240],{},"\"Bagaimana dengan Leo?\"",[99,242,243,244,247],{},"\"Menurut informasi dari Serikat Petualang, beliau baik-baik saja. Pangeran Leonard telah meminta ",[234,245,246],{},"Raid Quest"," kepada Serikat Petualang dan sedang menangani para monster.\"",[99,249,250,251,253],{},"\"",[234,252,246],{},"? Begitu. Ide Linfia, ya.\"",[99,255,256],{},"Sepertinya uang yang kuberikan telah digunakan dengan efektif.",[99,258,259],{},"Memang benar keputusanku untuk menitipkannya pada Linfia. Ide yang cerdik, khas seorang petualang.",[99,261,262],{},"\"Bagaimana respons Ayahanda?\"",[99,264,265],{},"\"Mengenai itu... telah terjadi masalah. Yang Mulia Kaisar telah pingsan.\"",[99,267,268],{},"\"Apa!? Ayahanda pingsan!? Apa beliau baik-baik saja!?\"",[99,270,271],{},"\"Benar. Nyawanya tidak dalam bahaya. Disebutkan bahwa itu adalah kondisi tubuh yang buruk akibat syok mental dan kelelahan.\"",[99,273,274],{},"\"Begitu... Seberapa parah kekacauannya?\"",[99,276,277],{},"\"Untungnya, Putri Christa telah meramalkan hal ini sebelumnya. Jadi, Nyonya Mitsuba dengan cepat mempersiapkan sistem perawatan, dan kekacauan di istana dapat diminimalkan.\"",[99,279,280],{},"\"Christa yang melihatnya... pasti berat baginya.\"",[99,282,283],{},"Meskipun berkata begitu, aku tanpa sadar menghela napas lega. Jika dalam situasi ini Ayahanda dalam kondisi kritis, Kekaisaran akan berada dalam situasi yang sangat gawat. Ujung-ujungnya pasti akan terjadi perang saudara, karena tidak ada penengah dalam perebutan takhta.",[99,285,286],{},"Namun, di sisi lain, ada juga rasa lega karena ayahku baik-baik saja. Meskipun begitu, aku tidak bisa terus merasa tenang.",[99,288,289],{},"\"Tapi, dengan begini, situasinya jadi merepotkan.\"",[99,291,292],{},"\"Benar. Saat ini, Perdana Menteri sedang memimpin rapat dan menangani masalah di selatan, tetapi tampaknya para menteri sulit untuk mencapai kata sepakat.\"",[99,294,295],{},"\"Tentu saja. Kaisar telah pingsan. Meskipun kondisinya tidak parah, tidak ada yang berubah dari fakta bahwa kesehatannya kini diragukan. Perebutan takhta akan semakin cepat. Para menteri yang sudah menentukan faksi yang akan mereka dukung akan bergerak demi faksi mereka, sedangkan para menteri yang belum menentukan akan menggunakan kesempatan ini sebagai oleh-oleh. Masing-masing bergerak dengan agenda tersembunyi. Mustahil untuk menengahi mereka.\"",[99,297,298],{},"Orang pada umumnya akan berusaha melindungi diri sendiri. Mereka bisa bergerak demi Kekaisaran karena posisi mereka dijamin. Namun, orang yang menjamin posisi mereka telah jatuh sakit. Artinya, mereka sudah mulai memikirkan cara untuk melindungi diri demi generasi berikutnya.",[99,300,301],{},"Selama Ayahanda masih hidup, itu hanyalah kekacauan sementara. Namun, masalah di selatan sedang terjadi saat ini, dan membutuhkan penanganan yang cepat.",[99,303,304],{},"\"Selama para petinggi tidak bisa bersatu, militer Kekaisaran tidak bisa diandalkan. Kesatria Pengawal Kekaisaran juga tidak akan bisa meninggalkan sisi Ayahanda. Mengumpulkan para penguasa wilayah dari berbagai tempat juga akan memakan waktu.\"",[99,306,307],{},"\"Kalau begitu, apakah Tuan Arnold akan mengandalkan Serikat Petualang sebagai kekuatan tempur?\"",[99,309,310],{},"\"Akan?\"",[99,312,313],{},"Kata-kata Sebas membuatku bertanya balik, dan Sebas mengangguk dalam diam.",[99,315,316],{},"Tingkah lakunya seolah-olah dia sudah tahu pikiranku.",[99,318,319],{},"Memang benar, sejak awal aku tidak terlalu mengandalkan kekuatan tempur Kekaisaran.",[99,321,322],{},"Karena Kekaisaran sangat besar, respons cepat terhadap keadaan darurat tidak bisa diharapkan. Sebagai anggota keluarga kekaisaran, aku tahu betul hal itu. Hanya karena ada insiden anomali di selatan, bukan berarti militer bisa langsung bergerak.",[99,324,325],{},"Jika ada invasi dari luar, pasukan pertahanan perbatasan akan segera bergerak, tetapi anomali di dalam negeri tidak diantisipasi.",[99,327,328],{},"Apakah pusat yang harus menangani, ataukah militer selatan? Keduanya pasti bingung dalam mengambil keputusan.",[99,330,331],{},"Jika perintah Kaisar bisa disampaikan secara instan, ceritanya akan berbeda, tetapi Ibukota Kekaisaran dan perbatasan selatan terlalu jauh. Menyampaikan keputusan saja sudah merupakan pekerjaan yang sulit.",[99,333,334],{},"Dalam hal ini, para petualang lebih fleksibel. Di saat seperti ini, mereka lebih bisa diandalkan daripada militer atau para kesatria penguasa wilayah.",[99,336,337],{},"\"Yah, memang benar sejak awal aku sudah mengandalkan para petualang, tapi bagaimana kau bisa tahu?\"",[99,339,340,341,343],{},"\"Fina-sama berkata pasti akan begitu dan sudah bergerak sebelumnya. Fina-sama sedang menyerukan kepada para petualang di Ibukota Kekaisaran dan sekitarnya untuk berpartisipasi dalam ",[234,342,246],{}," Pangeran Leonard.\"",[99,345,346],{},"\"Fina? Yah, kalau Fina, tidak aneh, sih. Tapi, apa tidak apa-apa bergerak secara besar-besaran seperti itu?\"",[99,348,349],{},"Fina adalah putri seorang Duke dan juga Putri Camar Biru, simbol Kekaisaran. Tidak baik bagi Fina untuk secara terbuka mengandalkan para petualang untuk masalah yang para petinggi negara sendiri masih ragu-ragu dalam menanganinya.",[99,351,352],{},"\"Mengenai itu, jangan khawatir. Meskipun Fina-sama yang bergerak lebih dulu, yang mengusulkan seruan itu adalah Perdana Menteri.\"",[99,354,355],{},"\"Begitu. Khas sekali Perdana Menteri. Kalau tidak bisa menyatukan rapat, manfaatkan saja para petualang, ya.\"",[99,357,358],{},"\"Benar. Mengingat Silver pernah menolong Fina-sama di timur, beliau berspekulasi bahwa jika Fina-sama bergerak, Silver juga akan bergerak. Harap berhati-hati. Jika itu Perdana Menteri, dia bisa saja menelusuri jejak-jejak kecil dan sampai pada identitas asli Silver.\"",[99,360,361],{},"\"Yah, akan kulakukan dengan baik. Tapi, kalau begitu, para petualang sudah berkumpul di cabang Ibukota Kekaisaran, kan?\"",[99,363,364],{},"Sebas mengangguk mendengar kata-kataku. Kalau begitu, ceritanya jadi lebih mudah.",[99,366,367],{},"Tergantung situasi di selatan, tapi jika aku bisa membawa para petualang dari Ibukota Kekaisaran, itu akan menjadi kekuatan yang besar.",[99,369,370],{},"\"Kalau begitu, aku akan pergi.\"",[99,372,373],{},"\"Saya mengerti. Saya akan mengawal Fina-sama.\"",[99,375,376],{},"Setelah memintanya, aku berteleportasi ke dekat pintu masuk cabang.",[99,378,379],{},"Orang-orang di dekat cabang terkejut melihatku yang muncul tiba-tiba, tetapi aku tidak peduli dan mencoba masuk ke dalam cabang.",[99,381,382],{},"Namun, pada saat yang sama, sebuah suara disiarkan dari dalam serikat ke seluruh Ibukota Kekaisaran.",[99,384,385,386,388],{},"『Untuk semua penduduk Ibukota Kekaisaran. Maaf telah mengganggu. Saya Fina von Krainelt. Saat ini, Serikat Petualang sedang mencari para petualang yang bersedia berpartisipasi dalam ",[234,387,246],{}," yang dikeluarkan dari selatan. Saya mohon kepada semua petualang. Tolong pinjamkan kekuatan kalian. Ada orang-orang yang menderita di selatan. Untuk menyelamatkan mereka, kami membutuhkan kekuatan kalian.』",[99,390,391],{},"Pidato Fina disiarkan ke seluruh Ibukota Kekaisaran. Mendengar pidato itu, aku tersenyum.",[99,393,394],{},"Pidato yang khas Fina. Bukan perintah, melainkan permohonan yang tulus yang bisa menggerakkan hati orang lain.",[99,396,397,398,400,401,404,405,407],{},"『Ini adalah Serikat Petualang. Seperti yang baru saja dijelaskan oleh Fina-sama, serikat telah menerima permintaan ",[234,399,246],{},". Nama ",[234,402,403],{},"quest","-nya adalah \"Penyelamatan Camar Biru\". Semua petualang peringkat B ke atas bisa berpartisipasi! Ini adalah ",[234,406,246],{}," pertama setelah sekian lama! Saatnya mencari uang! Silakan berpartisipasi!』",[99,409,410],{},"Mungkin itu resepsionis serikat. Promosi yang juga khas, bisa dibilang.",[99,412,413,414,416],{},"Ngomong-ngomong, Penyelamatan Camar Biru, ya. Memang benar nama ",[234,415,403],{}," ditentukan oleh serikat, tapi nama yang dangkal.",[99,418,419],{},"Tapi, jika lawannya adalah para petualang yang suka bersenang-senang, mungkin ini sudah cukup.",[99,421,422],{},"Mereka pasti akan dengan senang hati pergi jika bisa bertarung demi Putri Camar Biru.",[99,424,425],{},"\"Dasar naif.\"",[99,427,428],{},"Para petualang yang datang dengan tergesa-gesa terus berkumpul di serikat.",[99,430,431],{},"Bukan hanya peserta, mungkin ada juga yang datang hanya untuk memberi semangat.",[99,433,434],{},"Aku melangkah masuk ke dalam cabang yang penuh sesak dengan para petualang itu.",[99,436,437],{},"Begitu mereka melihatku, serikat yang tadinya dipenuhi hiruk pikuk langsung hening dalam sekejap.",[99,439,440],{},"Di tengah keheningan itu, hanya resepsionis yang sedang mencatat nama peserta yang angkat bicara.",[99,442,443],{},"\"N-Nama dan peringkat Anda.\"",[99,445,446,447,449],{},"\"Petualang peringkat SS, Silver. Aku datang untuk berpartisipasi dalam ",[234,448,246],{},".\"",[99,451,452],{},"Resepsionis itu mencatat namaku dengan gugup.",[99,454,455],{},"Meskipun Serikat Petualang, mereka tidak punya cara untuk segera berpindah ke selatan. Alasan mereka mengumpulkan para petualang di cabang adalah karena keberadaan diriku.",[99,457,458],{},"Para petualang juga sepertinya sudah tahu akan hal itu.",[99,460,461],{},"Orang yang ditunggu telah datang. Para petualang serentak bersorak.",[99,463,464],{},"\"Akhirnya kau datang juga! Silver!\"",[99,466,467],{},"\"Kalau ada kau, kekuatan kita seribu kali lipat!\"",[99,469,470],{},"\"Ayo cepat kita pergi menolong!\"",[99,472,473],{},"Di balik para petualang yang bersorak-sorai, Fina muncul di tempat para staf serikat berada.",[99,475,476],{},"Lalu Fina tersenyum lembut dan membungkuk hormat padaku.",[99,478,479],{},"Tidak ada kata-kata. Namun, ada sesuatu yang tersampaikan di antara kami.",[99,481,482],{},"Aku mengangguk dalam diam lalu berkata dengan suara yang bisa didengar oleh seluruh serikat.",[99,484,485,486,488],{},"\"Komando ",[234,487,246],{}," akan dipegang oleh orang dengan peringkat tertinggi. Dalam hal ini adalah aku, apa ada yang keberatan?\"",[99,490,491],{},"Tidak ada yang keberatan.",[99,493,494],{},"Wajar saja. Peringkat tertinggi di cabang Ibukota Kekaisaran adalah SS, tetapi di bawahnya langsung turun ke AA.",[99,496,497],{},"Tapi, bukan berarti mereka tidak bisa diandalkan.",[99,499,500],{},"Mereka adalah para petualang veteran yang telah melindungi Kekaisaran dengan cara mereka sendiri.",[99,502,503],{},"\"Tidak ada yang keberatan, ya. Kalau begitu, komando akan kuambil. Nyawa kalian semua, kupertaruhkan.\"",[99,505,506],{},"Tidak ada jawaban. Sebagai gantinya, sorak-sorai riuh menggema di seluruh cabang. Semangat mereka sangat tinggi. Dengan ini, kita bisa bertarung.",[130,508,510],{"id":509},"_8","8",[99,512,513],{},"Beberapa hari telah berlalu sejak bola hitam muncul di atas Bassau.",[99,515,516,517,520],{},"Di bawah Leo, yang sedang menahan pasukan ",[234,518,519],{},"skeleton"," di dekat Bassau, telah berkumpul lebih dari dua ribu kesatria dan petualang.",[99,522,523],{},"\"Ganti barisan depan! Yang sudah diganti, segera beristirahat!\"",[99,525,526,527,529],{},"Leo memberikan instruksi dan menarik mundur kelompok yang sedang menahan ",[234,528,519],{}," di barisan depan, lalu memasukkan kelompok baru.",[99,531,532,533,535],{},"Demi mengulur waktu, mereka menahan para ",[234,534,519],{}," dengan sistem tiga giliran.",[99,537,538,539,541],{},"Namun, jumlah ",[234,540,519],{}," yang keluar dari Bassau terus bertambah, dan meskipun pada awalnya mereka berhasil mengepung setengah Bassau, sekarang justru mereka yang terkepung setengah.",[99,543,544],{},"\"Yang Mulia Leonard. Anda juga sebaiknya beristirahat.\"",[99,546,547],{},"\"Tidak bisa begitu. Ini adalah saat-saat genting.\"",[99,549,550],{},"Linfia mendesak Leo yang terus memimpin tanpa istirahat untuk beristirahat, tetapi Leo menolaknya.",[99,552,553],{},"Leo, yang paling memahami situasi pertempuran, juga yang paling mengerti bahwa saat ini adalah situasi yang berbahaya.",[99,555,556,557,559,560,562,563,565],{},"Pada awalnya, saat para kesatria dari penguasa wilayah terdekat dan sejumlah besar petualang tiba, mereka berhasil mengepung setengah Bassau dengan mengandalkan jumlah, tetapi setelah itu, jumlah ",[234,558,519],{}," yang muncul meningkat drastis, dan sekarang monster ",[234,561,236],{}," yang lebih kuat dari ",[234,564,519],{}," juga mulai terlihat sesekali.",[99,567,568],{},"Monster yang muncul dari Bassau tidak hanya muncul secara acak, tetapi merespons pergerakan pihak sini.",[99,570,571],{},"Leo yakin akan hal itu. Jika begitu, ada kemungkinan mereka akan ditembus jika menunjukkan celah.",[99,573,574],{},"Selama masih ada kemungkinan sekecil apa pun, Leo tidak boleh lengah.",[99,576,577,578,580],{},"Jika Leo dan pasukannya ditembus di sini, para ",[234,579,519],{}," yang muncul dalam jumlah besar akan menyebar ke selatan. Para penguasa wilayah terdekat telah mengirimkan pasukan utama mereka, yaitu para kesatria, sehingga mereka tidak akan bisa menahannya.",[99,582,583],{},"Jika itu terjadi, selatan akan jatuh ke dalam kekacauan besar yang jarang terjadi dalam sejarah, dan militer akan bergerak untuk menenangkannya. Dan pertahanan perbatasan akan menjadi lemah.",[99,585,586],{},"Negara-negara yang mengincar kelemahan Kekaisaran tidak akan melewatkan celah sekecil itu.",[99,588,589],{},"\"Tetapi, jika Yang Mulia pingsan, garis pertempuran akan runtuh.\"",[99,591,592],{},"\"Aku masih baik-baik saja. Aku akan bilang kalau sudah benar-benar tidak sanggup.\"",[99,594,595],{},"\"Begitu... kalau begitu, bolehkah saya meminta sedikit waktu Anda? Seharusnya tidak apa-apa jika menyerahkan komando pada para kesatria pengawal untuk sementara.\"",[99,597,598],{},"\"Tidak masalah, tapi apa ada sesuatu?\"",[99,600,601],{},"\"Di antara rakyat yang melarikan diri dari Bassau, ada beberapa kesatria yang terluka. Salah satunya sudah sadar dan ingin berbicara dengan Yang Mulia.\"",[99,603,604],{},"\"Begitu... akan kudengarkan. Mungkin kita bisa mendapatkan informasi tentang anomali ini.\"",[99,606,607],{},"Leo berkata begitu lalu menyerahkan komando pada para kesatria pengawal terdekat dan menuju kamp yang didirikan di belakang garis pertempuran.",[99,609,610],{},"Di sana, ada para kesatria dan petualang yang sedang beristirahat, serta rakyat yang tidak bisa bergerak karena terluka.",[99,612,613],{},"Leo masuk ke dalam tenda yang didirikan di ujung kamp itu.",[99,615,616],{},"\"Yang Mulia.\"",[99,618,619],{},"\"Lanjutkan saja perawatannya.\"",[99,621,622],{},"Leo menghentikan pria paruh baya yang hendak memberi salam dengan tangannya.",[99,624,625],{},"Pria yang mengaku sebagai dokter di kota itu adalah orang langka yang tetap tinggal untuk merawat para korban luka meskipun bisa melarikan diri.",[99,627,628],{},"Berkat perawatan dokter itu, seorang kesatria yang kehilangan tangan kanannya dan menderita luka parah di perutnya akhirnya sadar.",[99,630,631],{},"\"Aku Leonard, Pangeran Kedelapan. Apa kau kesatria yang ingin berbicara denganku?\"",[99,633,634],{},"\"Y-Yang Mulia... tolong selamatkan tuan hamba....\"",[99,636,637],{},"\"Maksudmu penguasa Bassau?\"",[99,639,640],{},"\"Benar... Tuan Denis telah diancam selama bertahun-tahun... karena itu, Bassau dimanfaatkan oleh organisasi penculik anak... dan di ruang bawah tanah kediamannya ada penjara untuk mengurung anak-anak yang ditangkap....\"",[99,642,643],{},"Itu adalah pengakuan yang mengejutkan.",[99,645,646],{},"Namun, Leo hanya mengerutkan kening dan tidak mengatakan apa-apa.",[99,648,649],{},"Karena ia merasa bagian setelah ini adalah yang terpenting dan tidak boleh dipotong.",[99,651,652],{},"\"Tuan Denis... memberontak untuk menolong anak-anak dan menuju ke ruang bawah tanah kediaman... saya sempat menemaninya di tengah jalan... tapi saya terluka dan dibawa keluar oleh teman-teman saya... setelah itu, dari kediaman, bola itu... uhuk uhuk.\"",[99,654,655],{},"Kesatria itu terbatuk dan memuntahkan darah.",[99,657,658],{},"Dokter menyeka darahnya, tetapi kesatria itu mengerang kesakitan dan terus memuntahkan darah.",[99,660,661],{},"Namun, tangan kiri kesatria itu terulur ke arah Leo.",[99,663,664],{},"Leo menggenggam tangan itu dengan erat.",[99,666,667],{},"\"Tolong... Tuan Penguasa... jika... jika Tuan Penguasa sudah tidak bisa diselamatkan... Rebecca....\"",[99,669,670],{},"\"Rebecca?\"",[99,672,673],{},"\"Dia... membawa surat dari Tuan Penguasa... tolong pulihkan kehormatan Keluarga Count Schitterheim... kami tidak bekerja sama atas kemauan sendiri....\"",[99,675,676],{},"\"Jika cerita itu benar, aku akan memulihkan kehormatanmu atas namaku. Jadi sekarang, beristirahatlah.\"",[99,678,679],{},"\"Terima kasih... terima kasih... terima... ka....\"",[99,681,682],{},"Cahaya di mata kesatria itu memudar, dan kekuatan di tangan kirinya yang digenggam Leo juga menghilang. Dokter menggelengkan kepalanya. Itu adalah permohonan terakhir dengan sisa tenaganya.",[99,684,685],{},"Meskipun begitu, Leo terus menggenggam tangan itu untuk beberapa saat.",[99,687,688],{},"\"Yang Mulia....\"",[99,690,691],{},"\"Penguasa menyerbu ke ruang bawah tanah kediaman, dan bola hitam itu lahir. Artinya, bola hitam itu berhubungan dengan ruang bawah tanah kediaman.\"",[99,693,694],{},"\"Kemungkinan terbesarnya adalah anak-anak....\"",[99,696,697],{},"\"Benar. Pasti anak-anak dengan mana tinggi atau bakat khusus dikumpulkan di sana. Sesuatu mungkin telah menjadi pemicu dan menyebabkan anomali ini.\"",[99,699,700],{},"\"Kalau begitu, jika kita tidak melakukan sesuatu pada bola hitam itu, anomali ini tidak akan berakhir.\"",[99,702,703],{},"\"Ya.\"",[99,705,706],{},"Leo menggenggam tangan kesatria itu dengan kuat untuk terakhir kalinya, lalu meletakkannya di dada kesatria itu.",[99,708,709],{},"Setelah itu, ia menyerahkan sisanya pada dokter dan keluar dari tenda.",[99,711,712],{},"Di ujung pandangannya, ada bola hitam yang masih dengan angkuhnya bertakhta di atas Bassau.",[99,714,715],{},"\"Jika bola itu keluar dari kediaman, tidak aneh jika ada seseorang di dalamnya, kan?\"",[99,717,718],{},"\"Itu benar, tapi... jangan-jangan Anda berniat untuk memeriksanya?\"",[99,720,721],{},"\"Tentu saja. Aku datang ke sini untuk menolong orang-orang yang diculik. Mereka adalah korban. Aku ingin menolong mereka.\"",[99,723,724],{},"\"...Saya senang dengan perasaan Anda. Jika memikirkan mungkin adik saya ada di sana, saya juga tidak bisa tinggal diam. Tapi, saat ini kita perlu penilaian yang tenang. Anda adalah orang penting yang menginginkan takhta.\"",[99,726,727],{},"\"Justru karena aku menginginkan takhta, aku harus menolong mereka. Aku ingin menjadi kaisar yang bisa menolong orang yang ingin kutolong. Tapi, jika dalam prosesnya aku meninggalkan seseorang, aku pasti tidak akan bisa menjadi kaisar seperti itu. Manusia adalah makhluk yang terbiasa, jadi sekali aku meninggalkan seseorang, aku pasti akan terbiasa meninggalkan orang. Karena itu aku tidak akan mundur.\"",[99,729,730],{},"Mengatakan itu, Leo tersenyum pada Linfia.",[99,732,733],{},"Saat itu, di mata Linfia, Leo terlihat tumpang tindih dengan Ar.",[99,735,736],{},"Hari keberangkatan. Sosok Ar yang menyerahkan kantong berisi uang dalam jumlah besar dan sosok Leo yang telah membulatkan tekadnya saat ini.",[99,738,739],{},"Tidak ada satu pun kesamaan yang terlihat.",[99,741,742],{},"Penampilan mereka memang mirip. Tapi, hanya itu. Namun, ada sesuatu yang tumpang tindih.",[99,744,745],{},"Di sanalah akhirnya Linfia menyadari. Karena dasar dari prinsip tindakan keduanya sama.",[99,747,748],{},"\"Ternyata memang kembar, ya....\"",[99,750,751],{},"\"Hm? Mirip? Dengan kakakku?\"",[99,753,754],{},"\"Ya, sangat. Baik Yang Mulia Arnold maupun Yang Mulia Leonard, keduanya bergerak demi 'orang lain', ya.\"",[99,756,757],{},"\"Aku tidak sehebat itu. Aku, sih. Kalau kakakku, aku tidak tahu, tapi aku hanya tahu kelemahanku sendiri. Karena aku pasti akan terbiasa. Aku hanya berusaha keras agar tidak terbiasa.\"",[99,759,760],{},"Sambil berkata begitu, Leo tersenyum kecut.",[99,762,763],{},"Betapa enaknya jika ia bisa memilah-milah dan mengubah pola pikirnya setiap saat.",[99,765,766],{},"Mungkin ia memang tidak fleksibel. Karena itulah ia terus belajar. Jika ia bermain seperti Ar, ia merasa tidak akan bisa kembali lagi, jadi ia terus belajar.",[99,768,769],{},"Namun, Ar akan belajar saat ia merasa perlu belajar.",[99,771,772],{},"Itu bisa dibilang sebagai sebuah bakat.",[99,774,775],{},"Karena itu Leo iri pada Ar.",[99,777,778],{},"Namun, ia harus berhenti merasa iri. Waktu untuk mengharapkan sesuatu yang tidak dimiliki sudah berakhir.",[99,780,781],{},"\"Aku bukan kakakku. Tidak mungkin bagiku untuk merespons sesuatu dengan fleksibel. Aku sangat merasakannya saat menjadi Duta Besar Berkuasa Penuh. Karena itu, aku akan maju lurus tanpa goyah. Aku sudah memutuskannya saat memutuskan untuk datang ke sini. Aku akan memaksakan kehendakku.\"",[99,783,784],{},"\"...Saya mengerti. Kalau begitu, saya akan menemani Anda. Tapi, kesempatan itu mungkin masih nanti.\"",[99,786,787],{},"\"Benar.\"",[99,789,790],{},"Kulihat barisan depan mulai terdesak.",[99,792,793,794,796],{},"Bukan hanya ",[234,795,519],{},", monster baru juga mulai bertambah.",[99,798,799],{},"Bukan hanya jumlah, kualitasnya juga mulai meningkat.",[99,801,802],{},"Menyerang sekarang dan mati sia-sia adalah tindakan gegabah. Leo tidak sebodoh itu.",[99,804,805],{},"Dia sudah memutuskan untuk menolong. Dia tidak berniat melewatkan kesempatan itu. Tapi, dia juga tidak berniat bergerak tanpa adanya kesempatan.",[99,807,808],{},"Saat ini adalah saatnya bertahan.",[99,810,811],{},"Suatu saat nanti, kesempatan pasti akan datang.",[99,813,814],{},"Percaya pada saat itu, Leo menaiki kudanya dan memberikan instruksi, terkadang ia sendiri maju ke barisan depan dan mengayunkan pedangnya.",[99,816,817],{},"Namun, Leo yang memiliki tekad kuat berbeda dengan yang lain.",[99,819,820],{},"Yang lain berbeda.",[99,822,823],{},"\"Guh!\"",[99,825,826],{},"\"Uwaaaah!!\"",[99,828,829],{},"Mereka yang semangatnya mulai patah dan staminanya habis mulai berjatuhan.",[99,831,832],{},"Setiap kali itu terjadi, Leo menyelamatkan mereka, tetapi lama-kelamaan keretakan itu menyebar ke seluruh barisan depan.",[99,834,835],{},"Dan laporan fatal bagi Leo masuk tidak lama setelah itu.",[99,837,838],{},"\"Laporan! Sayap kiri telah ditembus!!\"",[99,840,841],{},"\"Cih!? Kerahkan pasukan cadangan!\"",[99,843,844],{},"\"Tidak akan sempat! Silakan melarikan diri!\"",[99,846,847],{},"\"Percuma saja lari. Toh akan diserang dari belakang.\"",[99,849,850],{},"Mengatakan itu, Leo merebut terompet dari tangan kesatria pengawal dan meniupnya berkali-kali.",[99,852,853],{},"Lalu.",[99,855,856],{},"\"Apa ada yang punya semangat untuk menjadi pahlawan bersama Leonard Lakes Adler!? Apa ada yang masih bisa mengayunkan pedang!? Apa ada yang masih bisa berlari!? Apa ada yang masih bisa menghadap ke depan!? Baik itu kesatria, petualang, maupun warga sipil, aku tidak peduli! Siapa pun yang belum kehilangan semangat bertarung di saat ini, di tempat ini, berkumpullah di bawahku!\"",[99,858,859],{},"Leo mengangkat pedangnya tinggi-tinggi.",[99,861,862],{},"Lalu ia meniup terompetnya lagi.",[99,864,865],{},"Suara terompet itu bergema hingga ke kejauhan.",[99,867,868],{},"Mendengar suara yang terdengar samar itu, Lise tertawa.",[99,870,871],{},"\"Semuanya, percepat laju! Medan perang sudah dekat!\"",[99,873,874],{},"Lise yang berada di barisan terdepan membalikkan jubah birunya dan memacu kudanya memimpin seribu resimen kavaleri.",[99,876,877],{},"Orang-orang yang bertekad mulai berkumpul di selatan Kekaisaran.",[130,879,881],{"id":880},"_9","9",[99,883,884],{},"\"Abel-san! Apa kau baik-baik saja!?\"",[99,886,887],{},"\"Entah bagaimana, ya!!\"",[99,889,890,891,893],{},"Abel menjawab Linfia sambil menendang seekor ",[234,892,519],{},".",[99,895,896],{},"Garis pertempuran yang tadinya menahan kepungan musuh dalam bentuk busur kini telah runtuh.",[99,898,899],{},"Terhadap hal itu, Leo tidak memilih untuk mundur, melainkan membentuk formasi lingkaran dengan dirinya sebagai pusat.",[99,901,902],{},"Dengan begitu, meskipun hampir terkepung sepenuhnya oleh musuh, mereka berhasil mempertahankan kekuatan tempur sambil tetap berada di tempat.",[99,904,905],{},"Namun, karena terkepung, tidak ada waktu untuk istirahat, dan sejak tadi, para petualang peringkat atas seperti Linfia dan Abel serta para kesatria pengawal telah berjuang keras untuk bertahan.",[99,907,908],{},"\"Linfia, sampai kapan ini akan berlanjut?\"",[99,910,911],{},"\"Saya rasa sebentar lagi akan ada pergerakan....\"",[99,913,914],{},"\"Kau juga tidak tahu, ya.\"",[99,916,917],{},"Abel berkata begitu sambil melihat sekeliling.",[99,919,920],{},"Perlahan-lahan, sekutu mulai berjatuhan. Meskipun berhasil ditarik ke dalam lingkaran sehingga tidak ada korban jiwa, jika terus begini, tidak akan ada lagi yang bisa bertarung.",[99,922,923],{},"\"Akan sangat membantu jika orang-orang yang mundur itu berbaik hati untuk kembali.\"",[99,925,926],{},"\"Percuma saja mengharapkan para pengecut itu.\"",[99,928,929],{},"Yang berkumpul di bawah Leo kira-kira seribu orang.",[99,931,932],{},"Seribu orang sisanya mundur saat garis pertempuran runtuh.",[99,934,935,936,938],{},"Sebagian besar dari mereka adalah kesatria, dan banyak petualang yang tetap tinggal di bawah Leo. Perbedaan kesadaran antara para petualang yang berpartisipasi dalam ",[234,937,246],{}," atas kemauan sendiri dan para kesatria yang dikirim atas perintah penguasa wilayah telah terlihat.",[99,940,941],{},"Tentu saja, banyak juga kesatria yang tetap tinggal, tetapi ia tidak bisa tidak berpikir bahwa jika para kesatria yang mundur itu ada di sini, situasinya akan berbeda.",[99,943,944],{},"Yang paling tidak disukai Abel adalah hilangnya beberapa kesatria pengawal yang seharusnya berada di sisi Leo.",[99,946,947],{},"\"Cih! Seharusnya aku tidak menerima permintaan seperti ini! Sejak datang ke sini, aku hanya merasakan hal-hal yang menyebalkan!\"",[99,949,950],{},"\"Lalu kenapa Anda tidak lari?\"",[99,952,953],{},"\"Jangan bicara bodoh. Kami adalah petualang. Apa kami bisa meninggalkan permintaan yang sudah kami terima!?\"",[99,955,956],{},"\"Bukankah ini di luar permintaan?\"",[99,958,959],{},"\"Permintaan yang kami terima adalah melindungi desa. Untuk mengatasi monster ini pun, yang terbaik adalah melindungi pangeran itu, kan?\"",[99,961,962],{},"Anggota partai di sampingnya juga setuju dengan kata-kata Abel.",[99,964,965],{},"Berbeda dengan Abel yang tergolong ahli di antara para petualang, anggota partai lainnya penuh dengan luka. Meskipun begitu, mereka tersenyum.",[99,967,968],{},"Mereka tahu tidak ada gunanya memasang wajah muram dalam situasi genting.",[99,970,971],{},"\"Pemimpin! Setelah ini selesai, bilang pada pangeran untuk memberi kita lebih banyak upah, ya!\"",[99,973,974],{},"\"Benar, benar! Tidak sepadan!\"",[99,976,977],{},"\"Betul sekali. Ayo kita lakukan itu.\"",[99,979,980],{},"Saat Abel dan yang lainnya bercanda seperti itu, Leo yang berada di tengah lingkaran juga bergumam.",[99,982,983],{},"\"Sudah datang.\"",[99,985,986],{},"Bersamaan dengan kata-kata itu, pasukan berkuda mendekat dari arah utara.",[99,988,989],{},"Itu adalah sebagian dari para kesatria yang mundur.",[99,991,992],{},"\"Batalkan formasi lingkaran! Serang Bassau! Semuanya, ikuti!!\"",[99,994,995],{},"Leo memimpin para kesatria yang ia simpan dan menyerang ke arah Bassau.",[99,997,998,999,1001],{},"Seolah bergabung dengan Leo, pasukan berkuda dari utara juga menyerang pasukan ",[234,1000,519],{}," dan masuk ke dalamnya.",[99,1003,1004],{},"\"Hei, hei!? Apa-apaan ini!? Apa mereka berubah pikiran!? Mereka!?\"",[99,1006,1007],{},"\"Itu adalah persiapan Pangeran Leonard.\"",[99,1009,1010],{},"\"Persiapan?\"",[99,1012,1013],{},"\"Beliau sengaja membiarkan sebagian kesatria pengawal mundur dan menyuruh mereka memimpin para kesatria yang mundur. Di antara para kesatria yang mundur, pasti ada orang yang mundur karena ikut-ikutan atau tidak mengerti situasi, kan.\"",[99,1015,1016],{},"\"Dia melakukan hal seperti itu di tengah kekacauan tadi....\"",[99,1018,1019],{},"\"Dalam situasi itu, yang pertama kali terlintas di benak pasti adalah mundur. Tapi, Pangeran Leonard sejak awal sudah menyingkirkan pilihan untuk mundur. Karena itu, dia bisa dengan tenang mengambil langkah selanjutnya.\"",[99,1021,1022],{},"\"Padahal akan lebih mudah bagi kita jika dia lari.\"",[99,1024,1025],{},"\"Benar. Memang pantas menjadi orang yang mengincar takhta.\"",[99,1027,1028],{},"Linfia menilai Leo seperti itu lalu mengikuti Leo yang sudah maju lebih dulu.",[99,1030,1031],{},"Leo yang memimpin membuka jalan, para kesatria yang mengikutinya melebarkan jalan itu, dan sekarang para petualang yang maju.",[99,1033,1034],{},"Tujuan mereka adalah Bassau, tempat bola hitam itu melayang.",[225,1036],{},[99,1038,1039],{},"\"Yang Mulia! Mundurlah! Sudah cukup!\"",[99,1041,1042],{},"\"Tidak ada yang cukup!\"",[99,1044,1045],{},"Seorang kesatria pengawal menyarankan Leo yang memimpin di barisan terdepan untuk mundur, tetapi Leo dengan keras kepala tidak mau menyerahkan posisi terdepan.",[99,1047,1048,1049,1051],{},"Dengan perjuangan yang gagah berani, ia menebas para ",[234,1050,519],{}," dan membuka jalan.",[99,1053,1054],{},"Semangat sudah cukup meningkat. Sisanya tinggal diserahkan pada para kesatria pengawal.",[99,1056,1057],{},"Pasukan terpisah juga sudah dekat, dan jika bisa bergabung, daya dorong akan semakin besar.",[99,1059,1060],{},"Sepertinya tidak ada alasan bagi Leo untuk terus berusaha keras.",[99,1062,1063],{},"\"Kalau begitu, setidaknya di baris kedua atau ketiga!\"",[99,1065,1066],{},"\"Jangan bicara bodoh! Kesatria dan petualang yang terkumpul secara acak, akulah yang telah mendorong mereka ke dalam bahaya! Meskipun begitu, mereka tetap mengikutiku! Itu karena aku berlari di barisan terdepan! Siapa yang akan mengikuti orang yang hanya berteriak-teriak di zona aman!?\"",[99,1068,1069],{},"Kesatria pengawal yang dibentak oleh Leo terdiam.",[99,1071,1072],{},"Karena Leo menunjukkan sosok yang sama sekali berbeda dari kesan yang ia miliki selama ini.",[99,1074,1075],{},"Meskipun mahir dalam seni bela diri, Leo jauh dari kesan garang. Pangeran yang baik hati dari keluarga terpandang. Itulah kesan yang dimiliki semua orang.",[99,1077,1078],{},"Tapi, sosoknya yang berlari di barisan terdepan saat ini benar-benar seperti seorang jenderal.",[99,1080,688],{},[99,1082,1083],{},"\"Diam dan ikuti aku! Kita pasti akan menembus ini!\"",[99,1085,1086],{},"Mengatakan itu, Leo semakin mempercepat laju kudanya.",[99,1088,1089],{},"Lalu, pasukan terpisah bergabung, dan momentum Leo dan pasukannya semakin besar.",[99,1091,1092],{},"Bassau yang tadinya hanya terlihat dari kejauhan kini sudah terlihat dengan jelas.",[99,1094,1095],{},"\"Bassau sudah dekat! Semuanya, kerahkan sisa tenaga kalian!\"",[99,1097,1098],{},"Saat Leo memberi komando seperti itu, seseorang mengayunkan pedangnya ke arah Leo.",[99,1100,1101],{},"Entah bagaimana, Leo berhasil menahan pedang itu, tetapi laju kudanya terhenti.",[99,1103,1104],{},"Dan berhentinya Leo berarti berhentinya seluruh pasukan.",[99,1106,1107],{},"Ini adalah tengah lautan monster.",[99,1109,1110],{},"Berhenti berarti mati.",[99,1112,1113],{},"Leo mencoba untuk bergegas maju, tetapi pria yang menghadangnya tidak membiarkannya lewat.",[99,1115,1116],{},"\"Siapa kau!?\"",[99,1118,1119],{},"\"Huh... siapa ya?\"",[99,1121,1122],{},"Yang berkata begitu adalah seorang pria berpakaian hitam.",[99,1124,1125],{},"Pria itu adalah instruktur yang membunuh Denis di ruang bawah tanah kediaman, tetapi matanya kini berwarna hitam pekat.",[99,1127,1128],{},"Seluruh bagian yang seharusnya tidak hitam kini berwarna hitam.",[99,1130,1131],{},"Pria itu jelas aneh, tetapi lebih dari itu, Leo kewalahan dengan kekuatannya.",[99,1133,1134],{},"Levelnya tidak bisa diselesaikan hanya dengan kata 'kuat'.",[99,1136,1137],{},"Melihat Leo kesulitan, para kesatria pengawal di sekitarnya ikut membantu, tetapi mereka tetap tidak bisa mengalahkannya.",[99,1139,1140],{},"\"Kuh!? Siapa orang ini!?\"",[99,1142,1143],{},"\"Kenapa ada orang sekuat ini di sini!?\"",[99,1145,1146],{},"Tentu saja Leo, para kesatria pengawal yang merupakan pasukan elit Kekaisaran juga bukan petarung biasa.",[99,1148,1149],{},"Seorang pria yang bahkan tidak bisa dilukai oleh mereka yang menyerang bersama-sama.",[99,1151,1152],{},"Keahliannya begitu hebat hingga tidak aneh jika namanya terkenal di dunia.",[99,1154,1155],{},"\"Siapa kau?\"",[99,1157,1158],{},"Leo bertanya sekali lagi.",[99,1160,1161,1162,1164],{},"Karena para ",[234,1163,519],{}," di sekitarnya bahkan tidak menunjukkan gelagat untuk menyerang pria itu.",[99,1166,1167],{},"\"Jika kau menanyakan nama, bagaimana jika kau memperkenalkan dirimu lebih dulu?\"",[99,1169,1170],{},"\"...Leonard Lakes Adler. Pangeran Kedelapan Kekaisaran.\"",[99,1172,1173],{},"\"Begitu, seorang pangeran, ya. Kalau begitu aku juga akan memperkenalkan diri. Namaku Balam. Jika meminjam sebutan kalian para manusia, aku adalah iblis.\"",[99,1175,1176],{},"\"Iblis!?\"",[99,1178,1179],{},"Itu adalah pernyataan yang mengejutkan.",[99,1181,1182],{},"Iblis dianggap sebagai penghuni dunia yang berbeda, yaitu Dunia Iblis, dan dalam banyak kasus, mereka adalah eksistensi yang memiliki kekuatan jauh lebih besar daripada manusia.",[99,1184,1185],{},"Diceritakan bahwa beberapa kali penyihir telah memanggil mereka dan mendatangkan bencana di benua, dan Raja Iblis yang pernah dikalahkan oleh pahlawan juga dikatakan adalah iblis.",[99,1187,1188],{},"Iblis itu kini muncul di tanah ini.",[99,1190,1191],{},"Kenapa?",[99,1193,1194],{},"\"Jangan-jangan... monster-monster ini datang dari Dunia Iblis...?\"",[99,1196,1197],{},"\"Tepat sekali. Ini adalah pasukan perintis. Di pusat kota ini, sebuah gerbang pemanggilan yang menghubungkan Dunia Iblis dengan tanah ini telah terbuka. Suatu saat nanti, sejumlah besar iblis akan datang ke tanah ini. Kalian tidak punya hari esok.\"",[99,1199,1200],{},"\"Kalau begitu, akan kututup!\"",[99,1202,1203],{},"Mengatakan itu, Leo menyerang Balam, tetapi Balam dengan mudahnya menahan pedang Leo.",[99,1205,1206],{},"\"Menyerahlah. Tidak ada cara untuk menyegelnya.\"",[99,1208,1209],{},"\"Sayangnya, aku baru saja memutuskan untuk tidak menyerah!\"",[99,1211,1212],{},"\"Huh, bodoh sekali. Sudah terlambat.\"",[99,1214,1215],{},"\"—Belum tentu.\"",[99,1217,1218],{},"Sebuah suara yang jernih menggema.",[99,1220,1221],{},"Bersamaan dengan itu, tangan kiri Balam melayang di udara.",[99,1223,1224],{},"Balam dengan sigap mengambil jarak dan melihat lawan yang telah menebas tangan kirinya.",[99,1226,1227],{},"\"Seorang wanita... siapa kau?\"",[99,1229,1230],{},"\"Panglima Militer Kekaisaran, Lieselotte Lakes Adler. Kakak Leo.\"",[99,1232,1233],{},"\"Kakanda...!?\"",[99,1235,1236],{},"Leo membelalakkan matanya dan menatap Lise yang sudah lama tidak ia lihat.",[99,1238,1239],{},"Dibalut aura semangat, dengan jubah biru yang berkibar.",[99,1241,1242],{},"Itu benar-benar Lise yang ada dalam ingatannya.",[99,1244,1245],{},[1246,1247],"img",{"alt":1248,"src":1249,"title":1250},"image_img-p250.jpg","/images/n02/03/img-p250.jpg","image_img-p250",[130,1252,1254],{"id":1253},"_10","10",[99,1256,1257,1258,1260],{},"Waktu mundur sedikit. Saat pasukan terpisah yang dilepaskan oleh Leo menyerbu pasukan ",[234,1259,519],{},", dan Leo serta pasukannya juga memulai serangan ke arah Bassau.",[99,1262,1263],{},"Saat itu, Lise dan pasukannya baru saja melihat Bassau dari kejauhan.",{"title":1265,"searchDepth":1266,"depth":1266,"links":1267},"",2,[1268,1269,1270,1271],{"id":132,"depth":1266,"text":133},{"id":509,"depth":1266,"text":510},{"id":880,"depth":1266,"text":881},{"id":1253,"depth":1266,"text":1254},9,null,"md",{},"/novels/degarashi-ouji/vol-3/bab-4-3",{"title":94,"description":101},"novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/09.bab-4-3",3,"qjcDsseUu-ueiA2qZ3dqu2lDhEsmlY3QKoZDYv7SIoY",{"id":1282,"title":1283,"coverImage":1273,"description":1284,"extension":10,"hidden":31,"meta":1285,"publishedAt":33,"stem":1286,"volumeNumber":1279,"__hash__":1287},"volumes/novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/volume.yml","Volume 3","Perebutan takhta mencapai tahap kritis. Arnold harus menggunakan semua kemampuannya sebagai petualang SS-rank untuk melindungi Leonard dari ancaman yang semakin berbahaya.",{},"novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/volume","4cVrln_A47jmHRq6XhOY0DNbEZagOnjpIbgCuJajNxQ",[1289,2366,3446,3661,4709,5315,6443,7553,8735,9516,10618,11755],{"id":1290,"title":1291,"body":1292,"chapterNumber":2360,"description":1265,"excerpt":1273,"extension":1274,"hidden":31,"meta":2361,"mtl":11,"navigation":11,"path":2362,"publishedAt":33,"seo":2363,"stem":2364,"volumeNumber":1279,"__hash__":2365},"chapters/novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/01.bab-1-1.md","Bab 1: Masalah Pengungsi - Bagian 1",{"type":96,"value":1293,"toc":2355},[1294,1298,1301,1304,1307,1310,1313,1316,1319,1322,1325,1328,1331,1334,1337,1340,1343,1346,1349,1352,1355,1358,1361,1364,1366,1369,1372,1375,1378,1385,1388,1391,1394,1397,1400,1403,1406,1409,1412,1415,1418,1421,1424,1427,1430,1433,1436,1439,1442,1445,1448,1451,1454,1457,1460,1463,1466,1469,1472,1475,1478,1481,1484,1487,1490,1493,1496,1499,1502,1505,1508,1511,1514,1517,1520,1523,1526,1529,1532,1535,1538,1541,1544,1547,1550,1553,1556,1559,1562,1565,1568,1571,1574,1577,1580,1584,1587,1590,1593,1596,1599,1602,1605,1608,1611,1618,1621,1624,1627,1630,1633,1636,1639,1642,1645,1648,1651,1654,1657,1660,1663,1666,1669,1672,1675,1678,1681,1684,1687,1690,1693,1696,1699,1702,1705,1708,1711,1714,1717,1720,1723,1726,1729,1732,1735,1738,1741,1744,1747,1750,1753,1756,1759,1762,1765,1768,1771,1774,1777,1780,1783,1786,1789,1792,1795,1798,1801,1804,1807,1813,1816,1819,1822,1825,1828,1831,1834,1837,1840,1843,1846,1849,1852,1855,1858,1864,1867,1870,1873,1876,1879,1882,1885,1888,1891,1894,1897,1899,1902,1905,1908,1911,1914,1917,1920,1923,1926,1929,1932,1935,1941,1946,1949,1952,1955,1958,1961,1964,1967,1970,1972,1975,1978,1985,1988,1991,1994,1997,2000,2003,2006,2009,2012,2015,2018,2021,2024,2027,2029,2032,2035,2038,2041,2044,2047,2050,2053,2056,2061,2064,2067,2070,2073,2076,2079,2082,2085,2088,2091,2094,2097,2100,2103,2106,2109,2112,2115,2119,2122,2125,2128,2131,2134,2137,2140,2143,2146,2149,2152,2155,2158,2161,2164,2167,2170,2173,2176,2179,2182,2185,2188,2191,2194,2197,2200,2203,2206,2209,2212,2215,2218,2221,2224,2227,2230,2233,2236,2239,2242,2245,2248,2251,2254,2257,2260,2263,2266,2269,2272,2275,2278,2280,2283,2286,2289,2292,2295,2298,2301,2304,2307,2310,2313,2316,2319,2322,2325,2328,2331,2334,2337,2340,2343,2346,2349,2352],[130,1295,1297],{"id":1296},"_1","1",[99,1299,1300],{},"Sebelas tahun yang lalu.\nSaat itu, Kekaisaran sedang dalam konflik sengit dengan Kerajaan Perlan di sebelah barat.",[99,1302,1303],{},"Di tengah situasi itu, Kekaisaran Socal di timur menginvasi dan menghancurkan Negeri Dwarf yang bertetangga dengan Kekaisaran. Banyak Dwarf yang melarikan diri ke Kekaisaran, dan sebagian dari keluarga kerajaan juga dilindungi oleh Kekaisaran. Namun, Kekaisaran Socal, yang lebih mengincar teknologi yang dimiliki Dwarf daripada emas dan perak yang telah mereka kumpulkan, memprotes hal ini dan berulang kali mengirimkan peringatan kepada Kekaisaran.",[99,1305,1306],{},"Sebagai tanggapannya, Kekaisaran menjawab bahwa \"tidak mungkin untuk mencegah semua pengungsi\", tetapi akhirnya Kaisar Kekaisaran Socal yang kehilangan kesabaran mengirim putranya sendiri sebagai duta besar.",[99,1308,1309],{},"\"Ini menjadi masalah yang rumit.\"",[99,1311,1312],{},"\"Benar sekali.\"",[99,1314,1315],{},"Yohanes, sang Kaisar, mengangguk menyetujui perkataan Franz, sang Perdana Menteri.",[99,1317,1318],{},"Tiga negara yang disebut sebagai Tiga Kekuatan Besar Benua adalah Kekaisaran Adrasia, Kerajaan Perlan, dan Kekaisaran Socal. Di antara ketiganya, Kekaisaran berada di tengah, diapit oleh kedua negara lainnya. Memusuhi Kekaisaran Socal saat sedang berselisih dengan Kerajaan Perlan adalah situasi yang ingin dihindari oleh Kekaisaran dengan segala cara.",[99,1320,1321],{},"\"Jika kita menyerahkan para Dwarf yang telah kita lindungi, seluruh demi-human di benua ini akan menjadi musuh kita. Tentu saja, termasuk demi-human yang tinggal di Kekaisaran. Jika itu terjadi, kita tidak akan bisa berperang dengan negara lain.\"",[99,1323,1324],{},"\"Memusuhi Kekaisaran Socal atau memusuhi para demi-human, ya.\"",[99,1326,1327],{},"\"Tidak selalu begitu. Jika kita memberikan sesuatu yang setara dengan teknologi Dwarf kepada Kekaisaran Socal, untuk sementara waktu mereka akan tenang.\"",[99,1329,1330],{},"\"Apa yang harus kita berikan?\"",[99,1332,1333],{},"\"Kekaisaran Socal adalah negara sihir yang besar. Namun, mereka kekurangan Permata Sihir yang sangat penting untuk pengembangan alat sihir. Terutama Permata Sihir raksasa, karena kekurangannya, pengembangan senjata sihir mereka sampai terhenti.\"",[99,1335,1336],{},"Permata Sihir adalah sebutan umum untuk mineral yang menyimpan mana. Karena mereka juga memiliki sifat untuk menyimpan mana, mereka adalah barang berharga yang bisa digunakan kembali meskipun mana di dalamnya telah habis.",[99,1338,1339],{},"Jumlah mana yang bisa disimpan pada dasarnya sebanding dengan ukurannya, dan semakin besar, semakin tinggi nilai kelangkaannya.",[99,1341,1342],{},"\"Kau bilang kita harus memberikannya? Aku tidak suka. Apa kita harus menangani masalah ini dengan begitu lemah? Kita hanya melindungi orang-orang yang melarikan diri, kan?\"",[99,1344,1345],{},"\"Ya. Dengan begitu kita bisa menghindari perang dua muka. Untungnya, negara kita tidak kekurangan Permata Sihir. Jika itu bisa menghindari perang, maka itu murah. Kita tidak akan memberikan tambangnya. Tidak akan ada kerugian bagi negara kita.\"",[99,1347,1348],{},"Kekaisaran Socal telah menambang Permata Sihir di tambang dalam negeri mereka selama lebih dari seratus tahun untuk pengembangan alat sihir, dan karena itu jumlah penambangan Permata Sihir menurun dari tahun ke tahun.",[99,1350,1351],{},"Di sisi lain, Kekaisaran Adrasia tidak kekurangan Permata Sihir karena dua alasan: mereka tidak terlalu fokus pada penambangan Permata Sihir, dan mereka memiliki beberapa tambang yang sangat baik.",[99,1353,1354],{},"\"Memberi umpan untuk membungkam mereka, ya. Aku tidak ingin membebani militer lebih jauh lagi.\"",[99,1356,1357],{},"\"Benar sekali. Mari kita segera berikan Permata Sihir raksasa itu dan membungkam mereka untuk sementara waktu. Front Barat juga sedang dalam keadaan stagnan, jadi mungkin ini adalah kesempatan untuk melakukan gencatan senjata.\"",[99,1359,1360],{},"\"Baiklah. Toh kita sedang unggul. Kerajaan Perlan mungkin akan setuju.\"",[99,1362,1363],{},"Maka, Yohanes dan Franz pun mencapai kesepakatan.",[225,1365],{},[99,1367,1368],{},"Franz menyiapkan Permata Sihir raksasa, dan hari penyambutan duta besar pun tiba.",[99,1370,1371],{},"Pada hari itu, seorang gadis datang ke istana. Seorang gadis berambut merah muda. Itu adalah Erna yang berusia enam tahun.",[99,1373,1374],{},"Erna yang penuh rasa ingin tahu, merasa bosan saat ayahnya sedang berbincang-bincang, dan tanpa sadar ia pun pergi dari tempat itu.",[99,1376,1377],{},"\"Loh?\"",[99,1379,1380,1381,1384],{},"Saat tersadar, Erna berada di tempat yang tidak ia kenal. Ia melihat sekeliling, tapi tidak ada pemandangan yang ia kenal. Yah, yang pasti ini adalah istana. ",[234,1382,1383],{},"Tinggal tanya saja pada seseorang",", pikir Erna sambil terus berjalan.",[99,1386,1387],{},"Lalu ia menemukan sebuah lubang kecil di dinding istana. Cukup besar untuk dilewati oleh seorang anak kecil.",[99,1389,1390],{},"Tempat yang tersembunyi di balik semak-semak itu sepertinya adalah lubang ventilasi, tapi entah kenapa dirawat dengan baik, dan tampak seperti pintu masuk ke sebuah markas rahasia. Rasa ingin tahu Erna tergelitik, dan ia pun membungkuk dan masuk ke dalam lubang ventilasi. Setelah berjalan di dalam kegelapan beberapa saat, ia tiba di sebuah ruangan yang remang-remang.",[99,1392,1393],{},"Ruangan yang tertutup itu diterangi oleh alat sihir yang memancarkan cahaya redup, dan Erna segera menyadari bahwa ini adalah sebuah ruang harta karun.",[99,1395,1396],{},"\"Wow....\"",[99,1398,1399],{},"Ruang harta karun itu bahkan lebih besar dari yang dimiliki oleh Keluarga Bangsawan Pahlawan, dan berbagai macam benda diletakkan di sana.",[99,1401,1402],{},"Dan Erna langsung menemukan sebuah benda.",[99,1404,1405],{},"\"Pedang Sihir!\"",[99,1407,1408],{},"Sebuah pedang yang telah diberi sihir elemen seperti api atau angin. Terlebih lagi, yang diletakkan di ruang harta karun itu bukanlah buatan teknologi modern, melainkan pedang legendaris yang dibuat pada zaman kuno.",[99,1410,1411],{},"Erna mengambil salah satunya dan menghunusnya dari sarungnya. Kilauan dan ketajamannya membuat Erna terpesona. Dan ia pun mencoba mengayunkannya beberapa kali.",[99,1413,1414],{},"\"Hmm! Pedang yang bagus!\"",[99,1416,1417],{},"Meskipun pedang itu terlalu panjang untuk Erna yang masih anak-anak, ia adalah putri dari Keluarga Bangsawan Pahlawan. Ia bisa menggunakannya dengan mudah berkat kemampuan fisiknya yang luar biasa. Hanya saja, Erna yang terbuai oleh keindahan pedang yang seolah menyatu dengan tangannya itu, mulai melakukan gerakan jurus pedang.",[99,1419,1420],{},"Meskipun luas, ini adalah ruang harta karun. Melakukan gerakan jurus yang sengit di tempat di mana banyak barang berharga diletakkan, akan menimbulkan masalah seperti apa. Erna yang sedang terbuai tidak menyadarinya.",[99,1422,1423],{},"\"Ah....\"",[99,1425,1426],{},"Pedang yang diayunkan secara horizontal mengenai sebuah kotak yang ditutupi kain. Dan karena tebasan tajam Erna, kotak itu terbelah menjadi dua. Terlebih lagi, mana yang kuat terpancar dari kotak itu dan alat sihir yang menerangi ruang harta karun pun rusak, dan lampu pun padam.",[99,1428,1429],{},"Di dalam kegelapan, mendengar suara berat \"Gedebuk\", hati Erna menjadi semakin dingin. Beberapa saat kemudian, mata Erna mulai terbiasa dengan kegelapan.",[99,1431,1432],{},"Ia melihat sebuah Permata Sihir raksasa yang lebih besar dari kepala manusia di dalam kotak itu telah terbelah menjadi dua.",[99,1434,1435],{},"Telah memotong benda di ruang harta karun. Menyadari hal itu, Erna panik, dan entah bagaimana ia mencoba mengangkat bagian atas Permata Sihir itu dan menyatukannya kembali, tapi benda yang terpotong dengan rapi itu tidak mungkin bisa kembali seperti semula.",[99,1437,1438],{},"Setelah beberapa saat panik, Erna yang tidak tahan dengan situasi yang tidak bisa diapa-apakan dan rasa cemasnya pun mulai menangis.",[99,1440,1441],{},"\"Hiks... hiks... hiks... Ayah....\"",[99,1443,1444],{},"\"Hmm? Ada orang? Gelap sekali.\"",[99,1446,1447],{},"Di tengah-tengah itu, seorang anak laki-laki masuk melalui lubang ventilasi yang sama dengan Erna. Rambut hitam dengan mata hitam. Itu adalah Arnold yang berusia tujuh tahun. Ada tamu di ruang harta karun yang biasa ia jadikan tempat persembunyian, dan Arnold yang terkejut karena gelap gulita, segera menyadari bahwa Erna sedang menangis.",[99,1449,1450],{},"\"Kau menangis?\"",[99,1452,1453],{},"\"Uuh... hiks....\"",[99,1455,1456],{},"Arnold yang tidak bisa melihat dengan baik dalam gelap tidak bisa mengetahui ciri-ciri orang yang ada di dalam kegelapan.",[99,1458,1459],{},"Hanya saja, dari suara tangisnya, ia tahu bahwa itu adalah seorang gadis seusianya.",[99,1461,1462],{},"Arnold yang berjalan meraba-raba, segera menyadari bahwa ada sesuatu yang rusak.",[99,1464,1465],{},"\"Kau melakukannya dengan cukup parah, ya... ini kan Permata Sihir yang terkenal itu.\"",[99,1467,1468],{},"\"Permata Sihir...?\"",[99,1470,1471],{},"\"Ya. Hadiah untuk duta besar, katanya.\"",[99,1473,1474],{},"\"Duta besar...? Hiks hiks....\"",[99,1476,1477],{},"\"Ah! Jangan menangis, jangan menangis! Akan kuurus entah bagaimana.\"",[99,1479,1480],{},"Itu adalah kata-kata untuk menenangkan gadis yang menangis itu. Ia pikir akan merepotkan jika ia terus menangis.",[99,1482,1483],{},"Namun, situasinya berubah.",[99,1485,1486],{},"\"Di sini, Tuan Duta Besar.\"",[99,1488,1489],{},"Itu adalah suara Kaisar. Arnold yang sejenak bingung, segera memahami situasinya dan mengarahkan Erna ke arah lubang ventilasi.",[99,1491,1492],{},"\"Cepat keluar! Cepat!\"",[99,1494,1495],{},"\"Tapi....\"",[99,1497,1498],{},"\"Sudah, pergi saja!\"",[99,1500,1501],{},"Meskipun masih kecil, Arnold mengerti bahwa situasi ini sangat serius. Kaisar datang ke tempat ini untuk menunjukkan Permata Sihir ini pada duta besar. Jika mereka melihatnya rusak, Kaisar pasti akan sangat marah. Jika mereka tahu itu adalah ulah seorang anak yang bukan pangeran, entah hukuman seperti apa yang akan diberikan.",[99,1503,1504],{},"Membayangkan skenario terburuk, Arnold segera menyuruh Erna melarikan diri. Dan saat Erna sudah dekat dengan lubang ventilasi, pintu ruang harta karun terbuka. Menghadapi situasi yang akan terjadi, Arnold menghela napas sekali, lalu menarik napas dalam-dalam dan membulatkan tekadnya.",[99,1506,1507],{},"\"Inilah ruang harta karun negara kami. Permata Sihirnya... hmm?\"",[99,1509,1510],{},"\"Mohon maaf! Ayahanda! Aku telah merusaknya!\"",[99,1512,1513],{},"Dengan cepat Arnold menundukkan kepalanya di hadapan Kaisar yang belum memahami situasinya.",[99,1515,1516],{},"Kaisar dan duta besar. Serta orang-orang yang mendampingi mereka, semuanya sejenak tidak bisa memahami situasinya. Di ruang harta karun yang seharusnya tertutup rapat, ada seorang pangeran, dan di samping pangeran itu, sebuah Permata Sihir terbelah menjadi dua.",[99,1518,1519],{},"Tidak ada yang bersuara. Tidak ada yang berani mengatakan apa-apa sebelum Kaisar. Bukan hanya kata-kata. Tidak ada yang berani menatap wajah Kaisar.",[99,1521,1522],{},"Perlahan, Kaisar mendekati Arnold.",[99,1524,1525],{},"\"Apa benar kau yang melakukannya, Arnold?\"",[99,1527,1528],{},"\"Ya....\"",[99,1530,1531],{},"\"Benarkah?\"",[99,1533,1534],{},"\"Ya, benar.\"",[99,1536,1537],{},"Arnold menjawab sambil mengangkat wajahnya. Karena itu, hanya Arnold yang tahu bahwa Kaisar menunjukkan ekspresi yang rumit. Kaisar sejenak memejamkan mata, lalu perlahan menghela napas.",[99,1539,1540],{},"Dan, terdengar suara tamparan yang kering.",[99,1542,1543],{},"\"Dasar! Anak bodoh! Permata Sihir ini adalah bukti persahabatan antara Kekaisaran dan Kekaisaran Socal! Apa-apaan kau merusaknya!? Apa kau tidak punya kesadaran sebagai seorang pangeran!?\"",[99,1545,1546],{},"\"!!... Mohon maaf....\"",[99,1548,1549],{},"Sambil menahan rasa sakit di pipinya, Arnold menahan air mata. Tapi ia tidak menangis.",[99,1551,1552],{},"Karena ia berpikir ia tidak boleh menangis. Arnold tahu. Erna belum keluar. Karena itu Arnold tidak menangis. Karena ia merasa jika ia menangis, Erna akan kembali.",[99,1554,1555],{},"Di sisi lain, melihat Arnold ditampar, Erna semakin menangis.",[99,1557,1558],{},"Ia bingung apa yang harus dilakukan, dan bimbang apakah harus mengaku dengan jujur. Tapi, seolah-olah untuk membuatnya takut, teriakan marah Kaisar menggema.",[99,1560,1561],{},"\"Siapapun! Masukkan anak bodoh ini ke penjara! Jangan keluarkan selama seminggu! Aku tidak mau melihat wajahnya!\"",[99,1563,1564],{},"\"...Mohon maaf....\"",[99,1566,1567],{},"Arnold hanya meminta maaf, dan tidak membela diri. Erna yang hanya bisa melihat Arnold dibawa pergi, menyadari bahwa ia tidak bisa berbuat apa-apa lagi, lalu keluar melalui lubang ventilasi dan berlari sekuat tenaga. Dan sambil menangis, ia berlari mengelilingi istana, dan akhirnya menemukan ayahnya, sang Duke Pahlawan.",[99,1569,1570],{},"\"Erna. Kau dari mana?\"",[99,1572,1573],{},"\"Ayah! Ayah! Pangeran! Pangeran!\"",[99,1575,1576],{},"\"Tunggu, tunggu. Tenanglah. Bicaralah dengan tenang.\"",[99,1578,1579],{},"Ditenangkan oleh ayahnya, Erna menjelaskan apa yang terjadi sambil menangis tersedu-sedu. Melihat ekspresi ayahnya yang semakin muram, hati Erna kembali diliputi kecemasan.",[130,1581,1583],{"id":1582},"_2","2",[99,1585,1586],{},"\"Begitulah yang terjadi, Yang Mulia. Semuanya adalah ulah putri saya, dan ini adalah tanggung jawab saya karena telah melepaskan pandangan darinya.\"",[99,1588,1589],{},"Duke Pahlawan pergi ke hadapan Kaisar yang sedang berdiskusi dengan para penasihat penting tentang masa depan, dan berkata begitu sambil menundukkan kepalanya.",[99,1591,1592],{},"Di sampingnya, Erna juga menundukkan kepalanya.",[99,1594,1595],{},"Sebagai tanggapannya, para penasihat penting mengutarakan ketidakpuasan mereka terhadap Arnold.",[99,1597,1598],{},"\"Kalau begitu, katakan saja dengan jelas....\"",[99,1600,1601],{},"\"Kehormatan Keluarga Bangsawan Pahlawan memang penting, tapi kehormatan keluarga kekaisaran lebih penting! Namun, karena ini terjadi di depan duta besar, kita tidak bisa mengatakan bahwa ternyata bukan begitu!\"",[99,1603,1604],{},"\"Ini hanya akan memperumit masalah... dengan ini menjadi kesalahan keluarga kekaisaran, pihak sana akan menjadi lebih keras. Jika tanggung jawab putri Anda menjadi tanggung jawab Duke Pahlawan, maka tanggung jawab pangeran akan menjadi tanggung jawab Yang Mulia Kaisar. Kenapa Anda tidak mengerti itu!?\"",[99,1606,1607],{},"\"Lagi pula, Pangeran Arnold-lah yang membuat lubang ventilasi itu bisa dilewati. Itu saja sudah cukup menjadi masalah, bukan! Apa yang dipikirkan pangeran itu! Sialan!\"",[99,1609,1610],{},"\"Masalahnya bukan lagi pada Permata Sihir yang rusak. Melainkan pada fakta bahwa yang merusaknya adalah anggota keluarga kekaisaran. Jika pihak sana mengatakan bahwa kita tidak berniat menjalin persahabatan, kita tidak akan bisa membalas apa pun!\"",[99,1612,1613,1614,1617],{},"Kecaman terhadap Arnold terus dilontarkan. ",[234,1615,1616],{},"Bukan, yang salah adalah aku",", ingin sekali Erna mengatakannya. Namun, ia juga sadar bahwa ia tidak dalam posisi untuk mengatakan hal seperti itu.",[99,1619,1620],{},"Karena itu, Erna menahan diri sambil menahan air mata.",[99,1622,1623],{},"Melihat Erna, Kaisar menghela napas.",[99,1625,1626],{},"\"Aku tahu Arnold sedang melindungi seseorang. Tidak kusangka itu adalah putri dari Duke Pahlawan.\"",[99,1628,1629],{},"\"Anda mengetahuinya?\"",[99,1631,1632],{},"Mendengar pertanyaan Duke Pahlawan, Kaisar mengangguk sekali.",[99,1634,1635],{},"\"Kotak berisi Permata Sihir itu telah diberi sihir pertahanan. Sekalipun pedangnya bagus, Arnold tidak akan bisa menebasnya. Karena itu aku memastikan sekali lagi. Meskipun begitu, ia tetap bersikeras bahwa ia yang melakukannya. Di depan duta besar, aku tidak bisa tidak melakukan apa-apa. Tidak ada pilihan lain.\"",[99,1637,1638],{},"Kaisar menghela napas dalam-dalam dan bersandar di takhtanya.",[99,1640,1641],{},"Rencana awal telah gagal. Sekalipun menyiapkan Permata Sihir lagi, Kekaisaran Socal tidak akan menerimanya. Mereka pasti akan menggunakan kesalahan keluarga kekaisaran ini sebagai alasan untuk menuntut tambang atau semacamnya. Karena itu, jika mereka melakukan penyelidikan di tempat, duta besar akan curiga. Sekalipun hasil penyelidikan dengan jujur mengatakan bahwa Erna yang melakukannya, mereka tidak akan percaya. Sudah jelas mereka tidak akan mau percaya.",[99,1643,1644],{},"Selama Arnold ada di tempat itu, tidak ada pilihan lain. Karena tahu hal itu, Kaisar pun memasukkan Arnold ke penjara.",[99,1646,1647],{},"\"Duke Pahlawan. Begitulah keadaannya. Maaf, tapi sekalipun Erna mengaku dengan jujur, tidak ada gunanya. Sekarang, aku tidak bisa memaafkan Arnold.\"",[99,1649,1650],{},"\"Tidak mungkin...!\"",[99,1652,1653],{},"Erna tanpa sadar bersuara. Pandangan semua orang di ruangan itu tertuju pada Erna.",[99,1655,1656],{},"Dihadapkan pada pandangan dingin orang-orang dewasa, Erna gentar, tapi ia tidak memalingkan pandangannya.",[99,1658,1659],{},"Di tengah-tengah itu, seorang wanita masuk ke ruangan.",[99,1661,1662],{},"\"Aku rasa itu bukanlah pandangan yang pantas ditujukan pada seorang anak kecil.\"",[99,1664,1665],{},"Yang mengatakan hal itu pertama kali adalah seorang wanita berambut hitam dengan gaun hitam.",[99,1667,1668],{},"Selir Keenam Kaisar sekaligus ibu Arnold, Mitsuba.",[99,1670,1671],{},"Kenapa harus dia yang datang. Para penasihat penting serempak mengerutkan kening. Karena jika seorang ibu datang, ia pasti akan meminta agar Arnold dibebaskan dari penjara.",[99,1673,1674],{},"Namun, berbeda dengan dugaan, Mitsuba tidak mengatakan apa-apa dan mendekati Erna.",[99,1676,1677],{},"\"Kau putri dari Keluarga Bangsawan Pahlawan?\"",[99,1679,1680],{},"\"B-baik....\"",[99,1682,1683],{},"\"Kau hebat karena telah mengaku dengan jujur. Anak itu pasti rela masuk penjara menggantikanmu.\"",[99,1685,1686],{},"Sambil berkata begitu, Mitsuba tersenyum dan mengelus kepala Erna.",[99,1688,1689],{},"Melihat hal itu, para penasihat penting terbelalak, dan Kaisar tersenyum masam.",[99,1691,1692],{},"\"M-Nyonya Mitsuba... bukankah Anda datang karena masalah Pangeran Arnold?\"",[99,1694,1695],{},"\"Saya hanya datang karena dipanggil. Saya tidak bermaksud mengatakan apa-apa tentang Arnold. Anak itu telah memikirkan berbagai hal dan melindungi anak ini. Kalau begitu, wajar jika ia menerima hukuman yang seharusnya diterima anak ini. Karena ia melindunginya dengan kesadaran itu. Itu adalah tanggung jawabnya.\"",[99,1697,1698],{},"\"I-itu memang benar, tapi....\"",[99,1700,1701],{},"\"Lagi pula, apa gunanya jika saya memohon pada Yang Mulia untuk membebaskan Arnold dari penjara? Ia telah membulatkan tekad untuk melindungi seorang gadis, tapi pada akhirnya diselamatkan oleh ibunya, itu akan merusak harga dirinya. Arnold telah menolong anak ini atas keputusannya sendiri. Prestasi itu adalah miliknya. Saya tidak berniat merebut prestasi anak saya. Selain itu, sekalipun Arnold menyesal di dalam penjara, saya pikir itu juga baik untuknya. Ia akan menyadari betapa beratnya melindungi seseorang, dan ia juga akan mengerti betapa beruntungnya ia hidup dalam lingkungan yang nyaman.\"",[99,1703,1704],{},"Mendengar pemikiran Mitsuba yang bisa dibilang dingin, para penasihat penting terdiam. Mitsuba yang bisa dengan tenang mengatakan \"itu adalah tanggung jawabnya\" meskipun putranya, seorang pangeran, dipenjara, adalah sesuatu yang tidak normal.",[99,1706,1707],{},"Karena sebagian besar selir yang dikenal oleh para penasihat penting adalah mereka yang sangat menyayangi anak-anak mereka.",[99,1709,1710],{},"\"Aku yang memanggil Mitsuba. Kukira jika kau memohon, aku akan membebaskan Arnold dari penjara.\"",[99,1712,1713],{},"\"Tidak perlu. Saya selalu membiarkan anak itu bebas. Saat itu, saya selalu mengatakan bahwa itu adalah tanggung jawabnya sendiri. Bermain-main tanpa belajar pun tidak apa-apa. Tapi, jika ia tidak mendapatkan pengetahuan karena itu, itu adalah tanggung jawabnya. Dicela atau diremehkan oleh orang lain juga adalah tanggung jawabnya. Kali ini juga sama. Anak itu telah bertindak di bawah tanggung jawabnya sendiri. Akibatnya, ia melindungi anak ini dan dipenjara. Semua itu adalah tanggung jawabnya.\"",[99,1715,1716],{},"\"Huuuh... kau ingin aku tidak memaafkannya, ya.\"",[99,1718,1719],{},"Kaisar menggaruk kepalanya dengan bingung. Sebagai seorang kaisar, ia tidak bisa bersikap lunak pada anaknya. Karena itu ia memanggil Mitsuba, sang ibu. Agar ia bisa berpura-pura tidak punya pilihan lain karena permohonan sang ibu.",[99,1721,1722],{},"Namun, kenyataannya, yang ingin membebaskannya dari penjara adalah Kaisar, dan yang mengatakan jangan membebaskannya adalah Mitsuba. Sebuah komposisi yang tidak mungkin terjadi pada selir lain.",[99,1724,1725],{},"\"Nyonya Mitsuba. Dengan segala hormat, karena kebijakan pendidikan Anda yang membiarkannya bebas itulah masalah besar ini terjadi. Saya mohon agar Anda tidak terlalu membebaskan Pangeran.\"",[99,1727,1728],{},"\"Masalah seperti apa maksud Anda? Jika itu adalah Permata Sihir yang akan diberikan pada Duta Besar Kekaisaran Socal, kita tinggal mengambilnya lagi, kan. Dibandingkan dengan pangeran dan putri lain, Arnold adalah anak yang tidak banyak menghabiskan uang. Saya rasa ia telah menghemat uang senilai satu Permata Sihir.\"",[99,1730,1731],{},"Menteri Luar Negeri yang mengucapkan kata-kata yang keterlaluan itu, pipinya berkedut.",[99,1733,1734],{},"Banyak menteri dan bangsawan yang meremehkan Mitsuba, yang dulunya adalah seorang penari. Di permukaan mereka menjaga sopan santun, tapi di dalam hati mereka hanya menganggapnya sebagai orang yang baru naik status. Jika Mitsuba lebih rendah hati, para menteri akan bisa menanggapinya dengan senyuman, tapi Mitsuba bukanlah wanita yang bisa dibilang rendah hati.",[99,1736,1737],{},"\"Ini bukan masalah uang. Duta Besar Kekaisaran Socal tidak akan puas hanya dengan Permata Sihir lagi.\"",[99,1739,1740],{},"\"Kalau begitu, suruh saja dia pulang.\"",[99,1742,1743],{},"\"Haaah... dasar. Saya salah bicara tentang politik pada Nyonya Mitsuba.\"",[99,1745,1746],{},"Itu adalah kata-kata yang hampir menghina seorang selir di depan Kaisar. Franz, sang Perdana Menteri, hendak menegur Menteri Luar Negeri karena kata-katanya yang keterlaluan, tapi Kaisar menghentikannya dengan tangannya.",[99,1748,1749],{},"Dan ia menatap Mitsuba dengan geli.",[99,1751,1752],{},"\"Masalah politik, ya. Memang benar saya tidak mengerti masalah politik. Hanya saja, jika saya adalah seorang menteri, saya tidak akan setuju dengan perang yang prospeknya suram. Jika berperang dengan Kerajaan Perlan, sudah jelas Kadipaten Albatro yang memiliki hubungan baik akan memberikan bantuan dari laut. Di garis depan, berkali-kali jalur pasokan diputus, tapi karena dipasok melalui laut, semuanya menjadi sia-sia. Seharusnya, sebelum memulai perang, kita menahan Kadipaten Albatro dengan diplomasi dan membuat perjanjian non-agresi dengan Kekaisaran Socal. Saya tidak bisa setuju dengan perang tanpa persiapan seperti itu.\"",[99,1754,1755],{},"\"I-itu....\"",[99,1757,1758],{},"\"Tentu saja, bahkan saya yang tidak tahu politik pun mengerti hal ini. Tuan Menteri Luar Negeri yang bijaksana pasti sudah mengetahuinya. Tentu saja, Anda pasti sudah mengantisipasi situasi seperti ini. Tidak mungkin satu-satunya cara adalah melakukan diplomasi yang lemah terhadap Kekaisaran Socal. Bisakah Anda, yang tidak tahu politik, mengajarkan saya solusi untuk situasi ini?\"",[99,1760,1761],{},"\"...S-saya salah bicara. Mohon maaf....\"",[99,1763,1764],{},"Menteri Luar Negeri berkata begitu sambil menundukkan kepalanya. Setengah dari para menteri menatapnya dengan simpati, dan setengahnya lagi menatapnya dengan pandangan seolah-olah ia adalah orang bodoh.",[99,1766,1767],{},"Mitsuba yang telah berkeliling ke berbagai negara asing, memiliki wawasan yang sangat luas di antara para selir. Ia bukanlah wanita yang dibesarkan di dalam rumah. Jika menganggapnya sama dengan selir lain, pasti akan mendapat balasan yang menyakitkan.",[99,1769,1770],{},"Melihat balasan cerdas Mitsuba, Kaisar mengangguk dengan puas.",[99,1772,1773],{},"Namun, lidah Mitsuba kini beralih ke Kaisar.",[99,1775,1776],{},"\"Yang Mulia. Karena ini kesempatan yang baik, saya akan mengatakan sesuatu.\"",[99,1778,1779],{},"\"U-uhm... apa?\"",[99,1781,1782],{},"\"Bersikaplah seperti seorang kaisar. Saya tidak ingat pernah menjadi istri seseorang yang mengintip wajah negara lain.\"",[99,1784,1785],{},"Mendengar kata-kata yang bisa dibilang pedas, Kaisar mengerutkan kening, dan Franz di sampingnya menepuk dahinya.",[99,1787,1788],{},"Kepada keduanya, Mitsuba berkata.",[99,1790,1791],{},"\"Yang mengusulkan untuk memberikan Permata Sihir pada Kekaisaran Socal dan mengulur waktu adalah Perdana Menteri, kan?\"",[99,1793,1794],{},"\"Benar sekali, Nyonya Mitsuba.\"",[99,1796,1797],{},"\"Mengingat situasi Kekaisaran, itu adalah keputusan yang masuk akal. Tapi, diplomasi yang lemah akan membuat lawan menjadi sombong. Sejak masa pemerintahan Yang Mulia, Kekaisaran tidak pernah mengubah sikap kerasnya. Jika sekarang kita menunjukkan sikap lemah, saya pikir itu akan menimbulkan kesalahpahaman yang tidak perlu.\"",[99,1799,1800],{},"\"Anda benar. Tapi, sampai perjanjian gencatan senjata dengan Kerajaan Perlan bisa disepakati, kita tidak bisa berselisih dengan Kekaisaran Socal.\"",[99,1802,1803],{},"\"Kalau begitu, kirim saja Menteri Luar Negeri dan suruh dia segera menyelesaikan perjanjian gencatan senjata.\"",[99,1805,1806],{},"Menteri Luar Negeri terkejut dengan penunjukan yang tiba-tiba itu.",[99,1808,1809,1812],{},[234,1810,1811],{},"Jangan bilang tidak bisa",". Itulah yang terpancar dari kata-kata Mitsuba. Karena menjaga jalur diplomasi dengan negara musuh bahkan saat perang telah dimulai adalah tugas Menteri Luar Negeri.",[99,1814,1815],{},"\"Ada kemungkinan mereka akan memanfaatkan situasi kita.\"",[99,1817,1818],{},"\"Lebih baik daripada terus terjebak dalam perang yang tidak ada ujungnya. Menghancurkan Kerajaan Perlan yang mendapat bantuan dari laut adalah hal yang sangat sulit. Lagi pula, Kerajaan Perlan juga tidak akan memanfaatkan situasi Kekaisaran. Jika Kekaisaran memperjelas posisinya, saya pikir mereka tidak akan sengaja ikut campur.\"",[99,1820,1821],{},"\"Posisi apa?\"",[99,1823,1824],{},"\"Maksud saya adalah posisi untuk melindungi para demi-human. Saat menerima para Dwarf, Yang Mulia mengambil posisi ini. Melakukan gencatan senjata segera dengan Kerajaan Perlan adalah demi melindungi para demi-human. Jika mereka memanfaatkan situasi saat semua orang berpikir begitu, ketidakpuasan akan muncul baik di dalam maupun di luar Kerajaan Perlan.\"",[99,1826,1827],{},"Mitsuba yang telah berkeliling ke berbagai tempat tahu.",[99,1829,1830],{},"Berbeda dengan Kekaisaran Socal yang hampir tidak memiliki demi-human di dalam negerinya, Kekaisaran Adrasia dan Kerajaan Perlan memiliki banyak demi-human di dalam negeri mereka. Selama itu, hanya ada satu jalan yang bisa dipilih oleh kedua negara saat menyangkut demi-human.",[99,1832,1833],{},"\"Bukankah Anda sendiri yang telah memutuskannya? Untuk melindungi para demi-human. Kenapa Anda goyah?\"",[99,1835,1836],{},"\"Karena aku memikirkan negara.\"",[99,1838,1839],{},"\"Jika Anda memikirkan negara, Anda harus menjadi kaisar yang kuat. Yang Mulia, anak-anak memikirkan banyak hal lebih dari yang orang dewasa kira. Arnold pasti telah memikirkan banyak hal dengan caranya sendiri. Tentang Kekaisaran, tentang Yang Mulia, dan tentang anak yang menangis ini. Setelah memikirkan semuanya, anak itu membulatkan tekad untuk menanggung dosanya sendiri. Menipu kaisar, mencoreng kehormatan keluarga kekaisaran. Keduanya adalah hal yang tidak boleh dilakukan oleh seorang pangeran. Tapi, anak itu sebagai seorang pangeran, sebagai seorang anak laki-laki, telah menunjukkan tekadnya dan mempertahankannya. Sekalipun banyak orang yang mencelanya, saya ingin memujinya. Karena anak itu telah menunjukkan kualitas yang pasti sebagai seorang pangeran. Mempertahankan tekad yang telah ditunjukkan. Ini adalah hal yang penting sebagai seorang pangeran. Dan juga sebagai seorang kaisar. Tidak mungkin ada hal yang bisa dilakukan oleh putra Anda tapi tidak bisa dilakukan oleh Yang Mulia.\"",[99,1841,1842],{},"Mendengar kata-kata Mitsuba, Kaisar sejenak menatap langit. Lalu ia menghela napas dalam-dalam.",[99,1844,1845],{},"Kerutan di antara alisnya, yang telah ada sejak invasi ke Negeri Dwarf, menghilang.",[99,1847,1848],{},"Ia telah tercerahkan. Oleh kata-kata istrinya dan tindakan anaknya.",[99,1850,1851],{},"\"Franz. Ada sanggahan?\"",[99,1853,1854],{},"\"Meskipun begitu, saya tetap berpikir kita harus mengambil jalan yang aman... tapi saya juga sangat mengerti bahwa itu bertentangan dengan prinsip Yang Mulia.\"",[99,1856,1857],{},"\"Ya. Seperti yang dikatakan Mitsuba, Arnold bagaimanapun juga telah mempertahankan tekadnya. Aku ingin menerima dan mengakuinya. Siapa lagi yang akan menerima dan mengakuinya selain aku dan Mitsuba? Siapa lagi yang akan mengakuinya? Kami adalah orang tuanya. Karena itu, kami harus bersikap seperti orang tua. Seorang ayah yang lebih rendah dari putranya tidak akan bisa menerima dan mengakui putranya. Aku akan menunjukkan sosok yang membanggakan sebagai seorang ayah, sebagai seorang kaisar.\"",[99,1859,1860,1861,893],{},"Kaisar berkata dengan wajah cerah. Di sampingnya, Franz menghela napas dalam-dalam. ",[234,1862,1863],{},"Padahal sudah berhasil membuatnya menerima jalan yang aman, tapi akhirnya jadi begini juga",[99,1865,1866],{},"Franz menatap Mitsuba dengan sedikit kesal, tapi Mitsuba sudah berbalik.",[99,1868,1869],{},"Melihat itu, Franz bergumam dengan suara kecil.",[99,1871,1872],{},"\"Yang Mulia. Saya tidak suka Nyonya Mitsuba....\"",[99,1874,1875],{},"\"Kebetulan sekali. Aku juga tidak suka....\"",[99,1877,1878],{},"\"Lalu kenapa Anda menjadikannya selir...?\"",[99,1880,1881],{},"\"Kukira dia wanita yang baik... ternyata tidak salah.\"",[99,1883,1884],{},"Sambil mengangguk dengan puas, Kaisar berdiri. Dan ia mulai memberikan perintah.",[99,1886,1887],{},"\"Panggil semua kapten Kesatria Pengawal Kekaisaran. Duke Pahlawan, mundurlah. Tapi jika terjadi sesuatu, aku akan segera memanggilmu. Bersiaplah.\"",[99,1889,1890],{},"\"Baik.\"",[99,1892,1893],{},"\"Ah, dan bawa Arnold ke sini. Aku harus menunjukkannya padanya. Sosok seorang kaisar.\"",[99,1895,1896],{},"Sambil berkata begitu, Kaisar tersenyum licik. Sambil merasa heran pada kaisar yang kekanak-kanakan itu, Franz mulai bertindak sesuai perintah.",[225,1898],{},[99,1900,1901],{},"Di Ruang Takhta, berkumpul Kaisar dan Perdana Menteri. Serta para kapten Kesatria Pengawal Kekaisaran.",[99,1903,1904],{},"Dikelilingi oleh para prajurit tangguh kebanggaan Kekaisaran, duta besar bertanya dengan sedikit tegang.",[99,1906,1907],{},"\"Y-Yang Mulia... ada apa...?\"",[99,1909,1910],{},"\"Ya. Tadi putraku telah bersikap tidak sopan. Sebagai permintaan maaf, kami akan menyiapkan Permata Sihir yang baru. Bawalah itu pulang.\"",[99,1912,1913],{},"\"Masalah itu, ya... Yang Mulia, negara kami memang membutuhkan Permata Sihir. Tapi kami sudah mendapatkan sejumlah Permata Sihir dari Negeri Dwarf. Yang kami butuhkan sekarang adalah teknologi para Dwarf untuk mengolahnya. Mohon serahkan para Dwarf. Atau berikan kami sesuatu yang lain yang setara. Jika tidak, kami tidak punya pilihan lain selain memberitahu negara kami bahwa Kekaisaran tidak berniat menjalin persahabatan dengan Kekaisaran Socal.\"",[99,1915,1916],{},"\"Hmm... kalau begitu, katakan saja begitu.\"",[99,1918,1919],{},"\"...Maaf?\"",[99,1921,1922],{},"Duta besar yang tadinya sombong, sejenak tidak bisa memahami kata-kata Kaisar.",[99,1924,1925],{},"Namun, setelah menerima tatapan tajam dari Kaisar, ia memahami maksud Kaisar.",[99,1927,1928],{},"\"...Anda bermaksud memusuhi negara kami?\"",[99,1930,1931],{},"\"Benar sekali. Kekaisaran tidak punya kebiasaan mengusir orang yang telah diterima. Jika kau tidak puas dengan Permata Sihir, maka negosiasi lebih lanjut tidak ada gunanya.\"",[99,1933,1934],{},"\"...Kekaisaran sedang berperang dengan Kerajaan Perlan. Saya pikir tidak bijaksana untuk berperang dengan negara kami.\"",[99,1936,1937,1940],{},[234,1938,1939],{},"Itu hanya gertakan",". Begitulah pemikiran duta besar.",[99,1942,1943,893],{},[234,1944,1945],{},"Hanya berpura-pura kuat, tidak mungkin mereka siap berperang",[99,1947,1948],{},"Karena berpikir begitu, duta besar tidak kehilangan ekspresi tenangnya. Tapi.",[99,1950,1951],{},"\"Kami sudah mengirim utusan gencatan senjata ke Kerajaan Perlan. Ini adalah perang untuk melindungi para demi-human. Kerajaan Perlan pasti akan mengerti.\"",[99,1953,1954],{},"\"Tidak mungkin....\"",[99,1956,1957],{},"\"Apa kau tidak percaya jika aku tidak mengatakannya secara langsung? Kalau begitu akan kukatakan. Rakyat yang mengungsi ke negaraku adalah rakyatku. Saat ini, mereka yang berakar di wilayah Kekaisaran adalah rakyat yang harus kulindungi. Aku tidak akan menyerahkannya pada siapa pun. Jika kau mau, rebutlah. Tapi, jika kau berniat merebutnya, datanglah dengan tekad yang sesuai. Aku sendiri yang akan memimpin Kesatria Pengawal Kekaisaran yang ada di sini untuk melawanmu.\"",[99,1959,1960],{},"Keringat dingin mengalir di pipi duta besar. Kesatria Pengawal Kekaisaran. Pasukan yang terdiri dari prajurit-prajurit tangguh yang setara dengan seribu orang. Jika Kaisar yang memimpinnya, berarti ia serius.",[99,1962,1963],{},"Sekalipun telah mengirim utusan gencatan senjata ke Kerajaan Perlan, tidak mungkin bisa langsung disepakati. Selama itu, jika Kekaisaran Socal menyerang, mereka akan dipaksa untuk berperang di dua front.",[99,1965,1966],{},"Namun, Kaisar mengatakan bahwa ia tidak keberatan dengan itu.",[99,1968,1969],{},"\"...Anda berniat menggunakan Keluarga Bangsawan Pahlawan kebanggaan Kekaisaran?\"",[99,1971,1312],{},[99,1973,1974],{},"\"...Jika Anda menggunakan Pedang Suci sembarangan, entah apa yang akan dikatakan oleh negara-negara asing.\"",[99,1976,1977],{},"\"Ini adalah perang untuk melindungi para demi-human. Alasan yang benar ada di pihak kami. Sekalipun kami menggunakan Pedang Suci, harta umat manusia, dalam perang, negara lain tidak akan bisa protes. Sekalipun Kekaisaran Socal hancur.\"",[99,1979,1980,1981,1984],{},"Mendengar kata-kata Kaisar itu, duta besar menyadari tekad Kaisar. ",[234,1982,1983],{},"Jika melakukannya, ia akan melakukannya sampai tuntas",". Kaisar ini menghadapi perundingan dengan tekad untuk menghancurkan Kekaisaran Socal sekalipun.",[99,1986,1987],{},"Sambil merasa tertekan oleh kaisar seperti itu, duta besar berkata dengan putus asa.",[99,1989,1990],{},"\"Anda akan menyesal...!?\"",[99,1992,1993],{},"\"Jangan remehkan Kekaisaran. Negara kami tidak mengintip wajah negara lain, dan tidak akan merendahkan diri. Kami tidak takut perang. Tapi kami tidak tahan dianggap lemah! Kekaisaran kami adalah negara yang kuat, dan aku adalah kaisar yang kuat! Pulanglah dan sampaikan pada negaramu. Negosiasi telah gagal.\"",[99,1995,1996],{},"Setelah dibentak oleh Kaisar, duta besar meninggalkan tempat itu dengan wajah yang penuh kekesalan. Kaisar menyuruh para kapten Kesatria Pengawal Kekaisaran untuk mundur, dan memanggil Arnold yang telah menyaksikan semuanya dari sudut Ruang Takhta.",[99,1998,1999],{},"\"Arnold.\"",[99,2001,2002],{},"\"Ya, Ayahanda....\"",[99,2004,2005],{},"Kaisar meletakkan tangannya di atas kepala Arnold yang mendekat.",[99,2007,2008],{},"Dan perlahan ia mengelus kepalanya.",[99,2010,2011],{},"\"Inilah pekerjaan ayahmu. Mengambil keputusan. Itulah tugas seorang kaisar. Baik atau buruk, mengambil keputusan adalah tugasnya. Mewujudkannya adalah tugas para pengikut.\"",[99,2013,2014],{},"\"Anda membuat kami repot.\"",[99,2016,2017],{},"\"Maafkan aku... aku pikir aku harus menunjukkannya pada Arnold. Sosok seorang kaisar yang benar. Dengar, Arnold. Di masa depan, entah kau akan mengincar takhta, atau kau akan menempatkan seseorang di takhta. Ingatlah sosokku hari ini. Jika kau mengincar takhta, tirulah aku. Jika kau menempatkan seseorang di takhta, dukunglah orang yang mirip denganku. Sosok ini adalah hadiah untukmu. Tapi, kau tetap harus dipenjara. Mengerti?\"",[99,2019,2020],{},"\"Baik!\"",[99,2022,2023],{},"Melihat kaisar yang tersenyum licik, Arnold juga tersenyum serupa.",[99,2025,2026],{},"Franz yang melihat pemandangan itu berpikir bahwa mereka adalah ayah dan anak yang mirip, lalu merasa sedih memikirkan pekerjaan besar yang menantinya.",[225,2028],{},[99,2030,2031],{},"Dan sekarang.",[99,2033,2034],{},"\"Ibu, kenapa ada setengah Permata Sihir yang dipajang...?\"",[99,2036,2037],{},"\"Itu adalah Permata Sihir keberuntungan.\"",[99,2039,2040],{},"\"Keberuntungan? Padahal hanya setengah?\"",[99,2042,2043],{},"\"Ya. Berkat Permata Sihir itu, Arnold mendapatkan sebuah harta karun.\"",[99,2045,2046],{},"Mitsuba yang memangku Christa berkata begitu sambil teringat pada hari itu.",[99,2048,2049],{},"Setelah Kaisar membulatkan tekadnya, Erna menyusul Mitsuba.",[99,2051,2052],{},"Dan bersama dengan Duke Pahlawan, ia meminta maaf dengan tulus. Sebagai tanggapannya, Mitsuba berkata, \"Suatu saat nanti jika anak itu dalam kesulitan, tolong bantu dia.\"",[99,2054,2055],{},"Di sisi lain, Erna meminjam pedang Duke Pahlawan dan bersumpah pada Mitsuba.",[99,2057,2058,893],{},[234,2059,2060],{},"Aku tidak akan pernah meninggalkan Pangeran Arnold lagi",[99,2062,2063],{},"Pada hari itu, dengan tindakan itu, Arnold mendapatkan pedang terkuat Kekaisaran. Meskipun ia sama sekali tidak menyadarinya. Mitsuba sengaja tidak memberitahu bahwa gadis hari itu adalah Erna. Karena ia pikir suatu saat nanti Erna sendiri yang akan menceritakannya.",[99,2065,2066],{},"\"Harta karun seperti apa?\"",[99,2068,2069],{},"\"Sebuah pedang. Pedang yang sangat megah. Meskipun sepertinya Arnold kesulitan menggunakannya.\"",[99,2071,2072],{},"\"Memang benar. Pedang tidak cocok untuk Kakak Arnold.\"",[99,2074,2075],{},"Sambil berkata begitu, Christa dan Mitsuba tertawa bersama. Di tengah-tengah itu, Mitsuba memikirkan Arnold.",[99,2077,2078],{},"Arnold telah melihat sosok kaisar yang ideal. Karena itulah ia mencoba menempatkan Leo di takhta.",[99,2080,2081],{},"Karena bagi Arnold, kaisar adalah sesuatu yang dilihat, bukan sesuatu yang menjadi. Karena itu ia tidak berpikir untuk menjadi kaisar sendiri.",[99,2083,2084],{},"Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa melihat Leo menjadi kaisar yang agung adalah mimpi Arnold saat ini. Karena itulah, Mitsuba sedikit khawatir.",[99,2086,2087],{},"Karena ia merasa bahwa dalam gambaran masa depan yang dilukis oleh Arnold, tidak ada sosok Arnold sendiri.",[99,2089,2090],{},"\"Saya melapor. Baru saja ada kabar dari utusan berkuda. Pangeran Leonard dan Pangeran Arnold akan segera kembali.\"",[99,2092,2093],{},"\"Benarkah!?\"",[99,2095,2096],{},"\"Oh, kalau begitu mari kita sambut mereka.\"",[99,2098,2099],{},"Sambil berkata begitu, Mitsuba menyingkirkan sedikit kekhawatirannya ke sudut hatinya.",[99,2101,2102],{},"Karena sekarang bukan saatnya untuk memikirkannya.",[99,2104,2105],{},"\"Uhuk, uhuk.... Dingin, ya. Sebaiknya aku pakai jaket....\"",[99,2107,2108],{},"\"Ibu sakit lagi?\"",[99,2110,2111],{},"\"Ya. Akan segera sembuh.\"",[99,2113,2114],{},"Sambil berkata begitu, Mitsuba dan Christa bergandengan tangan dan pergi menyambut keduanya.",[130,2116,2118],{"id":2117},"_3","3",[99,2120,2121],{},"Di Ruang Takhta, berkumpul para penasihat penting dan anak-anak Kaisar. Di tengah-tengah mereka, Leo melaporkan insiden kali ini. Untuk berjaga-jaga, aku juga berlutut di belakang Leo, tapi aku tidak akan berbicara.",[99,2123,2124],{},"\"Setelah penaklukan Naga Laut, Kadipaten Albatro dan Kadipaten Rondine mengkonfirmasi kembali untuk mempertahankan hubungan aliansi mereka. Untuk sementara waktu, tidak akan ada perang di selatan.\"",[99,2126,2127],{},"\"Ya. Kerja bagus. Aku telah memberikan tugas yang jauh lebih berat dari yang kukira. Tapi, kau berhasil menyelesaikannya dengan baik. Sungguh luar biasa.\"",[99,2129,2130],{},"\"Terima kasih.\"",[99,2132,2133],{},"Ayahanda yang memuji Leo tampak puas. Yah, wajar saja.",[99,2135,2136],{},"Kekaisaran tidak akan terlibat dalam perang di selatan, dan reputasi Kekaisaran meningkat berkat penaklukan Naga Laut. Kadipaten Albatro secara resmi telah menyatakan ingin membuka hubungan diplomatik dengan Kekaisaran, dan insiden kali ini membawa banyak hal baik.",[99,2138,2139],{},"Dan itu akan menjadi prestasi Leo.",[99,2141,2142],{},"\"Aku harus memberimu hadiah. Leonard, apa ada yang kau inginkan? Kalau mau, aku bisa memberimu jabatan menteri.\"",[99,2144,2145],{},"Pada saat itu, wajah para menteri dan kakak-kakakku yang lebih tua membeku.",[99,2147,2148],{},"Satu-satunya anggota keluarga kekaisaran yang menjabat sebagai menteri adalah Eric. Ayahanda mengatakan akan menaikkannya ke posisi yang setara.",[99,2150,2151],{},"Tentu saja para menteri yang termasuk dalam masing-masing faksi, serta Gordon dan Sandra, tidak akan senang.",[99,2153,2154],{},"Eric, seperti yang diharapkan, tidak mengubah ekspresinya, tapi tatapan di balik kacamatanya lebih dingin dari biasanya.",[99,2156,2157],{},"Namun, jika mendapatkan kekuasaan setengah-setengah, akan sulit untuk bergerak, dan bisa menjadi sasaran serangan dari sekeliling. Menteri Pekerjaan Umum sudah berada di pihak kami. Tidak perlu mengambil jabatan menteri dengan sengaja. Hal itu sudah kubicarakan dengan Leo.",[99,2159,2160],{},"\"Terima kasih atas tawaran Anda, tapi saya rasa saya belum pantas untuk jabatan menteri saat ini.\"",[99,2162,2163],{},"\"Begitu. Kalau begitu, apa ada keinginan lain?\"",[99,2165,2166],{},"Ayahanda juga tidak bisa tidak memberikan hadiah.",[99,2168,2169],{},"Ke depannya, ia tidak akan bisa memberikan hadiah untuk prestasi yang lebih rendah dari Leo, dan Leo sendiri juga harus menerima hadiah. Karena jika tidak, bawahan akan terpaksa menolak hadiah dengan alasan \"Pangeran Leonard juga menolak hadiah.\"",[99,2171,2172],{},"\"Ya. Sebenarnya sebelum berangkat sebagai duta besar, saya dimohon oleh seorang gadis dari selatan untuk menyelesaikan masalah di desanya. Karena ada tugas sebagai duta besar, saya mengatakan tidak bisa langsung melakukannya, tapi sekarang saya telah kembali dengan selamat. Jadi saya ingin menyelesaikan masalah gadis itu.\"",[99,2174,2175],{},"\"Oh? Setelah selesai bekerja, bekerja lagi, ya. Rajin sekali. Tidakkah kau pikir begitu, Arnold?\"",[99,2177,2178],{},"\"Ya. Saya tidak bisa menirunya.\"",[99,2180,2181],{},"\"Huh, mungkin juga. Lalu? Masalah apa itu?\"",[99,2183,2184],{},"\"Penculikan, katanya.\"",[99,2186,2187],{},"\"Kenapa dia memintamu, bukan pada penguasa wilayah?\"",[99,2189,2190],{},"\"...Karena desa itu adalah desa pengungsi, penguasa wilayah tidak mau menanganinya.\"",[99,2192,2193],{},"\"Apa katamu?\"",[99,2195,2196],{},"Wajah Ayahanda yang tadinya senang, dalam sekejap berubah menjadi tegang.",[99,2198,2199],{},"Sebelas tahun yang lalu. Dalam pertukaran dengan Kekaisaran Socal, Ayahanda mengakui semua pengungsi sebagai rakyat Kekaisaran. Artinya, desa-desa pengungsi yang ada pada saat itu semuanya adalah desa Kekaisaran.",[99,2201,2202],{},"\"Sejak kapan desa itu ada?\"",[99,2204,2205],{},"\"Katanya sudah ada sebelum gadis itu lahir, jadi mungkin sudah ada sejak sebelas tahun yang lalu.\"",[99,2207,2208],{},"\"Kurang ajar! Apa maksudnya kata-kataku tidak perlu didengar!?\"",[99,2210,2211],{},"Ayahanda yang marah berdiri dari takhtanya. Semua orang yang ada di ruangan itu berlutut dan menundukkan kepala pada Ayahanda. Dan sebagai perwakilan, Franz, sang Perdana Menteri, angkat bicara.",[99,2213,2214],{},"\"Mohon tenangkan amarah Anda, Yang Mulia Kaisar.\"",[99,2216,2217],{},"\"Bagaimana bisa aku tenang!? Sebelas tahun yang lalu, aku telah mengeluarkan perintah pada semua penguasa wilayah! Bahwa semua pengungsi adalah rakyat Kekaisaran! Dan itu tidak dipatuhi!? Mengabaikan perintah itu sama artinya dengan mengabaikanku!\"",[99,2219,2220],{},"\"Belum pasti begitu. Karena itulah Pangeran Leonard mengatakan ingin menyelidikinya.\"",[99,2222,2223],{},"\"Tidak bisa! Aku sendiri yang akan menyelidikinya, dan jika benar, akan kupenggal kepala penguasa wilayah itu!\"",[99,2225,2226],{},"\"Jika Kaisar ikut campur dalam setiap masalah di daerah terpencil, negara tidak akan berjalan. Serahkan saja pada Pangeran Leonard.\"",[99,2228,2229],{},"Dengan nasihat Franz, Ayahanda entah bagaimana berhasil meredakan amarahnya, dan duduk di takhtanya dengan kesal.",[99,2231,2232],{},"Kupikir ini akan berakhir dengan Leo diperintahkan untuk menyelidiki selatan, tapi dua orang yang tidak perlu muncul.",[99,2234,2235],{},"\"Yang Mulia. Leonard baru saja selesai bertugas. Serahkan saja pada saya.\"",[99,2237,2238],{},"\"Tidak, Yang Mulia. Daripada Leonard yang baru selesai bertugas atau Sandra yang seorang wanita, biarkan saya yang pergi. Akhir-akhir ini tubuh saya terasa kaku. Saya akan mengajarkan mereka hukum Kekaisaran.\"",[99,2240,2241],{},"Yang pertama kali mengajukan diri adalah Sandra. Tentu saja. Selatan adalah wilayah di mana keluarga ibu Sandra memiliki pengaruh. Jika terjadi sesuatu di selatan, faksi Sandra akan menderita kerugian besar.",[99,2243,2244],{},"Gordon yang menyusul mungkin juga sudah ingin mendapatkan prestasi. Meskipun Gordon seorang jenderal, jika tidak ada perang, ia tidak bisa mendapatkan prestasi militer.",[99,2246,2247],{},"Tapi, keduanya seharusnya melihat keadaan Ayahanda sebelum memberikan saran.",[99,2249,2250],{},"\"Kalian! Apa kalian berniat menjadikan masalah ini sebagai alat perebutan takhta!\"",[99,2252,2253],{},"Sambil berkata begitu, Ayahanda kembali marah. Mereka terlalu terburu-buru mencari prestasi. Masalah pengungsi adalah masalah yang memusingkan bagi Ayahanda.",[99,2255,2256],{},"Sekalipun Kaisar telah mengumumkannya, tidak semua pengungsi diakui sebagai rakyat Kekaisaran. Selain di Ibukota Kekaisaran dan sekitarnya, di daerah terpencil diskriminasi terhadap pengungsi masih kuat, dan cerita seperti desa Linfia tidak terlalu jarang.",[99,2258,2259],{},"Yang jarang kali ini adalah Linfia sampai datang ke Ibukota Kekaisaran. Keputusannya untuk membawa masalah ini ke hadapan keluarga kekaisaran agar bisa diselesaikan patut diacungi jempol.",[99,2261,2262],{},"Memang benar. Bagi Ayahanda, ini adalah masalah harga diri, dan jika salah satu dari mereka yang sedang memperebutkan takhta menyelesaikannya, kesan Ayahanda terhadap mereka akan menjadi lebih baik.",[99,2264,2265],{},"\"Masalah ini bukan masalah kalian, tapi masalahku! Aku tidak akan membiarkannya menjadi alat perebutan takhta! Dasar bodoh! Sandra! Ibumu berasal dari selatan! Mungkin saja ia terlibat dalam masalah ini! Sedikitlah menahan diri! Gordon! Aku tidak akan pernah menyerahkan masalah sensitif pada dirimu yang selalu mengandalkan kekuatan! Kalian berdua, gunakanlah sedikit kepala kalian!\"",[99,2267,2268],{},"\" \"M-mohon maaf....\" \"",[99,2270,2271],{},"Keduanya yang ditegur, serempak mundur selangkah.",[99,2273,2274],{},"Mungkin karena sebagian amarahnya telah dilampiaskan pada keduanya, Ayahanda menghela napas dan menatap Leo dengan wajah tenang.",[99,2276,2277],{},"\"Leonard. Aku menunjukmu sebagai Inspektur Kekaisaran. Selidiki masalah di perbatasan selatan secara tuntas.\"",[99,2279,2020],{},[99,2281,2282],{},"\"Tidak ada kompromi. Ungkap semua kejahatan. Penculikan adalah kejahatan berat di Kekaisaran. Membiarkannya juga adalah kejahatan berat. Jangan beri ampun pada siapa pun yang terlibat.\"",[99,2284,2285],{},"Sambil berkata dengan nada keras, Ayahanda memerintahkan Leo.",[99,2287,2288],{},"Aku melirik Sandra, dan terlihat kepanikan di wajahnya. Melihat keadaannya, sepertinya keluarga ibu Sandra juga sedikit banyak terlibat. Jika benar seperti yang dikatakan Linfia, bahwa penculik dan penguasa wilayah terhubung, dan di belakangnya ada keluarga ibu Sandra.",[99,2290,2291],{},"Masalah ini akan menjadi masalah yang sangat sulit, tapi jika bisa diselesaikan, itu saja sudah akan memberikan pukulan telak pada Sandra.",[99,2293,2294],{},"Menyesallah karena tidak bisa menghancurkan faksi Leo saat kami tidak ada.",[99,2296,2297],{},"Dengan insiden kali ini, Leo secara nama dan kenyataan telah menjadi kandidat perebutan takhta. Orang yang akan berpihak padanya juga akan bertambah. Sudah tidak bisa dihancurkan dengan mudah. Fondasi telah menguat. Mulai sekarang adalah pertempuran yang sesungguhnya.",[99,2299,2300],{},"\"Rapat selesai. Semuanya, mundurlah.\"",[99,2302,2303],{},"Karena Ayahanda berkata begitu, aku juga hendak mundur. Namun.",[99,2305,2306],{},"\"Arnold. Tinggallah sebentar.\"",[99,2308,2309],{},"\"Ya?\"",[99,2311,2312],{},"\"Tinggal.\"",[99,2314,2315],{},"\"Baik....\"",[99,2317,2318],{},"Kenapa hanya aku....",[99,2320,2321],{},"Sambil berpikir begitu, aku tetap di tempat. Dan di Ruang Takhta hanya tersisa aku, Ayahanda, dan Franz, sang Perdana Menteri.",[99,2323,2324],{},"Saat aku sedang berpikir apa yang akan dikatakan, Ayahanda beberapa kali membuka mulutnya dengan ragu-ragu, dan akhirnya menyerah dan melemparnya pada Franz.",[99,2326,2327],{},"\"Kuserahkan padamu! Franz!\"",[99,2329,2330],{},"\"Bukankah Anda sendiri yang mengatakan akan mengatakannya.\"",[99,2332,2333],{},"\"Sudah, kau saja yang katakan!\"",[99,2335,2336],{},"\"Haaah... Pangeran Arnold. Alasan kami meminta Anda untuk tinggal adalah tentang Yang Mulia Putri Pertama yang ada di perbatasan timur.\"",[99,2338,2339],{},"\"Ada apa dengan kakakku?\"",[99,2341,2342],{},"\"Sebenarnya... ada lamaran pernikahan.\"",[99,2344,2345],{},"\"Saya menolaknya.\"",[99,2347,2348],{},"Saat aku langsung menolaknya, Ayahanda dan Franz menunjukkan ekspresi sedih.",[99,2350,2351],{},"Dasar. Jika hanya melihat ekspresi ini, tidak akan ada yang mengira mereka adalah Kaisar dan Perdana Menteri Kekaisaran.",[99,2353,2354],{},"\"J-jangan berkata begitu... putri Yang Mulia ada tiga. Yang Mulia Christa masih kecil, dan Yang Mulia Sandra terus mengatakan tidak akan menikah.\"",{"title":1265,"searchDepth":1266,"depth":1266,"links":2356},[2357,2358,2359],{"id":1296,"depth":1266,"text":1297},{"id":1582,"depth":1266,"text":1583},{"id":2117,"depth":1266,"text":2118},1,{},"/novels/degarashi-ouji/vol-3/bab-1-1",{"title":1291,"description":1265},"novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/01.bab-1-1","H7FDnWkJgS5HPNrr-15C591D9awQ3w_w83jeAGCjwlg",{"id":2367,"title":2368,"body":2369,"chapterNumber":1266,"description":2373,"excerpt":1273,"extension":1274,"hidden":31,"meta":3441,"mtl":11,"navigation":11,"path":3442,"publishedAt":33,"seo":3443,"stem":3444,"volumeNumber":1279,"__hash__":3445},"chapters/novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/02.bab-1-2.md","Bab 1: Masalah Pengungsi - Bagian 2",{"type":96,"value":2370,"toc":3435},[2371,2374,2377,2380,2383,2386,2389,2392,2395,2398,2401,2405,2408,2411,2414,2417,2420,2423,2426,2429,2432,2435,2438,2441,2444,2447,2450,2453,2456,2459,2462,2465,2468,2471,2474,2477,2480,2483,2490,2493,2496,2499,2502,2505,2508,2511,2514,2517,2520,2523,2526,2529,2532,2535,2538,2541,2544,2547,2550,2553,2556,2559,2562,2565,2568,2571,2574,2577,2580,2583,2586,2589,2592,2595,2598,2601,2604,2607,2610,2613,2616,2619,2622,2625,2628,2631,2634,2637,2640,2643,2647,2650,2653,2656,2659,2662,2665,2668,2671,2674,2677,2680,2683,2686,2689,2692,2694,2697,2700,2703,2705,2708,2711,2714,2717,2720,2723,2726,2729,2732,2735,2738,2741,2744,2747,2750,2753,2756,2759,2762,2765,2768,2771,2774,2777,2780,2783,2786,2789,2792,2795,2798,2801,2804,2807,2810,2813,2816,2819,2822,2825,2828,2831,2834,2837,2840,2843,2846,2849,2852,2855,2858,2861,2868,2870,2873,2876,2879,2882,2885,2888,2891,2894,2897,2900,2903,2906,2909,2912,2915,2918,2921,2924,2927,2930,2933,2936,2939,2942,2945,2948,2951,2954,2957,2960,2963,2966,2969,2972,2976,2979,2982,2985,2988,2991,2994,2997,3000,3003,3006,3009,3012,3015,3022,3025,3028,3031,3034,3037,3040,3043,3046,3049,3052,3055,3058,3061,3064,3067,3070,3073,3076,3079,3085,3088,3091,3094,3097,3100,3103,3106,3109,3112,3115,3118,3121,3124,3127,3130,3133,3136,3139,3142,3145,3148,3151,3154,3157,3160,3163,3166,3169,3172,3175,3178,3181,3184,3187,3190,3193,3196,3199,3202,3205,3208,3211,3214,3217,3220,3223,3226,3229,3232,3235,3238,3241,3244,3247,3250,3253,3255,3258,3261,3263,3266,3269,3272,3274,3277,3280,3283,3286,3289,3292,3295,3298,3301,3304,3307,3310,3313,3316,3319,3322,3329,3332,3335,3338,3341,3344,3347,3350,3353,3356,3359,3362,3365,3368,3370,3373,3376,3379,3382,3385,3388,3391,3393,3396,3399,3402,3405,3408,3411,3414,3417,3420,3423,3426,3429,3432],[99,2372,2373],{},"\"Karena itu, membawa lamaran pernikahan untuk Kakak adalah hal yang konyol. Dia adalah Panglima yang memimpin seluruh pasukan perbatasan timur. Salah satu dari tiga Panglima di Kekaisaran. Hanya Ayahanda yang bisa memerintahkannya.\"\"",[99,2375,2376],{},"\"Tapi kalau begini terus, dia tidak akan punya pasangan! Dia sudah dua puluh lima tahun, tahu!?\"",[99,2378,2379],{},"\"Kalau Anda berpikir begitu, kenapa tidak Anda sampaikan sendiri?\"",[99,2381,2382],{},"\"Aku sudah mengirim surat berkali-kali! Dan berkali-kali pula ditolak! Akhirnya dia bilang lebih baik berhenti menjadi anggota keluarga kekaisaran daripada menerima lamaran! Dasar anak tidak tahu diuntung!\"",[99,2384,2385],{},"\"Kalau dia sendiri tidak mau, bukankah tidak apa-apa....\"",[99,2387,2388],{},"\"Aku ini orang tua! Aku punya kewajiban untuk mengkhawatirkan masa depan putriku! Dengar! Arnold! Kau juga akrab dengan Christa, dan dia juga menyukaimu. Bujuk dia untuk datang ke Ibukota Kekaisaran dengan surat. Kalau tidak bisa, kau yang pergi ke perbatasan timur!\"",[99,2390,2391],{},"Itu adalah perintah yang sangat tidak masuk akal. Kalau memang ingin memerintahkannya, panggil saja kembali dengan perintah kaisar.",[99,2393,2394],{},"Aku tahu alasannya tidak melakukannya. Ia tidak ingin dibenci karena melakukan hal itu. Kakak sulung dan Christa adalah putri dari Selir Kedua yang paling dicintai Ayahanda. Terutama Kakak sulung, ia sangat mirip dengan Selir Kedua, jadi Ayahanda tidak bisa bersikap keras padanya.",[99,2396,2397],{},"Aku menghela napas dan mengangguk dengan terpaksa. Atau lebih tepatnya, aku tidak punya pilihan selain mengangguk.",[99,2399,2400],{},"Ah, firasatku tidak enak lagi.",[130,2402,2404],{"id":2403},"_4","4",[99,2406,2407],{},"\"Lamaran pernikahan untuk Yang Mulia Putri Pertama?\"",[99,2409,2410],{},"\"Ya, masalah yang merepotkan.\"",[99,2412,2413],{},"Saat aku kembali ke kamarku, Fina menyambutku dengan teh dan kue.",[99,2415,2416],{},"Sambil memakannya, aku menghela napas dalam-dalam.",[99,2418,2419],{},"\"Saya belum pernah bertemu dengannya, tapi saya sudah sering mendengar rumornya. Jenderal Putri yang berpindah-pindah dari satu medan perang ke medan perang lain dan meraih banyak prestasi militer. Keberaniannya bahkan sampai terdengar di negara lain, dan katanya ia bahkan disebut sebagai yang terkuat di Kekaisaran.\"",[99,2421,2422],{},"\"Itu bukan berlebihan. Kenyataannya, sejak lima tahun yang lalu dia menjaga perbatasan timur, Kekaisaran Socal tidak bisa bergerak. Karena dia telah mereformasi pertahanan perbatasan secara fundamental dan membuatnya menjadi lebih kuat.\"",[99,2424,2425],{},"\"Seperti yang dirumorkan, dia orang yang hebat, ya. Secara pribadi, orang seperti apa dia?\"",[99,2427,2428],{},"Sambil menuangkan teh ke cangkir yang kosong, Fina bertanya.",[99,2430,2431],{},"Sambil mengucapkan terima kasih, aku meminum teh, dan memikirkan seperti apa kakakku secara pribadi.",[99,2433,2434],{},"Hmm....",[99,2436,2437],{},"\"Kalau digambarkan dengan satu kata, prajurit?\"",[99,2439,2440],{},"\"P-prajurit...?\"",[99,2442,2443],{},"\"Ya, prajurit. Bukan kesatria, tapi prajurit. Itulah yang mewakili kakakku.\"",[99,2445,2446],{},"\"Saya tidak bisa membayangkannya....\"",[99,2448,2449],{},"\"Kau akan mengerti kalau bertemu dengannya. Dia bukan kesatria seperti Erna. Dia itu prajurit. Medan perang adalah kekasihnya. Dia tidak punya estetika satu lawan satu, dan berpikir yang penting menang. Kesadaran itu sangat kuat. Saat kakak sulungku yang merupakan putra mahkota meninggal, dia langsung menyatakan tidak akan ikut dalam perebutan takhta. Dia bilang akan mengabdi sebagai Panglima, siapa pun yang menjadi kaisar.\"",[99,2451,2452],{},"Karena itu, banyak pejabat militer yang beralih mendukung Gordon.",[99,2454,2455],{},"Bagi para prajurit yang ingin meraih prestasi militer, lebih baik jika anggota keluarga kekaisaran yang berhubungan dengan militer yang menduduki takhta kaisar. Yang pertama adalah kakakku, dan yang kedua adalah Gordon.",[99,2457,2458],{},"Jika kakakku ikut dalam perebutan takhta, sekarang Gordon pasti sudah berada di bawah naungannya.",[99,2460,2461],{},"\"Pejabat militer tidak ikut campur dalam politik. Mereka hanya memikirkan untuk melindungi negara. Itulah cara yang benar bagi seorang prajurit, dan ia mempraktikkannya.\"",[99,2463,2464],{},"\"Entah kenapa terdengar berbeda dari cerita yang saya dengar... cerita yang saya dengar menggambarkannya dengan lebih glamor....\"",[99,2466,2467],{},"\"Dia glamor. Wanita cantik berambut pirang yang tinggi semampai. Hanya dengan berada di sana, ia memiliki pesona yang menarik perhatian sekeliling. Suasananya sangat berbeda, tapi mungkin mirip denganmu.\"",[99,2469,2470],{},"\"Eh... a-terima kasih.\"",[99,2472,2473],{},"Entah kenapa Fina memerah dan menunduk. Saat aku merasa heran, tiba-tiba Sebas muncul.",[99,2475,2476],{},"\"Setelah memuji kakak Anda sebagai wanita cantik, Anda mengatakan dia mirip dengan Nona Fina, jadi Nona Fina merasa malu. Itu sama saja dengan dibilang cantik.\"",[99,2478,2479],{},"\"Dia kan sudah terbiasa dibilang begitu? Apa itu memalukan?\"",[99,2481,2482],{},"\"Y-ya! Tentu saja... tergantung orangnya....\"",[99,2484,2485],{},[1246,2486],{"alt":2487,"src":2488,"title":2489},"image_img-p043.jpg","/images/n02/03/img-p043.jpg","image_img-p043",[99,2491,2492],{},"\"Begitukah. Aku tidak mengerti, perasaan itu.\"",[99,2494,2495],{},"Mengesampingkan Fina yang masih malu-malu, Sebas memberiku dokumen. Aku telah meminta Sebas untuk menyelidiki calon pasangan kali ini sebelumnya. Tentu saja Ayahanda tidak akan memilih pasangan yang aneh, tapi jika kebetulan itu adalah tipe yang tidak disukai kakakku, aku juga bisa ikut dimarahi.",[99,2497,2498],{},"Meskipun begitu, dari yang kulihat tidak ada yang aneh. Tentu saja. Ini kan calon pasangan kakakku.",[99,2500,2501],{},"\"Berani sekali melamar kakakku yang seperti itu. Orang ini juga, ya.\"",[99,2503,2504],{},"\"Benar. Jenderal Putri yang tak terkalahkan dan bahkan disebut sebagai reinkarnasi dari Nyonya Selir Kedua. Yang Mulia Kaisar juga sangat menyayanginya.\"",[99,2506,2507],{},"\"Nyonya Selir Kedua, berarti...\"",[99,2509,2510],{},"\"Kakak seibu dari Yang Mulia Christa. Nyonya Selir Kedua adalah wanita cantik berambut pirang. Saya ingat betul beliau adalah orang yang lembut dan baik hati pada siapa pun.\"",[99,2512,2513],{},"\"Ayahanda menyukai Fina juga karena hubungan itu. Karena kakakku tumbuh dengan kepribadian yang berlawanan, Fina adalah simbol dari harapan agar ia tumbuh seperti ini. Jika kakakku dan Fina disejajarkan dan ditanya mana putri dari Selir Kedua, siapa pun yang tidak tahu pasti akan memilih Fina.\"",[99,2515,2516],{},"\"Begitukah? Sungguh suatu kehormatan.\"",[99,2518,2519],{},"Sepertinya ia benar-benar merasa terhormat. Fina tersenyum lebar.",[99,2521,2522],{},"Sikap tulus seperti ini juga pasti mendapat poin tinggi dari Ayahanda.",[99,2524,2525],{},"\"Yah, karena kakakku seperti itu, Ayahanda jadi khawatir tentang pasangannya. Dia anak perempuan pertama, dan jika ada yang melamar Sandra, dia tidak akan bisa berkata apa-apa jika Sandra beralasan karena kakakku belum menikah.\"",[99,2527,2528],{},"\"Lagi pula, Yang Mulia Kaisar tidak menyukai Nyonya Selir Kelima. Beliau mungkin juga tidak tertarik dengan pasangan pernikahan Nyonya Sandra.\"",[99,2530,2531],{},"\"Tidak menyukai? Saya dengar Yang Mulia Kaisar mencintai semua selirnya secara merata.\"",[99,2533,2534],{},"Mendengar kata-kata Sebas, Fina memiringkan kepalanya.",[99,2536,2537],{},"Hmm, apa tidak apa-apa menceritakan hal seperti ini pada Fina?",[99,2539,2540],{},"Saat aku sedang bimbang, mataku bertemu dengan mata Sebas. Sebas mengangguk dengan tenang. Begitu. Dia berbicara dengan maksud agar aku juga menceritakan hal seperti ini.",[99,2542,2543],{},"Yah, jika Sebas berpikir begitu, aku tidak keberatan.",[99,2545,2546],{},"\"Di permukaan dia bersikap begitu. Dia juga tidak membeda-bedakan anak-anaknya. Tapi, ada satu rumor yang melekat pada Selir Kelima.\"",[99,2548,2549],{},"\"Satu rumor?\"",[99,2551,2552],{},"\"Dikatakan bahwa yang membunuh Selir Kedua adalah Selir Kelima.\"",[99,2554,2555],{},"\"Seorang selir membunuh selir lain...?\"",[99,2557,2558],{},"\"Di Istana Belakang itu bukan hal yang aneh. Tapi itu biasanya terjadi saat perebutan takhta dimulai, atau saat anak lahir, atau pada masa-masa transisi penting lainnya. Saat itu, Putra Mahkota sudah ada, dan Christa juga sudah lahir. Lagi pula, Selir Kedua yang hanya punya anak perempuan, meskipun disayang, posisinya tidak penting. Bukan orang yang perlu disingkirkan dengan pembunuhan.\"",[99,2560,2561],{},"\"Lalu kenapa ada rumor seperti itu?\"",[99,2563,2564],{},"Ya. Di situlah kuncinya. Seorang selir yang seharusnya tidak dibunuh. Tiba-tiba meninggal. Penyelidikan dilakukan, tapi penyebab kematiannya tidak diketahui. Saat itu, yang paling dicurigai adalah Selir Kelima.",[99,2566,2567],{},"\"Selir Kedua dan Selir Kelima usianya berdekatan, dan sebagai putri dari keluarga Duke, mereka sering dibandingkan. Tapi, berbeda dengan Selir Kedua yang dinikahi oleh Ayahanda karena ia menyukainya, Selir Kelima adalah pernikahan politik. Keduanya melahirkan anak perempuan pertama kali, tapi yang melahirkan lebih dulu adalah Selir Kedua. Dan di antara kedua putri mereka, yang lebih populer adalah putri dari Selir Kedua. Sandra juga sudah hebat sejak kecil, tapi kepribadiannya bermasalah. Ada semacam dendam atau persaingan sepihak terhadap Selir Kedua dari pihak Selir Kelima.\"",[99,2569,2570],{},"\"Itukah penyebab rumornya? Membunuh karena cemburu?\"",[99,2572,2573],{},"\"Tidak tahu. Lagi pula, Selir Kelima punya alibi yang kuat. Saat Selir Kedua meninggal, Selir Kelima sedang bersama Permaisuri. Pembunuhan langsung tidak mungkin, dan penyelidikan juga tidak menemukan bukti pembunuhan. Meskipun begitu, Selir Kelima dicurigai karena dia adalah guru dari Sandra.\"",[99,2575,2576],{},"\"Guru dari Yang Mulia Sandra?\"",[99,2578,2579],{},"\"Aku menggunakan sihir kuno. Yaitu, sihir yang telah hilang dan tidak diwariskan. Di sisi lain, yang tersebar luas di dunia adalah sihir modern. Di antara ini, yang menjadi keahlian Sandra adalah sihir terlarang, yaitu sihir yang dilarang oleh para leluhur yang menyebarkan sihir modern.\"",[99,2581,2582],{},"Yah, sihir terlarang pun ada berbagai macam. Ada yang membuat kita bertanya-tanya kenapa dilarang, ada juga yang memang seharusnya dilarang. Sandra meneliti sihir terlarang seperti itu, dan mencabut status sihir terlarang dari sihir yang bermanfaat bagi Kekaisaran.",[99,2584,2585],{},"Bagi para penyihir, Sandra yang mencabut status sihir terlarang dari berbagai macam sihir adalah sosok yang sangat berharga. Sihir yang bisa dipelajari bertambah, dan meskipun ada berbagai macam, itu adalah sihir yang pernah menjadi sihir terlarang. Sebagian besar kuat.",[99,2587,2588],{},"Dan yang pertama kali melakukan aktivitas seperti itu adalah ibu dari Sandra, Selir Kelima.",[99,2590,2591],{},"\"Sandra mengklaim bahwa sihir yang dilarang sebenarnya bermanfaat dan status sihir terlarangnya harus dicabut, tapi dalam prosesnya, ia juga mempelajari sihir terlarang yang jelas-jelas berbahaya. Tentu saja, ibu dari Sandra, Selir Kelima, juga sama. Penyebab rumornya adalah apakah di antara sihir terlarang itu ada yang bisa mengutuk orang sampai mati.\"",[99,2593,2594],{},"\"Apakah ada sihir seperti itu?\"",[99,2596,2597],{},"\"Tidak tahu. Aku hanya bisa menggunakan sihir kuno. Yah, mungkin ada jika dicari. Sihir kutukan setingkat yang tidak bisa ditemukan sekalipun Kaisar melakukan penyelidikan. Tidak aneh jika itu menjadi sihir terlarang, dan yang bisa mencari sihir terlarang setingkat itu hanyalah Selir Kelima dan Sandra, yang mengumpulkan buku-buku sihir terlarang dari seluruh benua.\"",[99,2599,2600],{},"\"Tapi... jika ada sihir seperti itu....\"",[99,2602,2603],{},"\"Ya, siapa pun bisa dibunuh. Karena itu kecurigaannya hanya sebatas dugaan. Tapi, tiga tahun yang lalu, Putra Mahkota juga meninggal. Penyelidikan dilakukan, tapi tidak ditemukan bukti pembunuhan. Sama seperti saat Selir Kedua meninggal... sejak saat itu, Ayahanda terus mencurigai Selir Kelima. Di permukaan, karena tidak ada bukti, ia tidak melarang Sandra meneliti sihir terlarang.\"",[99,2605,2606],{},"Fakta bahwa aktivitas Sandra membuahkan hasil juga menjadi salah satu alasan tidak melarangnya.",[99,2608,2609],{},"Beberapa sihir yang status sihir terlarangnya telah dicabut, diadopsi oleh militer sebagai sihir militer, atau berkontribusi pada pengembangan senjata sihir baru.",[99,2611,2612],{},"Mengingat di sebelah kita ada negara sihir besar seperti Kekaisaran Socal, jika aktivitas seperti ini dilarang secara sembarangan, para penyihir berbakat bisa lari ke sana. Ayahanda pasti juga sedang dalam dilema. Secara pribadi, ia pasti ingin segera menghentikannya. Yah, karena ia tidak menunjukkan perasaan seperti itu di depan umum, ia adalah kaisar yang hebat.",[99,2614,2615],{},"\"Seseorang yang memiliki dendam pribadi pada Selir Kedua yang seharusnya tidak dibunuh, dan bisa melakukan pembunuhan tanpa meninggalkan bukti. Karena cocok dengan deskripsi itu, ia dicurigai, ya?\"",[99,2617,2618],{},"\"Begitulah. Tapi, itu hanya spekulasi. Tidak ada bukti sama sekali. Saat Putra Mahkota meninggal, baik Selir Kelima maupun Sandra ada di Ibukota Kekaisaran, dan Putra Mahkota ada di garis depan. Itu terlalu dipaksakan. Sihir kutukan jarak jauh mungkin bahkan tidak ada di sihir kuno. Tapi, itu menjadi bahan yang cukup bagi orang untuk curiga.\"",[99,2620,2621],{},"Keluarga ibu Sandra ada di selatan. Dan Leo akan menusuk ke sana.",[99,2623,2624],{},"Jabatan sebagai Inspektur Kekaisaran yang mengungkap kecurangan sangat cocok untuk Leo. Ia serius, dan Leo tidak akan melewatkan pemalsuan sekecil apa pun. Tapi, selatan adalah wilayah di mana keluarga yang melahirkan wanita seperti itu berkuasa.",[99,2626,2627],{},"Semoga tidak terjadi apa-apa. Kali ini aku tidak bisa membantunya secara terang-terangan.",[99,2629,2630],{},"Pemberian tugas yang berbeda pada waktu yang sama pada kami pasti juga untuk mengukur kemampuan individu kami.",[99,2632,2633],{},"\"Hanya bisa membantunya secara diam-diam, ya.\"",[99,2635,2636],{},"\"Kalau begitu tidak masalah. Bukankah itu sudah biasa?\"",[99,2638,2639],{},"\"Memang benar.\"",[99,2641,2642],{},"Sambil berbicara seperti itu, aku tersenyum dan memakan kue lezat buatan Fina.",[130,2644,2646],{"id":2645},"_5","5",[99,2648,2649],{},"\"Kalau begitu, usulan pembangunan jalan baru yang menghubungkan timur dan Ibukota Kekaisaran akan diajukan pada rapat dewan penasihat berikutnya, ya? Menteri Pekerjaan Umum Peltz.\"",[99,2651,2652],{},"\"Ya. Untuk mempercepat pemulihan timur yang terkena dampak monster, dibutuhkan jalan langsung, dan pembangunan jalan itu akan menciptakan lapangan kerja. Meskipun, ini juga hanya meniru proyek dari sebuah keluarga Duke yang dokumennya telah disiapkan oleh Nyonya Marie....\"",[99,2654,2655],{},"\"Ide yang bagus harus diadopsi. Terima kasih telah menerimanya.\"",[99,2657,2658],{},"Sambil berkata begitu, Marie yang sedang berkunjung ke kediaman Count Peltz menundukkan kepalanya dengan sopan.",[99,2660,2661],{},"Tanpa membanggakan prestasinya sendiri, Marie yang dengan datar mengucapkan terima kasih, membuat Count Peltz tersenyum masam.",[99,2663,2664],{},"\"Yang Mulia Leonard memiliki ajudan yang baik. Dengan adanya Nyonya Marie, urusan pemerintahan pasti akan berjalan lancar.\"",[99,2666,2667],{},"\"Saya masih belum apa-apa. Saya belum bisa membantu apa-apa.\"",[99,2669,2670],{},"\"Anda terlalu rendah hati. Bukankah kekuatan Yang Mulia Leonard semakin besar?\"",[99,2672,2673],{},"\"Bukan karena kekuatan saya. Semua berkat popularitas Yang Mulia Leonard dan Nona Fina.\"",[99,2675,2676],{},"\"Kekuatan keduanya memang besar. Tindakan heroik Yang Mulia Leonard mulai menjadi buah bibir di mana-mana, dan Nona Fina berhasil mendapatkan kerja sama dari Serikat Dagang Demihuman itu. Karena ada kelonggaran dari segi dana, kekuatan mereka juga menjadi stabil, dan jumlah bangsawan yang bergabung juga bertambah. Namun, keberhasilan keduanya pasti karena ada Nyonya Marie yang mendukung di samping mereka.\"",[99,2678,2679],{},"\"Suatu kehormatan dipuji seperti itu, tapi saya benar-benar tidak melakukan apa-apa. Tidak banyak yang bisa saya lakukan.\"",[99,2681,2682],{},"Sambil berkata begitu, Marie kembali menundukkan kepalanya, lalu berbalik dan meninggalkan kediaman. Itu bukanlah kebohongan. Meskipun seorang ajudan, sebagai seorang pelayan, tidak banyak orang yang mengikuti Marie. Ia bisa membantu, tapi tidak bisa memimpin. Itulah posisi Marie.",[99,2684,2685],{},"Sambil mengantar kepergian Marie, Count Peltz bergumam sambil mengelus perutnya.",[99,2687,2688],{},"\"Orang yang sulit... apa aku membuatnya tidak senang, ya...?\"",[99,2690,2691],{},"Melihat Marie yang tidak mengubah ekspresinya sama sekali dan tidak tersenyum basa-basi, perutnya terasa sakit.",[225,2693],{},[99,2695,2696],{},"Dalam perjalanan pulang dari kediaman Count Peltz.",[99,2698,2699],{},"Setelah selesai berbelanja beberapa barang, Marie berjalan menuju istana sambil membawa tas.",[99,2701,2702],{},"Namun, Marie berhenti dan dengan tenang masuk ke sebuah gang.",[99,2704,853],{},[99,2706,2707],{},"\"Yo! Kakak! Mau main sama kami?\"",[99,2709,2710],{},"Menunggu saat sepi, tiga orang pemuda menyapanya.",[99,2712,2713],{},"Jelas sekali mereka adalah preman jalanan.",[99,2715,2716],{},"Disapa oleh ketiganya, Marie dengan tenang meletakkan tasnya di tanah, lalu perlahan berbalik.",[99,2718,2719],{},"\"Boleh saja. Saya juga ingin bermain dengan kalian.\"",[99,2721,2722],{},"\"Oh! Asyik juga! Kukira kau lebih kaku karena memakai seragam pelayan! Kami punya tempat rahasia. Di sana...\"",[99,2724,2725],{},"Seorang pria yang tampaknya adalah pemimpin mereka mencoba meletakkan tangannya di bahu Marie. Namun, tangannya tidak pernah sampai ke Marie.",[99,2727,2728],{},"\"Gyaaaaaaa!!!! Tanganku!!!!\"",[99,2730,2731],{},"\"Katakan. Siapa yang menyuruhmu mendekatiku?\"",[99,2733,2734],{},"Marie telah menusuk tangan pria itu ke dinding dengan pisau yang ia keluarkan dari lengan bajunya.",[99,2736,2737],{},"Tanpa mengubah ekspresinya, Marie menatap mata pria itu, dan pria itu merasakan hawa kematian.",[99,2739,2740],{},"\"Hii...!! K-kami tidak....\"",[99,2742,2743],{},"\"Jika kau berbohong, kau akan mengalami hal yang lebih buruk. Saya berjalan sendirian tanpa pengawal karena saya cukup kuat untuk melindungi diri sendiri. Katakan dengan jujur. Preman Ibukota Kekaisaran tidak mungkin tidak tahu betapa menakutkannya menyerang seorang pelayan.\"",[99,2745,2746],{},"Hanya bangsawan atau pedagang besar yang bisa mempekerjakan pelayan. Jika menyerang pelayan itu, tuannya tidak akan tinggal diam. Bukan karena mereka menyayangi pelayan itu, tapi karena masalah harga diri. Mereka tidak akan pernah membiarkannya begitu saja.",[99,2748,2749],{},"Orang-orang yang tinggal di Ibukota Kekaisaran tahu itu. Karena itu Marie bertanya pada mereka.",[99,2751,2752],{},"\"T-tadi, di sana, seorang pria berjubah hitam menyuruh kami untuk menculikmu....\"",[99,2754,2755],{},"Sambil berkata begitu, pria itu mengeluarkan sekeping koin emas dari sakunya dengan tangan yang bebas.",[99,2757,2758],{},"Mungkin ia dijanjikan akan diberi lebih jika berhasil menyerahkannya.",[99,2760,2761],{},"Memanfaatkan pemuda yang kesulitan uang, cara yang kotor, pikir Marie sambil mengeluarkan tiga keping koin emas dari dompetnya.",[99,2763,2764],{},"Bukan dompet pribadi Marie. Itu adalah dana yang dipercayakan oleh Leo. Namun, penggunaannya diserahkan pada Marie.",[99,2766,2767],{},"\"Jika kalian kesulitan uang, bekerjalah, jangan menyerang yang lemah.\"",[99,2769,2770],{},"\"Eh...?\"",[99,2772,2773],{},"Marie memasukkan sekeping koin emas ke saku pria itu. Dan ia melemparkan sisanya pada dua orang lainnya.",[99,2775,2776],{},"Tindakan aneh memberikan koin emas pada orang yang menyerangnya, membuat ketiganya tegang. Karena mereka tidak tahu apa yang akan dilakukan.",[99,2778,2779],{},"Namun, Marie menarik pisau dari tangan pemimpin mereka, dan dengan cepat menghentikan pendarahannya.",[99,2781,2782],{},"\"Koin emas itu adalah imbalan. Sebarkan cerita bahwa Pangeran Leonard telah menyelamatkan banyak nyawa di negara lain. Sebisa mungkin ke seluruh Ibukota Kekaisaran.\"",[99,2784,2785],{},"\"Menyebarkan rumor...?\"",[99,2787,2788],{},"\"Hanya menyampaikan fakta. Tidak perlu melebih-lebihkan. Dengan begitu, reputasi tuanku akan naik.\"",[99,2790,2791],{},"\"Tuan... jangan-jangan... kau....\"",[99,2793,2794],{},"\"Saya adalah pelayan pribadi Yang Mulia Leonard. Berani sekali menyerang tanpa tahu hal itu.\"",[99,2796,2797],{},"\"Serius....\"",[99,2799,2800],{},"Para pria yang mengira ia adalah pelayan dari bangsawan biasa, gemetar saat nama besar yang tak terduga muncul.",[99,2802,2803],{},"Kepada para pria itu, Marie berkata dengan datar.",[99,2805,2806],{},"\"Nah, bekerjalah. Dan jika kalian kesulitan hidup, datanglah ke istana. Jika kalian hidup dengan benar, Yang Mulia Leonard tidak akan meninggalkan orang-orang seperti kalian.\"",[99,2808,2809],{},"\"A-terima kasih! Kami berterima kasih!\"",[99,2811,2812],{},"Marie mengantar kepergian para pria yang mengucapkan terima kasih.",[99,2814,2815],{},"Dari belakang Marie, sebuah bayangan muncul dengan perlahan.",[99,2817,2818],{},"\"Rajin sekali. Mengubah pion musuh menjadi pionmu sendiri, dan menyebarkan reputasi Leo.\"",[99,2820,2821],{},"\"Tidak sehebat Yang Mulia Erna. Sedang patroli di Ibukota Kekaisaran?\"",[99,2823,2824],{},"\"Ya, aku mengajukan diri. Kalau di istana, aku tidak tahu keadaan rakyat.\"",[99,2826,2827],{},"\"Begitu. Pemikiran yang bagus.\"",[99,2829,2830],{},"\"Yah, meniru Ar, sih. Dia sepertinya juga melihat keadaan rakyat sambil jalan-jalan.\"",[99,2832,2833],{},"Erna menjawab sambil meletakkan tangannya di pinggang. Melihat itu, Marie sedikit mengerutkan kening.",[99,2835,2836],{},"\"Saya rasa Yang Mulia Arnold hanya menggunakannya sebagai alasan untuk bermain.\"",[99,2838,2839],{},"\"Aku tidak menyangkalnya. Tapi, dia melihat apa yang perlu dilihat, lho? Di selatan juga dia cukup berjasa.\"",[99,2841,2842],{},"\"Kuharap begitu.... Yang Mulia Erna, maaf, bisakah Anda mengikuti mereka?\"",[99,2844,2845],{},"\"Karena mungkin orang yang menyuruh mereka untuk menculikmu akan menghubunginya, kan? Boleh saja. Lalu? Menurutmu, dari faksi mana?\"",[99,2847,2848],{},"\"Hampir pasti assassin bawahan Yang Mulia Sandra. Mungkin karena Yang Mulia Leonard meraih prestasi, akhir-akhir ini gerakan mereka menjadi aktif.\"",[99,2850,2851],{},"\"Meskipun hampir pasti tahu, tapi tidak bisa menuduh mereka, perebutan takhta ini merepotkan, ya. Kalau aku, aku akan langsung menyerbu.\"",[99,2853,2854],{},"\"Dibutuhkan bukti yang jelas. Saling mencari kesalahan adalah hal yang biasa dalam perebutan kekuasaan.\"",[99,2856,2857],{},"Mendengar jawaban Marie, Erna mengangkat bahu. Dan ia segera menghilang dari tempat itu.",[99,2859,2860],{},"Sambil mengantar kepergian Erna, Marie kembali ke istana.",[99,2862,2863],{},[1246,2864],{"alt":2865,"src":2866,"title":2867},"image_img-p056.jpg","/images/n02/03/img-p056.jpg","image_img-p056",[225,2869],{},[99,2871,2872],{},"\"Itulah hasil pembicaraan dengan Count Peltz.\"",[99,2874,2875],{},"\"Mengerti, terima kasih. Dengan adanya Marie, aku sangat terbantu.\"",[99,2877,2878],{},"\"Tidak, saya hanya bisa melakukan hal sekecil ini.\"",[99,2880,2881],{},"\"Seperti biasa, ya. Ah, tolong sampaikan hasil ini pada kakakku juga.\"",[99,2883,2884],{},"\"Pada Yang Mulia Arnold? Saya rasa tidak perlu.\"",[99,2886,2887],{},"\"Tolong, ya.\"",[99,2889,2890],{},"\"Jika Yang Mulia Leonard yang meminta, saya akan melakukannya.\"",[99,2892,2893],{},"Sambil berkata begitu, Marie mengambil dokumen dan memberi hormat. Ia langsung keluar dari kamar dan menuju ke kamar Arnold.",[99,2895,2896],{},"Di tengah jalan, sambil menerima beberapa laporan dari bangsawan yang termasuk dalam faksi Leo, Marie tiba di kamar Arnold.",[99,2898,2899],{},"\"Permisi, saya Marie. Yang Mulia Arnold, apakah Anda ada di sana?\"",[99,2901,2902],{},"Mengetuk pintu dan menunggu jawaban. Pintu segera terbuka. Tapi, yang keluar bukan Arnold.",[99,2904,2905],{},"\"Nona Marie. Selamat datang.\"",[99,2907,2908],{},"\"Nona Fina? Di mana Yang Mulia Arnold?\"",[99,2910,2911],{},"\"Beliau ada di sini.\"",[99,2913,2914],{},"Sambil berkata begitu, Fina menyambut Marie dengan senyuman.",[99,2916,2917],{},"Dengan posisi Fina, cukup dengan mengatakan \"masuk\", tapi dengan sengaja menyambutnya di pintu, Marie terkesan dengan kebaikan hatinya. Namun, kesan itu segera hilang.",[99,2919,2920],{},"Karena Arnold sedang tidur siang dengan tidak sopan di sofa. Agar tidak membangunkan Arnold, Fina berjalan dengan pelan.",[99,2922,2923],{},"\"Karena Tuan Arnold sedang tidur, saya akan menemani Anda.\"",[99,2925,2926],{},"\"...Sejak kapan beliau tidur?\"",[99,2928,2929],{},"\"Sejak kapan, ya? Saya rasa sudah cukup lama.\"",[99,2931,2932],{},"Sambil sedikit merasa heran, Marie menyerahkan dokumen pada Fina.",[99,2934,2935],{},"\"Ini adalah usulan yang akan diajukan oleh Count Peltz pada rapat dewan penasihat berikutnya.\"",[99,2937,2938],{},"\"Baiklah. Akan saya sampaikan.\"",[99,2940,2941],{},"\"Tolong, ya. Dan... bukankah Nona Fina terlalu memanjakan Yang Mulia Arnold?\"",[99,2943,2944],{},"\"Begitukah? Saya pikir saat lelah, tidur adalah yang terbaik, dan jika ingin tidur, sebaiknya tidur!\"",[99,2946,2947],{},"\"Jika Yang Mulia Arnold bekerja dengan baik, tidak apa-apa, tapi jika hanya bermain-main dan tidur, reputasinya akan terus menurun. Reputasi Nona Fina juga bisa ikut turun.\"",[99,2949,2950],{},"\"Saya tidak keberatan. Jika ada orang yang menjauh karena reputasi saya turun, berarti kami tidak berjodoh. Lagi pula, Tuan Arnold, meskipun terlihat begini, dia rajin bekerja, lho? Dia suka bekerja di tempat yang tidak dilihat orang.\"",[99,2952,2953],{},"\"Sepertinya bagi Nona Fina, semua orang terlihat hebat....\"",[99,2955,2956],{},"Menyadari bahwa percuma saja mengatakan apa pun, Marie memberi hormat dan keluar dari kamar.",[99,2958,2959],{},"Dan sambil berjalan, ia teringat pada wajah tidur Arnold yang tidak sopan. Baik Erna maupun Fina sangat menghargai Arnold. Dan yang paling utama adalah Leo.",[99,2961,2962],{},"Kupikir karena mereka bersaudara, tapi sekarang orang lain pun mulai menghargainya. Mungkin dia benar-benar punya sesuatu yang istimewa.",[99,2964,2965],{},"Namun, kemungkinan bahwa ia hanya seorang pemalas juga sama besarnya, dan itu membuat kepala pusing.",[99,2967,2968],{},"\"Saya rasa dia sudah sedikit lebih baik, tapi jika dia tidak lebih serius lagi, bisa merepotkan Yang Mulia Leonard. Mulai sekarang, akan kukritik sedikit.\"",[99,2970,2971],{},"Sambil memutuskan begitu, Marie kembali ke sisi Leo.",[130,2973,2975],{"id":2974},"_6","6",[99,2977,2978],{},"Meskipun aku dan Leo sama-sama diberi tugas, kami tidak akan langsung meninggalkan Ibukota Kekaisaran.",[99,2980,2981],{},"Ada persiapan yang harus dilakukan, dan bagiku, semua tergantung pada kakakku.",[99,2983,2984],{},"Sementara itu, kami masing-masing melakukan apa yang bisa kami lakukan. Leo bertemu dengan para tokoh penting dan merekrut mereka. Aku berurusan dengan pimpinan Serikat Dagang Demihuman.",[99,2986,2987],{},"\"Orang seperti apa dia?\"",[99,2989,2990],{},"\"Orang yang baik.\"",[99,2992,2993],{},"\"Kata 'baik' dari Fina tidak bisa diandalkan.\"",[99,2995,2996],{},"\"Tidak mungkin!?\"",[99,2998,2999],{},"Fina berteriak seolah terkejut. Tapi, itu fakta. Jika Fina atau Leo yang memilih manusia, sebagian besar pasti akan menjadi orang baik. Keduanya lebih melihat sisi baik orang daripada sisi buruknya.",[99,3001,3002],{},"Berbeda denganku. Melihat Kakak Traugott, keduanya akan mencari sisi baiknya terlebih dahulu. Aku pertama-tama akan berpikir, \"Dasar gendut.\" Mungkin inilah yang disebut perbedaan kekuatan manusia.",[99,3004,3005],{},"Namun, sedihnya, dunia ini dibuat agar orang dengan pandangan terakhir lebih mudah untuk hidup. Karena itulah aku jadi ingin mendukung mereka.",[99,3007,3008],{},"\"Kami sudah menunggu, Yang Mulia, Nona Fina. Pimpinan sedang menunggu.\"",[99,3010,3011],{},"\"Kudengar sekretarisnya seorang elf, ya. Bagaimana ceritanya dia bisa bergabung dengan Serikat Dagang Demihuman?\"",[99,3013,3014],{},"Di depan kamar, seorang sekretaris elf memberi salam pada kami.",[99,3016,3017,3018,3021],{},"Aku sudah mendengarnya dari Fina dan yang lainnya, tapi ini langka. Elf biasanya hidup berkelompok di desa-desa tersembunyi. Mereka tertutup dan sering memasang ",[234,3019,3020],{},"kekkai"," di sekitar desa mereka, dan jarang keluar. Meskipun banyak yang pernah mendengar kata 'elf', tidak banyak yang pernah melihatnya.",[99,3023,3024],{},"Berumur panjang dan berpenampilan rupawan. Katanya ada tetua yang hidup selama seribu tahun.",[99,3026,3027],{},"Elf seperti itu berinteraksi dengan banyak orang di luar saja sudah mengejutkan, tapi menjadi sekretaris seorang vampir di sebuah serikat dagang, itu sedikit sulit dipercaya.",[99,3029,3030],{},"\"Kami para elf tertutup. Itu adalah karakteristik ras kami. Namun, saya ingin melihat dunia luar. Di antara para elf, saya adalah seorang penyimpang. Karena itu saya meninggalkan desa dan keluar ke dunia luar. Tapi, dunia luar jauh lebih keras dari yang saya bayangkan. Saat itu, pimpinan memasukkan saya ke dalam serikat. Serikat ini adalah tempat penampungan bagi para demi-human seperti itu.\"",[99,3032,3033],{},"\"Cerita yang bagus, Tuan Arnold.\"",[99,3035,3036],{},"\"Kalau bukan cerita karangan.\"",[99,3038,3039],{},"Aku sengaja mengatakannya seperti itu. Fina menatapku dengan tatapan seolah-olah bertanya, \"Kenapa kau mengatakan hal seperti itu,\" tapi aku tidak peduli. Mendengar kata-kataku, sekretaris elf itu sedikit menyipitkan matanya. Sambil menunjukkan sedikit ketidaksenangan, ia berkata, \"Percaya atau tidak, terserah Anda,\" lalu mundur selangkah.",[99,3041,3042],{},"Sepertinya itu cerita nyata.",[99,3044,3045],{},"\"Permisi.\"",[99,3047,3048],{},"Aku masuk ke kamar pimpinan. Lalu terjadi sesuatu yang berbeda dari cerita yang kudengar.",[99,3050,3051],{},"\"Pertama kali bertemu dengan Anda, Yang Mulia Arnold. Saya Yulia, pimpinan Serikat Dagang Demihuman.\"",[99,3053,3054],{},"Rambut peraknya ditata tinggi, dan gaun yang membalut tubuhnya cukup terbuka. Kulitnya yang putih pucat terlihat tanpa ragu. Mata merah keunguannya yang khas menatapku dengan penuh minat.",[99,3056,3057],{},"Ia memiliki penampilan yang cantik seperti vampir. Dengan kulitnya yang putih, melihatnya mengingatkanku pada vampir yang kutemui di timur. Mengingat mereka, tanpa sadar aku juga teringat pada sosok Fina yang jatuh.",[99,3059,3060],{},"Mungkin ekspresiku menjadi sedikit tidak senang, Yulia tersenyum masam dan menundukkan kepalanya.",[99,3062,3063],{},"\"Meskipun sama sekali tidak berhubungan, saya memohon maaf atas apa yang telah dilakukan oleh sesama ras saya. Di timur Kekaisaran, karena telah membahayakan nyawa Yang Mulia dan Yang Mulia Kaisar, saya benar-benar memohon maaf.\"",[99,3065,3066],{},"\"...Maaf. Saya Arnold Lakes Adler, Pangeran Ketujuh.\"",[99,3068,3069],{},"Aku tidak boleh merusak hubungan yang telah dibangun oleh Fina. Dengan cepat aku meminta maaf dan duduk bersama Fina.",[99,3071,3072],{},"Meskipun ia membuat Fina dan yang lainnya menunggu, ia tidak melakukannya padaku. Apa tahap pengujiannya sudah selesai? Yah, mereka juga membutuhkan kami.",[99,3074,3075],{},"\"Lalu, Yang Mulia. Ada keperluan apa kali ini?\"",[99,3077,3078],{},"\"Langsung saja. Apa rencanamu dengan Fina?\"",[99,3080,3081,3084],{},[234,3082,3083],{},"Pinjamkan aku nama Fina",". Itulah syarat yang ia ajukan.",[99,3086,3087],{},"Jika dugaanku benar, ia berniat melakukan cara penjualan produk yang pertama kalinya di Ibukota Kekaisaran.",[99,3089,3090],{},"\"Apa rencanamu itu terdengar tidak enak.\"",[99,3092,3093],{},"\"Tidak perlu formal. Biasa saja. Rasanya aneh mendengarnya.\"",[99,3095,3096],{},"\"Oh, begitu? Padahal aku sudah sengaja menggunakan mode layanan pelanggan untuk pangeran.\"",[99,3098,3099],{},"\"Aku bukan pelanggan. Aku rekan bisnis. Jangan bicara dengan cara yang tidak bisa kubaca isinya.\"",[99,3101,3102],{},"\"Yah, kalau kau bilang begitu, aku akan berhenti. Aku juga lebih nyaman begini.\"",[99,3104,3105],{},"Sambil berkata begitu, Yulia tersenyum ramah. Sebagian besar pedagang memang begitu, tapi mereka punya bakat untuk menawan hati orang. Mereka mendekati orang lain, dan tanpa sadar sudah berada di dalam hati mereka.",[99,3107,3108],{},"Yulia pasti juga tidak terkecuali.",[99,3110,3111],{},"\"Tentang penggunaan Fina... menurutmu bagaimana aku akan menggunakannya?\"",[99,3113,3114],{},"\"Jangan balas pertanyaan dengan pertanyaan.\"",[99,3116,3117],{},"\"Tidak apa-apa, kan. Aku penasaran seberapa hebatnya Pangeran Ampas.\"",[99,3119,3120],{},"\"Kalau kau tahu julukan itu, tidak perlu ditanya lagi. Aku ampas karena tidak kompeten.\"",[99,3122,3123],{},"Setelah serangkaian percakapan itu, Yulia tiba-tiba mengalihkan pandangannya pada Fina.",[99,3125,3126],{},"Gawat. Saat aku berpikir begitu, sudah terlambat. Yulia tersenyum lebar.",[99,3128,3129],{},"\"Si ampas itu sedang berbicara, tapi Fina tidak terlihat panik. Justru aku merasakan kepercayaan darinya?\"",[99,3131,3132],{},"\"Eh? A-umm....\"",[99,3134,3135],{},"\"Menggunakan Fina sebagai iklan. Mengiklankan bahwa itu adalah barang yang digunakan oleh Fina, dan jika memungkinkan, memajang gambar Fina di toko.\"",[99,3137,3138],{},"Karena sudah ketahuan dari reaksi Fina, percuma saja mengelak. Untuk mempercepat pembicaraan, aku menceritakan rencana yang ada di benakku. Mendengarnya, Yulia menunjukkan ekspresi sedikit terkejut.",[99,3140,3141],{},"\"Aku terkejut... kukira kau hanya berpura-pura tidak kompeten, tapi ternyata kau lebih cerdas dari yang kukira. Seperti kata pepatah, elang yang cakap menyembunyikan cakarnya, sepertinya memang benar.\"",[99,3143,3144],{},"\"Aku tidak berpura-pura dan tidak menyembunyikan apa-apa. Karena aku tidak menunjukkan minat pada apa pun, orang-orang di sekitarku mulai memanggilku seperti itu.\"",[99,3146,3147],{},"\"Apa sekarang berbeda?\"",[99,3149,3150],{},"\"Aku sudah memutuskan untuk menjadikan adikku sebagai kaisar. Adikku mirip dengan Fina. Terlalu jujur untuk hidup di dunia ini. Karena itu, orang-orang di sekitarnya harus melindunginya. Tipu muslihat dan taktik adalah tugasku. Siapa pun yang menipu Leo atau Fina akan kuhancurkan.\"",[99,3152,3153],{},"\"...Akan kuingat itu.\"",[99,3155,3156],{},"Aku menatapnya tajam dan mengintimidasinya dengan tatapanku.",[99,3158,3159],{},"Mungkin merasakan ketakutan yang tak terlukiskan, Yulia menjawab dengan sedikit tegang.",[99,3161,3162],{},"Melihat itu, aku melepaskan kewaspadaanku dan kembali bertanya seperti biasa.",[99,3164,3165],{},"\"Lalu? Apa rencanamu dengan Fina?\"",[99,3167,3168],{},"\"...Sebagian besar sama dengan pikiranmu. Awalnya aku akan menjual kosmetik. Jika dibilang itu adalah kosmetik yang digunakan oleh Putri Camar Biru, pasti akan laku keras.\"",[99,3170,3171],{},"\"Tentu saja. Dan citra negatif Serikat Dagang Demihuman juga akan terhapus dengan itu. Kau bisa masuk ke Ibukota Kekaisaran dengan percaya diri, ya.\"",[99,3173,3174],{},"\"Jangan bicara seolah-olah hanya kami yang diuntungkan. Aku juga akan melakukan tugasku.\"",[99,3176,3177],{},"\"Yah, itu masih nanti. Pertama-tama, hancurkan serikat dagang yang bekerja sama dengan faksi saingan. Jika sumber dana mereka diputus, mereka tidak akan bisa melakukan gerakan yang mencolok.\"",[99,3179,3180],{},"Mendengar aku mengatakannya dengan mudah, Yulia menghela napas kecil. Yah, reaksi itu benar.",[99,3182,3183],{},"Karena serikat dagang yang bekerja sama dengan faksi saingan adalah serikat dagang besar yang telah berakar di Ibukota Kekaisaran. Menghancurkannya hampir mustahil.",[99,3185,3186],{},"\"Maksudmu memberikan pukulan yang cukup agar mereka tidak bisa bekerja sama dengan faksi saingan, kan... cukup setengah mati saja?\"",[99,3188,3189],{},"\"Tidak, sedikit lagi. Tolong buat mereka tiga perempat mati.\"",[99,3191,3192],{},"\"Itu kan hampir mati... yah, akan kuusahakan. Lalu tentang bantuan dana untuk kalian, berapa yang dibutuhkan?\"",[99,3194,3195],{},"\"Saat ini tidak perlu. Saat dibutuhkan, siapkan sebanyak yang dibutuhkan.\"",[99,3197,3198],{},"\"Kau pikir uang bisa muncul begitu saja? Semakin besar jumlahnya, semakin tidak bisa disiapkan dengan cepat.\"",[99,3200,3201],{},"\"Aku tahu. Meskipun begitu, aku tetap memintamu melakukannya.\"",[99,3203,3204],{},"Mendengar permintaan yang berat, Yulia menggelengkan kepalanya dengan heran. Tapi Yulia tidak punya pilihan selain mengangguk.",[99,3206,3207],{},"Jika ia tidak bisa memenuhi permintaan seberat ini, aku tidak akan meminjamkan Fina.",[99,3209,3210],{},"\"Sialan... aku jadi terlibat dengan faksi yang luar biasa.\"",[99,3212,3213],{},"\"Salahkan Fina saja.\"",[99,3215,3216],{},"\"Tidak mau. Aku tidak bisa membenci anak yang tulus dan imut seperti ini. Aku akan membencimu.\"",[99,3218,3219],{},"\"Terserah. Nah, ayo pergi, Fina.\"",[99,3221,3222],{},"\"A-baik!\"",[99,3224,3225],{},"Fina yang sedang menikmati kue yang disajikan, dengan panik menghabiskannya dan bersiap untuk pergi. Melihat itu, Yulia mengerucutkan bibirnya.",[99,3227,3228],{},"\"Bisa kan tinggal sedikit lebih lama.\"",[99,3230,3231],{},"\"Sayangnya, banyak yang harus kulakukan. Kalian juga, mulailah mempersiapkan produk. Akan kuhubungi lagi nanti jika waktunya sudah tepat.\"",[99,3233,3234],{},"\"Hmm. Hei, Arnold. Jika kau benar-benar memintanya, aku bisa saja bekerja sama denganmu dengan sekuat tenaga. Jika aku bersuara, hampir semua demi-human akan bekerja sama. Bagaimana?\"",[99,3236,3237],{},"\"Mungkin akan kuminta saat waktunya tiba. Sekarang bukan saatnya, dan aku tidak tahu apa imbalannya, jadi aku menolak.\"",[99,3239,3240],{},"Aku menolak ajakan Yulia yang menatapku dengan ekspresi menggoda.",[99,3242,3243],{},"Entah kenapa aku merasakan aura iblis pada wanita ini. Tidak ada kesan buruk, tapi juga tidak ada kesan baik. Apa ya. Mungkin seperti kucing yang penuh rasa ingin tahu.",[99,3245,3246],{},"Rasanya ia akan ikut campur sampai ke hal-hal yang tidak kuinginkan. Jika tidak ada hal yang merepotkan jika diselidiki, tidak masalah, tapi sayangnya hanya ada hal yang merepotkan jika diselidiki.",[99,3248,3249],{},"Tidak diragukan lagi ia kompeten sebagai seorang pedagang, tapi untuk saat ini, sebaiknya aku menjaga jarak.",[99,3251,3252],{},"Dengan tekad itu, aku meninggalkan Yulia.",[130,3254,133],{"id":132},[99,3256,3257],{},"\"Leonard. Kalau begitu, aku mengandalkanmu.\"",[99,3259,3260],{},"\"Baik. Saya akan menjadi mata dan telinga Yang Mulia, dan akan mengungkap semua kecurangan.\"",[99,3262,703],{},[99,3264,3265],{},"Sambil berkata begitu, Leo menerima jubah ungu dari Ayahanda. Itu adalah tanda seorang Inspektur Kekaisaran.",[99,3267,3268],{},"Selama ia memakai jubah ini, Leo tidak akan dihalangi oleh siapa pun.",[99,3270,3271],{},"\"Jangan berkompromi. Selidiki sampai kau puas.\"",[99,3273,1890],{},[99,3275,3276],{},"Maka, Leo mengenakan jubahnya dan meninggalkan Ruang Takhta. Yang lain juga ikut mundur, tapi aku tidak. Karena Ayahanda menunjukkan wajah seolah-olah ada urusan denganku.",[99,3278,3279],{},"\"Kau khawatir?\"",[99,3281,3282],{},"\"Saya tidak khawatir. Leo itu hebat.\"",[99,3284,3285],{},"\"Tapi ia kurang fleksibel. Kau yang melengkapinya. Tapi, kali ini kau tidak ada di sampingnya.\"",[99,3287,3288],{},"\"Jika Anda ingin melihat seberapa hebatnya Leo sendirian, Anda salah besar.\"",[99,3290,3291],{},"\"Oh? Kenapa?\"",[99,3293,3294],{},"\"Dia pandai meminta bantuan orang lain. Dia adalah orang yang membuat orang lain ingin membantunya. Jadi, sekalipun aku tidak ada, pasti ada yang akan membantunya.\"",[99,3296,3297],{},"\"Begitu. Kalau begitu tidak apa-apa. Tapi, bagaimana denganmu?\"",[99,3299,3300],{},"Mendengar kata-kata Ayahanda, aku mengerutkan kening.",[99,3302,3303],{},"Seperti Leo, aku juga diberi tugas. Meskipun terlalu ringan untuk disebut tugas.",[99,3305,3306],{},"\"Entahlah. Akan kulakukan sebisa mungkin, tapi jangan berharap banyak.\"",[99,3308,3309],{},"\"Tidak bisa begitu. Lamaran pernikahan kakak perempuanmu bergantung padamu. Jika dia tidak menikah, Sandra juga tidak akan menikah, kan.\"",[99,3311,3312],{},"\"Tanggung jawab yang besar, ya. Tapi, jangan marah jika saya gagal. Lawannya kan kakakku yang itu.\"",[99,3314,3315],{},"\"Ah, itu aku mengerti. Tapi, Arnold. Aku sudah lebih dari lima puluh tahun. Waktuku tidak banyak lagi. Karena itu aku ingin melihat putriku menikah.\"",[99,3317,3318],{},"\"Saya tidak pernah dengar Anda punya penyakit.\"",[99,3320,3321],{},"\"Aku tidak punya penyakit. Tapi, jika aku menua, aku tidak akan bisa menahan diri lagi. Suatu saat nanti aku akan disingkirkan. Siapa pun yang menjadi kaisar. Seperti aku dulu.\"",[99,3323,3324,3325,3328],{},"Dengan tatapan jauh, Ayahanda memandangi kota yang terlihat dari istana. ",[234,3326,3327],{},"Berapa lama lagi aku bisa melihat pemandangan ini",". Mungkin ia sedang memikirkan hal seperti itu.",[99,3330,3331],{},"Perebutan takhta terjadi di antara anak-anaknya, tapi di kursi yang menjadi tujuan akhir itu, Ayahanda yang duduk.",[99,3333,3334],{},"Tentu saja, sang pemenang akan menyingkirkan Ayahanda. Jika itu terjadi, ia tidak akan sempat melihat putrinya menikah.",[99,3336,3337],{},"\"Anda terlihat lemah hari ini.\"",[99,3339,3340],{},"\"Hari ini aku bermimpi bertemu dengan Selir Kedua dan Putra Mahkota. Sungguh merindukan.... Berapa banyak lagi orang yang harus kurindukan.\"",[99,3342,3343],{},"\"Jika Anda tidak suka, hentikan saja perebutan takhta. Tunjuk seorang Putra Mahkota, dan selama Anda masih punya kekuatan, kirim anak-anak lain ke daerah terpencil, nyawa mereka akan selamat.\"",[99,3345,3346],{},"\"Itu tidak bisa. Sesuatu yang diraih dan sesuatu yang diberikan punya nilai yang berbeda. Takhta adalah sesuatu yang diraih. Karena itulah kaisar yang kuat bisa lahir. Karena itulah Kekaisaran bisa dilindungi.\"",[99,3348,3349],{},"\"Kalau begitu, saya mohon jangan menjadi lemah. Anda punya kekuatan untuk menghentikannya, tapi Anda tidak melakukannya. Karena itu, adikku berada di tengah-tengah perseteruan keluarga yang konyol. Banyak orang yang berpikir seperti Anda. Tapi, tidak ada yang bersuara karena Anda mengizinkan perebutan takhta. Anda meyakinkan diri sendiri bahwa itu adalah hal yang perlu. Kelemahan Anda adalah penghinaan bagi semua peserta. Aku tidak akan membiarkan Anda mundur sekarang...!\"",[99,3351,3352],{},"Jika sistemnya adalah kaisar yang menunjuk penerusnya, perseteruan seperti ini tidak akan terjadi.",[99,3354,3355],{},"Tapi, penerus yang meraihnya lebih kuat dari penerus yang ditunjuk. Aku mengerti teori itu. Pemenang tidak akan mengizinkan apa yang telah diraihnya direbut oleh orang lain. Tapi, jika itu adalah sesuatu yang diberikan, kesadaran bahwa itu adalah miliknya sendiri akan lemah. Di situlah perbedaan kesadaran muncul.",[99,3357,3358],{},"Untuk melahirkan seorang kaisar yang akan melindungi Kekaisaran, perebutan takhta adalah suatu keharusan. Di bawah pemikiran itu, berkali-kali perseteruan konyol terjadi.",[99,3360,3361],{},"\"...Diberi ceramah oleh putraku, ya. Terlebih lagi oleh Arnold, ya.\"",[99,3363,3364],{},"\"Mohon maaf atas ketidaksopanan saya.\"",[99,3366,3367],{},"\"Tidak apa-apa. Entah kenapa jika Franz tidak ada, kelemahan ini muncul. Maaf. Lupakan kata-kataku tadi.\"",[99,3369,1890],{},[99,3371,3372],{},"\"...Arnold. Apa kau masih ingat sosok yang kutunjukkan padamu dulu?\"",[99,3374,3375],{},"\"Tenang saja. Saya tidak pernah melupakannya. Saya juga ingat kata-kata Anda saat itu.\"",[99,3377,3378],{},"\"Begitu... kalau begitu aku tenang.\"",[99,3380,3381],{},"Sambil berkata begitu, Ayahanda menyuruhku mundur. Karena perebutan takhta telah menjadi semakin serius, Ayahanda juga mulai memikirkan banyak hal. Jika Leo menjadi kaisar, Ayahanda juga akan aman, tapi ia tidak akan menunjuk Leo sebagai Putra Mahkota demi keselamatannya sendiri.",[99,3383,3384],{},"Sekalipun kelemahan itu muncul, ia adalah orang yang terikat oleh tugasnya sebagai seorang kaisar.",[99,3386,3387],{},"\"Sepertinya memang harus diraih, ya.\"",[99,3389,3390],{},"Sambil bergumam begitu, aku menuju ke luar istana untuk mengantar kepergian Leo.",[225,3392],{},[99,3394,3395],{},"\"Kalau begitu, hati-hati di jalan.\"",[99,3397,3398],{},"\"Ya, Kakak juga berjuang, ya.\"",[99,3400,3401],{},"\"Akan kulakukan secukupnya.\"",[99,3403,3404],{},"Sambil berkata begitu, kami mengucapkan selamat tinggal.",[99,3406,3407],{},"Tidak perlu percakapan panjang. Ini bukan perpisahan selamanya.",[99,3409,3410],{},"\"Yang Mulia Arnold.\"",[99,3412,3413],{},"\"Panggilan yang kaku seperti biasa, ya, Linfia.\"",[99,3415,3416],{},"\"Karena saya tidak dalam posisi untuk memanggil Anda dengan santai seperti orang lain.\"",[99,3418,3419],{},"\"Status tidak ada hubungannya. Yah, kalau kau lebih suka begitu, tidak apa-apa. Maaf butuh waktu lama untuk sampai ke sini.\"",[99,3421,3422],{},"\"Tidak, terima kasih atas segalanya.\"",[99,3424,3425],{},"\"Itu adalah ucapan terima kasih karena telah menyelamatkan nyawaku dan melindungi Fina dan yang lainnya saat kami tidak ada. Ini sama sekali tidak cukup.\"",[99,3427,3428],{},"\"Saya tidak banyak membantu. Meskipun begitu, Anda telah melakukan segalanya untuk saya. Jujur saja, saya merasa tidak enak.\"",[99,3430,3431],{},"Sambil berkata begitu, Linfia menunduk. Tapi itu adalah kerendahan hati.",[99,3433,3434],{},"Ia telah melindungi Fina dan yang lainnya dengan baik. Itu berarti ia telah menyelamatkan kami dari krisis terbesar kami. Mengirim petualang ke desa, dan mengungkap kecurangan seperti ini, kami berhutang budi pada Linfia yang tidak akan pernah cukup.",{"title":1265,"searchDepth":1266,"depth":1266,"links":3436},[3437,3438,3439,3440],{"id":2403,"depth":1266,"text":2404},{"id":2645,"depth":1266,"text":2646},{"id":2974,"depth":1266,"text":2975},{"id":132,"depth":1266,"text":133},{},"/novels/degarashi-ouji/vol-3/bab-1-2",{"title":2368,"description":2373},"novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/02.bab-1-2","xowEkmCzhrIVOsuljbviJ0t8HQF3DhsG9METG0QT0ZE",{"id":3447,"title":3448,"body":3449,"chapterNumber":1279,"description":3453,"excerpt":1273,"extension":1274,"hidden":31,"meta":3656,"mtl":11,"navigation":11,"path":3657,"publishedAt":33,"seo":3658,"stem":3659,"volumeNumber":1279,"__hash__":3660},"chapters/novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/03.bab-1-3.md","Bab 1: Masalah Pengungsi - Bagian 3",{"type":96,"value":3450,"toc":3653},[3451,3454,3457,3460,3463,3466,3469,3472,3475,3477,3480,3483,3486,3489,3492,3495,3498,3501,3504,3507,3510,3513,3516,3519,3522,3525,3528,3531,3533,3536,3539,3542,3545,3548,3551,3554,3557,3560,3563,3566,3569,3572,3575,3578,3581,3584,3587,3590,3593,3596,3599,3602,3605,3608,3611,3614,3617,3620,3623,3626,3629,3632,3635,3638,3641,3644,3647,3650],[99,3452,3453],{},"\"Yah, meskipun Linfia berpikir begitu, kami tetap berterima kasih. Karena itu, masalah desanya pasti akan kuselesaikan.\"\"",[99,3455,3456],{},"Aku memberikan sebuah kantong yang sedikit lebih besar dari kepalan tanganku pada Linfia.",[99,3458,3459],{},"Merasakan beratnya, Linfia mengintip ke dalamnya.",[99,3461,3462],{},"Di dalamnya ada koin emas. Dan kantong itu jauh lebih luas dari kelihatannya.",[99,3464,3465],{},"\"I-ini...!?\"",[99,3467,3468],{},"\"Kantong yang dibuat dengan sihir penambah. Sepuluh kali lebih luas dari kelihatannya. Dan koin emas di dalamnya adalah uangku. Diberikan oleh negara. Aku jarang menggunakannya, jadi cukup banyak terkumpul. Tadinya mau kugunakan untuk dana perebutan takhta, tapi karena kau sudah menjalin hubungan dengan serikat dagang, untuk sementara waktu tidak diperlukan lagi. Kupercayakan padamu.\"",[99,3470,3471],{},"\"T-tidak mungkin! Apa yang harus kulakukan dengan uang sebanyak ini!?\"",[99,3473,3474],{},"\"Jika kuberikan pada Leo, ia tidak akan bisa menggunakannya dengan efektif. Kau bisa menggunakannya dengan efektif. Leo selalu menyukai cara yang jujur. Aku ingin kau membantunya. Aku yakin itu akan membantu menyelamatkan desamu. Lagi pula, uang itu berharga saat digunakan. Tidak perlu dikembalikan. Gunakan saja untuk membangun kembali desa, ya?\"",[99,3476,688],{},[99,3478,3479],{},"\"Jika bisa, aku ingin ikut, tapi tidak bisa begitu. Maaf tidak bisa mengurusnya sampai akhir, tapi biarkan aku melakukan sebanyak ini.\"",[99,3481,3482],{},"\"...Saya berterima kasih. Saya tidak akan pernah melupakan kebaikan ini. Saya pasti akan menjadi kekuatan bagi Yang Mulia Leonard.\"",[99,3484,3485],{},"Sambil berkata begitu, Linfia menundukkan kepalanya.",[99,3487,3488],{},"Wajar saja. Yang ada di dalam kantong itu adalah uang yang diberikan sebagai pangeran, selama sekitar sepuluh tahun.",[99,3490,3491],{},"Aku juga berpikir apa-apaan aku memberikan uang sebanyak itu begitu saja, tapi aku punya uang yang kudapatkan sebagai Silver. Sebas yang mengelolanya, tapi jumlahnya lebih banyak dari uang yang diberikan sebagai pangeran. Meskipun begitu, bukan berarti jumlahnya tidak berarti apa-apa. Tapi, dengan uang ini, jika ingin menggerakkan bangsawan di selatan, pasti bisa. Linfia pasti bisa menggunakannya dengan baik dengan cara yang tidak akan terpikirkan oleh Leo.",[99,3493,3494],{},"\"Kau berlebihan. Kamilah yang berhutang budi. Ini adalah ucapan terima kasih. Tidak perlu dipikirkan.\"",[99,3496,3497],{},"\"...Meskipun mungkin tidak pantas saya mengatakan hal ini sekarang, saya bersyukur Anda diserang saat itu. Karena itulah saya bisa bertemu dengan Anda. Dan Anda mengulurkan tangan pada saya. Rasa aman dan sukacita saat itu hanya saya yang bisa merasakannya. Sekarang saya mengerti. Alasan kenapa Nona Fina mempercayai Anda. Setelah masalah desa selesai, saya pasti akan kembali dan menjadi kekuatan bagi Anda. Mohon serahkan urusan Yang Mulia Leonard pada saya.\"",[99,3499,3500],{},"\"Kaku sekali. Tapi, karena Linfia seperti itu, aku bisa mempercayakan adikku padamu. Tolong jaga dia.\"",[99,3502,3503],{},"\"Baik, serahkan pada saya.\"",[99,3505,3506],{},"Linfia menundukkan kepalanya dalam-dalam, lalu ia sendiri naik ke kereta kuda yang telah dinaiki Leo.",[99,3508,3509],{},"Di sekitar kereta kuda ada para Kesatria Pengawal Kekaisaran, tapi pengawalan pribadi diserahkan sepenuhnya pada Linfia. Itu menunjukkan betapa Leo juga mempercayai Linfia.",[99,3511,3512],{},"\"Kalau begitu, aku pergi, ya!\"",[99,3514,3515],{},"\"Ya. Kalau sepertinya tidak mungkin, menyerah saja dan kembali.\"",[99,3517,3518],{},"\"Ahaha, Kakak juga sebaiknya menyerah jika sepertinya tidak mungkin. Kakak perempuan kita pasti lebih tangguh dari bangsawan di selatan.\"",[99,3520,3521],{},"\"Pasti.\"",[99,3523,3524],{},"Sambil berbicara dengan Leo yang menjulurkan kepalanya dari kereta kuda seperti itu, aku mengantar kepergian kereta kuda yang perlahan menjauh. Nah, setelah ini, khawatir juga tidak ada gunanya.",[99,3526,3527],{},"\"Aku akan melakukan tugasku.\"",[99,3529,3530],{},"Pertama-tama, mari kita coba bertemu dengan calon pasangan kakakku. Setelah itu, jika aku menulis surat, kakakku pasti akan tersentuh. Akan sibuk, nih.",[130,3532,510],{"id":509},[99,3534,3535],{},"Satu kamar di Istana Belakang. Sandra berkunjung ke sana.",[99,3537,3538],{},"\"Ibunda! Ibunda!\"",[99,3540,3541],{},"Mengabaikan para pelayan, Sandra masuk ke dalam ruangan dengan seenaknya.",[99,3543,3544],{},"Itu adalah salah satu kamar dari Selir Kelima Kaisar. Kamar ibu Sandra.",[99,3546,3547],{},"Sang pemilik, seorang wanita berambut hijau, menghela napas sekali dan menyambut putrinya.",[99,3549,3550],{},"\"Ada apa, Sandra? Kenapa kau begitu ribut?\"",[99,3552,3553],{},"\"Tentu saja aku ribut! Leonard pergi ke selatan sebagai Inspektur Kekaisaran!? Leonard pergi ke basis pendukung kita!\"",[99,3555,3556],{},"Melihat putrinya yang histeris, wanita berambut hijau, Suzan, tertawa seolah-olah itu bukan apa-apa.",[99,3558,3559],{},"Mungkin karena tidak suka dengan senyum santai ibunya, Sandra dengan kesal membuat cambuk angin dan memukul pelayan di dekatnya.",[99,3561,3562],{},"\"Kyaaa!? M-mohon ampun!!\"",[99,3564,3565],{},"\"Berisik! Berisik! Si! Leonard itu! Pergi ke tempat paman-paman kita!? Dengan hak yang bisa merendahkan kita sesuka hati!\"",[99,3567,3568],{},"\"Aah!! Guh! M-mohon... ampun....\"",[99,3570,3571],{},"\"Berisik sekali! Diam! Kalian ada di sini untuk dipukuli!\"",[99,3573,3574],{},"Sambil berkata begitu, Sandra terus memukuli pelayan yang pingsan dan lunglai.",[99,3576,3577],{},"Saat ia akhirnya tenang, pelayan itu sudah berlumuran darah.",[99,3579,3580],{},"Biasanya, setelah tenang, akan ada sedikit rasa bersalah, tapi Sandra sama sekali tidak peduli dan kembali berbicara dengan ibunya.",[99,3582,3583],{},"\"Ini tentang Leonard. Dia pasti akan menyelidikinya sampai tuntas. Jika kasus itu terungkap, kita tidak akan bisa berkelit.\"",[99,3585,3586],{},"\"Tidak perlu khawatir. Urusan di selatan sudah kuserahkan pada kakakku. Dia akan mengurusnya dengan baik. Sekalipun gagal, semua tanggung jawab akan jatuh pada kakakku. Tidak akan menimpa kita.\"",[99,3588,3589],{},"\"Tapi kehilangan dukungan di selatan itu merepotkan.\"",[99,3591,3592],{},"\"Tidak apa-apa. Jika penelitianmu berhasil, tidak ada yang perlu ditakuti, kan?\"",[99,3594,3595],{},"\"Memang benar, tapi....\"",[99,3597,3598],{},"\"Selama kau dan aku baik-baik saja, takhta bisa direbut. Setelah merebut takhta, kita bisa membalas budi pada para bangsawan di selatan. Mereka pasti akan memaafkan jika kita meninggalkan mereka untuk sementara waktu. Mereka juga akan tunduk pada yang kuat.\"",[99,3600,3601],{},"Sambil berkata begitu, Suzan tertawa. Itu adalah senyum yang menggoda, namun kejam.",[99,3603,3604],{},"Berbeda dengan Sandra yang menunjukkannya di luar, Suzan adalah wanita yang cenderung menahan diri dan menyimpannya di dalam.",[99,3606,3607],{},"Senyum Suzan, yang telah menumpuk agresivitas di dalam dirinya selama bertahun-tahun, cukup untuk membuat tulang punggung siapa pun yang melihatnya membeku.",[99,3609,3610],{},"\"Aku tidak bisa melakukan penelitian sihir terlarang atas perintah Yang Mulia. Kau satu-satunya harapanku.\"",[99,3612,3613],{},"\"Aku tahu, Ibunda.\"",[99,3615,3616],{},"\"Kau anak yang hebat. Kau lebih pantas menjadi kaisar daripada siapa pun. Kau juga mewarisi bakatku. Sebentar lagi pedagang budak akan membawa anak-anak. Kelinci percobaanmu akan datang lagi. Pastikan untuk menyelesaikannya. Kutukan pamungkas itu.\"",[99,3618,3619],{},"\"Ya, akan kulakukan. Dan aku akan mengutuk semua orang yang membuatku kesal sampai mati. Salah jika aku merasa terganggu. Siapa pun yang tidak kusukai akan kubunuh.\"",[99,3621,3622],{},"\"Benar. Semangat itu.\"",[99,3624,3625],{},"Sambil mengelus rambut hijau yang sama dengan miliknya, Suzan menatap putri kesayangannya dengan penuh kasih.",[99,3627,3628],{},"Putri yang telah mewarisi semua bakat yang ingin ia wariskan, bisa dibilang salinannya sendiri.",[99,3630,3631],{},"Zandra naik takhta sama artinya dengan Suzan naik takhta.",[99,3633,3634],{},"\"Jika keadaan darurat, aku akan menyingkirkan orang-orang yang mengganggu lagi. Kau lakukan saja apa yang bisa kau lakukan. Tenang saja. Sekutu kita banyak.\"",[99,3636,3637],{},"\"Baik, Ibunda.\"",[99,3639,3640],{},"Sambil berkata begitu, ibu dan anak itu berpelukan.",[99,3642,3643],{},"Jika Kaisar melihat pemandangan itu, ia pasti akan ragu apakah mereka benar-benar istri dan putrinya.",[99,3645,3646],{},"Karena keduanya menunjukkan senyum yang membuat siapa pun yang melihatnya gemetar ketakutan.",[99,3648,3649],{},"Para pelayan yang satu-satunya menyaksikan pemandangan itu, mati-matian menundukkan wajah mereka.",[99,3651,3652],{},"Dan mereka berdoa. Agar neraka ini cepat berakhir.",{"title":1265,"searchDepth":1266,"depth":1266,"links":3654},[3655],{"id":509,"depth":1266,"text":510},{},"/novels/degarashi-ouji/vol-3/bab-1-3",{"title":3448,"description":3453},"novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/03.bab-1-3","HSPPzSB50f0SGY08r614z39Ux5WaxkTZMr1msay7YKo",{"id":3662,"title":3663,"body":3664,"chapterNumber":4703,"description":1265,"excerpt":1273,"extension":1274,"hidden":31,"meta":4704,"mtl":11,"navigation":11,"path":4705,"publishedAt":33,"seo":4706,"stem":4707,"volumeNumber":1279,"__hash__":4708},"chapters/novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/04.bab-2-1.md","Bab 2: Panglima Perbatasan - Bagian 1",{"type":96,"value":3665,"toc":4696},[3666,3668,3671,3674,3677,3680,3683,3686,3689,3692,3695,3698,3701,3704,3707,3710,3713,3716,3719,3722,3725,3728,3731,3734,3737,3740,3743,3746,3749,3752,3755,3758,3761,3764,3767,3770,3773,3776,3779,3782,3785,3788,3791,3794,3797,3800,3803,3806,3809,3812,3815,3818,3821,3824,3827,3830,3833,3836,3839,3842,3845,3848,3851,3854,3857,3860,3863,3866,3869,3872,3875,3878,3881,3884,3887,3890,3893,3896,3899,3902,3905,3908,3911,3914,3917,3920,3923,3926,3929,3932,3935,3938,3941,3944,3947,3950,3952,3955,3958,3961,3964,3967,3970,3973,3976,3979,3982,3985,3988,3991,3994,3997,4000,4003,4006,4009,4012,4015,4018,4021,4024,4027,4030,4033,4036,4039,4042,4045,4048,4051,4054,4057,4060,4063,4066,4069,4072,4075,4078,4081,4084,4087,4090,4093,4096,4099,4102,4105,4108,4111,4114,4117,4120,4123,4126,4129,4131,4133,4136,4139,4142,4145,4148,4151,4154,4157,4160,4163,4166,4169,4172,4175,4178,4181,4184,4187,4190,4193,4196,4199,4202,4205,4208,4211,4214,4217,4220,4223,4226,4229,4232,4234,4237,4240,4243,4246,4249,4252,4255,4258,4261,4264,4267,4270,4273,4276,4279,4282,4285,4288,4291,4294,4297,4300,4303,4306,4309,4312,4315,4318,4320,4323,4326,4329,4332,4335,4338,4341,4344,4347,4350,4353,4356,4359,4362,4365,4367,4370,4373,4376,4379,4382,4385,4388,4391,4394,4397,4400,4403,4406,4409,4412,4415,4418,4421,4424,4427,4430,4433,4436,4439,4442,4444,4447,4450,4453,4456,4459,4462,4465,4468,4471,4474,4477,4480,4483,4486,4489,4492,4495,4498,4501,4504,4507,4510,4513,4516,4519,4522,4525,4528,4531,4534,4537,4540,4543,4546,4549,4552,4555,4558,4561,4564,4567,4570,4573,4576,4579,4582,4585,4587,4590,4593,4596,4599,4602,4605,4608,4611,4614,4617,4620,4623,4626,4629,4632,4634,4637,4640,4643,4646,4649,4652,4655,4658,4661,4664,4667,4670,4673,4675,4678,4681,4684,4687,4690,4693],[130,3667,1297],{"id":1296},[99,3669,3670],{},"Jürgen von Rheinfeld. Dua puluh enam tahun.",[99,3672,3673],{},"Kepala keluarga muda dari Keluarga Duke Rheinfeld yang wilayahnya berada di antara Timur dan Selatan. Dengan kata lain, seorang Duke.",[99,3675,3676],{},"Wilayah kekuasaan Keluarga Duke Rheinfeld sendiri tidak terlalu besar. Keluarga mereka juga tergolong baru di antara keluarga Duke lainnya. Namun, mereka sangat makmur berkat perdagangan produk khas dan mineral, dan dari sisi itu, mereka telah mencapai hasil yang cukup pantas untuk menjadi pasangan nikah Kakakku.",[99,3678,3679],{},"\"Meskipun begitu, dia bukan orang yang terlalu peduli dengan status keluarga.\"",[99,3681,3682],{},"Aku bergumam sambil membaca dokumen. Yang menjadi masalah adalah kalimat yang tertulis di dokumen yang dibawa Sebas: tidak pandai dalam seni bela diri.",[99,3684,3685],{},"Kakakku yang seorang prajurit sejati sangat mementingkan apakah seseorang berguna di medan perang atau tidak. Jika mencari suami, dia mungkin akan lebih menyukai orang yang kuat secara fisik. Entah itu unggul dalam seni bela diri, atau hebat sebagai komandan. Pokoknya, diperlukan sesuatu yang bisa ditonjolkan di medan perang.",[99,3687,3688],{},"\"Nah, apa yang harus kulakukan?\"",[99,3690,3691],{},"\"Tuan Arnold. Ada yang ingin saya laporkan.\"",[99,3693,3694],{},"\"Ada apa? Sebas.\"",[99,3696,3697],{},"\"Duke Rheinfeld, calon pasangan nikah Yang Mulia Putri Kekaisaran, kabarnya datang ke Ibukota Kekaisaran secara diam-diam.\"",[99,3699,3700],{},"\"Hah!? Dia itu seorang Duke, tahu!?\"",[99,3702,3703],{},"\"Beliau sepertinya orang yang gerakannya lincah, dan datang untuk mengucapkan terima kasih kepada Yang Mulia Kaisar secara tidak resmi.\"",[99,3705,3706],{},"\"Terima kasih? Karena menerima perjodohannya?\"",[99,3708,3709],{},"\"Begini... Duke Rheinfeld kabarnya sudah berkali-kali mengajukan lamaran pernikahan. Itu, kepada Yang Mulia Putri Kekaisaran Pertama sejak lebih dari sepuluh tahun yang lalu.\"",[99,3711,3712],{},"... Lebih dari sepuluh tahun yang lalu?",[99,3714,3715],{},"Apa-apaan itu. Apa dia terus-menerus menyerang sambil memendam cinta sepihak?",[99,3717,3718],{},"Fakta bahwa cerita semacam ini tidak pernah muncul ke permukaan berarti dia terus-menerus ditolak. Mengingat Ayahanda, tidak mungkin dia tidak menyampaikan lamaran itu kepada Kakak. Artinya...",[99,3720,3721],{},"\"Selama lebih dari sepuluh tahun, Kakak terus menolak Duke Rheinfeld!?\"",[99,3723,3724],{},"\"Begitulah jadinya.\"",[99,3726,3727],{},"\"Jangan bilang 'begitulah jadinya'... Itu artinya sudah tidak ada harapan lagi, 'kan!?\"",[99,3729,3730],{},"\"Mungkin ada cukup banyak keluarga Duke yang mengajukan lamaran kepada Yang Mulia Putri Kekaisaran Pertama. Dan mungkin Yang Mulia Kaisar tersentuh oleh Duke Rheinfeld yang terus melamar bahkan setelah ditolak sampai sekarang, sehingga beliau pun bergerak secara aktif.\"",[99,3732,3733],{},"\"Dia bergerak aktif lalu ditolak, makanya dia melimpahkannya padaku. Jangan menceritakannya seolah-olah itu kisah yang indah.\"",[99,3735,3736],{},"Ini benar-benar tugas yang mustahil di luar dugaan. Sebenarnya, orang seperti apa Duke Rheinfeld itu?",[99,3738,3739],{},"Dia pasti sangat jauh dari selera Kakakku.",[99,3741,3742],{},"\"Mau bagaimana lagi. Aku juga akan menemuinya.\"",[99,3744,3745],{},"\"Sepertinya hanya itu pilihannya. Mungkin Yang Mulia Kaisar juga berpikiran begitu.\"",[99,3747,3748],{},"Saat Sebas mengatakan itu, pintu diketuk. Mungkin panggilan dari Ayahanda.",[99,3750,3751],{},"Baiklah, saatnya bertemu dengan calon kakak iparku.",[99,3753,3754],{},"■■■",[99,3756,3757],{},"Wah, ini berat sekali.",[99,3759,3760],{},"Itulah kesan pertamaku saat melihat Jürgen von Rheinfeld.",[99,3762,3763],{},"Setelah Ayahanda bertemu dengan Jürgen secara diam-diam, aku pun mengunjungi kamar tempat Jürgen menginap.",[99,3765,3766],{},"\"Senang bertemu dengan Anda untuk pertama kalinya, Yang Mulia Arnold. Saya Jürgen von Rheinfeld. Beberapa waktu lalu, saya mewarisi gelar Duke Rheinfeld dari ayah saya.\"",[99,3768,3769],{},"Mengatakan itu, Jürgen yang tersenyum ramah memiliki tinggi badan yang sedikit lebih pendek dariku.",[99,3771,3772],{},"Karena tinggi badanku tergolong rata-rata, berarti dia sedikit lebih pendek untuk ukuran pria dewasa.",[99,3774,3775],{},"Masalahnya adalah lebarnya. Berat badannya pasti lebih dariku.",[99,3777,3778],{},"Kesan penampilannya seperti anak beruang yang agak gemuk. Melihat senyumnya yang ramah membuatku merasa dia orang yang baik, tapi sayangnya, itu berbanding terbalik dengan selera Kakakku. Wajahnya juga bukan jelek, tapi juga tidak terlalu tampan, jadi dari segi penampilan cukup berat.",[99,3780,3781],{},"\"Saya juga senang bertemu dengan Anda untuk pertama kalinya. Saya Pangeran Ketujuh, Arnold Lakes Adler.\"",[99,3783,3784],{},"Aku refleks berbicara sopan mungkin karena senyum dan suasana ramah yang dimiliki Jürgen.",[99,3786,3787],{},"Aku tidak sanggup bersikap sombong terhadap orang ini. Dia mungkin benar-benar orang baik, seperti penampilannya. Itu terpancar darinya. Tapi yah...",[99,3789,3790],{},"\"Saya dengar dari Yang Mulia Kaisar bahwa Yang Mulia Arnold akan membantu menjembatani hubungan saya dengan Nona Lieselotte, apakah itu benar?\"",[99,3792,3793],{},"Ayah itu lagi-lagi mengatakan hal yang tidak perlu....",[99,3795,3796],{},"Lieselotte Lakes Adler. Putri Kekaisaran Pertama sekaligus Panglima. Jenderal terkuat di keluarga kekaisaran. Menjembatani hubungan dengan orang seperti itu adalah tugas yang sangat sulit bagiku, apa dia mengerti itu?",[99,3798,3799],{},"\"Ya, yah... saya memang diperintahkan begitu oleh Yang Mulia Kaisar...\"",[99,3801,3802],{},"\"Kalau begitu, saya lega. Saya dengar di antara saudara-saudaranya, Nona Lieselotte hanya membuka hatinya kepada Yang Mulia Christa dan Anda.\"",[99,3804,3805],{},"\"... Maaf, dari siapa Anda mendengar itu?\"",[99,3807,3808],{},"\"Dari orangnya langsung?\"",[99,3810,3811],{},"\"... Apakah Anda berkomunikasi dengan Kak Lise?\"",[99,3813,3814],{},"Entah kenapa aku merasakan firasat buruk.",[99,3816,3817],{},"Memang benar bahwa di antara keluarga kekaisaran, orang yang dipercayai Kak Lise hanyalah aku dan Christa. Kak Lise yang selalu berada di medan perang jarang berada di Ibukota Kekaisaran. Karena itu, Kak Lise cukup sering mengirim surat.",[99,3819,3820],{},"Dulu dia mengirim surat kepadaku, Christa, dan juga Leo, tapi sejak tiga tahun lalu, dia tidak pernah mengirim satu surat pun kepada Leo.",[99,3822,3823],{},"Bahkan ketika aku bertanya pada Leo apa yang terjadi, dia tidak menjawab, dan Kakak juga tidak menjelaskannya. Hanya segelintir orang yang tahu tentang ini.",[99,3825,3826],{},"Mendengar hal itu dari orangnya langsung, posisi macam apa yang dimiliki orang ini?",[99,3828,3829],{},"\"Ya. Saya sudah berkali-kali mengirim surat kepadanya. Awalnya saya pikir bisa dimulai sebagai teman pena, tapi ternyata tidak berjalan semulus itu, ya. Biasanya, kalau saya kirim tiga surat, entah dibalas satu atau tidak.\"",[99,3831,3832],{},"\"Be-begitu, ya...\"",[99,3834,3835],{},"Di-dia ternyata orang yang sangat proaktif.",[99,3837,3838],{},"Bisa menyerang Kakakku seaktif itu, dalam artian tertentu dia adalah seorang pemberani.",[99,3840,3841],{},"Aku tidak akan bisa menirunya. Terlebih lagi, dibalas satu dari tiga surat berarti dua surat diabaikan, bukan? Aku tidak akan tahan.",[99,3843,3844],{},"\"Apakah Anda sudah mendengar dari Yang Mulia Kaisar tentang pertemuan saya dengan Nona Lieselotte?\"",[99,3846,3847],{},"\"Tidak, Ayahanda tidak memberitahuku apa-apa...\"",[99,3849,3850],{},"\"Itu terjadi dua puluh tahun yang lalu.\"",[99,3852,3853],{},"\"Dua puluh tahun!?\"",[99,3855,3856],{},"Sudah dua puluh tahun sejak pertemuan pertama mereka. Apa orang ini sudah kenal dengan Kakak sejak umur enam tahun!?",[99,3858,3859],{},"\"Ya, saat saya pertama kali datang ke Ibukota Kekaisaran, ada turnamen ilmu pedang untuk anak-anak bangsawan. Tapi lawan saya bertubuh besar dan lebih tua. Setelah dikalahkan telak, saya menangis karena merasa tidak adil, tapi kemudian seorang gadis kecil datang dan berkata begini, 'Salah sendiri mau menang tanpa berusaha.' Katanya, usia dan ukuran tubuh tidak ada hubungannya. Gerakan pedang lawan menunjukkan kalau dia lebih banyak berusaha. Gadis itu lalu ikut serta dalam turnamen dan berhasil menjadi juara. Barulah saat itu saya tahu bahwa gadis kecil itu adalah Yang Mulia Lieselotte yang saat itu berusia lima tahun. Saya merasa sangat malu pada diri sendiri yang menangis sambil menyalahkan keadaan, tapi di sisi lain, saya terpesona oleh Nona Lieselotte. Saya ingat betul sosoknya saat itu. Sangat cantik. Sampai sekarang pun saya masih berpikir beliau adalah wanita tercantik di dunia.\"",[99,3861,3862],{},"\"... Jadi, Anda jatuh cinta pada pandangan pertama?\"",[99,3864,3865],{},"\"Ya, benar sekali. Hati saya langsung terpikat pada pandangan pertama.\"",[99,3867,3868],{},"Jürgen mengatakannya tanpa rasa malu sedikit pun.",[99,3870,3871],{},"Orang ini... ternyata sangat agresif?",[99,3873,3874],{},"\"Jadi setelah turnamen itu, saya langsung melamarnya.\"",[99,3876,3877],{},"\"Hah? E-eh? Di tempat itu juga?\"",[99,3879,3880],{},"\"Ya, karena saya pikir dialah satu-satunya. Saya merasakan getaran itu. Tapi saya ditolak mentah-mentah. Lalu dia berkata, 'Akan kupikirkan kalau kau sudah menjadi pria yang pantas untukku.' Jadi saya memutuskan untuk menjadi pria yang pantas berdiri di sisinya. Dari sana, saya mulai dengan membesarkan keluarga saya. Karena saya sama sekali tidak becus dalam seni bela diri, saya belajar berdagang dan membuat wilayah saya makmur. Lalu sekitar usia lima belas tahun ketika hasilnya mulai terlihat, saya pergi melamarnya lagi. Kali ini lamaran pernikahan melalui Yang Mulia Kaisar. Tapi jawabannya tetap tidak. Setelah itu hanya pengulangan saja.\"",[99,3882,3883],{},"Jürgen tersenyum pahit, tapi aku sama sekali tidak bisa tertawa. Apa dia sudah memendam cinta sepihak selama dua puluh tahun dan terus memikirkan Kakak? Aku jadi terharu, padahal ini bukan gayaku. Ternyata ada ya orang yang begitu hebat di dunia ini.",[99,3885,3886],{},"Tapi sayangnya, kalau sudah sebanyak itu ditolak, berarti sudah tidak ada harapan lagi. Kakakku adalah orang yang tidak akan mengubah pikirannya.",[99,3888,3889],{},"\"Saya sudah mencoba mengirim surat pribadi, atau memberinya pedang berharga, tapi tidak terlalu efektif. Saya sendiri pernah mencoba masuk militer, tapi langsung diusir. Sepertinya kabar itu sampai ke telinga Nona Lieselotte. Sejak saat itu, saya tidak boleh mendekati area militer.\"",[99,3891,3892],{},"\"... Kenapa Anda sampai sejauh ini? Apa karena Kakakku adalah wanita yang menarik?\"",[99,3894,3895],{},"\"Benar. Mungkin begitu. Beliau cantik dan kuat. Dia adalah wanita ideal saya, jadi mungkin karena itu saya menyukainya. Tapi, sekarang sudah tidak ada hubungannya dengan itu semua, saya hanya menyukai Nona Lieselotte. Saya mencintainya. Tolong bantu saya. Saya tidak bisa mencintai orang lain selain dia.\"",[99,3897,3898],{},"Be-berat.... Berat sekali. Cinta sepihak selama dua puluh tahun, orang normal pasti sudah menyerah.",[99,3900,3901],{},"Kakakku yang terus menolaknya juga keterlaluan, tapi orang ini yang tidak pernah menyerah juga agak aneh.",[99,3903,3904],{},"Mungkin saat ini, satu-satunya bangsawan yang melamar Kakak adalah orang ini. Jika dia menyerah, pernikahan Kakak akan menjadi sangat jauh. Karena itulah Ayahanda panik dan mencoba mengatur perjodohan ini lalu melimpahkannya kepadaku.",[99,3906,3907],{},"Dia orang baik. Aku mengerti itu. Sebagai seorang adik, aku senang ada yang memikirkan Kakakku selama dua puluh tahun, dan usahanya untuk menjadi pria yang pantas dengan melakukan berbagai hal dan menunjukkan hasil juga luar biasa.",[99,3909,3910],{},"Mungkin jika dia bisa melirik wanita lain, dia tidak akan kesulitan mencari istri.",[99,3912,3913],{},"Meskipun begitu, orang ini tidak melihat wanita lain selain Kakak. Dia mencintainya. Karena kata-katanya tulus.",[99,3915,3916],{},"Haaah... merepotkan. Entah kenapa aku tidak bisa membiarkan orang yang berusaha keras sendirian.",[99,3918,3919],{},"Mungkin sudah sifatku begitu.",[99,3921,3922],{},"\"Baiklah. Saya akan melakukan apa yang saya bisa. Tapi tolong jangan terlalu berharap.\"",[99,3924,3925],{},"\"Tidak! Ini benar-benar sangat melegakan! Biasanya, balasan suratnya datang saat saya memberitahunya akan pergi ke Ibukota Kekaisaran. Nona Lieselotte menulis bahwa meskipun tidak perlu bertemu, dia ingin saya melihat dan mendengar kabar Anda dan Yang Mulia Christa. Saya bisa tahu dari tulisannya. Dia mengkhawatirkan kalian.\"",[99,3927,3928],{},"\"Begitu, ya... Kakak yang itu.\"",[99,3930,3931],{},"Dulu Leo juga termasuk di dalamnya. Jika aku ingin menangani masalah ini secara serius, mungkin aku harus menanyakan hal-hal seperti itu juga. Aku mengambil napas dalam-dalam, memantapkan hatiku.",[99,3933,3934],{},"Kalau pun gagal, Ayahanda mungkin tidak akan marah. Tapi, kalau dia bilang ingin melihat gaun pengantin, aku ingin menunjukkannya padanya.",[99,3936,3937],{},"Aku juga ingin membantu Duke yang setia ini.",[99,3939,3940],{},"\"Duke Rheinfeld. Saya akan menggunakan segala cara untuk mempromosikan Anda kepada Kakak. Sebagai gantinya—\"",[99,3942,3943],{},"\"Bantuan dalam perebutan takhta, bukan? Saya mengerti. Sejak awal, ketika saya mendengar Yang Mulia Leonard mengumumkan keikutsertaannya dalam perebutan takhta, saya sudah menduga Anda juga akan berpartisipasi, dan saya memang berniat membantu. Meskipun kekuatan kami kecil, Keluarga Duke Rheinfeld akan mendukung kalian. Ini tidak akan berubah bahkan jika tidak berhasil.\"",[99,3945,3946],{},"\"Kalau begitu, pembicaraannya jadi lebih cepat. Mari kita mulai rapat strateginya. Kakakku adalah musuh yang tangguh.\"",[99,3948,3949],{},"Sambil tersenyum, aku pun memulai rapat dengan Jürgen.",[130,3951,1583],{"id":1582},[99,3953,3954],{},"\"A-Anda lumayan juga...!\"",[99,3956,3957],{},"\"Anda juga! Sampai sekarang tidak ada orang yang seimbang dengan saya!\"",[99,3959,3960],{},"Kami saling mengayunkan pedang kayu.",[99,3962,3963],{},"Bagi kami yang sama-sama tidak pandai seni bela diri, ayunan pedang kami tidak stabil dan kurang bertenaga. Namun, aku dan Jürgen merasa sedang melakukan pertarungan yang cukup sengit. Tentu saja, itu hanya perasaan kami.",[99,3965,3966],{},"Setelah pertandingan selesai, aku bertanya pada Sebas yang menonton.",[99,3968,3969],{},"\"Hah, hah... bagaimana?\"",[99,3971,3972],{},"\"Bagaikan pinang dibelah dua, sama-sama payah. Saya rasa pertarungan pedang-pedangan anak-anak lebih aman untuk ditonton.\"",[99,3974,3975],{},"\"Sudah kuduga...\"",[99,3977,3978],{},"Jürgen terkulai lemas.",[99,3980,3981],{},"Pertarungan seimbang antara dua orang payah sepertinya adalah pertandingan yang sangat buruk, sampai-sampai membuat penonton berpikir pertarungan anak-anak lebih baik.",[99,3983,3984],{},"Yah, ini sudah kuduga. Karena terus dibilang payah, aku hanya ingin melihat seberapa payahnya kami. Kami saling menyeka keringat dengan handuk dan memikirkan langkah selanjutnya.",[99,3986,3987],{},"\"Untuk sementara, ilmu pedang tidak bisa diandalkan... apa ada keahlian lain yang Anda kuasai?\"",[99,3989,3990],{},"\"Keahlian, ya... ada sesuatu yang sudah saya latih terus-menerus.\"",[99,3992,3993],{},"\"Apa itu?\"",[99,3995,3996],{},"\"Halberd.\"",[99,3998,3999],{},"Dari senjata-senjata yang sudah disiapkan, Sebas mengambil halberd latihan.",[99,4001,4002],{},"Halberd, yang juga disebut kapak tombak, memiliki mata kapak di ujung tombaknya. Senjata ini serbaguna, tapi sangat berat dan sulit digunakan. Kalau tidak salah, yang mengembangkannya adalah para Dwarf, sebagai senjata untuk menutupi kelemahan mereka yang jangkauannya pendek.",[99,4004,4005],{},"Kalau bisa menguasainya pasti kuat, tapi kalau orang awam yang menggunakannya, lebih baik pakai tombak biasa saja.",[99,4007,4008],{},"\"Kenapa halberd?\"",[99,4010,4011],{},"\"Saat saya berusia lima belas tahun, ketika melamar, saya juga bertemu langsung dengan Nona Lieselotte. Di sana beliau berkata tidak akan menikah dengan orang yang tidak bisa menggunakan senjata. Sebenarnya, saya sudah mengantisipasinya, jadi saya sudah berlatih tombak. Tapi, itu tidak mempan pada Nona Lieselotte.\"",[99,4013,4014],{},"\"Ya, tentu saja...\"",[99,4016,4017],{},"Kak Lise memang kuat sebagai seorang jenderal, tapi tentu saja sebagai individu dia juga luar biasa kuat.",[99,4019,4020],{},"Senjata apa pun yang digunakannya, kemampuannya setingkat master. Kemampuan seadanya tidak akan bisa melawannya.",[99,4022,4023],{},"\"Saat itu beliau berkata, 'Pukulanmu terlalu ringan.' Waktu itu saya sangat kurus, apalagi badan saya juga pendek. Dengan keadaan saya saat itu, mustahil untuk melancarkan pukulan yang bisa meyakinkan Nona Lieselotte. Karena itu saya memilih senjata yang berat. Tapi, saat mengayunkannya, saya selalu kehilangan keseimbangan.\"",[99,4025,4026],{},"\"Jangan-jangan...\"",[99,4028,4029],{},"\"Ya, saya makan banyak dan menjadi gemuk. Karena ada batasnya meskipun saya menambah massa otot.\"",[99,4031,4032],{},"Kasihan sekali....",[99,4034,4035],{},"Jürgen yang memegang halberd terlihat, bagaimana ya, stabil dan ayunannya juga terlihat bertenaga. Cara dia mengayunkannya juga terlihat pantas... tapi, tidak kusangka dia sampai mengorbankan bentuk tubuhnya untuk itu.",[99,4037,4038],{},"Kakak... perkataanmu telah mengubah hidup seseorang. Aku benar-benar merasa kasihan padanya. Sambil berbicara dalam hati kepada Kak Lise yang berada jauh, aku menatap Sebas.",[99,4040,4041],{},"\"Bagaimana?\"",[99,4043,4044],{},"\"Ini lumayan juga. Tapi kalau ditanya apakah akan mempan pada Yang Mulia Putri Kekaisaran, itu masih diragukan.\"",[99,4046,4047],{},"\"Kalau syaratnya harus mempan pada Kakak, yang memenuhi syarat hanya para jenderal atau kesatria pengawal kekaisaran. Pihak sana juga tidak menuntut sampai sejauh itu.\"",[99,4049,4050],{},"\"Semoga saja begitu. Pokoknya, ini jauh lebih menjanjikan daripada pedang. Kalau hanya mengandalkan berat untuk menebas, teknik tidak diperlukan, dan dia juga punya keseimbangan untuk menangani berat itu. Dia pasti sudah berlatih keras. Dilihat dari ilmu pedangnya, mungkin bakat seni bela dirinya setingkat Tuan Arnold.\"",[99,4052,4053],{},"\"Artinya tidak ada sama sekali. Tapi dia berhasil meningkatkan kemampuannya sampai ke level yang pantas dilihat, meski hanya satu senjata... dia orang yang hebat. Aku tidak bisa menirunya.\"",[99,4055,4056],{},"Jürgen belajar berdagang dan membuat keluarga Duke yang lemah menjadi kaya. Dia mungkin punya bakat sebagai pedagang. Tidak diragukan lagi kalau dia lebih cocok di bidang itu.",[99,4058,4059],{},"Meskipun begitu, Jürgen terus berlatih. Sambil tahu bahwa jalan sebagai pedagang adalah jalan hidupnya, dia tidak pernah malas berusaha mengubah kelemahannya menjadi kelebihan karena ingin diakui oleh Kakak.",[99,4061,4062],{},"\"Duke Rheinfeld.\"",[99,4064,4065],{},"\"Ya? Ada apa?\"",[99,4067,4068],{},"\"Apa Anda tidak pernah tertarik pada wanita lain?\"",[99,4070,4071],{},"\"Tidak pernah. Saya sudah mengatakan bahwa saya mencintai beliau. Setelah menyatakannya, saya tidak mau berbohong pada kata-kata saya sendiri. Ayah saya sering dibilang kalau satu-satunya kelebihannya adalah kejujuran, tapi saya suka kejujuran itu. Karena itu saya juga ingin menjadi seperti itu. Saya ingin mencintai seorang wanita dan setia pada cinta itu. Saya pikir cinta seperti itu indah, dan kalau tidak begitu, Nona Lieselotte tidak akan melirik saya.\"",[99,4073,4074],{},"\"... Sebas. Entah kenapa aku jadi merasa seperti melakukan hal yang jahat...\"",[99,4076,4077],{},"\"Menerima atau tidak, itu adalah kebebasan Yang Mulia Putri Kekaisaran. Kalau bisa menikah hanya dengan berusaha keras, semua orang pasti akan berusaha. Usaha memang patut dihargai, tapi bukan sesuatu yang absolut. Terutama hati wanita yang mudah berubah seperti langit musim gugur. Cerita tentang wanita yang lebih tertarik pada pria brandalan daripada pria yang melamarnya dengan sungguh-sungguh ada di mana-mana.\"",[99,4079,4080],{},"\"Oi, Duke Rheinfeld sampai berlutut begitu!?\"",[99,4082,4083],{},"\"Itu hanya salah satu contoh cerita, dan pada akhirnya semua tergantung pada Yang Mulia Putri Kekaisaran.\"",[99,4085,4086],{},"Mungkin dia selama ini berusaha untuk tidak mendengarkan suara-suara di sekitarnya.",[99,4088,4089],{},"Dia sudah berusaha keras sampai sekarang, mencoba untuk tidak berpikir ke arah yang buruk.",[99,4091,4092],{},"Cerita tadi mungkin sedikit kejam untuk Jürgen yang seperti itu.",[99,4094,4095],{},"Aku mencoba mendekat dan berbicara padanya.",[99,4097,4098],{},"\"Duke Rheinfeld, semangat—\"",[99,4100,4101],{},"\"Kuh! Kalau aku terpuruk karena hal seperti ini, aku tidak pantas untuk Nona Lieselotte! Betapa lemahnya aku!\"",[99,4103,4104],{},"\"...\"",[99,4106,4107],{},"\"Kalau beliau menyukai pria brandalan, maka aku akan memerankan kedua peran itu! Yang Mulia Arnold! Tolong ajari saya rahasia menjadi brandalan!\"",[99,4109,4110],{},"Jürgen tiba-tiba berdiri dan bertanya padaku seperti itu.",[99,4112,4113],{},"Karena dia tiba-tiba mendekat, aku tanpa sadar mundur sampai ke tempat Sebas.",[99,4115,4116],{},"\"Orang yang tidak mudah menyerah, ya.\"",[99,4118,4119],{},"\"Dan lagi, bertanya padaku rahasia menjadi brandalan, bukankah itu tidak sopan?\"",[99,4121,4122],{},"\"Saya rasa itu fakta. Di Ibukota Kekaisaran, tidak ada orang yang lebih mendalami jalan brandalan selain Anda.\"",[99,4124,4125],{},"\"Jangan membuat jalan aneh seperti jalan brandalan. Aku tidak ingat pernah berjalan di jalan seperti itu. Aku hanya tidak berjalan di jalan mana pun.\"",[99,4127,4128],{},"\"Saya mengerti! Jadi pada dasarnya tidak memilih! Saya belajar banyak!\"",[99,4130,4104],{},[99,4132,4104],{},[99,4134,4135],{},"Entah harus bilang apa lagi. Sungguh luar biasa.",[99,4137,4138],{},"Apa cinta bisa membuat orang jadi seperti ini? Aku telah meremehkan cinta.",[99,4140,4141],{},"\"Kakak pada dasarnya menyukai orang yang kuat. Kalau kita bisa menunjukkan kekuatan yang dimiliki Duke Rheinfeld, mungkin ada satu kesempatan?\"",[99,4143,4144],{},"\"Bagaimanapun juga, Yang Mulia Putri Kekaisaran sudah melihat pertumbuhan Duke selama dua puluh tahun, bukan? Mungkin beliau sudah mengakui kekuatannya dalam hal itu?\"",[99,4146,4147],{},"\"Dia hanya melihat hasilnya. Aku ingin menunjukkan proses usahanya. Sosok orang yang berjuang keras itu menarik. Tidakkah kau pikir begitu?\"",[99,4149,4150],{},"\"Ada benarnya juga.\"",[99,4152,4153],{},"\"Yang Mulia Arnold. Begini, saya rasa menanyakan hal seperti ini tidak sopan, tapi...\"",[99,4155,4156],{},"\"Anda sudah tidak sopan dari tadi, jadi silakan tanya apa saja.\"",[99,4158,4159],{},"\"Ah, syukurlah kalau begitu. Bagaimana caranya Yang Mulia bisa disukai oleh Nona Lieselotte?\"",[99,4161,4162],{},"Orang ini benar-benar tidak punya rasa sungkan, ya.",[99,4164,4165],{},"Sambil berpikir begitu, aku teringat saat aku disukai oleh Kak Lise.",[99,4167,4168],{},"Itu terjadi sebelas tahun yang lalu. Saat aku dipenjara selama seminggu karena melindungi seorang gadis.",[99,4170,4171],{},"Kakak laki-laki tertuaku yang tahu banyak hal melalui Ayahanda, memberitahu Kakak bahwa aku dipenjara karena melindungi seorang gadis, dan Kakak datang ke penjara setiap hari.",[99,4173,4174],{},"Dia berkali-kali berkata akan memintakan keringanan pada Ayahanda jika aku memberitahunya siapa yang kulindungi.",[99,4176,4177],{},"Tentu saja, aku tidak berpikir kalau Kakak sudah tahu semuanya. Tapi, aku terus mengatakan kalau akulah yang melakukannya sampai akhir. Kalau dipikir-pikir sekarang, mungkin aku juga keras kepala.",[99,4179,4180],{},"Aku sudah melindungi gadis itu dan dipenjara selama seminggu. Aku merasa jika aku membocorkan rahasianya setelah sejauh ini, semuanya akan sia-sia. Karena itu, aku menjaga rahasia itu sampai akhir dan keluar dari penjara.",[99,4182,4183],{},"Kakak lalu dengan lembut mengelus kepalaku.",[99,4185,4186],{},"\"Memang adikku...\"",[99,4188,4189],{},"\"Hah?\"",[99,4191,4192],{},"\"Saat masih kecil, beliau berkata begitu padaku. Saat aku keras kepala dan mempertahankannya sampai akhir, Kakak memujiku. Sejak saat itu, dia jadi lebih memperhatikanku. Mungkin sikapku terlihat baik di mata Kakak.\"",[99,4194,4195],{},"\"Itu kabar baik. Setidaknya itu berarti apa yang dilakukan Duke Rheinfeld tidak salah.\"",[99,4197,4198],{},"\"Benar juga. Perilaku Duke Rheinfeld seharusnya disukai oleh Kakak. Dia pasti menyukai orang yang berusaha keras. Yah, aku tidak terlalu mengerti selera prianya... tapi mungkin lebih cepat kalau bertemu langsung.\"",[99,4200,4201],{},"Mengatakan itu, aku berdiri.",[99,4203,4204],{},"Lagipula, membicarakan hal sepenting ini melalui surat adalah sebuah kesalahan.",[99,4206,4207],{},"\"Sebas, siapkan semuanya. Untuk sementara, kita akan menuju wilayah Duke Rheinfeld.\"",[99,4209,4210],{},"\"Baik. Akan segera saya siapkan.\"",[99,4212,4213],{},"\"A-Yang Mulia Arnold!?\"",[99,4215,4216],{},"\"Wilayah Duke jauh lebih dekat ke tempat Kakak daripada Ibukota Kekaisaran. Kalau aku yang pergi, mungkin dia mau datang menemuiku. Kalaupun dia tidak bergerak, kita bisa mendatanginya dari sini.\"",[99,4218,4219],{},"Aku tertawa sambil mengatakan itu. Menghadapi Kakak dari Ibukota Kekaisaran adalah ide yang meremehkan, ya.",[99,4221,4222],{},"Aku juga akan maju ke garis depan.",[99,4224,4225],{},"Meski begitu, perjalanan jauh membutuhkan persiapan. Kalau mau bertemu Kakak, setidaknya perlu satu atau dua oleh-oleh.",[99,4227,4228],{},"Selama itu, kuharap tidak ada yang mengganggu, tapi sayangnya ada beberapa orang yang sepertinya akan mengganggu.",[99,4230,4231],{},"\"Untuk jaga-jaga, lebih baik waspada.\"",[130,4233,2118],{"id":2117},[99,4235,4236],{},"\"Anda memanggil saya, Yang Mulia Sandra.\"",[99,4238,4239],{},"\"Terima kasih sudah datang, Count Seifried.\"",[99,4241,4242],{},"Yang datang ke kamar Sandra adalah seorang pria paruh baya bertubuh kurus. Ciri khasnya adalah senyum ramah yang terukir di wajahnya. Itulah senjatanya.",[99,4244,4245],{},"Count Seifried tidak memegang jabatan khusus, juga bukan berasal dari keluarga bangsawan turun-temurun. Meskipun begitu, dalam perebutan takhta, dia didekati oleh setiap faksi. Itu karena Count Seifried memiliki senjata bernama 'koneksi luas'.",[99,4247,4248],{},"Memiliki jaringan yang kaya, Count Seifried adalah sosok yang diinginkan oleh setiap faksi. Oleh karena itu, semua faksi, termasuk Leo, mencoba merekrutnya, dan Sandra berhasil memancingnya dengan sejumlah besar uang dan manuver di belakang layar.",[99,4250,4251],{},"Ada alasan mengapa Sandra memanggil Count Seifried.",[99,4253,4254],{},"\"Langsung saja, ada yang ingin kutanyakan. Apa kau tahu kelemahan Duke Rheinfeld?\"",[99,4256,4257],{},"\"Begitu rupanya. Saya dengar Duke Rheinfeld sudah lama melamar Yang Mulia Putri Kekaisaran Pertama, apakah ini berkaitan dengan itu?\"",[99,4259,4260],{},"\"Ya, benar. Kali ini, Yang Mulia Kaisar menunjuk Arnold sebagai pendukung Duke Rheinfeld. Kalau sampai perjodohan mereka berhasil, faksi Leonard akan semakin besar. Aku tidak bisa membiarkan itu terjadi!\"",[99,4262,4263],{},"\"Memang benar mereka akan mendapatkan pendukung yang besar.\"",[99,4265,4266],{},"\"Tentu saja! Pasukan Pertahanan Perbatasan Timur terkuat di kekaisaran dan Jenderal Putri! Jika mereka menjadi pendukungnya, dia pasti akan semakin besar kepala!\"",[99,4268,4269],{},"\"Tidak, Yang Mulia. Yang perlu dikhawatirkan bukanlah hal itu.\"",[99,4271,4272],{},"Terhadap Sandra yang berteriak histeris, Count Seifried dengan lembut menyatakan pendapat yang berlawanan. Hampir tidak ada orang di faksi Sandra yang berani menentangnya. Dalam artian itu, Count Seifried bisa dibilang sebagai aset yang istimewa.",[99,4274,4275],{},"Untuk mendapatkan aset netral, Count Seifried sangat diperlukan. Sandra juga memahami hal itu, sehingga dia tidak pernah mengabaikan kata-kata Count Seifried.",[99,4277,4278],{},"\"Apa maksudmu?\"",[99,4280,4281],{},"\"Memang benar jika Yang Mulia Putri Kekaisaran Pertama dan Pasukan Pertahanan Perbatasan Timur menjadi pendukung, faksi Pangeran Leonard akan semakin kuat. Namun, bagaimanapun juga, itu hanyalah pasukan pertahanan perbatasan. Yang Mulia Putri Kekaisaran Pertama juga tidak bisa sering meninggalkan perbatasan. Akan sulit bagi mereka untuk memainkan peran penting dalam perebutan takhta. Justru, yang lebih merepotkan adalah jika Duke Rheinfeld yang menjadi pendukungnya.\"",[99,4283,4284],{},"\"Dia pendatang baru di antara keluarga Duke, dan skalanya juga kecil, 'kan? Apa perlu sampai diwaspadai?\"",[99,4286,4287],{},"\"Jangan meremehkannya. Duke itu benar-benar seorang jenius. Dia memiliki bakat berdagang yang langka, dan juga tahu cara mengumpulkan simpati orang. Jika dia mau, dia bisa menjadi Perdana Menteri berikutnya. Sejauh yang saya tahu, dia sendiri tidak punya kelemahan yang berarti, dan banyak bangsawan yang berutang budi padanya. Jika dia menjadi pendukung, faksi Pangeran Leonard pasti akan semakin kuat.\"",[99,4289,4290],{},"\"Jarang sekali kau memuji orang sampai seperti itu. Tapi, menyebalkan sekali. Kenapa jenius seperti itu terus melamar wanita seperti itu selama bertahun-tahun? Seharusnya dia tidak akan kekurangan wanita, 'kan?\"",[99,4292,4293],{},"\"Mengenai itu, saya tidak bisa berkomentar. Tapi, satu hal yang bisa saya katakan adalah lamaran Duke itu sampai sekarang belum membuahkan hasil. Dan mungkin tidak akan pernah membuahkan hasil.\"",[99,4295,4296],{},"Tidak masalah jika hanya diam mengamati. Begitulah yang dikatakan Count Seifried. Dia tahu bahwa bergerak terburu-buru tidak akan membawa hasil yang baik. Namun...",[99,4298,4299],{},"\"Bagaimana kalau ternyata berhasil? Wanita itu menyayangi Arnold. Karena itulah Yang Mulia Kaisar menunjuk Arnold. Jika berhasil, itu akan menjadi prestasi Arnold. Padahal reputasinya sudah naik karena insiden di kadipaten, aku tidak bisa terima kalau reputasinya naik lagi!\"",[99,4301,4302],{},"Count Seifried mendesah mendengar kata-kata Sandra.",[99,4304,4305],{},"Meskipun menerima banyak tawaran, dia memilih faksi Sandra karena dia menganalisis bahwa dia akan bersinar paling terang di faksi Sandra.",[99,4307,4308],{},"Di sekitar Eric ada banyak orang yang kompeten, dan Gordon tidak mau mendengarkan kata-kata orang yang bukan prajurit. Pilihannya adalah Leonard atau Sandra, dan Count Seifried memilih Sandra. Dilihat secara pribadi, Leonard lebih unggul, tapi dilihat sebagai kekuatan, Sandra yang ibunya adalah adik dari Duke Selatan dan didukung oleh banyak penyihir lebih unggul.",[99,4310,4311],{},"Perebutan takhta adalah perebutan individu sekaligus perebutan kekuatan. Kekurangan kemampuan individu bisa ditutupi oleh orang di sekitarnya. Begitulah pikir Count Seifried, tapi dia langsung dibuat pusing oleh sifat temperamental Sandra. Meskipun Sandra lebih mau mendengarkan pendapat orang lain daripada Gordon, sifatnya yang terlalu temperamental adalah kelemahan fatal.",[99,4313,4314],{},"\"Yang Mulia Sandra. Pangeran Leonard saat ini sedang menyelidiki masalah pengungsi di selatan atas perintah kekaisaran. Selain itu, masalah Duke Rheinfeld juga berada di bawah yurisdiksi Yang Mulia Kaisar. Jika ikut campur sembarangan, itu akan memicu kemarahan Yang Mulia Kaisar. Sebaiknya kita diam dan menunggu kesempatan.\"",[99,4316,4317],{},"\"Tidak ada waktu untuk itu! Pamanku adalah Duke yang menguasai sebagian besar wilayah selatan! Jika terjadi masalah di sana, itu akan menjadi masalah tanggung jawab! Dan dampaknya akan menimpaku juga! Aku tidak bisa hanya diam melihat kekuatan musuh bertambah!\"",[99,4319,4104],{},[99,4321,4322],{},"Count Seifried tidak sebodoh itu untuk menelan mentah-mentah kata-kata Sandra. Jika tidak terlibat, cukup berikan penjelasan. Kepanikan itu berarti paman Sandra sedikit banyak terlibat dalam masalah pengungsi. Dan yang pergi menyelidiki adalah Leonard. Dia pasti akan mengungkap kecurangan itu sampai tuntas.",[99,4324,4325],{},"Jika tidak hati-hati, insiden ini bisa membalikkan hubungan kekuatan antara Sandra dan Leonard.",[99,4327,4328],{},"Karena itulah dia panik. Dan sasaran kepanikannya mengarah pada Arnold dan Duke Rheinfeld. Meskipun mereka mengganggu keduanya di sini, Leonard tidak akan bisa dihentikan. Artinya, runtuhnya fondasi kekuasaannya tidak bisa dicegah.",[99,4330,4331],{},"Tapi, selama Sandra menginginkannya, dia harus memenuhi harapan itu. Meskipun Count Seifried bergabung dengan faksi Sandra melalui tawaran, posisinya tidak absolut. Count Seifried juga perlu membuat prestasi.",[99,4333,4334],{},"\"Saya mengerti. Kalau begitu, mari kita hancurkan perjodohan itu dari tempat yang sama sekali tidak berhubungan dengan kita.\"",[99,4336,4337],{},"\"Kau punya cara?\"",[99,4339,4340],{},"\"Ya. Apakah Yang Mulia Sandra ingat tentang Count Peltz?\"",[99,4342,4343],{},"\"Mana mungkin aku lupa! Rasa kesalku masih belum hilang sampai sekarang!\"",[99,4345,4346],{},"\"Saya mengerti. Tapi, kali ini giliran kita yang mengakalinya. Sejak insiden itu, Yang Mulia Kaisar menjadi sangat sensitif terhadap hubungan pria dan wanita. Kita akan manfaatkan itu.\"",[99,4348,4349],{},"\"Secara spesifik?\"",[99,4351,4352],{},"\"Duke Rheinfeld sudah lama melamar Yang Mulia Putri Kekaisaran Pertama, dan Yang Mulia Kaisar bersimpati pada kesetiaannya. Karena itulah, beliau menempatkan Pangeran Arnold sebagai pendukungnya. Tapi, bagaimana jika kesetiaan itu palsu? Saya punya beberapa kenalan di rumah bordil yang bisa menjaga rahasia. Dengan bantuan mereka, kita akan membuat seolah-olah Duke Rheinfeld membawa pelacur ke dalam istana. Yang Mulia Kaisar yang biasanya akan menyelidiki dengan detail, tapi jika ini menyangkut Yang Mulia Putri Kekaisaran Pertama, beliau akan sangat marah dan langsung menghukumnya. Dengan begitu, perjodohan itu akan batal.\"",[99,4354,4355],{},"\"Rencana yang brilian! Keputusanku untuk merekrutmu ke dalam faksi adalah keputusan yang tepat! Jika ini berhasil, kau akan menjadi orang kepercayaanku!\"",[99,4357,4358],{},"\"Terima kasih. Kalau begitu, akan segera saya siapkan. Tolong jangan lupa untuk tetap bersikap tidak peduli mengenai insiden ini.\"",[99,4360,4361],{},"\"Aku tahu.\"",[99,4363,4364],{},"Mengatakan itu, Count Seifried meninggalkan kamar Sandra. Keduanya sama sekali tidak menyadari ada bayangan yang pergi tanpa suara pada saat yang bersamaan.",[130,4366,2404],{"id":2403},[99,4368,4369],{},"\"—Begitulah rencana yang sedang mereka susun.\"",[99,4371,4372],{},"\"Huh, sudah kuduga yang akan bergerak adalah Sandra. Keputusanku untuk menyuruhmu mengawasinya memang tepat.\"",[99,4374,4375],{},"Aku tersenyum tipis mendengarnya.",[99,4377,4378],{},"Selama masa persiapan sebelum pergi ke wilayah Duke Rheinfeld, aku memang waspada kalau-kalau ada gangguan, tapi melihat prediksiku tepat sasaran seperti ini membuatku ingin tertawa.",[99,4380,4381],{},"\"Apa yang akan Anda lakukan?\"",[99,4383,4384],{},"\"Rencana mereka adalah membuatnya seolah-olah terjadi. Meninggalkan jejak, dan membuat Ayahanda percaya. Mungkin mereka akan meninggalkan pakaian atau wangi-wangian pelacur di kamar Duke tanpa sepengetahuannya. Kalau para pelayan istana menemukannya, kabar itu akan langsung sampai ke telinga Ayahanda melalui kepala pelayan.\"",[99,4386,4387],{},"\"Untuk faksi Yang Mulia Sandra, ini rencana yang efisien. Luar biasa karena tidak ada risiko meskipun gagal. Bagi Count Seifried yang sebenarnya tidak terlalu antusias, ini mungkin bisa disebut siasat yang cerdik.\"",[99,4389,4390],{},"\"Benar juga. Aku ingin merekrut Count Seifried. Dia punya koneksi luas dan otaknya juga cukup encer. Dia mungkin bisa mengambil peran sebagai penasihat atau penahan Sandra, sesuatu yang kurang di faksi Sandra. Dia mungkin pergi ke tempat Sandra karena percaya diri bisa melakukannya.\"",[99,4392,4393],{},"Setelah seorang kandidat memenangkan perebutan takhta, para ajudan kandidat tersebut akan ditunjuk untuk menduduki jabatan penting. Meskipun Count Seifried punya koneksi luas, dia tidak berada di posisi penting. Dengan keadaannya saat ini, dia tidak akan pernah bisa naik. Karena itulah, dia memilih faksi di mana dia akan dihargai dan bisa aktif berperan. Mempertimbangkan masa depan, itu bukan pilihan yang buruk. Hanya saja, dia salah menilai orang.",[99,4395,4396],{},"\"Kalau dibiarkan, faksi Sandra bisa menjadi lebih kuat. Sayang sekali, tapi sepertinya dia harus disingkirkan.\"",[99,4398,4399],{},"\"Apa Anda tidak akan menariknya ke pihak kita?\"",[99,4401,4402],{},"\"Daripada menarik Count Seifried, lebih baik berusaha agar disukai oleh Duke Rheinfeld. Dia benar-benar versi yang lebih unggul. Orang itu punya koneksi lebih luas dan lebih banyak uang.\"",[99,4404,4405],{},"\"Itu juga benar.\"",[99,4407,4408],{},"\"Jadi, maukah kau mengerjakan satu tugas lagi untukku?\"",[99,4410,4411],{},"\"Saya mengerti.\"",[99,4413,4414],{},"\"Mereka akan menaruh berbagai macam barang di kamar Duke Rheinfeld. Mereka pasti penasaran dengan hasilnya, dan Count Seifried yang khawatir Sandra akan melakukan tindakan gegabah pasti akan menginap di istana. Pindahkan barang-barang yang mereka siapkan itu ke kamarnya. Count Seifried sudah menikah. Jika Ayahanda tahu istananya digunakan sebagai rumah bordil, kemarahannya akan semakin besar. Dia tidak akan bisa tinggal di Ibukota Kekaisaran lagi.\"",[99,4416,4417],{},"Aku tersenyum menyeringai sambil menjelaskan cara balasanku, dan Sebas menghela napas.",[99,4419,4420],{},"\"Haaah...\"",[99,4422,4423],{},"\"Ada apa?\"",[99,4425,4426],{},"\"Tidak, saya hanya berpikir kenapa Anda bisa tumbuh seperti ini.\"",[99,4428,4429],{},"\"Ah, aku sendiri juga berpikir begitu. Lingkungan sekitarku begitu buruk, tapi aku bisa tumbuh begitu lurus, aku ingin memuji diriku sendiri.\"",[99,4431,4432],{},"\"Seharusnya Anda diberkahi dengan lingkungan yang baik, jadi mungkin ini sudah bawaan lahir.\"",[99,4434,4435],{},"\"Begitu, ya. Aku memang lurus sejak lahir, ya.\"",[99,4437,4438],{},"\"Sepertinya ada perbedaan interpretasi yang besar mengenai kata 'lurus'.\"",[99,4440,4441],{},"Setelah percakapan seperti itu, Sebas menghilang dari kamar tanpa suara.",[99,4443,3754],{},[99,4445,4446],{},"Keesokan harinya. Count Seifried yang segera bertindak terkejut saat mengetahui berbagai barang yang dia perintahkan untuk disembunyikan di kamar Duke Rheinfeld justru ditemukan di berbagai tempat di kamar tamu tempat dia menginap, dan dia pun diseret ke hadapan Ayahanda.",[99,4448,4449],{},"\"Count Seifried!! Apa-apaan ini!?\"",[99,4451,4452],{},"\"Ya-Yang Mulia Kaisar! Ini pasti ada salah paham!\"",[99,4454,4455],{},"\"Yang salah adalah kelakuanmu! Sudah punya istri tapi masih memanggil pelacur! Dan lagi di istanaku! Sepertinya kau tidak punya rasa hormat padaku! Aku belum pernah dengar ada bangsawan yang menggunakan istana kaisar sebagai rumah bordil!!\"",[99,4457,4458],{},"\"Hiiiiih!! Mo-mohon ampuni saya! Ini benar-benar ada salah paham...\"",[99,4460,4461],{},"\"Aku tidak mau mendengar alasan apa pun! Hukumanmu akan kupikirkan nanti! Untuk sekarang, merenunglah di penjara!!\"",[99,4463,4464],{},"\"Tu-tunggu! Yang Mulia Kaisar! Yang Mulia Kaisar!!!!\"",[99,4466,4467],{},"Count Seifried diseret oleh para penjaga dan meninggalkan Ruang Takhta.",[99,4469,4470],{},"Aku yang datang untuk memberitahukan akan berangkat besok pagi, melihat keadaan Count Seifried dan tersenyum dalam hati.",[99,4472,4473],{},"Dengan ini, Sandra kehilangan aset yang kompeten. Seperti yang sudah ditekankan oleh Count Seifried, dia tidak punya pilihan selain berpura-pura tidak peduli dengan insiden ini. Karena jika diselidiki lebih lanjut, kejahatannya yang lain akan terungkap. Count Seifried juga tahu itu, jadi dia tidak akan buka mulut.",[99,4475,4476],{},"Dengan ini, Sandra tidak akan bisa bergerak untuk sementara waktu. Eric dan Gordon juga tidak akan melakukan apa-apa pada faksi Leo yang bergerak atas perintah Ayahanda. Berbeda dengan Sandra, kedua orang itu memegang jabatan negara sebagai menteri dan jenderal. Jika bergerak sembarangan, mereka bisa kehilangan jabatan, jadi dalam situasi ini mereka tidak bisa bergerak secara aktif.",[99,4478,4479],{},"Artinya, tidak masalah meskipun aku meninggalkan Ibukota Kekaisaran untuk sementara waktu.",[99,4481,4482],{},"Sambil memikirkan hal itu, aku memberitahu Ayahanda bahwa aku akan berangkat besok pagi.",[99,4484,4485],{},"\"Begitu. Kau akan menemuinya, ya.\"",[99,4487,4488],{},"\"Ya. Saya memutuskan itu adalah yang terbaik.\"",[99,4490,4491],{},"\"Yah, mengingat sifatnya, dia tidak akan bergerak hanya dengan surat, ya.\"",[99,4493,4494],{},"\"Benar. Meskipun dia tidak bisa datang sampai ke Ibukota Kekaisaran, mungkin dia mau datang sampai ke wilayah Duke.\"",[99,4496,4497],{},"Ayahanda mengangguk berkali-kali mendengar kata-kataku. Ada Franz di sampingnya, dan tidak ada sedikit pun sisa kelemahannya yang dulu.",[99,4499,4500],{},"\"Yang Mulia. Ini adalah permintaan pribadi, apakah boleh?\"",[99,4502,4503],{},"\"Silakan, Perdana Menteri.\"",[99,4505,4506],{},"\"Terima kasih. Duke Rheinfeld, sejak jatuh cinta pada Yang Mulia Lieselotte saat masih kecil dua puluh tahun yang lalu, tidak pernah sekalipun mengirim surat langsung kepada Yang Mulia. Saat Yang Mulia berada di Ibukota Kekaisaran, dia selalu melalui saya. Ibukota Kekaisaran dan wilayah Duke tidak cukup dekat untuk bisa bolak-balik dengan mudah. Meskipun begitu, Duke selalu mengirim surat kepada saya. Apakah Anda tahu kenapa?\"",[99,4508,4509],{},"\"Karena mengirimkannya langsung kepada Kakak akan dianggap mengganggu?\"",[99,4511,4512],{},"\"Tepat sekali. 'Jika tidak mengganggu, tolong Perdana Menteri berikan pada waktu yang tepat,' katanya. 'Jika Yang Mulia menunjukkan wajah tidak suka, tidak apa-apa jika disobek,' katanya. Pelamar yang memberikan perhatian seperti ini hanya Duke Rheinfeld. Karena itulah Yang Mulia Lieselotte juga selalu membaca surat dari Duke Rheinfeld, dan hadiah pun hanya dari Duke Rheinfeld yang selalu diterima tanpa kecuali. Setelah beliau berkeliling medan perang sebagai jenderal, saya mendengar cerita yang sama dari para ajudannya.\"",[99,4514,4515],{},"Itu adalah fakta yang mengejutkan. Mengingat Duke Rheinfeld, tidak aneh jika dia memberikan perhatian seperti itu.",[99,4517,4518],{},"Yang mengejutkan adalah Kakak selalu membaca surat-surat itu.",[99,4520,4521],{},"Ini mungkin, mungkin saja...?",[99,4523,4524],{},"\"Bagi bangsawan yang berada di wilayah yang jauh, surat dan hadiah adalah cara untuk menjaga hubungan. Bertemu setahun sekali atau tidak. Banyak bangsawan yang menunjukkan perasaan berlebihan agar tidak dilupakan, tapi dalam artian itu, Duke Rheinfeld bisa dibilang seorang pria sejati. Karena itulah Nona Lieselotte, meskipun menolak perjodohan, tidak pernah menolak surat atau hadiahnya.\"",[99,4526,4527],{},"\"Begitu. Jadi secara pribadi dia tidak membencinya, ya.\"",[99,4529,4530],{},"\"Ya. Pasti ada alasannya. Entah dia sudah memutuskan untuk tidak menikah, atau ada alasan lain. Jika yang pertama, mau bagaimana lagi, tapi jika ada alasan lain, saya ingin Yang Mulia membujuknya. Jika jelas-jelas dibenci, Duke Rheinfeld juga pasti akan menyerah, tapi Yang Mulia Lieselotte mungkin tidak membencinya. Karena itulah dia kasihan.\"",[99,4532,4533],{},"Fakta bahwa dia selalu mengirim surat melalui perantara berarti Franz telah melihat surat-surat itu.",[99,4535,4536],{},"Dia pasti juga tahu isi hadiahnya, dan tahu reaksi Kak Lise saat menerimanya.",[99,4538,4539],{},"Mengingat Franz yang suka mengurus orang lain, dia pasti juga memberikan nasihat.",[99,4541,4542],{},"Bagi Franz yang seperti itu, dia pasti ingin cinta ini berbalas.",[99,4544,4545],{},"\"Dua puluh tahun... mungkin ada yang bilang itu terlalu gigih. Aku juga salah satunya. Aku sudah berkali-kali menyuruhnya menyerah. Kukatakan itu demi kebaikannya. Bahwa sekeras apa pun berusaha itu sia-sia. Tapi Duke Rheinfeld selalu menjawab, 'Jika Nona Lieselotte merasa terganggu, saya akan menyerah.' Baginya, Lieselotte adalah hidupnya. Entah berhasil atau tidak, aku ingin menjadikan kali ini sebagai titik akhir.\"",[99,4547,4548],{},"Ternyata Ayahanda juga manusia biasa.",[99,4550,4551],{},"Dia sepertinya merasa bersalah karena telah mengikat seseorang selama dua puluh tahun.",[99,4553,4554],{},"Tergantung cara melihatnya, bisa saja terlihat seolah-olah Kakak hanya memanfaatkannya.",[99,4556,4557],{},"Mengingat Kakakku, dia mungkin tidak punya niat seperti itu, tapi dengan tidak mengatakan 'jangan pedulikan aku' dengan tegas, itu sama saja dengan mengikatnya.",[99,4559,4560],{},"\"Jika... Kakak berkata tidak berniat menikah dengan siapa pun, apa Anda akan menyerah?\"",[99,4562,4563],{},"\"... Kalau begitu, mau bagaimana lagi.\"",[99,4565,4566],{},"Ingin melihat gaun pengantin. Itu adalah keinginan Ayahanda, tapi bisa juga disebut keegoisan.",[99,4568,4569],{},"Ayahanda bergumam dengan kecewa. Mengingat Ayah ini, dia mungkin berpikir jika Kakak menikah, dia tidak akan terseret dalam perebutan takhta.",[99,4571,4572],{},"Mungkin jika Gordon atau Sandra yang naik takhta, Kakak akan disingkirkan dengan berbagai macam alasan. Tapi jika dia sudah menikah, dia bukan lagi anggota keluarga kekaisaran. Sedikit banyak bahaya bisa dihindari. Kekaisaran juga tidak akan kehilangan jenderal yang hebat.",[99,4574,4575],{},"Karena meskipun seorang kaisar, dia tidak bisa melakukan apa pun sesukanya.",[99,4577,4578],{},"\"Kalau begitu, saya akan melanjutkannya seperti itu. Saya tidak tahu apakah bisa membawa kabar baik, tapi saya akan berusaha sebaik mungkin, jadi mohon tunggu sebentar.\"",[99,4580,4581],{},"\"Baiklah. Kuserahkan padamu.\"",[99,4583,4584],{},"Aku pun meninggalkan Ruang Takhta.",[130,4586,2646],{"id":2645},[99,4588,4589],{},"Leo yang pergi ke selatan telah tiba di sebuah kota. Kota terbesar di selatan, Vümme.",[99,4591,4592],{},"Yang memerintah di sana adalah Keluarga Duke Krüger, bangsawan besar yang memiliki pengaruh di seluruh wilayah selatan.",[99,4594,4595],{},"\"Saya berterima kasih atas kerja sama Anda, Duke Krüger.\"",[99,4597,4598],{},"\"Tidak, tidak. Bekerja sama dengan Inspektur Kekaisaran adalah hal yang wajar bagi seorang bangsawan.\"",[99,4600,4601],{},"Pria berambut hijau itu tertawa. Usianya sudah lebih dari lima puluh tahun, tapi dia masih terlihat muda.",[99,4603,4604],{},"Bertubuh tinggi dengan postur langsing, di pinggangnya terselip pedang tipis. Dulu dia juga seorang prajurit yang sudah berkali-kali terjun ke medan perang. Namanya Sven von Krüger.",[99,4606,4607],{},"Dia adalah kakak dari selir kelima Kaisar saat ini, yang berarti dia adalah kakak ipar Kaisar.",[99,4609,4610],{},"\"Saya pikir yang terbaik adalah bertanya pada Duke Krüger mengenai hal-hal di selatan. Terus terang saja, dari sudut pandang Duke Krüger, apakah ada bangsawan yang mencurigakan?\"",[99,4612,4613],{},"Leo menatap lurus ke arah Duke Krüger.",[99,4615,4616],{},"Duke Krüger terlibat dalam banyak peristiwa yang terjadi di selatan. Leonard juga menyadari hal itu. Tapi, dia tidak bisa langsung menyelidiki Duke Krüger.",[99,4618,4619],{},"Pertama-tama dia harus mulai dari tempat yang berhubungan dengan desa Linfia, tapi sebelum itu dia penasaran nama siapa yang akan disebutkan oleh Duke Krüger ini.",[99,4621,4622],{},"\"Bangsawan yang mencurigakan, ya. Bangsawan yang terang-terangan mencurigakan tidak akan ada karena saya akan memperingatkan mereka, tapi kendali saya atas para bangsawan di dekat perbatasan agak kurang.\"",[99,4624,4625],{},"Agak kurang. Menggunakan ekspresi ambigu seperti ini di saat seperti ini mencurigakan.",[99,4627,4628],{},"Karena dia bisa membuat alasan apa pun. Tapi, hanya dengan itu dia juga tidak bisa menuntutnya.",[99,4630,4631],{},"Sambil memperhatikan setiap gerak-gerik Krüger, Leo tersenyum dan melanjutkan obrolan santai setelahnya.",[99,4633,3754],{},[99,4635,4636],{},"Sementara Leo bertemu dengan Duke Krüger, Linfia sedang berbelanja di kota.",[99,4638,4639],{},"Tentu saja, sambil berbelanja, dia juga melihat-lihat keadaan kota.",[99,4641,4642],{},"\"Dan tolong yang itu juga.\"",[99,4644,4645],{},"\"Siap, terima kasih banyak!\"",[99,4647,4648],{},"\"Apakah ada sesuatu yang aneh belakangan ini?\"",[99,4650,4651],{},"\"Sesuatu yang aneh? Hmm, tidak terpikirkan.\"",[99,4653,4654],{},"Dia bertanya pada penjual buah, tapi jawaban yang didapatnya seperti itu.",[99,4656,4657],{},"Ini sudah toko kelima. Semuanya menjawab dengan nada yang sama.",[99,4659,4660],{},"Setidaknya di permukaan, kota Vümme ini sepertinya tidak ada yang aneh.",[99,4662,4663],{},"\"Begitu, ya. Terima kasih.\"",[99,4665,4666],{},"Mengatakan itu, Linfia membawa barang belanjaannya sambil melihat sekeliling.",[99,4668,4669],{},"Barang-barang yang diperlukan sudah dibeli semua. Mengumpulkan informasi juga tidak terlalu berarti. Nah, apa yang harus dilakukan, saat Linfia sedang bingung, di ujung jalan ada seorang kakek tua berambut putih yang sedang kesulitan.",[99,4671,4672],{},"\"Permisi, nak. Aku mau tanya sebentar...\"",[99,4674,4104],{},[99,4676,4677],{},"\"Hmm. Orang-orang di sekitar sini dingin sekali, ya.\"",[99,4679,4680],{},"Kakek tua itu menghela napas. Bertubuh pendek, dengan telinga yang sedikit runcing. Kakek itu adalah seorang Dwarf. Para Dwarf memang sudah berwajah tua, tapi kakek ini sepertinya sudah sangat tua bahkan di antara para Dwarf.",[99,4682,4683],{},"Untuk ukuran Dwarf yang gempal, dia cukup kurus, dengan janggut putih panjang yang menjuntai. Dia memakai tongkat putih dan punggungnya bungkuk. Tidak bisa mengabaikan kakek Dwarf itu, Linfia pun menyapanya.",[99,4685,4686],{},"\"Kakek, ada apa?\"",[99,4688,4689],{},"\"Oh, ada gadis baik hati. Maaf, nak, bisakah kau mengantarku ke gerbang kota? Aku ini buta arah. Sudah tiga hari aku tersesat.\"",[99,4691,4692],{},"\"Tiga hari? Pasti berat sekali, ya. Mari saya antar.\"",[99,4694,4695],{},"Linfia yang emosinya jarang terlihat di wajahnya tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya pada kakek Dwarf yang tersesat di dalam kota selama tiga hari.",{"title":1265,"searchDepth":1266,"depth":1266,"links":4697},[4698,4699,4700,4701,4702],{"id":1296,"depth":1266,"text":1297},{"id":1582,"depth":1266,"text":1583},{"id":2117,"depth":1266,"text":2118},{"id":2403,"depth":1266,"text":2404},{"id":2645,"depth":1266,"text":2646},4,{},"/novels/degarashi-ouji/vol-3/bab-2-1",{"title":3663,"description":1265},"novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/04.bab-2-1","gVNd2-FWGBBa2Q7UYjSoqgH2DTGj5OR6_j3MSJIwmFc",{"id":4710,"title":4711,"body":4712,"chapterNumber":5309,"description":4716,"excerpt":1273,"extension":1274,"hidden":31,"meta":5310,"mtl":11,"navigation":11,"path":5311,"publishedAt":33,"seo":5312,"stem":5313,"volumeNumber":1279,"__hash__":5314},"chapters/novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/05.bab-2-2.md","Bab 2: Panglima Perbatasan - Bagian 2",{"type":96,"value":4713,"toc":5305},[4714,4717,4720,4723,4726,4729,4732,4735,4738,4741,4744,4747,4750,4753,4756,4759,4762,4765,4768,4774,4777,4780,4783,4786,4789,4792,4795,4797,4800,4803,4806,4809,4812,4815,4818,4821,4824,4827,4830,4833,4836,4839,4842,4845,4848,4851,4854,4857,4860,4863,4866,4869,4872,4875,4878,4881,4884,4887,4890,4893,4896,4899,4902,4905,4908,4915,4918,4921,4924,4927,4930,4933,4936,4939,4942,4945,4948,4951,4954,4957,4960,4963,4966,4969,4972,4975,4978,4981,4984,4987,4990,4993,4996,4999,5002,5005,5008,5011,5014,5017,5020,5023,5026,5029,5032,5035,5038,5041,5044,5047,5050,5053,5056,5059,5062,5065,5068,5071,5074,5077,5080,5083,5086,5088,5091,5094,5097,5100,5103,5105,5108,5111,5114,5117,5120,5123,5126,5129,5131,5134,5137,5140,5143,5146,5149,5152,5155,5158,5161,5164,5170,5172,5174,5177,5180,5183,5186,5189,5192,5195,5198,5201,5204,5207,5210,5213,5216,5219,5222,5225,5228,5231,5234,5237,5239,5242,5245,5248,5251,5253,5255,5258,5261,5264,5267,5270,5273,5276,5279,5282,5285,5288,5291,5293,5296,5299,5302],[99,4715,4716],{},"Namun, Linfia segera tersenyum untuk menenangkan pria tua itu dan menawarkan diri untuk mengantarnya.\nMelihat kebaikan hati Linfia, pria tua itu pun tersenyum.",[99,4718,4719],{},"\"Wah, terima kasih, terima kasih. Mungkin karena aku Dwarf, tidak ada yang mau mendengarkanku. Aku sedang kebingungan.\"",[99,4721,4722],{},"\"Begitukah. Sungguh sial.\"",[99,4724,4725],{},"Meskipun dengan nada datar, kata-kata Linfia mengandung suasana kepedulian.\nPria tua yang merasakannya itu tertawa terbahak-bahak.",[99,4727,4728],{},"\"Tidak apa-apa, tidak apa-apa. Gadis sepertimu telah menemukanku. Aku beruntung.\"",[99,4730,4731],{},"\"Saya juga... pernah ditolong saat sedang kesulitan. Tidak, mungkin lebih tepatnya saya masih dalam proses ditolong.\"",[99,4733,4734],{},"\"Oh? Gadis sepertimu juga punya masalah?\"",[99,4736,4737],{},"\"Ya, begitulah.\"",[99,4739,4740],{},"\"Begitu, ya. Sulit, ya. Hmm, ini juga takdir. Apa tidak ada sesuatu yang bisa berguna, ya.\"",[99,4742,4743],{},"Sambil berkata begitu, pria tua itu membuka tas yang digendongnya dan mulai mencari-cari di dalamnya. Linfia menolak, tapi pria tua itu berkata bahwa anak muda tidak boleh sungkan, dan terus mengaduk-aduk tasnya.",[99,4745,4746],{},"\"Kakek, ke sini, ke sini.\"",[99,4748,4749],{},"\"Hmm? Oh, ke sana, ya.\"",[99,4751,4752],{},"Mungkin karena terus mengaduk-aduk tasnya, pria tua itu segera mencoba pergi ke arah yang berbeda begitu Linfia melepaskan pandangannya. Sambil Linfia berulang kali menyesuaikan arah jalan pria tua Dwarf itu, tanpa sadar mereka telah tiba di gerbang kota.",[99,4754,4755],{},"\"Kakek, kita sudah sampai.\"",[99,4757,4758],{},"\"Hmm? Sampai? Di mana?\"",[99,4760,4761],{},"\"Di gerbang.\"",[99,4763,4764],{},"\"Oh! Benar juga, benar juga! Aku lupa tujuanku karena mencari hadiah untukmu!\"",[99,4766,4767],{},"Pria tua itu mengangkat wajahnya dan tertawa terbahak-bahak.",[99,4769,4770,4773],{},[234,4771,4772],{},"Pasti karena kepribadiannya seperti ini makanya dia tersesat",", pikir Linfia, dan ia pun menjadi cemas apakah tidak apa-apa membiarkan pria tua ini keluar dari kota sendirian. Namun.",[99,4775,4776],{},"\"Ini untukmu, Nak. Seruling yang terbuat dari Pohon Roh. Tiup saja saat kau benar-benar butuh bantuan. Teman-temanmu akan tahu di mana kau berada.\"",[99,4778,4779],{},"\"Saya tidak bisa menerima benda seperti ini! Kakek saja yang simpan!\"",[99,4781,4782],{},"\"Aku tidak apa-apa. Kau saja yang simpan. Tiup dengan benar, ya. Meminta bantuan pada seseorang bukanlah hal yang buruk.\"",[99,4784,4785],{},"Sambil berkata begitu, pria tua itu tersenyum cerah dan keluar dari gerbang. Punggungnya terlihat sangat tidak bisa diandalkan, dan Linfia menjadi sangat khawatir, tapi karena ia punya urusan lain, ia tidak bisa mengurusnya.",[99,4787,4788],{},"Sambil memberi hormat pada punggung pria tua itu, Linfia kembali ke dalam kota.",[99,4790,4791],{},"\"Manusia masih belum bisa diremehkan, ya. Nah, selanjutnya ke mana, ya. Apakah ada suara yang memanggilku.\"",[99,4793,4794],{},"Pria tua itu bergumam begitu sambil menyimpang dari jalan dan menghilang ke dalam gunung.",[130,4796,2975],{"id":2974},[99,4798,4799],{},"Seminggu telah berlalu sejak aku meninggalkan Ibukota Kekaisaran. Sambil santai menuju ke wilayah Duke Rheinfeld, akhirnya aku tiba di ibukota wilayah Duke Rheinfeld.",[99,4801,4802],{},"\"Selamat datang. Di sinilah Ibukota Wilayah Erz, wilayah kekuasaan Duke Rheinfeld saya, dan ini adalah kediaman saya.\"",[99,4804,4805],{},"\"Akhirnya.\"",[99,4807,4808],{},"Setelah turun dari kereta kuda, aku meregangkan tubuhku. Di depanku ada sebuah kediaman yang cukup besar. Cukup besar, tapi mungkin termasuk kecil untuk tempat tinggal seorang Duke. Wilayah Duke Rheinfeld yang berada di tenggara Kekaisaran ini pada dasarnya tidak sebesar wilayah Duke lainnya. Mungkin ukuran ini pas.",[99,4810,4811],{},"\"Perjalanan yang panjang, jadi mari kita istirahat dulu.\"",[99,4813,4814],{},"\"Benar. Saya benar-benar lelah.\"",[99,4816,4817],{},"Saat pergi ke wilayah Duke Krainelt, butuh waktu lima hari dengan kuda. Aku memacu kuda sampai hampir mati. Itu karena aku ingin cepat. Tapi, kali ini tidak terburu-buru. Karena itu, kami santai datang dengan kereta kuda selama seminggu. Meskipun begitu, kali ini kami menggunakan kereta kuda sihir terbaru yang digunakan oleh keluarga kekaisaran atau Duke. Dibandingkan dengan kereta kuda biasa, kami tiba jauh lebih cepat.",[99,4819,4820],{},"\"Mohon maaf. Karena saya terus berbicara, Anda jadi lelah, ya.\"",[99,4822,4823],{},"Sambil berkata begitu, Jürgen menunjukkan ekspresi menyesal.\nAku menanggapinya dengan senyum masam. Memang benar, di dalam kereta kuda, Jürgen terus berbicara.",[99,4825,4826],{},"Bukan berarti aku tidak suka. Tapi, bukan berarti tidak lelah karena tidak suka.",[99,4828,4829],{},"\"Kalau bisa, saya ingin mandi.\"",[99,4831,4832],{},"\"Serahkan pada saya. Di kediaman saya ada pemandian besar. Ibu saya sangat memperhatikan hal itu.\"",[99,4834,4835],{},"\"Saya menantikannya.\"",[99,4837,4838],{},"Sambil berkata begitu, aku diantar oleh Jürgen dan masuk ke dalam kediaman.",[99,4840,4841],{},"Namun, saat masuk ke dalam kediaman, seorang lelaki tua yang tampaknya adalah kepala pelayan Jürgen berlari menghampiri Jürgen dengan panik.",[99,4843,4844],{},"\"Ada apa? Kenapa kau begitu panik?\"",[99,4846,4847],{},"\"G-gawat! T-tenanglah dan dengarkan!\"",[99,4849,4850],{},"\"Kau yang tenang dulu. Pelan-pelan saja.\"",[99,4852,4853],{},"Sambil berkata begitu, Jürgen menenangkan kepala pelayan.\nSetelah menarik napas dalam-dalam, kepala pelayan itu berbicara dengan lebih tenang.",[99,4855,4856],{},"\"Y-Yang Mulia baru saja tiba.\"",[99,4858,4859],{},"\"Ah, aku tahu. Dia datang bersamaku.\"",[99,4861,4862],{},"\"B-bukan! Bukan Yang Mulia Arnold!\"",[99,4864,4865],{},"\"Menjadi membingungkan karena kau menyebutnya Yang Mulia. Aku ingin kau memanggilnya Yang Mulia Panglima.\"",[99,4867,4868],{},"Suara yang membuatku tanpa sadar ingin berlutut terdengar di telingaku.",[99,4870,4871],{},"Bukan karena mengintimidasi. Namun, suara seorang atasan alami yang membuat lawan bicara mengerti bahwa mereka tidak boleh melawannya. Suara yang membuatku percaya jika dikatakan ia dilahirkan untuk memerintah orang, pemiliknya turun perlahan dari tangga.",[99,4873,4874],{},"Rambut pirang yang lebat dengan mata ungu. Tinggi untuk seorang wanita. Dengan seragam militer yang ketat, lekuk tubuhnya yang indah terlihat. Seorang wanita cantik yang memikat siapa pun yang melihatnya, tapi wanita itu mengenakan jubah biru di atas seragam militer hitamnya. Di Kekaisaran, hanya tiga orang Panglima yang bisa mengenakan jubah biru.",[99,4876,4877],{},"Wanita yang seperti Christa versi dewasa, dengan tambahan pesona, keteguhan, dan kekuatan itu bernama Lieselotte Lakes Adler. Putri Kekaisaran Pertama sekaligus Panglima terkuat di keluarga kekaisaran.",[99,4879,4880],{},"\"Kakak Lise...! Kenapa kau di sini!?\"",[99,4882,4883],{},"\"Apa-apaan itu pada kakak yang sudah lama tidak bertemu? Ulangi.\"",[99,4885,4886],{},"\"Eh....\"",[99,4888,4889],{},"\"Ulangi.\"",[99,4891,4892],{},"\"...Lama tidak bertemu, Kakak Lise. Syukurlah kau terlihat sehat.\"",[99,4894,4895],{},"\"Bagus.\"",[99,4897,4898],{},"Diberitahu dengan nada dan mata yang tidak bisa dibantah, aku dengan enggan mengulang salamku.",[99,4900,4901],{},"Mungkin karena puas dengan itu, Kakak Lise tersenyum dan mendekat.",[99,4903,4904],{},"\"Lama tidak bertemu, Ar. Syukurlah kau juga terlihat sehat. Bagaimana kabar Christa?\"",[99,4906,4907],{},"Tiba-tiba ia beralih ke basa-basi. Seperti biasa, ia egois dan memaksakan kehendak.\nJürgen tampak terkejut, tapi ia tetap berlutut. Seharusnya ia mengatakan hal seperti 'maaf mengganggu' terlebih dahulu. Yah, percuma saja mengatakan apa pun pada kakak ini. Bukan karena ia tidak bisa menyesuaikan diri dengan orang lain, tapi karena ia tidak berniat menyesuaikan diri. Orang yang benar-benar egois.",[99,4909,4910],{},[1246,4911],{"alt":4912,"src":4913,"title":4914},"image_img-p119.jpg","/images/n02/03/img-p119.jpg","image_img-p119",[99,4916,4917],{},"\"Christa juga sehat. Akhir-akhir ini ia punya teman sebayanya dan sering tertawa.\"",[99,4919,4920],{},"\"Begitu. Maaf merepotkanmu untuk menjaganya.\"",[99,4922,4923],{},"\"Tidak, dia kan adikku. Lagi pula, yang paling banyak menjaganya adalah Ibunda.\"",[99,4925,4926],{},"\"Begitu. Ibu tiri juga sehat?\"",[99,4928,4929],{},"\"Ya. Seperti biasa.\"",[99,4931,4932],{},"Mendengar serangkaian laporan, Kakak Lise mengangguk dengan puas.\nDan akhirnya pandangannya beralih ke Jürgen.",[99,4934,4935],{},"\"Jürgen. Maaf mengganggu saat kau tidak ada.\"",[99,4937,4938],{},"\"Tidak, saya yang minta maaf karena tidak bisa menyambut Anda.\"",[99,4940,4941],{},"\"Kakak Lise. Akan kutanya sekali lagi, kenapa kau di sini?\"",[99,4943,4944],{},"Rencananya, aku akan mengirim surat setelah tiba.\nTidak kusangka dia sudah ada di sini.\nDari perbatasan timur ke sini tidak terlalu jauh. Yah, dibandingkan dengan Ibukota Kekaisaran, sih.\nTerutama bagi kakakku, itu bukan jarak yang berarti. Meskipun begitu, kakakku adalah Panglima yang menjaga perbatasan timur. Seharusnya ia tidak dalam posisi yang bisa bergerak dengan mudah.",[99,4946,4947],{},"\"Aku sedang melatih prajurit baru di belakang. Di sana, kabar bahwa kau akan datang ke sini sampai.\"",[99,4949,4950],{},"\"Kabar sampai....\"",[99,4952,4953],{},"Jaringan informasi macam apa yang ia miliki.\nSelain cepatnya informasi, kekuatan tindakannya untuk mendahuluinya juga aneh.",[99,4955,4956],{},"\"Nah, aku sudah mengatakan alasanku datang, tapi kenapa kau datang ke sini bersama Jürgen?\"",[99,4958,4959],{},"\"Eh... itu....\"",[99,4961,4962],{},"Sialan. Aku menggali kuburanku sendiri. Haruskah aku jujur? Atau haruskah aku mengelak?\nSementara aku sedikit ragu, Kakak Lise tersenyum.",[99,4964,4965],{},"\"Tidak perlu dikatakan. Pasti disuruh Ayahanda, kan?\"",[99,4967,4968],{},"\"...Seperti yang Anda duga.\"",[99,4970,4971],{},"\"Dia kan ayahku. Aku tahu apa yang akan dilakukannya.\"",[99,4973,4974],{},"Sambil menghela napas heran, Kakak Lise melihat ke arah Jürgen.\nJürgen menunjukkan wajah canggung, tapi ia tidak terlihat akan mengelak.",[99,4976,4977],{},"\"Kau tidak kapok, ya, Jürgen. Kali ini kau melibatkan adikku, apa rencanamu?\"",[99,4979,4980],{},"\"Seperti biasa, Nona Lieselotte.\"",[99,4982,4983],{},"\"Begitu. Kalau begitu jawabanku juga sama. Aku tidak berniat menikah denganmu. Aku tidak akan menikah dengan orang yang tidak bisa mati bersamaku.\"",[99,4985,4986],{},"\"Saya sangat memahaminya. Meskipun begitu, saya...!\"",[99,4988,4989],{},"\"Cerewet. Aku ingin bicara dengan Ar setelah sekian lama. Aku pinjam kamarmu.\"",[99,4991,4992],{},"\"...Baik.\"",[99,4994,4995],{},"Sambil membalikkan jubahnya, Kakak Lise berjalan seolah-olah ini adalah kediamannya sendiri.\nPunggungnya seolah-olah berkata 'ikuti aku', tapi tentu saja tidak bisa begitu.",[99,4997,4998],{},"\"Kakak Lise. Aku lelah karena perjalanan panjang. Bolehkah aku mandi dulu?\"",[99,5000,5001],{},"\"Aku tidak keberatan.\"",[99,5003,5004],{},"\"Aku yang keberatan.\"",[99,5006,5007],{},"\"Kau bicara seperti gadis. Yah, tidak apa-apa. Aku juga ingin menyegarkan diri. Mau mandi bersama setelah sekian lama?\"",[99,5009,5010],{},"\"Ya...?\"",[99,5012,5013],{},"Apa-apaan kakak ini. Tentu saja tidak mau!",[99,5015,5016],{},"\"T-tidak, saya menolak...!\"",[99,5018,5019],{},"\"Jangan sungkan. Akan kugosok punggungmu.\"",[99,5021,5022],{},"\"S-saya akan mandi bersama Duke Rheinfeld! Kami menjadi teman selama perjalanan! Di sini, kami ingin mempererat hubungan kami dengan mandi bersama!\"",[99,5024,5025],{},"Meskipun terdengar dipaksakan, tidak ada pilihan lain untuk membuat kakakku berubah pikiran.\nMungkin karena merasakan perasaanku, Jürgen juga membantuku.",[99,5027,5028],{},"\"Nona Lieselotte. Punggung Yang Mulia akan saya gosok. Jadi, tenang saja.\"",[99,5030,5031],{},"\"Begitu.\"",[99,5033,5034],{},"\"Ya. Jadi Kakak Lise, silakan di kamar.\"",[99,5036,5037],{},"\"Mau bagaimana lagi. Mandilah bertiga.\"",[99,5039,5040],{},"\"Ya!?\"",[99,5042,5043],{},"\"Mandi terpisah-pisah kan merepotkan? Apa, tenang saja. Aku tidak punya tubuh yang memalukan untuk dilihat orang.\"",[99,5045,5046],{},"\"Buh!!\"",[99,5048,5049],{},"Mungkin karena tanpa sengaja membayangkannya, Jürgen mimisan banyak sekali dan meringkuk.\nMelihat itu, Kakak Lise tertawa geli.",[99,5051,5052],{},"\"Hahaha, masih polos seperti biasa, ya, Jürgen.\"",[99,5054,5055],{},"\"Ini bukan bahan tertawaan! Pokoknya Kakak, tetaplah di kamar! Mengerti!?\"",[99,5057,5058],{},"\"Ada apa? Kau tidak mau mandi dengan kakakmu?\"",[99,5060,5061],{},"\"Ya, tidak mau! Karena tidak mau, tetaplah di kamar!\"",[99,5063,5064],{},"\"Begitu. Mau bagaimana lagi. Kalau begitu, mandilah berdua dan segarkan diri kalian.\"",[99,5066,5067],{},"Sambil berkata begitu, Kakak Lise naik tangga dengan bosan.\nNyaris saja. Nyaris saja aku membunuh seorang Duke. Seorang Panglima aktif sekaligus Putri Pertama membunuh seorang Duke karena mimisan, itu bukan pembunuhan yang bisa ditertawakan. Benar-benar pembunuhan yang mematikan.",[99,5069,5070],{},"\"Duke, Anda tidak apa-apa?\"",[99,5072,5073],{},"\"T-tidak apa-apa... tapi, seperti yang diharapkan dari Nona Lieselotte. Sungguh wanita yang gagah berani....\"",[99,5075,5076],{},"\"Hanya karena dia sudah tidak peduli dengan kewanitaannya....\"",[99,5078,5079],{},"\"Tidak, beliau adalah orang yang suka mempermainkanku seperti itu... tapi, itulah pesonanya....\"",[99,5081,5082],{},"\"Pokoknya, asal kakakku, apa saja boleh, ya....\"",[99,5084,5085],{},"Sambil menghela napas pada keduanya yang sama-sama aneh, aku bersama Jürgen pergi ke pemandian besar untuk membersihkan lelah perjalanan panjang.",[130,5087,133],{"id":132},[99,5089,5090],{},"Setelah mandi dan membersihkan kotoran dari perjalanan panjang, aku dan Jürgen yang segar bugar, berdiskusi tentang masa depan sambil mengenakan pakaian.",[99,5092,5093],{},"\"Pokoknya sekarang ini ritme kakakku. Kita tidak boleh terus-terusan terbawa suasana.\"",[99,5095,5096],{},"\"Ya. Tapi, kita benar-benar didahului, ya.\"",[99,5098,5099],{},"Wajah Jürgen sama sekali tidak terlihat menyesal. Justru, wajahnya seperti memuji, \"Seperti yang diharapkan.\" Yah, mengingat bagaimana ia dengan gemilang menghancurkan rencana kami, memang pantas disebut \"seperti yang diharapkan\", tapi ini bukan saatnya untuk mengaguminya.",[99,5101,5102],{},"\"Menurut pendapatku sebagai seorang adik, sikap kakakku pada Duke Rheinfeld bukanlah sikap benci. Justru, kurasa ia menyukainya.\"",[99,5104,2093],{},[99,5106,5107],{},"\"Itu hanya perasaanku, tapi mengingat kepribadian Kakak Lise, ia tidak akan datang ke kediaman orang yang ia benci, sekalipun aku yang datang. Sepertinya alasan ia tidak menerima lamaran pernikahan adalah syarat yang ia katakan itu.\"",[99,5109,5110],{},"\"'Aku tidak akan menikah dengan orang yang tidak bisa mati bersamaku,' ya....\"",[99,5112,5113],{},"\"Ya. Dengan kata lain, jika syarat itu terpenuhi, ia tidak keberatan untuk menikah. Jika ia menolak pernikahan itu sendiri, tidak ada yang bisa kita lakukan, tapi bagaimanapun juga ia adalah seorang wanita dari keluarga kekaisaran. Sejak kecil ia diajarkan bahwa suatu saat nanti ia akan menikah. Jadi, jika Duke bisa membuktikan bahwa ia memenuhi syarat itu, masih ada harapan.\"",[99,5115,5116],{},"\"Begitu... tapi, untuk menjadi orang yang bisa mati bersamanya, satu-satunya cara adalah menjadi ajudannya.\"",[99,5118,5119],{},"Itulah masalahnya. Kakakku sengaja mengusir Jürgen yang masuk militer.\nKakakku sendiri yang menutup kesempatan untuk menjadi ajudannya.\nHanya satu titik itu yang tidak seperti kakakku. Jürgen tidak menyerah setelah masuk militer. Kakakku yang berusaha untuk mengusirnya. Entah kenapa titik itu membuatku penasaran.",[99,5121,5122],{},"\"Bagaimanapun juga, minimal kau harus membuktikan bahwa kau bisa bertarung.\"",[99,5124,5125],{},"\"Saya mengerti. Akan saya tunjukkan hasil latihan saya pada Nona Lieselotte.\"",[99,5127,5128],{},"Sambil berkata begitu, Jürgen dengan semangat menepuk perutnya yang buncit.\nMelihat daging yang bergetar, entah kenapa aku merasa cemas, tapi tentu saja aku tidak bisa mengatakannya.",[225,5130],{},[99,5132,5133],{},"\"Lama sekali mandinya. Apa butuh waktu selama itu untuk mencuci rambut dan tubuh?\"",[99,5135,5136],{},"\"Menyimpulkan bahwa mandi hanya untuk mencuci rambut dan tubuh adalah penghinaan terhadap mandi, Kakak Lise.\"",[99,5138,5139],{},"Rambut Kakak Lise yang pertama kali berbicara seperti itu tampak berkilau.\nMungkin seperti kata-katanya, ia tidak terlalu bersusah payah. Mungkin ia hanya mencucinya biasa saja.\nPasti akan menuai kritik dari para wanita di dunia.\nAku dan Jürgen duduk di meja bundar tempat kakakku duduk. Di atas meja ada teh yang disiapkan. Ada juga kue, tapi karena kakakku menariknya ke arahnya, aku tidak bisa mengambilnya.",[99,5141,5142],{},"\"Begitukah? Di medan perang air itu berharga, jadi aku tidak pernah menikmatinya.\"",[99,5144,5145],{},"\"Saat di Ibukota Kekaisaran, tidak perlu khawatir, kan?\"",[99,5147,5148],{},"\"Saat di Ibukota Kekaisaran, ada para pelayan, jadi aku tidak suka. Pada akhirnya, di mana pun aku berada, aku mandi cepat. Entah kenapa aku tidak mengerti sensasi menikmati mandi.\"",[99,5150,5151],{},"Dalam arti tertentu, para pelayan juga hebat.\nMandi bersama kakak ini dan menggosok tubuhnya, apa mereka tidak takut?\nYah, kalau memikirkan hal seperti itu, pasti tidak akan bisa bekerja.\nPekerjaan yang penuh penderitaan. Nanti, akan kubawakan oleh-oleh untuk para pelayan Ibunda.",[99,5153,5154],{},"\"Karena saat mandi banyak celah, ya. Mungkin Nona Lieselotte tanpa sadar membenci hal seperti itu.\"",[99,5156,5157],{},"\"Oh! Itu dia! Kau bicara hal yang bagus, Jürgen.\"",[99,5159,5160],{},"Sambil tersenyum, Kakak Lise memuji Jürgen.\nDan seolah-olah sebagai hadiah, ia memberikan kue yang ada di depannya pada Jürgen.",[99,5162,5163],{},"Kakakku yang itu memberikan sesuatu!?\nSungguh mengejutkan. Kakak Lise sangat terikat pada barang-barangnya. Bisa dibilang ia sangat menyayanginya. Bahkan aku pun hanya beberapa kali menerima barang dari kakakku.\nDulu, seorang bawahan Kakak Lise membuat seorang bangsawan besar tidak senang, dan ia dipukuli sampai harus dirawat. Mendengar itu, Kakak Lise mendatangi rumah bangsawan besar itu dan berkata.",[99,5165,5166,5169],{},[234,5167,5168],{},"Bawahanku adalah milikku. Bahkan nyawanya pun kupegang. Artinya, kau telah melukai milikku tanpa izin",". Dan Kakak Lise pun menghajar bangsawan besar itu sampai babak belur.\nMasalahnya menjadi cukup besar, tapi Putra Mahkota berusaha di sana-sini dan berhasil menyelesaikannya sebelum menjadi masalah besar. Aku ingat betul itu.\nKakakku yang itu memberikan kue pada Jürgen.... Yah, pada dasarnya itu adalah milik Jürgen, dan kue itu juga seharusnya disajikan untuk kami bertiga. Meskipun begitu, ini sangat langka. Hanya dengan ini saja, terlihat bahwa kakakku cukup menyukai Jürgen.",[99,5171,2130],{},[99,5173,703],{},[99,5175,5176],{},"Jürgen menerima kue itu dengan sangat berterima kasih, dan kakakku juga menerima sikap itu sebagai hal yang wajar. Mungkin hari ini suasana hatinya sedang sangat baik.\nUntuk memastikan kemungkinan itu, aku dengan tekad mengulurkan tangan ke arah kue. Lalu, pandanganku berputar, dan punggungku terasa sakit. Saat tersadar, aku sudah terbaring telentang di lantai.",[99,5178,5179],{},"\"Lama tidak bertemu, tanganmu jadi nakal, ya? Ar.\"",[99,5181,5182],{},"\"Kakak Lise seperti biasa, ya....\"",[99,5184,5185],{},"Pergelangan tangan kananku yang terulur digenggam oleh kakakku.\nSepertinya ia memutar pergelangan tanganku dengan satu tangan dan membuatku kehilangan keseimbangan sepenuhnya. Terlebih lagi, pendaratannya lembut agar aku tidak terluka. Kakak yang menakutkan hanya karena sepotong kue....",[99,5187,5188],{},"\"Aneh... bukankah seharusnya suasana hatinya sedang baik?\"",[99,5190,5191],{},"\"Suasana hatiku baik. Karena aku bisa bertemu denganmu setelah sekian lama. Meskipun kau adalah adik yang tidak tahu diuntung yang tidak datang menemuiku padahal punya waktu luang di Ibukota Kekaisaran, hanya dengan bertemu saja suasana hatiku sudah baik. Bukankah aku kakak yang luar biasa?\"",[99,5193,5194],{},"\"Entahlah. Seorang kakak yang dengan entengnya melempar adiknya hanya karena mencoba mengambil kue, secara umum tidak akan disebut luar biasa.\"",[99,5196,5197],{},"\"Itu karena kau diam-diam mencoba mencuri kueku.\"",[99,5199,5200],{},"\"Aneh, kan? Itu kan untuk tiga orang? Kue untuk dibagi semua orang.\"",[99,5202,5203],{},"\"Tentu saja diletakkan di depanku? Artinya itu milikku.\"",[99,5205,5206],{},"\"....\"",[99,5208,5209],{},"Sambil berkata begitu, kakakku memakan kue dengan lahap.\nDi garis depan, kue jarang sekali ada. Sebagai seorang Panglima, kakakku bisa hidup mewah jika mau, tapi jika ia melakukan itu, ia tidak akan bisa menjadi contoh bagi para prajurit, jadi kakakku hidup sederhana.\nKarena itu, bagi kakakku, ini mungkin kue yang sudah lama tidak ia makan. Suasana hatinya sangat baik.\nMelihat kakakku seperti itu, Jürgen juga terlihat bahagia.\nKenapa. Kenapa hanya aku yang pergelangan tangannya ditahan. Tidak adil.\nMeskipun aku sudah meronta-ronta dari tadi, aku tidak bisa lepas dari cengkeraman kakakku.",[99,5211,5212],{},"\"Kakak. Bisakah kau melepaskanku?\"",[99,5214,5215],{},"\"Kenapa?\"",[99,5217,5218],{},"\"Kenapa!?\"",[99,5220,5221],{},"\"Aku tidak akan melepaskan orang yang belum meminta maaf, kan?\"",[99,5223,5224],{},"\"Kan sudah kubilang itu kue untuk tiga orang.\"",[99,5226,5227],{},"\"Itu milikku.\"",[99,5229,5230],{},"\"...Maaf karena mencoba mencuri kue.\"",[99,5232,5233],{},"\"Seharusnya ada kata tambahan lagi, kan?\"",[99,5235,5236],{},"\"'Milik kakak'! Maaf karena mencoba mencuri kue.\"",[99,5238,4895],{},[99,5240,5241],{},"Setelah itu, barulah aku dilepaskan.\nSambil mengelus pergelangan tanganku, aku kembali ke kursi, dan kue yang ada di depan kakakku sudah hampir habis.",[99,5243,5244],{},"\"Hmm? Jürgen. Kuenya habis.\"",[99,5246,5247],{},"\"Jangan bicara seolah-olah hilang begitu saja. Kakak yang memakannya, kan.\"",[99,5249,5250],{},"\"Akan segera kusuruh siapkan.\"",[99,5252,703],{},[99,5254,5206],{},[99,5256,5257],{},"Kenapa protesku diabaikan begitu saja.\nJürgen bertepuk tangan, dan para pelayan membawa kue di atas piring kecil. Dari baunya, manis. Tapi bukan manis yang tidak enak. Mungkin kue keju? Terlihat enak.\nPertama-tama itu diletakkan di depan kakakku. Selanjutnya diletakkan di depanku—dan ditarik ke depan kakakku oleh tangan kakakku yang terulur dari samping.",[99,5259,5260],{},"Aku tidak tahan lagi!",[99,5262,5263],{},"\"Hei!! Aneh, kan! Ini!\"",[99,5265,5266],{},"\"Apanya yang aneh?\"",[99,5268,5269],{},"\"Semuanya! Kenapa kau mengambil piring kecil yang diletakkan di depanku!? Kakak kan punya bagianmu sendiri!?\"",[99,5271,5272],{},"\"Tidak punya?\"",[99,5274,5275],{},"\"Sudah kau makan!? Cepat sekali!? Lagi pula, itu punyaku! Jangan seenaknya mencoba memakannya!\"",[99,5277,5278],{},"\"Barang adik adalah barang kakak.\"",[99,5280,5281],{},"\"Apa-apaan teori tirani itu!? Kalau begitu, jika dikatakan barang adik perempuan adalah barang kakak laki-laki, kau akan setuju!? \"",[99,5283,5284],{},"\"Aku tidak akan tunduk pada ketidakadilan.\"",[99,5286,5287],{},"\"Sialan!? Huh!\"",[99,5289,5290],{},"Menyadari bahwa percuma saja mengatakan apa pun, aku mencoba mengambil kue dengan paksa.\nNamun, kakakku menangkis tanganku dengan satu tangan. Dan dengan tangan yang lain ia mulai memakan kue itu.\nSialan!\nDengan tekad untuk merebutnya, aku menantangnya dengan kedua tangan, tapi semuanya ditangkis dengan satu tangan.\nSementara itu, kueku dimakan habis oleh kakakku.",[99,5292,1423],{},[99,5294,5295],{},"\"Yang Mulia Arnold. Silakan, makan punyaku.\"",[99,5297,5298],{},"\"Duke... terima kasih. Akan kute...\"",[99,5300,5301],{},"\"Sudah kubilang barang adik adalah barang kakak, kan?\"",[99,5303,5304],{},"Kue yang diberikan oleh Jürgen juga dicegat sebelum sampai ke tanganku.\nDan kue itu pun akhirnya masuk ke dalam perut kakakku. Tidak adil....\nPada akhirnya, aku tidak bisa makan apa-apa di tempat itu.",{"title":1265,"searchDepth":1266,"depth":1266,"links":5306},[5307,5308],{"id":2974,"depth":1266,"text":2975},{"id":132,"depth":1266,"text":133},5,{},"/novels/degarashi-ouji/vol-3/bab-2-2",{"title":4711,"description":4716},"novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/05.bab-2-2","PS79Q58B8jsqM1ceVxJAWqWowjr-vOcj-rtHhqA-gWA",{"id":5316,"title":5317,"body":5318,"chapterNumber":6437,"description":1265,"excerpt":1273,"extension":1274,"hidden":31,"meta":6438,"mtl":11,"navigation":11,"path":6439,"publishedAt":33,"seo":6440,"stem":6441,"volumeNumber":1279,"__hash__":6442},"chapters/novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/06.bab-3.md","Bab 3: Kegelapan yang Meliat",{"type":96,"value":5319,"toc":6431},[5320,5322,5325,5328,5331,5334,5337,5340,5343,5346,5349,5352,5355,5358,5361,5364,5367,5370,5373,5376,5379,5382,5385,5388,5391,5394,5397,5400,5403,5406,5409,5412,5415,5418,5421,5424,5427,5430,5433,5436,5439,5442,5445,5448,5451,5454,5457,5460,5463,5466,5469,5472,5475,5478,5481,5484,5487,5490,5493,5496,5499,5502,5505,5508,5511,5514,5517,5520,5523,5526,5529,5531,5534,5537,5540,5543,5546,5549,5552,5555,5558,5561,5564,5567,5570,5573,5576,5579,5582,5585,5588,5591,5594,5597,5600,5603,5606,5609,5612,5615,5618,5621,5624,5627,5630,5633,5636,5639,5642,5645,5648,5651,5654,5657,5660,5662,5665,5668,5671,5674,5677,5680,5683,5686,5689,5692,5695,5698,5701,5704,5707,5710,5713,5716,5719,5722,5725,5728,5731,5734,5737,5740,5743,5746,5749,5752,5755,5758,5761,5764,5767,5770,5773,5776,5779,5782,5785,5788,5791,5794,5797,5800,5803,5806,5809,5812,5815,5818,5821,5824,5827,5829,5832,5835,5838,5841,5844,5847,5850,5853,5856,5859,5862,5865,5868,5871,5874,5877,5880,5883,5886,5889,5892,5895,5898,5901,5904,5907,5910,5913,5916,5919,5922,5925,5928,5931,5934,5937,5940,5943,5946,5949,5952,5955,5958,5961,5964,5967,5970,5973,5976,5979,5982,5985,5988,5991,5994,5997,6000,6003,6006,6009,6012,6015,6018,6021,6024,6027,6030,6033,6036,6039,6042,6044,6047,6050,6052,6055,6058,6061,6064,6067,6070,6073,6076,6079,6082,6085,6088,6091,6093,6096,6099,6102,6105,6108,6111,6114,6117,6120,6123,6126,6129,6132,6135,6138,6141,6144,6147,6150,6153,6156,6159,6162,6165,6167,6170,6173,6176,6179,6182,6185,6188,6191,6194,6197,6200,6203,6206,6209,6212,6215,6218,6221,6224,6227,6230,6233,6236,6239,6242,6245,6248,6251,6254,6257,6260,6263,6265,6268,6271,6274,6277,6280,6282,6285,6288,6291,6294,6297,6300,6303,6306,6309,6312,6315,6318,6321,6324,6327,6330,6333,6336,6339,6342,6345,6348,6351,6354,6357,6360,6363,6366,6369,6372,6375,6378,6381,6383,6386,6389,6392,6395,6398,6401,6404,6407,6410,6413,6416,6419,6422,6425,6428],[130,5321,1297],{"id":1296},[99,5323,5324],{},"Kira-kira pada saat yang sama ketika Ar dan rombongannya tiba di wilayah Duke Rheinfeld, di Ibukota Kekaisaran, Fina sedang berada dalam situasi yang sangat sibuk.",[99,5326,5327],{},"\"H-Hwaaah!? A-Apa yang harus kulakukan! Apa yang sebaiknya kulakukan!? Yulia-san!\"",[99,5329,5330],{},"\"Tetap diam saja di sana. Itu sudah lebih dari cukup.\"",[99,5332,5333],{},"\"Toko dibukaaaa!!\"",[99,5335,5336],{},"Begitu cabang Serikat Dagang Demihuman di Ibukota Kekaisaran dibuka, para pelanggan yang sudah membentuk antrean panjang langsung menyerbu masuk. Tujuan mereka adalah produk baru yang diluncurkan oleh Serikat Dagang Demihuman, yaitu \"Air Kecantikan\".",[99,5338,5339],{},"Produk itu sendiri sudah sangat unggul, tetapi Serikat Dagang Demihuman menambahkan sebuah slogan untuknya.",[99,5341,5342],{},"\"Silaaakan! Air Kecantikan yang juga dipakai oleh Putri Camar Biru! 'Air Kamome' hanya tersedia tiga ratus buah saja!\"",[99,5344,5345],{},"Seorang pegawai demi-human berwujud binatang buas mempromosikan produk unggulan itu dengan penampilan yang menggemaskan. Di sana, terdapat botol-botol berisi air bening. Meski air itu mengandung berbagai macam bahan, pandangan para pelanggan justru tertuju pada Fina.",[99,5347,5348],{},"\"Benar-benar ada Fina-sama! Aku mau satu!\"",[99,5350,5351],{},"\"Itu benar-benar dia!! Aku mau tiga!\"",[99,5353,5354],{},"\"Lima untukku!\"",[99,5356,5357],{},"\"Repot sekali! Beri aku sepuluh!!\"",[99,5359,5360],{},"Air kecantikan yang digunakan oleh wanita tercantik di Kekaisaran.",[99,5362,5363],{},"Bagi para wanita di Ibukota Kekaisaran, kata-kata itu bagaikan sihir. Para pelanggan yang menyerbu masuk ke toko dengan penuh semangat langsung menyambar Air Kecantikan itu, dan dalam sekejap, tiga ratus buah pun habis terjual.",[99,5365,5366],{},"Jika hanya sekadar slogan, mungkin penjualannya tidak akan meroket seperti ini. Namun, dari lantai dua toko cabang, Fina melambaikan tangannya.",[99,5368,5369],{},"Kehadiran sosok aslinya memberikan efek yang luar biasa, dan dalam beberapa hari sejak peluncurannya, Air Kamome menjadi produk kosmetik terlaris di Ibukota Kekaisaran.",[99,5371,5372],{},"\"Kerja bagus, Fina.\"",[99,5374,5375],{},"\"A-Aku terkejut sekali....\"",[99,5377,5378],{},"Karena strategi yang ia rancang berhasil, Yulia terus tersenyum sepanjang waktu.",[99,5380,5381],{},"Di sisi lain, Fina merasa cemas setiap kali harus melihat para pelanggan wanita yang menyerbu masuk dengan semangat laksana kesatria yang menyerang pasukan musuh.",[99,5383,5384],{},"\"Sebelum toko dibuka, semua orang melihat ke arahku... Aku jadi berpikir, bagaimana kalau mereka menyerbu ke arahku....\"",[99,5386,5387],{},"\"Maaf ya, tapi biasakanlah dirimu. Kau boleh mengharapkan imbalan yang setimpal, kok.\"",[99,5389,5390],{},"\"Baik! Akan kucoba yang terbaik!\"",[99,5392,5393],{},"Sosok Fina yang mengepalkan tangannya dengan erat tampak begitu manis, bahkan di mata Yulia yang juga seorang wanita.",[99,5395,5396],{},"Awalnya, banyak pelanggan pria yang berbondong-bondong datang untuk melihat sosoknya sekilas, tetapi karena Yulia tidak mengizinkan siapa pun selain pelanggan wanita untuk masuk, banyak dari mereka yang terpaksa menyerah.",[99,5398,5399],{},"Beberapa di antara mereka ada yang mencoba masuk dengan paksa, tetapi semuanya berakhir diseret keluar oleh para pengawal demi-human kebanggaan Serikat Dagang Demihuman.",[99,5401,5402],{},"Berkat hal itu, kabar bahwa keributan tidak akan ditoleransi di toko itu mulai menyebar di Ibukota Kekaisaran.",[99,5404,5405],{},"Melihat hal tersebut, Yulia memutuskan untuk melancarkan langkah berikutnya.",[99,5407,5408],{},"\"Fina. Kita akan beralih ke strategi selanjutnya.\"",[99,5410,5411],{},"\"Strategi selanjutnya? Apa yang harus kulakukan?\"",[99,5413,5414],{},"\"Sama seperti kali ini. Untuk sementara, lambaikan tanganmu dan tebarkan pesonamu. Keamanannya akan aku gandakan.\"",[99,5416,5417],{},"\"Digandakan....\"",[99,5419,5420],{},"Fina melihat sekelilingnya. Sudah ada tiga pengawal demi-human yang tegap di sekelilingnya. Kalau digandakan, berarti akan menjadi enam orang.",[99,5422,5423],{},"Membayangkan dirinya dikelilingi oleh enam demi-human berbadan besar, Fina menunjukkan raut panik.",[99,5425,5426],{},"\"N-Nanti aku tidak akan terlihat...!\"",[99,5428,5429],{},"\"Tidak apa-apa. Selama kau terlihat sekilas. Selama mereka tahu Putri Camar Biru ada di sana, para pria itu akan berdatangan.\"",[99,5431,5432],{},"\"B-Benarkah begitu?\"",[99,5434,5435],{},"\"Tentu saja. Akan kukuras uang dari para pria bodoh itu. Fufufu, camar yang terbang di langit takkan bisa kau tangkap, tahu.\"",[99,5437,5438],{},"\"T-Tolong jangan berlebihan, ya....\"",[99,5440,5441],{},"\"Aku tahu. Akan kulakukan secukupnya. Secukupnya.\"",[99,5443,5444],{},"Sambil berkata begitu, Yulia menyunggingkan senyum licik. Melihat senyum itu, Fina berpikir senyum itu sedikit mirip dengan Ar saat merencanakan sesuatu yang jahil, tetapi ia tidak mengatakannya.",[99,5446,5447],{},"Keesokan harinya, Fina akhirnya berpikir bahwa kelicikan Yulia mungkin melebihi Ar.",[99,5449,5450],{},"\"Silaaakan! Cabang Serikat Dagang Demihuman di Ibukota Kekaisaran dibukaaaa!\"",[99,5452,5453],{},"Begitu para pegawai demi-human yang mengenakan kostum lucu membuka pintu, para pelanggan pria mengalir masuk ke dalam toko yang cukup besar itu.",[99,5455,5456],{},"Menghadap para pelanggan pria itu, Fina tersenyum kaku sambil melambaikan tangan.",[99,5458,5459],{},"\"Uoooooooh!!!! Itu Fina-sama!! Fina-sama secara langsung! Lebih imut daripada yang kulihat di lukisan potret atau Kertas Ilusi!!\"",[99,5461,5462],{},"\"Cantik sekali! Menyilaukan! Seolah bersinar!\"",[99,5464,5465],{},"\"Harus kurekam dalam ingatanku! Ini akan jadi kenangan seumur hidup!\"",[99,5467,5468],{},"Serikat Dagang Demihuman telah mengerahkan seluruh kemampuannya untuk berpromosi di seluruh Ibukota Kekaisaran, menggunakan poster dengan potret Fina dan juga Kertas Ilusi, sebuah alat sihir produksi massal yang bisa memunculkan ilusi untuk waktu tertentu.",[99,5470,5471],{},"Bisa bertemu dengan Putri Camar Biru walau hanya sekilas. Nilai tambah itu membuat para pelanggan pria bergegas menuju cabang Ibukota Kekaisaran.",[99,5473,5474],{},"Namun, di antara mereka, ada juga yang tidak membaca dengan saksama apa yang tertulis di poster.",[99,5476,5477],{},"\"Fina-sama! Tolong lihat kemari! Fina-sama!\"",[99,5479,5480],{},"\"Hei, brengsek! Kalau kau tidak datang untuk membeli produk, sana pulang!\"",[99,5482,5483],{},"\"Berisik! Aku tidak berniat membeli produk apa pun!\"",[99,5485,5486],{},"Pemuda yang meneriakkan hal itu dengan suara keras langsung ditahan dengan erat oleh seorang pengawal demi-human berbadan besar yang melangkah masuk ke dalam toko.",[99,5488,5489],{},"\"A-Apa-apaan ini!?\"",[99,5491,5492],{},"\"Tuan Pelanggan. Apakah Anda mengetahui catatan peringatan di poster kami?\"",[99,5494,5495],{},"\"Hah!? Catatan peringatan!?\"",[99,5497,5498],{},"Melihat reaksi pelanggan itu, si pengawal menghela napas dengan ekspresi jengkel, lalu menunjuk ke bagian bawah poster.",[99,5500,5501],{},"Di sana, dengan huruf yang cukup besar, tertulis, \"Pelanggan yang tidak membeli produk dilarang masuk. Yang melanggar akan dikenai denda.\"",[99,5503,5504],{},"Pemuda yang tidak membacanya dengan saksama itu langsung pucat pasi, tetapi semua sudah terlambat.",[99,5506,5507],{},"Ia diseret oleh pengawal itu menuju ke belakang toko.",[99,5509,5510],{},"\"Y-Yulia-san....\"",[99,5512,5513],{},"\"Tenang saja, aku tidak akan berlaku kasar. Aku hanya akan menyuruhnya membeli produk. Kalau dia tidak punya uang, akan kusuruh dia bekerja sebagai gantinya.\"",[99,5515,5516],{},"\"O-Oh, begitu ya....\"",[99,5518,5519],{},"Fina menghela napas lega.",[99,5521,5522],{},"Melihat keadaan Fina, Yulia tertawa kecil.",[99,5524,5525],{},"\"A-Ada apa?\"",[99,5527,5528],{},"\"Tidak, aku hanya berpikir betapa baiknya dirimu. Biasanya, orang tidak akan mengkhawatirkan orang seperti itu.\"",[99,5530,5432],{},[99,5532,5533],{},"\"Biasanya, ya. Tapi, kurasa kau tidak apa-apa seperti itu. Toh, sudah ada orang licik sepertiku, jadi tidak masalah jika ada anak baik sepertimu, kan?\"",[99,5535,5536],{},"\"Yulia-san itu sangat baik, kok!\"",[99,5538,5539],{},"\"Oh ya? Padahal aku hanya memikirkan cara menguras uang dari para pria yang ada di sini, lho?\"",[99,5541,5542],{},"\"Anda tidak perlu menyembunyikannya! Saya tahu, kok. Saya tahu Yulia-san memprioritaskan pemasangan poster di tempat-tempat orang kaya, atau bagaimana Anda mengadakan pembagian makanan untuk orang-orang di lapisan luar, dan masih banyak lagi!\"",[99,5544,5545],{},"Bukan berarti boleh menguras uang dari orang kaya, tetapi tetap saja Yulia tidak pernah menargetkan orang-orang yang tidak punya uang. Itu adalah prinsip dasarnya.",[99,5547,5548],{},"Di Serikat Dagang Demihuman, banyak berkumpul mereka yang tidak bisa berbaur dengan masyarakat manusia dan terisolasi. Banyak di antara mereka yang pernah mengalami kemiskinan yang parah. Karena telah melihat orang-orang seperti itu, Yulia secara rutin mengadakan pembagian makanan untuk kaum miskin yang tinggal di lapisan luar kota.",[99,5550,5551],{},"Itu sudah ia lakukan bahkan sebelum cabang Ibukota Kekaisaran dibuka.",[99,5553,5554],{},"Yulia melakukan kegiatan yang tidak menghasilkan keuntungan itu dengan menggunakan uang pribadinya.",[99,5556,5557],{},"\"Kenapa kau bisa tahu hal seperti itu?\"",[99,5559,5560],{},"Yulia bergumam dengan ekspresi canggung, tetapi Fina tersenyum cerah dan melihat para pengawal di sekitarnya.",[99,5562,5563],{},"Karena berada di toko cabang yang tidak bisa dibilang lebih aman daripada istana, para pengawal selalu menempel pada Fina. Fina sering mengajak bicara para pengawal itu sambil tersenyum dan berhasil mendapatkan berbagai macam informasi dari mereka.",[99,5565,5566],{},"\"Dasar pengawal cerewet.\"",[99,5568,5569],{},"\"Mohon maaf... saya tidak sengaja.\"",[99,5571,5572],{},"\"Haaah....\"",[99,5574,5575],{},"\"Semuanya memuji Yulia-san! Mereka bilang Anda orang yang hebat! Ada berbagai macam demi-human di benua ini, dan karena berbagai rumor buruk, mereka dibenci oleh manusia. Karena itulah Anda mendirikan Serikat Dagang Demihuman, kan! Agar bisa menjadi wadah bagi para demi-human yang kesepian. Agar bisa memperbaiki reputasi demi-human walau hanya sedikit. Saya sangat terharu!\"",[99,5577,5578],{},"\"Dasar... kalian menceritakan kisah yang disukai oleh nona muda yang baik hati ini.\"",[99,5580,5581],{},"\"Karena itu adalah fakta.\"",[99,5583,5584],{},"Yulia menendang kaki para pengawalnya dengan pelan. Hanya itu saja.",[99,5586,5587],{},"Yulia lalu turun ke lantai bawah dengan alasan akan memeriksa hasil penjualan.",[99,5589,5590],{},"\"Apa beliau marah, ya?\"",[99,5592,5593],{},"\"Saya rasa beliau hanya malu.\"",[99,5595,5596],{},"\"Begitu ya. Manis sekali, ya. Yulia-san.\"",[99,5598,5599],{},"Sambil mengatakan sesuatu yang mungkin akan membuat Yulia marah jika mendengarnya, Fina melambaikan tangan kepada para pelanggan di bawah.",[99,5601,5602],{},"Hal itu berlanjut untuk beberapa saat, dan ketika para pelanggan selesai berbelanja, Fina pun mundur ke bagian belakang toko. Ini karena jika Fina tetap di sana, para pelanggan tidak akan mau pulang.",[99,5604,5605],{},"\"Fuh, lelahnya.\"",[99,5607,5608],{},"\"Kerja bagus.\"",[99,5610,5611],{},"Yulia mengucapkan kata-kata penyemangat kepada Fina sambil menyerahkan secangkir teh.",[99,5613,5614],{},"Di tangannya, ada secarik kertas bertuliskan hasil penjualan hari ini. Angka yang tertulis di sana adalah angka yang jarang dilihat bahkan oleh Yulia yang sudah lama berbisnis.",[99,5616,5617],{},"\"Aku salah menilai efek Putri Camar Biru di Ibukota Kekaisaran. Aku harus meninjaunya kembali.\"",[99,5619,5620],{},"\"Apakah efeknya tidak terlalu besar!?\"",[99,5622,5623],{},"\"Justru sebaliknya. Efeknya terlalu besar. Kalau aku tidak segera memasok barang, stoknya akan habis dalam sekejap.\"",[99,5625,5626],{},"\"Ah, begitu ya! Syukurlah!\"",[99,5628,5629],{},"Merasa dirinya juga berguna, Fina meminum tehnya dengan wajah gembira.",[99,5631,5632],{},"Melihat Fina yang seperti itu, Yulia merasa hangat, menganggapnya sebagai gadis yang tulus. Dan pada saat yang sama, ia berharap Fina akan selalu seperti itu.",[99,5634,5635],{},"Namun, ia juga tahu betul bahwa itu adalah harapan yang terlalu indah. Saat ini, perebutan takhta sedang berlangsung sengit. Pihak lawan tidak akan semanis itu untuk hanya diam dan melihat kesuksesan kubu saingannya.",[99,5637,5638],{},"Jika mereka melangkah lebih jauh dengan menjadikan kesuksesan kali ini sebagai pijakan, pasti akan ada gangguan. Masalahnya adalah kapan gangguan itu akan datang.",[99,5640,5641],{},"Mengingat Leo yang memimpin faksi sedang pergi ke selatan atas perintah kekaisaran, mereka mungkin tidak akan melakukan gerakan yang mencolok, tetapi tidak bisa dipastikan mereka tidak akan melakukan apa-apa. Biasanya, tidak akan ada yang berani mengganggu Fina, yang merupakan putri seorang Duke dan kesayangan Kaisar, tetapi lawannya adalah para kandidat takhta. Mereka bukan orang-orang yang akan takut pada Fina.",[99,5643,5644],{},"Urusan kekerasan berada di luar yurisdiksinya. Itu adalah hal yang harus ditangani oleh pangeran kembar. Namun, jika menyangkut urusan bisnis, ceritanya berbeda. Sambil mempertimbangkan kemungkinan adanya gangguan, Yulia mulai memikirkan langkah selanjutnya.",[99,5646,5647],{},"Di tengah-tengah itu, tiba-tiba Sebastian muncul di tempat itu.",[99,5649,5650],{},"\"Permisi atas kedatangan saya yang tiba-tiba, Fina-sama. Mohon segera kembali ke istana.\"",[99,5652,5653],{},"\"Apakah terjadi sesuatu?\"",[99,5655,5656],{},"\"Benar. Putri Christa membutuhkan Fina-sama.\"",[99,5658,5659],{},"Hanya dengan itu, Fina menyadari bahwa Christa telah melihat masa depan lagi.",[130,5661,1583],{"id":1582},[99,5663,5664],{},"\"Putri Christa, Nyonya Mitsuba. Mohon maaf atas keterlambatan saya.\"",[99,5666,5667],{},"Setelah kembali ke istana, Fina segera mengunjungi kamar Mitsuba. Di sana, ada Christa yang tidak bergerak sambil memeluk Mitsuba.",[99,5669,5670],{},"\"Fina-san... maafkan aku, ya. Tiba-tiba memanggilmu.\"",[99,5672,5673],{},"\"Tidak apa-apa. Jadi, kali ini apa yang Anda lihat?\"",[99,5675,5676],{},"Masa depan yang cukup penting sampai harus menggunakan Sebastian untuk memanggilnya kembali dengan tergesa-gesa. Fina merasa tidak ada waktu untuk berbicara santai, jadi ia langsung menanyakan detailnya.",[99,5678,5679],{},"Wajah Mitsuba sedikit mendung. Melihat itu, Fina merasakan firasat buruk. Dan firasat itu tidak salah.",[99,5681,5682],{},"\"...Ayahanda mengadakan Rapat Dewan Penasihat tentang keadaan darurat yang akan terjadi di selatan... di tengah-tengah rapat itu... Ayahanda... pingsan....\"",[99,5684,5685],{},"Christa, yang gemetar sambil berpegangan pada Mitsuba, memberitahukan masa depan yang ia lihat dengan suara yang seolah dipaksakan. Isinya adalah sesuatu yang bisa mengguncang seluruh Kekaisaran.",[99,5687,5688],{},"\"Yang Mulia Kaisar....\"",[99,5690,5691],{},"Bergumam, Fina menyadari tangannya gemetar. Dengan tangan yang satu lagi, ia menggenggamnya erat seolah memerintahkan getaran itu untuk berhenti, lalu menarik napas dalam-dalam.",[99,5693,5694],{},"Kaisar pingsan. Itu adalah insiden besar. Namun, ada beberapa kemungkinan skenario dari kata 'pingsan'.",[99,5696,5697],{},"\"Apakah itu... berarti Anda melihat kematian Yang Mulia Kaisar?\"",[99,5699,5700],{},"\"...Bukan... Ayahanda hanya pingsan... Cara kelihatannya berbeda dengan masa depan saat seseorang akan meninggal....\"",[99,5702,5703],{},"\"Jadi sepertinya ini bukan masalah yang akan mengancam nyawa dalam waktu dekat, ya....\"",[99,5705,5706],{},"Fina pernah mendengar bahwa penglihatan masa depan Christa memang tidak pasti, tetapi akurasinya sangat tinggi jika menyangkut kematian seseorang. Jika ia melihat kematian seseorang, hal itu hampir pasti akan menjadi kenyataan. Faktanya, ia juga berhasil meramalkan kematian Pangeran Mahkota yang berada di tempat yang jauh. Namun, saat ini, hal itu justru melegakan. Jika kematian tidak terlihat, kemungkinan Kaisar akan meninggal menjadi lebih rendah.",[99,5708,5709],{},"\"Nyonya Mitsuba. Apakah Yang Mulia Kaisar memiliki penyakit tertentu?\"",[99,5711,5712],{},"\"Tidak, beliau tidak punya penyakit bawaan. Hanya saja, tiga tahun belakangan ini, stamina dan semangatnya terlihat mulai menurun.\"",[99,5714,5715],{},"\"Sejak insiden di Wilayah Timur, Yang Mulia juga menjadi sibuk, jadi mungkin beliau pingsan karena kelelahan. Pemicunya adalah keadaan darurat yang akan terjadi di selatan.\"",[99,5717,5718],{},"\"Kemungkinan itu cukup besar. Membunuh Yang Mulia hampir mustahil. Saat ini, Kesatria Pengawal Kekaisaran menjaganya dengan kekuatan penuh. Racun juga tidak akan berhasil, kurasa. Sebas, apa ada cara lain?\"",[99,5720,5721],{},"\"Trik-trik kecil tidak akan mempan. Baik itu racun maupun sihir, mustahil bisa melukai Yang Mulia Kaisar. Jika ingin mengalahkannya, menerobos penjaga dengan paksa adalah cara yang paling mungkin. Walaupun kalau itu bisa dilakukan, tidak akan ada yang perlu bersusah payah,\"",[99,5723,5724],{},"Mendengar kata-kata Sebastian, seorang pembunuh bayaran kelas atas, Fina menjadi lebih yakin dengan pikirannya. Bukan pembunuhan, melainkan masalah yang timbul dari tubuh Kaisar sendiri. Jika begitu, akan lebih mudah untuk mengambil tindakan pencegahan.",[99,5726,5727],{},"\"Kalau begitu, Nyonya Mitsuba. Bisakah Anda memperhatikan kesehatan Yang Mulia Kaisar?\"",[99,5729,5730],{},"\"Baiklah. Aku akan menyarankan agar dokter istana memeriksanya karena aku khawatir dengan kondisi Yang Mulia. Tapi, kalau Christa sudah melihatnya, kurasa akan sulit untuk mengubahnya.\"",[99,5732,5733],{},"\"Benar. Kemungkinan besar tidak akan berubah. Mengubah masa depan di mana Yang Mulia Kaisar pingsan adalah hal yang mustahil bagi kita. Kita tidak bisa menghilangkan kelelahan yang menumpuk, maupun menghentikan peristiwa di selatan yang menjadi pemicunya. Jika ada waktu mungkin bisa, tetapi jika masalah terjadi di selatan Kekaisaran, kemungkinan besar itu adalah masa depan yang tidak lama lagi.\"",[99,5735,5736],{},"Hampir pasti akan terjadi sesuatu di selatan, dan Leo pasti terlibat di dalamnya. Waktunya terlalu pas. Dan, hal itu mau tidak mau akan sampai ke telinga Kaisar. Selama peristiwa pemicunya tidak bisa diubah, kondisi kesehatan yang memburuk tidak bisa dihindari.",[99,5738,5739],{},"\"Kalau begitu, sebaiknya kita tidak memberitahu Yang Mulia tentang Christa, ya.\"",[99,5741,5742],{},"Mendengar kata-kata Mitsuba, Fina terdiam sejenak. Sebagai rakyat Kekaisaran, ia merasa ragu untuk diam saja saat mengetahui krisis yang akan menimpa Kaisar.",[99,5744,5745],{},"Bahwa nyawanya tidak dalam bahaya hanyalah sebuah spekulasi. Mungkin saja itu adalah penyakit serius. Kemungkinan itu tidak bisa dikesampingkan.",[99,5747,5748],{},"Pikirannya berputar-putar di kepala. Namun, tidak ada jawaban yang muncul. Tetapi, di tengah kebingungannya, mata Fina tiba-tiba menangkap wajah Christa.",[99,5750,5751],{},"Ekspresi ketakutan. Yang tiba-tiba ia lihat adalah sosok ayahnya yang pingsan. Bahkan tanpa sempat bersiap, ia hanya bisa merasa takut pada masa depan itu.",[99,5753,5754],{},"Melihat sosok Christa, jawaban di dalam diri Fina pun menjadi bulat.",[99,5756,5757],{},"\"...Benar. Ini adalah rahasia yang selama ini Tuan Ar jaga. Jika mengungkapkannya bisa mengubah sesuatu, maka kita harus mengungkapkannya. Tetapi jika tidak, itu hanya akan membawa risiko. Yang Mulia juga seorang manusia. Jika beliau tahu seseorang bisa melihat masa depan, mungkin beliau akan mulai bergantung pada Putri Christa. Itu pasti akan menjadi beban bagi sang Putri. Untuk saat ini, saya rasa cukup dengan tindakan pencegahan berupa Nyonya Mitsuba yang memperhatikan kondisi Yang Mulia Kaisar, termasuk dengan melibatkan dokter istana.\"",[99,5759,5760],{},"\"Terima kasih, Fina-san. Terima kasih sudah memikirkan Christa. Kau sangat membantu. Pasti Ar juga akan mengatakan hal yang sama. Anak itu tidak akan mengungkapkan tentang kekuatan Christa, bahkan jika lawannya adalah Yang Mulia. Kaisar akan memprioritaskan kepentingan Kekaisaran. Sebelum menjadi seorang ayah, ia adalah seorang kaisar. Jika diperlukan, mencoba memanfaatkan kekuatan Christa adalah hal yang wajar sebagai seorang kaisar. Karena Ar berpikir begitu, ia tidak akan memberitahu siapa pun, dan tidak akan membiarkan siapa pun memberitahukannya. Itu tidak terkecuali bahkan untuk Leo. Meskipun, kurasa Leo pasti sudah menduga ada sesuatu dengan Christa.\"",[99,5762,5763],{},"Ia tidak bertanya karena tidak ada yang memberitahunya. Dan dalam banyak kasus, Ar selalu ada di sisi Christa. Karena itu, Leo tidak pernah bertanya apa pun tentang Christa. Ia memiliki kepercayaan mutlak pada Ar, bahwa jika ada masalah, Ar akan memberitahunya.",[99,5765,5766],{},"Mitsuba juga memahami hal itu. Keduanya saling mempercayai satu sama lain, dan bisa berkomunikasi seolah bisa membaca pikiran masing-masing.",[99,5768,5769],{},"Anak kembarnya terikat oleh ikatan yang kuat. Karena itulah, Mitsuba merasa bersyukur atas kehadiran Fina. Karena bagi mereka berdua, orang yang bisa mereka percayai dengan kuat selain satu sama lain adalah eksistensi yang langka.",[99,5771,5772],{},"\"Aku benar-benar tidak akan pernah bisa cukup berterima kasih padamu, Fina-san. Aku senang kau ada di sisi anak-anakku. Baik Ar, Leo, maupun Christa, dan tentu saja aku juga. Kami hanya terus merepotkanmu. Maafkan aku, ya.\"",[99,5774,5775],{},"\"T-Tidak, tidak apa-apa... Tolong angkat kepala Anda, Nyonya Mitsuba.\"",[99,5777,5778],{},"Fina panik melihat Mitsuba menundukkan kepalanya. Meskipun ia adalah putri seorang Duke, status selir lebih tinggi. Terlebih lagi, ia adalah ibu dari Ar dan yang lainnya.",[99,5780,5781],{},"Tidak tahu harus berbuat apa, Fina melirik ke arah Sebastian. Namun, Sebastian hanya tersenyum seolah merasa geli.",[99,5783,5784],{},"\"Uhm, uhm... a-awawa....\"",[99,5786,5787],{},"\"...Selama kau yang baik hati ada di sisinya, anak-anak itu pasti akan baik-baik saja. Bahkan di tengah perebutan takhta yang penuh dengan tipu daya, fitnah, dan saling menjatuhkan, mereka pasti tidak akan kehilangan jati diri. Aku memang membiarkan mereka melakukan apa yang mereka suka... tapi aku tetap khawatir apakah mereka akan tersesat. Tolong, ya. Aku bisa mempercayakan anak-anakku padamu.\"",[99,5789,5790],{},"\"...Saya bukanlah orang sehebat yang Nyonya Mitsuba katakan. Tetapi... saya akan berusaha sekuat tenaga untuk memenuhi harapan Anda.\"",[99,5792,5793],{},"\"Terima kasih. Kata-kata itu sudah cukup. Kalau begitu, ayo kita segera bergerak.\"",[99,5795,5796],{},"\"Baik! Sebastian-san. Maaf merepotkan, tapi tolong gunakan semua koneksi Anda untuk menyebarkan rumor kepada para petualang.\"",[99,5798,5799],{},"\"Rumor seperti apa?\"",[99,5801,5802],{},"\"Akan ada permintaan besar dalam waktu dekat. Karena itu, lebih baik selesaikan permintaan yang ada sekarang. Tolong sebarkan rumor seperti itu. Dengan begitu, banyak petualang yang akan senggang. Jika Yang Mulia Kaisar pingsan, baik militer maupun kesatria tidak akan bisa bergerak dengan cepat. Yang bisa diandalkan adalah para petualang.\"",[99,5804,5805],{},"\"Baik, saya mengerti.\"",[99,5807,5808],{},"Mendengar alasannya, Sebastian mengangguk puas. Itu karena jawaban Fina hampir sempurna.",[99,5810,5811],{},"\"Dan juga, tolong hubungi Serikat Dagang Demihuman. Katakan pada mereka mungkin kita akan membutuhkan uang.\"",[99,5813,5814],{},"\"Itu juga saya mengerti. Kalau begitu, saya permisi.\"",[99,5816,5817],{},"Mengatakan itu, Sebastian menghilang dari tempat itu. Dan Fina pun beranjak pergi.",[99,5819,5820],{},"Jika masalah terjadi di selatan Kekaisaran, Ar pasti akan bergerak. Ia harus membantunya. Ia harus melakukan apa yang bisa ia lakukan agar Ar bisa bergerak semudah mungkin.",[99,5822,5823],{},"Karena itu adalah perannya sebagai satu-satunya orang yang berbagi rahasia dengannya.",[99,5825,5826],{},"Sambil bergumam begitu dalam hatinya, Fina pun mulai bergerak.",[130,5828,2118],{"id":2117},[99,5830,5831],{},"Sebuah daerah perbatasan di selatan Kekaisaran. Di sebuah desa yang terletak di dalam hutan lebat, Leo datang berkunjung.",[99,5833,5834],{},"\"Salam kenal, Kepala Desa. Saya Pangeran Kedelapan, Leonard Lakes Adler.\"",[99,5836,5837],{},"Sambil berkata begitu, Leo menundukkan kepalanya kepada seorang wanita tua berambut putih yang tinggal di rumah terbesar di desa itu.",[99,5839,5840],{},"Wanita tua yang dipanggil Kepala Desa itu menundukkan kepalanya sebagai balasan dengan tubuh kecilnya yang gemetar.",[99,5842,5843],{},"\"Saya Mao... Kepala Desa Hiina. Terima kasih banyak, Yang Mulia Pangeran, sudah bersusah payah datang ke desa seperti ini.\"",[99,5845,5846],{},"\"Tidak apa-apa, desa apa pun adalah desa Kekaisaran. Keluarga kekaisaran bertanggung jawab atas semua rakyatnya.\"",[99,5848,5849],{},"Sambil menjawab begitu, Leo tersenyum lembut.",[99,5851,5852],{},"Mendengar kata-kata Leo, satu orang lagi yang berada di dalam rumah itu bersiul.",[99,5854,5855],{},"\"Aku terkejut. Apa bisa kembar tapi begitu berbeda?\"",[99,5857,5858],{},"\"Bagaimana kelihatannya kakakku di matamu?\"",[99,5860,5861],{},"\"Sombong.\"",[99,5863,5864],{},"Yang bersandar di dinding adalah seorang pria berambut merah.",[99,5866,5867],{},"Itu adalah Abel, yang atas permintaan Ar, memimpin para petualang untuk menjaga desa.",[99,5869,5870],{},"Melihat Abel yang berbicara blak-blakan layaknya seorang petualang, Leo mendapatkan kesan yang baik.",[99,5872,5873],{},"\"Begitu, ya. Mungkin Anda akan terkejut jika melihat kakakku yang biasanya.\"",[99,5875,5876],{},"\"Kuharap begitu. Pangeran itu menyuruh kami menjaga desa terpencil dengan bayaran yang konyol. Sampai kami tiba di sini, semua orang ketakutan, membayangkan monster apa yang akan muncul.\"",[99,5878,5879],{},"\"Bagaimana hasilnya?\"",[99,5881,5882],{},"\"Tidak ada monster. Desa yang damai. Hanya saja, seperti yang kudengar, memang ada orang-orang yang sepertinya penculik. Melihat kami menjaga desa, mereka tidak berani menyentuh penduduk desa, tapi sesekali kami melihat mereka. Tetap saja, ini tidak sepadan dengan bayaran yang konyol itu. Permintaan yang mudah.\"",[99,5884,5885],{},"Seharusnya itu adalah hal yang baik bagi seorang petualang, tetapi Abel tampak tidak puas.",[99,5887,5888],{},"Merasakan profesionalisme di sana, Leo tersenyum kecut.",[99,5890,5891],{},"Jika bayarannya murah, mereka marah, jika terlalu tinggi, mereka tidak puas. Petualang memang makhluk yang merepotkan. Namun, Leo menyukai orang-orang yang hidup bebas seperti mereka.",[99,5893,5894],{},"\"Yang sulit baru akan dimulai. Aku akan mengejar organisasi penculik ini. Kemungkinan besar, penguasa wilayah yang seharusnya memerintah desa ini juga terlibat.\"",[99,5896,5897],{},"\"Oh? Apa dasarmu?\"",[99,5899,5900],{},"\"Aku sengaja tidak mampir ke kota penguasa wilayah, tetapi aku menunjukkan gelagat seolah-olah akan mampir. Saat itu, penguasa wilayah sangat panik dan melakukan gerakan yang mencurigakan. Jika ia hanya tidak mengetahui adanya desa terpencil dan mengabaikan permintaan desa, seharusnya ia hanya perlu menunjukkan gerakan untuk menyambutku. Namun, penguasa wilayah itu mencoba menghubungi seseorang. Gerakan itu sudah cukup untuk memperdalam kecurigaan.\"",[99,5902,5903],{},"\"Mungkin dia hanya terlalu bersemangat?\"",[99,5905,5906],{},"\"Mungkin saja. Namun, saat aku datang, para bangsawan di selatan seharusnya sudah tahu tujuanku. Jika mereka hanya tidak menyadarinya dan melewatkannya, mereka pasti akan mencoba memberikan respons minimal. Faktanya, para penguasa wilayah lain di dekat perbatasan sudah mengambil tindakan terhadap desa-desa pengungsi. Tapi, penguasa wilayah itu masih belum bergerak.\"",[99,5908,5909],{},"\"Kukira kau hanya mampir-mampir saja, tapi ternyata kau melakukan banyak hal. Kau memang sehebat yang dikabarkan.\"",[99,5911,5912],{},"\"Entahlah soal penilaian itu. Aku belum mencapai apa-apa.\"",[99,5914,5915],{},"Leo berkata begitu sambil menunduk. Itu adalah perasaannya yang jujur.",[99,5917,5918],{},"Saat Festival Perburuan, meskipun ia memimpin para kesatria, ia tidak bisa menjadi penentu kemenangan. Yang berhasil memenangkan kepercayaan kedua negara sebagai Duta Besar Berkuasa Penuh juga bukan Leo, melainkan Ar yang menyamar sebagai Leo.",[99,5920,5921],{},"Sejak bergabung dalam perebutan takhta, ia belum mencapai apa pun.",[99,5923,5924],{},"Oleh karena itu, Leo memiliki perasaan yang luar biasa terhadap kasus kali ini. Ia tidak bisa membiarkan seseorang mendudukkannya di takhta. Orang yang tidak bisa menunjukkan tekad untuk menjadi kaisar dan bertindak tidak pantas menjadi kaisar. Jika ia bahkan tidak bisa menyelesaikan masalah di perbatasan selatan, menjadi kaisar hanyalah mimpi di siang bolong.",[99,5926,5927],{},"Kata-kata itu keluar dari perasaan seperti itu.",[99,5929,5930],{},"\"Yah, kalau kau berpikir begitu, mungkin memang begitu. Tidak sombong itu hal yang baik. Tapi jangan sampai kau kehilangan pandangan akan esensi masalah karena terburu-buru menyelesaikannya, ya?\"",[99,5932,5933],{},"\"Tentu saja. Yang pertama kupikirkan adalah desa ini, dan orang-orang yang diculik.\"",[99,5935,5936],{},"\"...Lin adalah anak yang baik.... Meskipun ia yang paling menderita, ia tidak pernah menunjukkannya dan selalu bertindak demi desa.\"",[99,5938,5939],{},"\"...Aku tidak menanyakan apa pun pada Linfia. Aku hanya membayangkan pasti ada kejadian besar yang membuatnya sampai harus meninggalkan desa.\"",[99,5941,5942],{},"\"Benar... penculikan pertama terjadi sebelas tahun yang lalu. Kakak perempuan Lin yang tiga tahun lebih tua darinya. Saat itu Lin masih berusia lima tahun. Dan yang terakhir diculik adalah adiknya yang enam tahun lebih muda darinya. Itu terjadi pada hari saat Lin jatuh sakit dan terbaring di tempat tidur....\"",[99,5944,5945],{},"\"Kakak dan adiknya diculik....\"",[99,5947,5948],{},"\"Di antara saudara-saudaranya, hanya dia yang tidak memiliki heterokromia. Mungkin hal itu menjadi beban baginya. Karena anak-anak yang diculik selalu yang memiliki heterokromia. Sebelas tahun yang lalu, banyak pengungsi Dwarf masuk ke negara ini, dan penculikan yang menargetkan demi-human dan anak-anak dengan kekuatan khusus menjadi marak. Setelah Yang Mulia Kaisar mengumumkan bahwa semua pengungsi adalah rakyat Kekaisaran, frekuensinya memang berkurang, tetapi desa kami terus menjadi sasaran. Tidak ada yang menolong kami. Karena kami adalah pengungsi.\"",[99,5950,5951],{},"Sambil berkata begitu, kepala desa menghela napas dalam-dalam.",[99,5953,5954],{},"Para pengungsi juga tidak menjadi pengungsi atas kemauan mereka sendiri.",[99,5956,5957],{},"Sebagian besar pengungsi yang masuk ke Kekaisaran adalah mereka yang terusir dari tempat tinggalnya selama periode perang di selatan, atau mereka yang menjadi korban kebijakan eliminasi demi-human yang digalakkan oleh Kekaisaran Socal.",[99,5959,5960],{},"Kekaisaran bersikap toleran terhadap pengungsi. Namun, itu karena mereka ingin merekrut demi-human yang unggul, dan juga karena mereka tidak bisa hanya menindak manusia saja. Demihuman dengan teknologi unggul bisa aktif di berbagai tempat, tetapi mereka yang tidak memilikinya hanya bisa hidup diam-diam di perbatasan.",[99,5962,5963],{},"Sampai sebelas tahun yang lalu, mereka dianggap tidak ada. Namun, deklarasi Kaisar mengubah situasi. Para pengungsi bersukacita, tetapi itu tidak berarti segalanya berubah.",[99,5965,5966],{},"Kaisar saat itu mengakui para pengungsi di Kekaisaran sebagai rakyat Kekaisaran dan membebaskan mereka dari pajak selama lima tahun setelah diakui. Itu adalah kebijakan yang hanya menjadi beban bagi penguasa wilayah, tetapi kenyataannya, tidak ada desa pengungsi yang memiliki kemampuan untuk membayar pajak. Oleh karena itu, dalam lima tahun itu, mereka harus diintegrasikan ke dalam wilayah, melakukan perdagangan dan pembukaan lahan untuk menciptakan kemampuan membayar pajak. Itulah instruksi yang diberikan, tetapi beberapa penguasa wilayah sengaja mengabaikannya.",[99,5968,5969],{},"Karena itu tidak menguntungkan bagi mereka. Leo menunjukkan pemahaman tertentu akan hal itu. Ia berpikir bahwa jika memang begitu, masih ada ruang untuk pertimbangan. Karena penguasa wilayah juga punya alasan.",[99,5971,5972],{},"Namun, kasus kali ini berbeda. Desa ini adalah desa khusus. Banyak yang memiliki heterokromia, ada juga yang unggul seperti Linfia, dan banyak pemburu hebat. Jika ditambahkan ke dalam wilayah, seharusnya ada banyak keuntungan bagi penguasa wilayah. Namun, penguasa wilayah memperlakukan desa ini seolah-olah tidak ada. Padahal jika diselidiki, ia akan langsung tahu.",[99,5974,5975],{},"Itu karena jika ia melakukannya, keberadaan desa ini akan diketahui oleh pusat Kekaisaran. Ada sesuatu yang ingin disembunyikan oleh penguasa wilayah.",[99,5977,5978],{},"\"Karena itulah Linfia datang kepada kami. Semuanya adalah tanggung jawab pusat yang tidak bisa memperhatikan sampai ke daerah perbatasan. Mohon maafkan kami.\"",[99,5980,5981],{},"\"T-Tidak! Sama sekali tidak! Saya tidak bermaksud mengatakan itu! Tolong angkat kepala Anda!\"",[99,5983,5984],{},"\"Sebanyak apa pun saya meminta maaf, luka di hati Anda tidak akan sembuh.... Saya tidak bisa berjanji akan membawa mereka kembali, tetapi saya akan mencari penduduk desa yang diculik dengan sekuat tenaga. Dan saya juga akan mengungkap kejahatan penguasa wilayah. Saat itu, Yang Mulia Kaisar akan memberikan pengadilan yang adil.\"",[99,5986,5987],{},"\"Terima kasih...! Terima kasih...!\"",[99,5989,5990],{},"Kepala desa menundukkan kepalanya berkali-kali.",[99,5992,5993],{},"Setelah percakapan selesai, Leo keluar bersama Abel.",[99,5995,5996],{},"\"Meskipun kau bilang begitu, ini akan jadi pekerjaan berat, tahu?\"",[99,5998,5999],{},"\"Kurasa juga begitu.\"",[99,6001,6002],{},"\"Orang-orang yang mengintai desa ini, dari gerak-gerik dan perlengkapannya, mereka profesional. Kukira penculikan itu pekerjaan bandit atau preman, tapi aku belum pernah melihat yang seserius mereka. Itu artinya ini sudah menjadi bisnis yang mapan.\"",[99,6004,6005],{},"\"Benar. Itu berarti ada organisasi besar di baliknya. Penguasa wilayah yang memiliki desa ini bukanlah penguasa besar. Kemungkinan besar, penguasa wilayah itu juga hanya dimanfaatkan.\"",[99,6007,6008],{},"\"Ada kemungkinan bangsawan di seluruh wilayah selatan terlibat. Salah-salah bisa memicu pemberontakan di selatan, lho?\"",[99,6010,6011],{},"\"Kalau begitu, itu akan jadi kegagalan besar, ya.\"",[99,6013,6014],{},"Sambil berkata begitu, Leo tertawa. Masalah perbatasan selatan adalah masalah yang cocok untuk mendapatkan perhatian Kaisar. Namun, jika ia membiarkan pemberontakan bangsawan selatan terjadi, tanggung jawabnya bisa beralih ke Leo.",[99,6016,6017],{},"Itu adalah misi yang sangat berbahaya. Tidak masuk terlalu dalam, hanya menyelidiki bagian yang dangkal dan menyelesaikannya.",[99,6019,6020],{},"Itu bisa dibilang sebagai strategi yang efektif. Namun.",[99,6022,6023],{},"\"Tetapi, setelah mendengar ceritanya, aku ingin menolong mereka. Apakah orang yang tidak bisa menolong orang yang ingin ia tolong bisa menjadi kaisar?\"",[99,6025,6026],{},"\"Entahlah. Tapi kalau ditanya kaisar mana yang kuinginkan, aku lebih suka kaisar yang menolong orang yang ingin ia tolong.\"",[99,6028,6029],{},"\"Benar, kan? Karena itulah aku datang ke sini untuk memaksakan kehendakku. Aku sudah membayar bayaran yang tinggi. Maaf, tapi aku akan memintamu bekerja keras, ya?\"",[99,6031,6032],{},"\"Iya, iya. Sesuai perintah Anda....\"",[99,6034,6035],{},"Insting petualangnya mengatakan bahwa ini adalah klien yang merepotkan.",[99,6037,6038],{},"Namun, ia sudah menerima uangnya. Sebagai seorang petualang, ia tidak bisa menolak permintaan yang sudah diterima.",[99,6040,6041],{},"Abel hanya bisa mengangkat bahu dan menjawab kata-kata Leo.",[130,6043,2404],{"id":2403},[99,6045,6046],{},"Kota Bassau di selatan Kekaisaran. Di sebuah rumah kecil di kota yang ukurannya termasuk kecil di antara banyak ibukota wilayah di selatan, Count Denis von Schitterheim, penguasa yang seharusnya memiliki desa Linfia sebagai wilayahnya, berada dalam kesulitan.",[99,6048,6049],{},"\"Jadi... Duke Krüger tidak berniat menolongku?\"",[99,6051,1312],{},[99,6053,6054],{},"Mendengar kata-kata utusan yang datang dari Sven von Krüger, Denis memasang wajah masam seolah menelan empedu.",[99,6056,6057],{},"\"Lalu apa yang harus kulakukan?\"",[99,6059,6060],{},"\"Kami ingin Anda menjadi dalang dari insiden ini. Semuanya akan dianggap sebagai rekayasa Anda.\"",[99,6062,6063],{},"Utusan yang mengatakan hal seperti itu tersenyum. Ia yakin Denis akan menerimanya.",[99,6065,6066],{},"\"Demi wilayah selatan, kah....\"",[99,6068,6069],{},"\"Tepat sekali. Sepertiga bangsawan selatan, termasuk Anda, telah bekerja sama dengan Duke Krüger. Kami ingin Anda berkorban untuk melindungi banyak bangsawan selatan. Toh, penyelidikan terhadap Anda sudah tidak bisa dihindari lagi.\"",[99,6071,6072],{},"Kenapa bisa jadi seperti ini? Denis menghela napas dalam-dalam. Denis berusia tiga puluh tiga tahun. Ia menjadi penguasa wilayah sepuluh tahun yang lalu, tetapi sekarang ia hanya merasa malu akan hal itu.",[99,6074,6075],{},"Awalnya, itu adalah wasiat ayahnya. Setahun setelah deklarasi Kaisar yang menjadikan para pengungsi sebagai rakyat Kekaisaran, ayah Denis meninggal dunia. Saat itu, ayah Denis berpesan kepada Denis bahwa meskipun para pengungsi adalah rakyat Kekaisaran, mereka sama sekali bukan rakyat wilayahnya.",[99,6077,6078],{},"Ayah Denis pernah terluka kakinya oleh pengungsi yang mengamuk, dan sejak saat itu, kakinya menjadi cacat. Itu adalah kata-kata penuh dendam yang berasal dari pengalaman itu, dan Denis yang masih muda menerimanya.",[99,6080,6081],{},"Beberapa tahun kemudian, hal itu terungkap oleh Duke Krüger. Diancam akan kehilangan posisinya sebagai penguasa wilayah jika masalah ini terungkap, ia terpaksa membantu organisasi penculik anak.",[99,6083,6084],{},"Sekarang, markas organisasi penculik itu telah dibuat di ruang bawah tanah rumahnya, dan para kesatria di bawah pengaruh Duke Krüger berlalu-lalang di rumahnya untuk mencegah pengkhianatan Denis.",[99,6086,6087],{},"Ia telah terpojok ke dalam situasi di mana ia tidak bisa mundur lagi, dan sekarang, ia akan dibuang.",[99,6089,6090],{},"\"Jika aku patuh, apakah keselamatan rakyatku akan dijamin?\"",[99,6092,217],{},[99,6094,6095],{},"Kata-kata utusan itu terdengar sangat bohong.",[99,6097,6098],{},"Dulu, Denis pernah sekali mencoba mengajukan banding kepada Kaisar karena hati nuraninya. Saat itu, wilayah Count Schitterheim mengalami gangguan distribusi oleh para bangsawan selatan dan hasil panennya dirusak sebagai bentuk pelecehan besar-besaran. Hasil panen tidak tumbuh dengan baik, dan dengan terganggunya distribusi, mereka tidak punya pilihan selain kelaparan.",[99,6100,6101],{},"Denis meminta maaf kepada Duke Krüger dan bersumpah setia. Itu demi melindungi rakyatnya.",[99,6103,6104],{},"Jika ia mencoba berkhianat kali ini, apa yang akan terjadi pada rakyatnya. Karena itu, Denis sudah hampir menyerah.",[99,6106,6107],{},"\"Kalau begitu, baiklah. Aku akan ditangkap sebagai dalangnya.\"",[99,6109,6110],{},"\"Terima kasih. Kami tidak akan melupakan pengorbanan Anda demi wilayah selatan.\"",[99,6112,6113],{},"\"Aku tidak butuh kata-kata seperti itu. Kenapa tidak jujur saja bilang demi Duke Krüger? Menguasai hampir seluruh wilayah selatan, bertingkah seperti raja, apa yang sebenarnya ia pikirkan?\"",[99,6115,6116],{},"\"Itu bukan urusan Anda.\"",[99,6118,6119],{},"\"Bukan tidak ada urusannya. Aku akan menjadi batu loncatan bagi Duke Krüger. Apa dia berencana merebut takhta?\"",[99,6121,6122],{},"\"Huh... Tuanku tidak berpikir seperti itu. Anggap saja semuanya demi perebutan takhta.\"",[99,6124,6125],{},"\"Begitu... jadi jika saatnya tiba, dia akan mengancam dengan pemberontakan selatan untuk mendudukkan Putri Sandra di takhta. Dengan begitu, Keluarga Duke Krüger akan menjadi kerabat dari pihak ibu yang paling berpengaruh. Mengingat Selir Kelima, dia pasti akan mengangkat orang-orang dari Keluarga Duke Krüger di sekelilingnya. Memang bukan perebutan takhta. Itu adalah pengambilalihan.\"",[99,6127,6128],{},"Meskipun menerima kritik tajam dari Denis, utusan itu tidak bergeming. Karena hal seperti itu bukan hal yang langka dalam sejarah Kekaisaran. Namun, kaisar yang terlalu mementingkan kerabat dari pihak ibu seperti itu tidak akan bertahan lama. Karena ia akan kehilangan dukungan dari bangsawan lain. Apa yang dipikirkan Duke Krüger tentang hal itu?",[99,6130,6131],{},"Pria yang mengendalikan organisasi penculik di belakang layar dan dengan cerdik merangkul para bangsawan selatan. Ia pasti memikirkan sesuatu. Namun, itu bukan urusannya lagi. Saat Denis mencibir pada dirinya sendiri, tiba-tiba sebilah pedang muncul dari tubuh si utusan.",[99,6133,6134],{},"\"Ghoh....\"",[99,6136,6137],{},"\"A-Apa!?\"",[99,6139,6140],{},"\"Maafkan aku... Tuan Penguasa.\"",[99,6142,6143],{},"Yang bergumam adalah seorang kesatria wanita muda. Kesatria berambut cokelat terang mendekati oranye yang ditata sebahu itu, bagi Denis, bukan sekadar kesatria biasa.",[99,6145,6146],{},"\"Rebecca!? Apa maksudmu!?\"",[99,6148,6149],{},"\"Jangan percaya apa yang mereka katakan! Mereka berniat membunuh Tuan!\"",[99,6151,6152],{},"\"Apa!?\"",[99,6154,6155],{},"\"Mereka berniat membunuh Tuan setelah membuat Anda menulis surat pengakuan, lalu menyerahkannya pada Pangeran Leonard! Cepat kita kabur!\"",[99,6157,6158],{},"Ternyata, selain Rebecca, beberapa kesatria lain juga telah masuk ke dalam ruangan.",[99,6160,6161],{},"Mereka adalah segelintir kesatria yang masih setia pada Keluarga Count Schitterheim di rumah itu.",[99,6163,6164],{},"\"Kita pergi ke tempat Pangeran Leonard dan laporkan kejahatan Duke! Pangeran adalah orang yang baik, bahkan tidak meninggalkan para korban di Kadipaten Albatro! Dia pasti akan menolong kita!\"",[99,6166,4104],{},[99,6168,6169],{},"Denis terdiam sejenak mendengar kata-kata Rebecca.",[99,6171,6172],{},"Mungkin ia bisa melarikan diri dari kota ini. Tapi, apakah ia bisa benar-benar lolos?",[99,6174,6175],{},"Tidak mungkin mereka tidak waspada terhadap pengkhianatan pada saat-saat genting seperti ini. Terlebih lagi, Denis pernah mencoba berkhianat sekali.",[99,6177,6178],{},"Pasti ada pasukan penyergap dalam perjalanan menuju tempat Leonard. Denis membaca situasi itu dan menghela napas dalam-dalam. Lalu ia menertawakan kebodohannya sendiri.",[99,6180,6181],{},"\"Hahaha... aku memang pria yang tidak berguna.\"",[99,6183,6184],{},"\"Tuan Penguasa?\"",[99,6186,6187],{},"\"...Kesatria Rebecca. Aku memberimu tugas.\"",[99,6189,6190],{},"Mengatakan itu, Denis menginjak lantai di sudut ruangan.",[99,6192,6193],{},"Lantai itu pun terbuka, dan dari dalamnya muncul sepucuk surat. Surat yang ditulis oleh Denis, yang mencatat kejahatan Duke Krüger dan bangsawan selatan lainnya.",[99,6195,6196],{},"Surat itu benar-benar ditulis oleh Denis sendiri, dan dibubuhi Segel Darah sihir yang digunakan saat kontrak khusus. Dengan adanya segel darah itu, kredibilitas surat ini meningkat.",[99,6198,6199],{},"\"Bawa surat ini dan pergilah ke Ibukota Kekaisaran.\"",[99,6201,6202],{},"\"Tidak mungkin!? Anda menyuruhku kabur sendiri!?\"",[99,6204,6205],{},"\"Kau adalah putri sahabatku. Bagiku yang tidak punya anak, kau sudah seperti putriku sendiri... karena itulah aku mempercayakannya padamu. Kumohon, pergilah ke Ibukota Kekaisaran dan serahkan surat ini pada Yang Mulia Kaisar.\"",[99,6207,6208],{},"\"Aku tidak mau! Aku akan bersama Tuan!\"",[99,6210,6211],{},"\"Tidak boleh. Kau masih muda. Kau tidak seharusnya mati di sini.\"",[99,6213,6214],{},"Mengatakan itu, Denis mengambil pedang yang bersandar di dinding.",[99,6216,6217],{},"Melihat itu, Rebecca menyadari bahwa Denis berniat untuk mati. Sudah belasan tahun sejak ia kehilangan kedua orang tuanya saat masih kecil. Tuannya yang telah menjadi pengganti orang tuanya akan mati.",[99,6219,6220],{},"Rebecca tidak bisa menerima hal seperti itu.",[99,6222,6223],{},"\"Aku juga akan bertarung! Aku akan membalas budi karena telah dibesarkan!\"",[99,6225,6226],{},"\"Aku tidak membesarkanmu untuk mati! Hiduplah... kumohon dengarkan permintaan dari diriku yang menyedihkan ini.\"",[99,6228,6229],{},"\"Aku tidak mau! Aku tidak bisa mendengarkannya! Setidaknya, Tuan juga harus kabur bersama!\"",[99,6231,6232],{},"\"Aku telah menelantarkan banyak anak... aku tak lagi berpikir untuk terus hidup. Tentu saja ini bukan kematian yang terhormat. Keluargaku sudah tidak punya kehormatan lagi. Tapi, setidaknya di saat terakhir, aku harus memenuhi kewajibanku sebagai seorang bangsawan.\"",[99,6234,6235],{},"Mengatakan itu, Denis memandang para kesatria selain Rebecca.",[99,6237,6238],{},"Semuanya memasang wajah siap mati. Awalnya, mereka memang berniat untuk mati demi melarikan diri tuannya. Jika tuan mereka ingin melakukan sesuatu di saat terakhir, tidak ada yang akan menghentikannya.",[99,6240,6241],{},"\"Kewajiban bangsawan... apa mati itu kewajiban!?",[99,6243,6244],{},"\"Bukan, menyelamatkan. Anak-anak yang dikumpulkan dari selatan semuanya dipusatkan di sini sekali. Karena di sini mereka akan dinilai seberapa berharganya mereka. Masih banyak anak-anak di rumah ini. Aku tidak boleh kabur. Benar, kan?\"",[99,6246,6247],{},"\"Tapi... kalau begitu aku juga sebagai seorang kesatria!\"",[99,6249,6250],{},"\"Tugas seorang kesatria adalah mematuhi perintah tuannya. Aku tidak akan mengizinkanmu egois lagi! Pergi! Kesatria Rebecca!\"",[99,6252,6253],{},"Nada bicaranya kuat dan tidak bisa dibantah.",[99,6255,6256],{},"Menerima perintah itu, Rebecca berlutut sambil meneteskan air mata dan menerima surat itu dengan hormat.",[99,6258,6259],{},"Lalu, terdengar suara langkah kaki dari luar. Mendengar itu, Denis memberikan instruksi terakhir.",[99,6261,6262],{},"\"Keluarlah dari jendela. Selagi kami bertarung, sebarkan kabar bahwa ada pemberontakan di kota. Gunakan kekacauan itu untuk pergi ke Ibukota Kekaisaran!\"",[99,6264,2315],{},[99,6266,6267],{},"Menerima instruksi itu, Rebecca bersiap di dekat jendela.",[99,6269,6270],{},"Lalu Denis menendang pintu hingga hancur dan mulai bertarung dengan para kesatria di bawah pengaruh Duke Krüger yang bergegas datang.",[99,6272,6273],{},"Merekam punggung itu di matanya, Rebecca keluar dari jendela. Lalu.",[99,6275,6276],{},"\"Pemberontakan! Telah terjadi pemberontakan di rumah penguasa! Semuanya, lari!!\"",[99,6278,6279],{},"Setelah keluar dari rumah, Rebecca berteriak sambil mulai berlari menempuh perjalanan panjang menuju Ibukota Kekaisaran.",[225,6281],{},[99,6283,6284],{},"\"Uooooooh!!\"",[99,6286,6287],{},"Denis menebas seorang kesatria dan menabrakkan dirinya ke kesatria yang lain.",[99,6289,6290],{},"Denis dan yang lainnya sudah berhasil masuk ke ruang bawah tanah rumah.",[99,6292,6293],{},"Ternyata, ada lebih banyak kesatria yang setia pada Denis di rumah itu daripada yang ia kira. Mereka berjuang dengan gagah berani demi tuan mereka dan mengalahkan para kesatria dari Keluarga Duke Krüger yang selama ini berjalan di rumah mereka dengan angkuh.",[99,6295,6296],{},"\"Hiiiii!?\"",[99,6298,6299],{},"\"Minggir!\"",[99,6301,6302],{},"Para pedagang budak yang ada di ruang bawah tanah itu ketakutan, tetapi Denis menebas leher mereka tanpa ragu.",[99,6304,6305],{},"Mereka adalah orang-orang suruhan Keluarga Krüger yang menyeleksi anak-anak di ruang bawah tanah rumahnya.",[99,6307,6308],{},"Denis tidak punya belas kasihan untuk mereka.",[99,6310,6311],{},"Lalu, Denis bersama beberapa kesatria akhirnya tiba di penjara tempat anak-anak ditahan.",[99,6313,6314],{},"Di dalam penjara yang remang-remang, puluhan anak-anak mengenakan kalung leher.",[99,6316,6317],{},"Melihat mereka semua kurus kering di dalam penjara yang tidak higienis, Denis dilanda penyesalan karena tidak bertindak lebih cepat.",[99,6319,6320],{},"\"Sudah tidak apa-apa! Aku datang untuk menolong kalian!\"",[99,6322,6323],{},"Mengatakan itu, Denis mengambil kunci dari penjaga yang telah ia bunuh dan membuka penjara.",[99,6325,6326],{},"Namun, anak-anak itu tetap berkerumun di sudut dan tidak mau bergerak.",[99,6328,6329],{},"Melihat itu, Denis menyarungkan pedangnya dan perlahan masuk ke dalam penjara.",[99,6331,6332],{},"\"Sudah tidak apa-apa... aku akan mengeluarkan kalian dari sini....\"",[99,6334,6335],{},"\"Benarkah...?\"",[99,6337,6338],{},"Seorang gadis kecil bergumam. Mata gadis kecil berusia sekitar sepuluh tahun itu berwarna merah dan biru karena heterokromia.",[99,6340,6341],{},"Menyadari bahwa ia mungkin anak dari desa pengungsi, Denis menggigit bibirnya.",[99,6343,6344],{},"\"Ya, benar....\"",[99,6346,6347],{},"\"Bisa pulang ke desa...?\"",[99,6349,6350],{},"\"Ya, bisa pulang....\"",[99,6352,6353],{},"\"Bisa bertemu Kak Lin...?\"",[99,6355,6356],{},"\"Ya, tentu saja. Ada orang baik bernama Pangeran Leonard yang sudah dekat. Dia akan menolong kalian.\"",[99,6358,6359],{},"Denis mendekati gadis kecil itu dan memeluknya dengan lembut.",[99,6361,6362],{},"\"Maaf... maafkan aku....\"",[99,6364,6365],{},"\"Aku mau pulang... aku mau pulang....\"",[99,6367,6368],{},"Sambil mengelus rambut gadis kecil yang terisak-isak itu, Denis mengangguk dalam-dalam.",[99,6370,6371],{},"Denis memandang anak-anak lain dan menyatakan.",[99,6373,6374],{},"\"Akan kupulangkan kalian semua. Aku janji.\"",[99,6376,6377],{},"Mendengar kata-kata itu, senyum muncul di wajah anak-anak. Tapi.",[99,6379,6380],{},"\"Tidak bisa begitu.\"",[99,6382,6134],{},[99,6384,6385],{},"Seorang pria berpakaian hitam yang datang dari belakang menusuk dada Denis dari punggung.",[99,6387,6388],{},"Denis memuntahkan darah, tetapi ia mengerahkan sisa tenaganya untuk menarik pedangnya dan menyerang pria itu.",[99,6390,6391],{},"Namun, serangannya tidak mengenai sasaran. Pria ini adalah seorang instruktur yang melatih anak-anak berbakat menjadi pembunuh bayaran, dan lawan yang tidak bisa dikalahkan hanya dengan sedikit keahlian berpedang.",[99,6393,6394],{},"Terlebih lagi, dengan dada yang tertusuk dan dalam kondisi sekarat, sudah jelas ia tidak akan bisa menang.",[99,6396,6397],{},"Namun, Denis tidak menyerah. Karena ia tidak punya hak untuk menyerah.",[99,6399,6400],{},"Meski begitu, ada perbedaan kekuatan yang tidak bisa diatasi hanya dengan semangat.",[99,6402,6403],{},"Denis melancarkan tusukan dengan tekad mati.",[99,6405,6406],{},"\"Uoooooooooooooooh!!!!\"",[99,6408,6409],{},"\"Menyedihkan sekali.\"",[99,6411,6412],{},"Menghindari tusukan itu, sang instruktur menebas leher Denis saat mereka berpapasan.",[99,6414,6415],{},"Kepala itu melayang di udara, lalu menggelinding dan berhenti di bawah kaki gadis kecil dengan heterokromia.",[99,6417,6418],{},"Melihat kepala pria yang mengatakan akan menolong mereka, gadis kecil itu sejenak tidak mengerti apa yang terjadi. Namun, saat matanya bertemu dengan mata Denis yang sedikit terbuka.",[99,6420,6421],{},"Harapan yang rapuh itu hancur berkeping-keping, dan rasa takut serta putus asa menguasai hati gadis kecil itu.",[99,6423,6424],{},"\"Tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaak!!\"",[99,6426,6427],{},"Jeritan gadis kecil itu melengking tinggi dan bergema luas.",[99,6429,6430],{},"Bersamaan dengan itu, kedua matanya bersinar, dan penjara itu diselimuti oleh sesuatu yang hitam.",{"title":1265,"searchDepth":1266,"depth":1266,"links":6432},[6433,6434,6435,6436],{"id":1296,"depth":1266,"text":1297},{"id":1582,"depth":1266,"text":1583},{"id":2117,"depth":1266,"text":2118},{"id":2403,"depth":1266,"text":2404},6,{},"/novels/degarashi-ouji/vol-3/bab-3",{"title":5317,"description":1265},"novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/06.bab-3","JCPs5cTkq4Lgwt2kXr-zasleqAyG-X3m00QbewW71fQ",{"id":6444,"title":6445,"body":6446,"chapterNumber":7547,"description":1265,"excerpt":1273,"extension":1274,"hidden":31,"meta":7548,"mtl":11,"navigation":11,"path":7549,"publishedAt":33,"seo":7550,"stem":7551,"volumeNumber":1279,"__hash__":7552},"chapters/novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/07.bab-4-1.md","Bab 4: Perasaan Masing-Masing - Bagian 1",{"type":96,"value":6447,"toc":7542},[6448,6450,6453,6456,6459,6462,6465,6468,6471,6474,6481,6484,6487,6490,6493,6496,6499,6502,6505,6508,6511,6514,6517,6520,6523,6529,6532,6535,6538,6541,6544,6547,6549,6552,6555,6558,6561,6564,6567,6570,6573,6576,6579,6582,6585,6588,6591,6594,6597,6600,6607,6610,6613,6616,6619,6622,6625,6628,6631,6634,6637,6643,6646,6649,6652,6655,6658,6661,6664,6667,6673,6676,6679,6682,6685,6688,6691,6694,6700,6703,6706,6709,6712,6715,6718,6721,6724,6727,6730,6733,6736,6739,6742,6745,6748,6754,6760,6763,6766,6769,6772,6778,6781,6784,6793,6796,6799,6802,6805,6808,6811,6814,6817,6820,6823,6826,6829,6832,6835,6838,6841,6844,6847,6850,6853,6856,6859,6862,6865,6868,6870,6873,6876,6879,6882,6885,6888,6891,6893,6896,6899,6902,6905,6908,6911,6914,6917,6920,6923,6926,6929,6932,6935,6937,6940,6943,6946,6949,6952,6955,6958,6961,6964,6967,6970,6973,6976,6979,6982,6985,6988,6991,6993,6996,6999,7002,7005,7008,7011,7014,7017,7020,7023,7026,7029,7032,7035,7038,7041,7044,7047,7050,7052,7055,7057,7060,7063,7066,7069,7072,7075,7078,7081,7084,7087,7090,7093,7096,7099,7102,7105,7108,7111,7114,7117,7120,7123,7126,7129,7132,7135,7138,7141,7144,7147,7150,7153,7156,7159,7162,7165,7168,7171,7174,7177,7180,7183,7186,7189,7192,7195,7198,7200,7203,7206,7209,7212,7215,7218,7221,7224,7227,7230,7233,7236,7239,7242,7245,7248,7251,7254,7257,7260,7263,7266,7269,7272,7275,7278,7281,7284,7287,7290,7293,7296,7299,7302,7305,7307,7310,7313,7316,7319,7322,7325,7328,7331,7334,7337,7340,7343,7346,7349,7352,7355,7358,7361,7364,7367,7370,7373,7376,7379,7382,7385,7388,7391,7394,7397,7400,7403,7406,7409,7412,7415,7418,7421,7423,7426,7429,7432,7435,7438,7441,7444,7447,7450,7453,7456,7459,7462,7465,7468,7471,7474,7477,7480,7483,7486,7489,7492,7494,7497,7500,7503,7506,7509,7512,7515,7518,7521,7524,7527,7530,7533,7536,7539],[130,6449,1297],{"id":1296},[99,6451,6452],{},"Tiga hari telah berlalu sejak Kakanda datang ke kediaman ini.",[99,6454,6455],{},"Pada akhirnya, hari itu Kakanda langsung pergi setelahnya. Memang, dia datang untuk melatih para prajurit baru. Dia bilang akan datang lagi setelah urusannya selesai, jadi kami terus melakukan persiapan.",[99,6457,6458],{},"Lalu, semalam, sebuah pesan datang yang memberitahukan bahwa dia akan datang menemuiku besok pagi.",[99,6460,6461],{},"Akhirnya, inilah saatnya pertarungan penentuan.",[99,6463,6464],{},"\"B-Bagaimana menurutmu? Apa aku bisa?\"",[99,6466,6467],{},"\"Anda pasti bisa. Jangan pesimis, ayo kita hadapi.\"",[99,6469,6470],{},"\"B-Benar juga.\"",[99,6472,6473],{},"Di halaman tengah kediaman.",[99,6475,6476,6477,6480],{},"Di sana, Jürgen sedang menyiapkan sebuah ",[234,6478,6479],{},"halberd",". Tentu saja ini hanya untuk latihan, tetapi sebentar lagi Jürgen akan bertarung menggunakan senjata ini.",[99,6482,6483],{},"Lawannya, tentu saja, adalah Kakanda.",[99,6485,6486],{},"Tujuannya adalah untuk berduel dengan Kakanda di sini dan membuatnya mengakui bahwa Jürgen setidaknya memiliki kekuatan yang cukup.",[99,6488,6489],{},"\"Melihat interaksi terakhir kali, Kakanda tidak membenci Duke. Malah, sepertinya beliau termasuk menyukainya. Kalau begitu, selama Anda bisa menunjukkan kekuatan, tidak akan ada masalah.\"",[99,6491,6492],{},"Aku menyemangati Jürgen sambil berkata begitu.",[99,6494,6495],{},"Insiden kali ini bahkan melibatkan Kaisar.",[99,6497,6498],{},"Tergantung pada hasil di sini, perjodohan ini akan berjalan lancar. Namun, jika gagal, Jürgen akan menyia-nyiakan kesempatan besar. Mungkin karena itu, Jürgen tampak sedikit tegang.",[99,6500,6501],{},"Setelah sejauh ini, aku ingin dia memanfaatkan kesempatan ini. Atau lebih tepatnya, aku akan kerepotan jika dia tidak memanfaatkannya.",[99,6503,6504],{},"Jika aku berhasil mengatur perjodohan Kakanda, masalah internal keluarga akan lebih mudah dikonsultasikan kepadaku. Aku hanyalah seorang pendukung dalam perebutan takhta, bukan pihak yang terlibat langsung, jadi Ayahanda juga akan lebih mudah memanfaatkanku. Meskipun aku enggan berurusan dengan hal-hal merepotkan, ini perlu demi mendapatkan keuntungan.",[99,6506,6507],{},"Aku benar-benar ingin mendapatkan kepercayaan Ayahanda.",[99,6509,6510],{},"Kepentinganku dan Jürgen selaras.",[99,6512,6513],{},"\"Anda tidak perlu menang. Cukup tunjukkan kekuatan Anda, dan dia pasti akan mengakuinya.\"",[99,6515,6516],{},"\"Benar. Beliau memang orang seperti itu.\"",[99,6518,6519],{},"Saat Jürgen berkata begitu, terdengar suara langkah kaki dari arah pintu masuk.",[99,6521,6522],{},"Yang muncul bersamaan dengan suara langkah kaki yang teratur adalah Kakak Lise.",[99,6524,6525,6526,6528],{},"Kakanda melihat Jürgen yang sedang memegang ",[234,6527,6479],{}," di tengah halaman, lalu menghela napas dengan ekspresi jengkel.",[99,6530,6531],{},"\"Sudah kuduga dari tidak adanya sambutan... lagi?\"",[99,6533,6534],{},"\"Benar sekali, Yang Mulia.\"",[99,6536,6537],{},"\"Dasar orang yang tidak jera.\"",[99,6539,6540],{},"Sambil berkata begitu, Kakanda menerima pedang latihan yang telah disiapkan oleh kepala pelayan.",[99,6542,6543],{},"Setelah mengayunkannya beberapa kali untuk merasakan sensasinya, dia mengambil posisi kuda-kuda dengan santai.",[99,6545,6546],{},"\"Majulah. Tunjukkan padaku hasil usahamu itu.\"",[99,6548,2020],{},[99,6550,6551],{},"Benar-benar seperti guru dan murid.",[99,6553,6554],{},"Mengingat mereka adalah pihak yang melamar dan pihak yang menolak, aku hanya bisa tercengang.",[99,6556,6557],{},"Untuk pria dan wanita di pertengahan dua puluhan, suasana di antara mereka sama sekali tidak romantis.",[99,6559,6560],{},"Namun, kita tidak pernah tahu di mana api asmara akan menyala, dan menyalakannya juga adalah tugasku.",[99,6562,6563],{},"\"Kalau begitu, aba-aba akan kuberikan. Bagaimana kalau kita sepakat Duke Rheinfeld menang jika berhasil mendaratkan satu serangan saja pada Kakanda?\"",[99,6565,6566],{},"\"Terserah. Yah, kurasa itu mustahil.\"",[99,6568,6569],{},"\"Meremehkan lawan, tidak seperti Anda, Panglima.\"",[99,6571,6572],{},"Jürgen menyunggingkan senyum provokatif yang langka.",[99,6574,6575],{},"Karena perbedaan kemampuan mereka sulit diatasi, akulah yang menyarankannya untuk melakukan provokasi.",[99,6577,6578],{},"Jürgen sendiri enggan menggunakan cara seperti itu, tetapi aku berhasil meyakinkannya dengan alasan bahwa itu adalah bagian dari strategi.",[99,6580,6581],{},"Dan itu terbukti sangat efektif.",[99,6583,6584],{},"\"Oh? Berani juga kau sekarang? Menggunakan kata meremehkan padaku, sepertinya kau sangat percaya diri.\"",[99,6586,6587],{},"\"Bukan percaya diri. Ini adalah penilaian yang tenang, Panglima.\"",[99,6589,6590],{},"\"Baiklah. Jika kau bilang aku meremehkanmu, buktikanlah. Aku akan bertarung hanya dengan tangan yang bukan dominanku.\"",[99,6592,6593],{},"Mengatakan itu, Kakak Lise memindahkan pedangnya ke tangan kiri dan meletakkan tangan kanannya di belakang punggung.",[99,6595,6596],{},"Pada saat itu, aku hampir saja mengepalkan tangan karena gembira. Jika diprovokasi, Kakanda yang sangat kompetitif ini pasti akan meladeni dan memberikan syarat yang aneh. Aku sudah menduganya.",[99,6598,6599],{},"Sekuat apa pun seseorang, bertarung dengan satu tangan pasti akan sedikit memperlambat gerakannya. Terlebih lagi jika itu bukan tangan dominannya. Meskipun perbedaan kemampuan antara Jürgen dan Kakanda masih sulit diatasi, kemungkinan Jürgen untuk mendaratkan satu serangan menjadi lebih tinggi, dan Kakanda juga akan lebih mudah mengakui kekuatan Jürgen.",[99,6601,6602,6603,6606],{},"Jika dia sedikit kesulitan, dia tidak punya pilihan selain mengakuinya, dan dia bukan orang yang picik hingga akan menjadikan ",[234,6604,6605],{},"handicap"," yang diberikannya sendiri sebagai alasan. Yah, meskipun dia tidak akan memberiku permen.",[99,6608,6609],{},"\"Kakanda. Aku ingin memastikan, jika Duke Rheinfeld melancarkan serangan yang bisa membuat Kakanda puas—\"",[99,6611,6612],{},"\"Tentu saja akan kuakui. Jika dia sudah tumbuh menjadi pria sehebat itu, aku akan menjadi istrinya.\"",[99,6614,6615],{},"Aku sudah mendapatkan janjinya.",[99,6617,6618],{},"Aku menjawab \"Baik\" lalu mengulurkan tangan kananku di antara mereka berdua.",[99,6620,6621],{},"Setelah melihat keduanya siap, aku memberikan aba-aba.",[99,6623,6624],{},"\"Mulai!!\"",[99,6626,6627],{},"\"Uoooooooooooh!!!!\"",[99,6629,6630],{},"Begitu aba-aba diberikan, Jürgen melancarkan serangan dengan seluruh kekuatannya.",[99,6632,6633],{},"Kakanda tidak menghindarinya. Dengan tangan yang bukan dominannya, dan dengan pedang yang lebih ringan, dia mencoba menahan serangan itu.",[99,6635,6636],{},"Terdengar suara benturan yang keras.",[99,6638,6639,6642],{},[234,6640,6641],{},"Halberd"," itu berhasil ditahan dengan sempurna oleh Kakanda.",[99,6644,6645],{},"\"Kenapa? Hanya segitu?\"",[99,6647,6648],{},"\"Tentu saja tidak. Aku sudah menduga Anda akan menahannya. Karena Anda bukanlah tipe orang yang akan lari.\"",[99,6650,6651],{},"Mengatakan itu, Jürgen mengerahkan kekuatan di kedua lengannya dan mulai mendorong.",[99,6653,6654],{},"Bahkan Kakanda pun sepertinya akan kewalahan dalam adu kekuatan murni. Dia berhasil menahan serangan pertama dengan menggunakan seluruh tubuhnya, tetapi setelah memasuki kondisi buntu, Jürgen mulai mendorong dengan mengandalkan berat senjatanya.",[99,6656,6657],{},"\"Hmph! Ide dari Ar, ya? Sepertinya kau jadi sedikit lebih taktis.\"",[99,6659,6660],{},"\"Lalu, apa yang akan Anda lakukan?\"",[99,6662,6663],{},"\"Kau pikir sudah berhasil memojokkanku? Ingat baik-baik. Momen menyerang adalah saat di mana kau paling tidak berdaya.\"",[99,6665,6666],{},"Mengatakan itu, Kakanda tiba-tiba melepaskan kekuatannya dan memutar tubuhnya.",[99,6668,6669,6670,6672],{},"Karena tidak ada lagi yang menahan bebannya, ",[234,6671,6479],{}," itu jatuh lurus ke lantai. Di sampingnya, Kakanda yang menunjukkan putaran anggun langsung melancarkan serangan ke arah Jürgen dengan momentum putarannya.",[99,6674,6675],{},"Gawat.",[99,6677,6678],{},"Saat aku berpikir begitu, terdengar lagi suara benturan.",[99,6680,6681],{},"Kulihat Jürgen telah menahan pedang Kakanda dengan gagang senjatanya.",[99,6683,6684],{},"\"Oh?\"",[99,6686,6687],{},"\"Aku memilih senjata ini bukan hanya karena beratnya.\"",[99,6689,6690],{},"\"Kau sudah cukup berkembang, ya. Tapi, apa kau puas hanya dengan menahan serangan?\"",[99,6692,6693],{},"Keduanya saling menjaga jarak.",[99,6695,6696,6697,6699],{},"Jürgen mulai memutar ",[234,6698,6479],{},"-nya dengan perlahan.",[99,6701,6702],{},"Sepertinya dia berniat untuk menghancurkan pertahanan lawan dengan serangan yang diperkuat oleh gaya sentrifugal.",[99,6704,6705],{},"Kakanda juga sepertinya mewaspadai hal itu dan tidak masuk ke dalam jangkauan serangan Jürgen.",[99,6707,6708],{},"Namun, Jürgen tidak membiarkannya dan perlahan-lahan mempersempit jarak di antara mereka.",[99,6710,6711],{},"\"Kau memutarnya dengan terampil.\"",[99,6713,6714],{},"\"Karena diriku sendiri juga menjadi lebih berat. Jadi lebih mudah.\"",[99,6716,6717],{},"\"Orang aneh. Apa kau sebegitunya ingin menjadikanku istrimu?\"",[99,6719,6720],{},"\"Tentu saja tidak. Aku hanya ingin berada di sisimu.\"",[99,6722,6723],{},"\"Bukankah itu sama saja?\"",[99,6725,6726],{},"\"Sayangnya, sangat berbeda. Jika Yang Mulia tidak memahaminya, berarti Anda masih belum dewasa.\"",[99,6728,6729],{},"\"Mh... provokasi murahan.\"",[99,6731,6732],{},"Sambil berkata begitu, Kakanda berhenti mundur.",[99,6734,6735],{},"Dia berniat menerima tantangan Jürgen. Luar biasa. Padahal masa depannya dipertaruhkan, dia malah menempatkan dirinya dalam situasi yang tidak menguntungkan.",[99,6737,6738],{},"Jika dia sedang memimpin pasukan sebagai Panglima, dia tidak akan melakukan hal seperti ini, tetapi ini adalah pertarungan pribadi.",[99,6740,6741],{},"Karena itu, Kakanda akan tetap berpegang pada prinsipnya.",[99,6743,6744],{},"Jürgen benar-benar memahaminya, ya. Hebat sekali.",[99,6746,6747],{},"\"Haaaaaaah!!\"",[99,6749,6750,6751,6753],{},"Jürgen memutar ",[234,6752,6479],{},"-nya dengan kencang dan mempersempit jarak.",[99,6755,6756,6757,6759],{},"Lalu, Jürgen dengan lihai mengendalikan putaran ",[234,6758,6479],{},"-nya dan beralih ke posisi menusuk.",[99,6761,6762],{},"Bagus sekali.",[99,6764,6765],{},"Seharusnya itu benar-benar di luar dugaan.",[99,6767,6768],{},"Kupikir begitu, tetapi.",[99,6770,6771],{},"\"Naif.\"",[99,6773,6774,6775,6777],{},"Pedang yang dihunuskan Kakanda menekan ujung ",[234,6776,6479],{}," itu sebelum sempat mendapatkan momentum penuh.",[99,6779,6780],{},"Sebuah keahlian tingkat master yang mempertemukan titik dengan titik.",[99,6782,6783],{},"Tapi, bagaimana dia bisa tahu itu adalah tusukan?",[99,6785,6786,6787,6789,6790,6792],{},"Jürgen sudah begitu menekankan kekuatan ",[234,6788,6479],{},"-nya, dan lagipula, alasan Jürgen memilih ",[234,6791,6479],{}," adalah karena kekuatan dan beratnya. Justru karena mengetahui latar belakangnya, Kakanda seharusnya mengantisipasi gerakan menebas....",[99,6794,6795],{},"\"Kenapa....\"",[99,6797,6798],{},"\"Huh, kau pasti tidak bisa berkata-kata lagi.\"",[99,6800,6801],{},"\"Jangan-jangan... Anda bertaruh?\"",[99,6803,6804],{},"\"Aku tidak akan melakukan hal bodoh seperti itu. Aku hanya membacanya. Kau itu seorang romantis. Aku yakin kau pasti akan menyerang dengan tusukan yang pernah kusebut ringan. Sama seperti kau yang mengetahui sifatku, aku juga tahu sifatmu.\"",[99,6806,6807],{},"\"Kuh....\"",[99,6809,6810],{},"Jürgen kembali mengambil jarak.",[99,6812,6813],{},"Namun, dari ekspresinya aku bisa tahu. Itu adalah strategi rahasianya, kartu asnya.",[99,6815,6816],{},"Dan itu berhasil dimentahkan sepenuhnya.",[99,6818,6819],{},"Sepertinya sudah tidak ada cara lain lagi.",[99,6821,6822],{},"\"Sudah berakhir. Aku menang lagi, Jürgen.\"",[99,6824,6825],{},"\"...Ya. Aku kalah....\"",[99,6827,6828],{},"Jürgen menundukkan kepala dan mengakui kekalahannya.",[99,6830,6831],{},"Kakak Lise tersenyum meremehkan pada Jürgen dengan ekspresi kemenangan.",[99,6833,6834],{},"\"Yah, tidak buruk juga.\"",[99,6836,6837],{},"\"Kalau begitu, apakah itu artinya Anda sudah puas?\"",[99,6839,6840],{},"\"Itu dan ini adalah masalah yang berbeda. Tidak ada serangan yang bisa membuatku puas. Karena itu, perjodohan dengan Jürgen dibatalkan.\"",[99,6842,6843],{},"Kakanda mengatakannya dengan kejam.",[99,6845,6846],{},"Jürgen mendengarkan kata-kata itu dengan ekspresi kosong.",[99,6848,6849],{},"\"Kakanda...! Apa yang tidak Anda sukai...!?",[99,6851,6852],{},"\"Ada apa? Tumben sekali kau membelanya?\"",[99,6854,6855],{},"\"Tentu saja aku membelanya. Dia sudah berusaha begitu keras, tolong jangan perlakukan dia dengan seenaknya. Aku bisa lihat kalau Anda menyukainya. Jika ada alasan lain, tolong katakan padanya. Kasihan Duke jika terus dipermainkan.\"",[99,6857,6858],{},"Saat aku memohon begitu, Kakak Lise berpikir sejenak, lalu tersenyum tipis dengan ekspresi sedih.",[99,6860,6861],{},"Senyum itu adalah jenis senyum yang belum pernah kulihat sebelumnya.",[99,6863,6864],{},"Lalu, Kakanda mengangguk kecil.",[99,6866,6867],{},"\"Benar juga... Jürgen. Dengarkan baik-baik.\"",[99,6869,2315],{},[99,6871,6872],{},"\"Jangan berurusan denganku lagi. Kau mengganggu.\"",[99,6874,6875],{},"Dia mengucapkan kata-kata yang tidak masuk akal.",[99,6877,6878],{},"Sejenak, aku meragukan pendengaranku sendiri.",[99,6880,6881],{},"Apa yang baru saja dia katakan?",[99,6883,6884],{},"Jürgen juga sepertinya terkejut.",[99,6886,6887],{},"Tapi.",[99,6889,6890],{},"\"...Begitu, ya... apakah saya mengganggu Anda....\"",[99,6892,703],{},[99,6894,6895],{},"\"...Mohon maaf karena tidak tahu diri. Mulai sekarang, saya tidak akan melakukan hal seperti melamar Anda lagi.\"",[99,6897,6898],{},"Mengatakan itu, Jürgen menundukkan kepalanya dalam-dalam.",[99,6900,6901],{},"Sejenak, aku merasa kesal dan menatap Kakanda, tetapi kekesalanku langsung hilang.",[99,6903,6904],{},"Karena Kakanda menunjukkan ekspresi muram yang belum pernah kulihat sebelumnya.",[99,6906,6907],{},"\"Kalau begitu, aku permisi. Ar, tolong urus Jürgen.\"",[99,6909,6910],{},"\"Eh? Tu-Tunggu! Kakanda!\"",[99,6912,6913],{},"Kakanda berjalan pergi sambil menunjukkan punggungnya yang lesu.",[99,6915,6916],{},"Saat aku berbalik, Jürgen sudah berlutut dengan tatapan kosong.",[99,6918,6919],{},"Apa-apaan situasi ini!?",[99,6921,6922],{},"Siapa yang harus kuperhatikan!?",[99,6924,6925],{},"Sambil berharap Leo ada di sini, aku membandingkan keduanya sejenak.",[99,6927,6928],{},"Lalu aku menyusul Kakanda.",[99,6930,6931],{},"Karena kupikir pasti ada alasannya.",[99,6933,6934],{},"Jika dia benar-benar merasa terganggu, dia tidak akan menunjukkan ekspresi seperti itu.",[130,6936,1583],{"id":1582},[99,6938,6939],{},"\"Kakanda! Kakak Lise!\"",[99,6941,6942],{},"\"Ada apa? Masih ada urusan lain?\"",[99,6944,6945],{},"Kakak Lise menjawab dengan nada kesal.",[99,6947,6948],{},"Dia mengeluarkan aura jangan-mendekat, dan suara serta ekspresinya seolah mengatakan aku-sedang-kesal. Biasanya, aku mungkin tidak akan mendekat.",[99,6950,6951],{},"Tapi, kali ini berbeda.",[99,6953,6954],{},"\"Apanya yang masih ada urusan, tidak ada satu pun yang terselesaikan.\"",[99,6956,6957],{},"\"Seperti yang kau bilang, aku sudah menolak Jürgen dengan tegas. Apa yang kau keluhkan?\"",[99,6959,6960],{},"\"Aku tidak akan mengeluh jika Kakanda terlihat lega setelah itu. Tapi, bukan begitu, kan?\"",[99,6962,6963],{},"\"Apa maksudmu? Aku merasa sangat lega, tahu?\"",[99,6965,6966],{},"\"Anda payah sekali berbohong.\"",[99,6968,6969],{},"Wajahnya sama sekali tidak terlihat lega.",[99,6971,6972],{},"Malah, terlihat seperti wajah orang yang menyesal.",[99,6974,6975],{},"\"Bagaimana kalau kita bicara sambil berjalan? Ada banyak sekali yang ingin kutanyakan.\"",[99,6977,6978],{},"\"Tidak ada yang perlu kubicarakan.\"",[99,6980,6981],{},"\"Begitu, ya... Sebenarnya, Christa punya teman laki-laki yang akrab.\"",[99,6983,6984],{},"\"Apa!? Laki-laki seperti apa!? Apa dia orang yang baik!? Berapa umurnya!?\"",[99,6986,6987],{},"\"Bohong.\"",[99,6989,6990],{},"Sejenak, Kakanda menunjukkan ekspresi terkejut.",[99,6992,853],{},[99,6994,6995],{},"\"Begitu. Sepertinya kau sudah lama ingin merasakan latihanku lagi, ya?\"",[99,6997,6998],{},"\"Wah!? Bercanda! Itu hanya bercanda! Tapi, Anda bahkan tidak bisa melihat kebohongan seperti ini, kan? Masih banyak yang tidak Anda ketahui.\"",[99,7000,7001],{},"Aku menghentikan Kakanda yang tangannya sudah memegang pedang di pinggangnya, sambil tersenyum kecut.",[99,7003,7004],{},"Kakanda berpikir sejenak, lalu menghela napas.",[99,7006,7007],{},"\"...Singkat saja.\"",[99,7009,7010],{},"\"Itu tergantung Kakanda. Bagaimana kalau kita bicara sambil berjalan?\"",[99,7012,7013],{},"Mengatakan itu, aku mulai berjalan di samping Kakanda.",[99,7015,7016],{},"Kakanda terus diam.",[99,7018,7019],{},"Sepertinya dia memang tidak akan mulai bicara sendiri.",[99,7021,7022],{},"\"Ada beberapa hal yang membuatku penasaran.\"",[99,7024,7025],{},"\"Satu saja.\"",[99,7027,7028],{},"\"Begitu, ya... kalau begitu satu saja. Tiga tahun lalu, apa yang terjadi antara Anda dan Leo?\"",[99,7030,7031],{},"Mungkin dia tidak menyangka pertanyaan itu akan keluar.",[99,7033,7034],{},"Kakak Lise membelalakkan matanya.",[99,7036,7037],{},"Lalu dia memalingkan pandangannya dariku.",[99,7039,7040],{},"\"Anda akan menjawabnya kalau hanya satu, kan?\"",[99,7042,7043],{},"\"...Itu tidak ada hubungannya.\"",[99,7045,7046],{},"\"Masa, sih. Sejak saat itu, kesempatan Anda datang ke Ibukota Kekaisaran jadi jauh berkurang, kan? Komunikasi juga hanya lewat surat, dan bagiku, Anda terlihat seperti sedang menghindari orang.\"",[99,7048,7049],{},"Kakak Lise menatapku dengan tatapan kesal, lalu mengalihkan pandangannya ke langit.",[99,7051,853],{},[99,7053,7054],{},"\"...Tiga tahun lalu, saat pemakaman Pangeran Mahkota dilangsungkan. Aku mengambil suatu tindakan, dan dihentikan oleh Leo.\"",[99,7056,4381],{},[99,7058,7059],{},"\"Aku akan membunuh Suzan.\"",[99,7061,7062],{},"\"Wah, itu....\"",[99,7064,7065],{},"Benar-benar tindakan yang khas Kakanda.",[99,7067,7068],{},"Dan juga tindakan yang khas Leo.",[99,7070,7071],{},"Ternyata ada kejadian seperti itu, ya.",[99,7073,7074],{},"Dia juga punya rahasianya sendiri.",[99,7076,7077],{},"\"Kematian Ibunda dan Pangeran Mahkota, semua ada hubungannya dengan dia. Aku yakin akan hal itu. Karena itu, aku mencoba menyingkirkan bencana bagi Kekaisaran... tapi Leo berdiri di hadapanku.\"",[99,7079,7080],{},"\"Jika Anda membunuh selir Kaisar tanpa bukti, Anda juga akan dihukum, kan.\"",[99,7082,7083],{},"\"Meski begitu... aku ingin membunuhnya. Aku benar-benar tidak bisa memaafkannya. Jadi aku mencoba menerobos dengan paksa. Tapi... Leo tidak mau mengalah, tidak peduli seberapa parah aku memukulnya. Dia bilang tindakanku salah, dan tidak membiarkanku lewat.\"",[99,7085,7086],{},"\"Khas sekali dia.\"",[99,7088,7089],{},"\"...Leo berkata, penghakiman harus dilakukan oleh hukum. Tapi, hukum tidak berdaya. Kakak dibunuh dengan cara yang tidak meninggalkan bukti. Kalau begitu, tidak ada pilihan selain menebasnya... begitulah pikirku. Jadi aku berniat untuk lewat meskipun harus membuat Leo pingsan. Aku memukulnya berkali-kali. Berkali-kali... dan berkali-kali.\"",[99,7091,7092],{},"Kalau dipikir-pikir, setelah Pangeran Mahkota meninggal, dia sempat mengurung diri di kamar untuk sementara waktu.",[99,7094,7095],{},"Kukira dia syok, ternyata itu karena dipukuli Kakanda.",[99,7097,7098],{},"\"Meskipun begitu... Leo tidak mundur. Dia bilang tindakanku salah. Kakak tidak akan menginginkan hal seperti itu. Tapi... dua anggota keluarga sudah meninggal... aku tidak bisa diam saja. Jangan bicara soal kebenaran, kataku. Apa kau mengerti perasaanku yang kehilangan ibu dan kakak yang kusumpah akan kudukung? Apa kau mengerti perasaan orang yang ditinggalkan?... Terhadap itu, Leo menjawab, bagaimana dengan Christa? Bagaimana dengan keluarga yang lain? Kekaisaran? Hal-hal yang coba dilindungi oleh Kakak? Meninggalkan semua tanggung jawab itu tidak lain adalah lari dari kenyataan.\"",[99,7100,7101],{},"\"...Lalu, apa yang Kakanda katakan pada Leo?\"",[99,7103,7104],{},"Kakak Lise mengalihkan pandangannya dari langit ke tanah. Wajahnya terlihat sangat sedih.",[99,7106,7107],{},"Ini pertama kalinya aku melihat wajah seperti ini.",[99,7109,7110],{},"\"...Aku tidak bisa mengatakan apa-apa... Saat itu aku baru sadar kalau kepalaku sudah panas. Saat kusadari... aku tidak bisa berada di sana lagi. Aku tidak punya muka untuk bertemu dengan Leo yang babak belur... jadi aku kembali ke perbatasan seperti melarikan diri.\"",[99,7112,7113],{},"\"Begitu. Jadi karena Anda tidak bisa memaafkan diri sendiri, Anda mulai membatasi diri untuk bertemu orang.\"",[99,7115,7116],{},"\"...Ya, aku tidak bisa memaafkannya. Sekaligus, aku takut. Jika Leo tidak menghentikanku, aku mungkin akan melakukan tindakan bodoh. Aku takut pada diriku sendiri... jadi aku berhenti menjalin hubungan dekat. Aku memutuskan hubungan dengan kenalan satu per satu. Yang tidak bisa kuputuskan hanyalah kau dan Christa... lalu Jürgen. Awalnya aku merasa Jürgen yang tanpa ragu terus mencampuri urusanku itu mengganggu... tapi aku juga merasa bersyukur.\"",[99,7118,7119],{},"Tanpa sadar, kami sedang mendaki sebuah bukit.",[99,7121,7122],{},"Kakanda terus mendaki dalam diam, dan setibanya di puncak, dia duduk di bangku yang ada di sana.",[99,7124,7125],{},"Sosoknya terlihat seperti orang yang berbeda dari Kakanda yang selalu penuh semangat.",[99,7127,7128],{},"\"Menikah hanya dengan 'seseorang yang bisa mati bersamaku'. Kata-kata itu berasal dari latar belakang itu, ya.\"",[99,7130,7131],{},"\"...Jika aku yang ditinggalkan, aku tidak tahu apa yang akan kulakukan. Karena itu... aku juga tidak ingin memberikan rasa sakit karena ditinggalkan. Aku seorang prajurit. Aku sudah siap mati. Tapi... aku tidak bisa menerima kematian seseorang yang bukan prajurit.\"",[99,7133,7134],{},"\"Karena itulah Anda menghalangi Duke Rheinfeld untuk masuk militer, ya?\"",[99,7136,7137],{},"\"Jürgen itu orang yang kompeten. Dia bisa mengurus logistik, atau mungkin menjadi ahli strategi. Tapi, dia tidak bisa mati bersamaku. Aku tidak ingin Jürgen merasakan sakit yang kurasakan.\"",[99,7139,7140],{},"\"Tapi, Anda tidak bisa bersikap cukup dingin untuk memutuskan hubungan. Karena dia adalah teman terdekat Anda, kan?\"",[99,7142,7143],{},"\"...Aku tidak tahu apa yang dia pikirkan, tapi bagiku dia adalah teman lama. Tapi, setelah kau bilang begitu, aku berpikir. Aku tidak seharusnya mengikatnya dengan keegoisanku. Aku... telah bergantung padanya.\"",[99,7145,7146],{},"Jadi itu arti dari kata-katanya tadi.",[99,7148,7149],{},"Sangat canggung, atau entah bagaimana menyebutnya.",[99,7151,7152],{},"Mungkin waktu Kakanda telah berhenti tiga tahun yang lalu.",[99,7154,7155],{},"Dia hanya fokus pada tugasnya sebagai prajurit, dan memalingkan muka dari banyak hal lain.",[99,7157,7158],{},"Aku tidak bisa menyalahkannya. Yang paling dekat dengan Pangeran Mahkota adalah Kakanda. Dia melihat Pangeran Mahkota sebagai pemimpin yang harus didukung. Sama seperti aku melihat Leo.",[99,7160,7161],{},"Jika aku kehilangan Leo... apakah aku bisa terus maju?",[99,7163,7164],{},"Sulit. Mungkin aku akan melakukan hal yang sama seperti Kakanda.",[99,7166,7167],{},"Tapi, bagaimana jika aku dihentikan?",[99,7169,7170],{},"Kakanda telah hidup sambil memendam perasaan yang tidak tahu harus dilampiaskan ke mana.",[99,7172,7173],{},"\"Aku tidak bisa bilang aku mengerti perasaan Kakanda. Karena aku belum kehilangan siapa pun. Kakak tertua adalah orang yang kuhormati, tetapi hubungan kami tidak cukup dekat untuk disebut keluarga. Aku punya ibu, dan juga adik. Aku belum pernah kehilangan seseorang yang berharga. Tapi, meski begitu, ada hal yang bisa kukatakan.\"",[99,7175,7176],{},"\"Apa...?\"",[99,7178,7179],{},"\"Aku menganggapmu sebagai keluarga. Christa juga, Ibunda juga, mungkin Leo juga. Karena itu, cara hidupmu saat ini membuatku sedih. Aku tidak berpikir ada kebahagiaan di ujung jalan itu.\"",[99,7181,7182],{},"\"Aku tidak mencari kebahagiaan. Ideal kebahagiaan yang kugambarkan... sudah hancur tiga tahun lalu.\"",[99,7184,7185],{},"\"Leo akan menciptakan ideal yang lebih besar dari itu. Jadi, Kakanda juga, tolonglah menghadap ke depan.\"",[99,7187,7188],{},"Itu adalah kata-kata yang tidak meyakinkan.",[99,7190,7191],{},"Menyatakan bahwa Leo yang baru saja memasuki perebutan takhta bisa menciptakan ideal yang lebih besar dari Pangeran Mahkota hanyalah pandangan subjektif keluarga.",[99,7193,7194],{},"Leo sering dibandingkan dengan Pangeran Mahkota. Dia sendiri juga mencoba menjadi seperti Pangeran Mahkota.",[99,7196,7197],{},"Tapi, tidak ada yang pernah mengatakan bahwa Leo bahkan sudah sejajar dengan Pangeran Mahkota. Leo saat ini adalah salinan Pangeran Mahkota yang lebih buruk.",[99,7199,6887],{},[99,7201,7202],{},"\"Kekurangan Leo akan kulengkapi. Jika kami berdua, kami bahkan bisa melampaui Kakak tertua. Kami akan menunjukkan padamu masa depan ideal yang lebih besar dari yang Kakanda gambarkan bersama Kakak. Jadi, tolong berusahalah untuk melihatnya.\"",[99,7204,7205],{},"\"...Kau bicara besar juga, ya. Ideal antara aku dan Kakak jauh lebih agung dari yang kau bayangkan, tahu?\"",[99,7207,7208],{},"\"Dengan senang hati.\"",[99,7210,7211],{},"Mengatakan itu, aku menatap mata Kakak Lise dengan mantap.",[99,7213,7214],{},"Mata itu berbeda dari biasanya.",[99,7216,7217],{},"Mata yang tenang.",[99,7219,7220],{},"\"...Melihat pertumbuhan adik sendiri adalah perasaan yang aneh.\"",[99,7222,7223],{},"\"Begitukah? Kalau begitu, Anda akan merasa lebih aneh lagi jika melihat Leo. Dia juga tumbuh dengan baik. Bukan hanya kami. Sejak Pangeran Mahkota yang agung meninggal, semua orang tumbuh dengan caranya masing-masing. Itu juga berlaku untuk Duke Rheinfeld. Tidak seharusnya akhir dari pria yang berusaha keras untuk menjadi pantas untukmu adalah perpisahan seperti itu. Aku tidak masalah jika Anda tidak mau menikah. Tapi, Anda tidak membencinya, kan?\"",[99,7225,7226],{},"\"Yah, begitulah... Dia adalah pria yang berusaha demi aku. Aku bahkan merasa suka padanya. Tentu saja, aku tidak berniat melihatnya sebagai lawan jenis.\"",[99,7228,7229],{},"\"Kalau begitu, katakan saja begitu. Memutuskan hubungan itu keterlaluan.\"",[99,7231,7232],{},"\"Itu memang benar, tapi....\"",[99,7234,7235],{},"Kakanda tampak ragu-ragu.",[99,7237,7238],{},"Jangan-jangan.",[99,7240,7241],{},"\"Anda tidak akan bilang ini canggung, kan?\"",[99,7243,7244],{},"\"T-Tentu saja canggung!? Setelah menolaknya seperti itu, apa yang harus kukatakan!?\"",[99,7246,7247],{},"\"Bukannya tidak apa-apa? Katakan saja seadanya. Kalau dia, pasti tidak akan mempermasalahkannya.\"",[99,7249,7250],{},"\"Aku yang mempermasalahkannya! Aku tidak mau menjadi pihak yang memperbaiki hubungan! Pihak sanalah yang harus meminta, baru aku akan bilang tidak apa-apa jika kembali seperti semula! Ini yang terbaik!\"",[99,7252,7253],{},"\"Dasar orang yang merepotkan....\"",[99,7255,7256],{},"\"Beraninya kau bilang kakakmu merepotkan!? Sebagai adik, berusahalah demi kakakmu! Kau membantu Jürgen, jadi jangan bilang kau tidak akan membantuku!?\"",[99,7258,7259],{},"Haaah, padahal tadinya aku membantu perjodohan Jürgen, kenapa jadi begini.",[99,7261,7262],{},"Kalau Jürgen, kurasa dia akan menangis bahagia jika Kakanda bilang dia hanya kelepasan bicara, tetapi sepertinya harga dirinya tidak mengizinkan.",[99,7264,7265],{},"Benar-benar orang yang merepotkan.",[99,7267,7268],{},"Yah, setidaknya bagus dia sudah sedikit kembali seperti Kakanda yang biasanya.",[99,7270,7271],{},"Perlahan-lahan saja. Tidak semuanya bisa berjalan lancar dengan segera.",[99,7273,7274],{},"Saat aku berpikir begitu, seseorang mendaki bukit.",[99,7276,7277],{},"\"Hm? Anda kepala pelayan Duke Rheinfeld?\"",[99,7279,7280],{},"\"D-Di sini rupanya! S-Saya akan melaporkan pada kedua Yang Mulia! Suar ungu telah dinaikkan di selatan! Sepertinya telah terjadi insiden anomali di selatan yang membahayakan seluruh negeri!\"",[99,7282,7283],{},"Suar ungu adalah suar yang menandakan tingkat anomali tertinggi. Sekali dinaikkan, ia akan diteruskan melalui pos-pos penghubung di berbagai tempat hingga sampai ke Ibukota Kekaisaran.",[99,7285,7286],{},"Terakhir kali adalah tiga tahun lalu, saat Pangeran Mahkota gugur di medan perang.",[99,7288,7289],{},"Suar itu kini dinaikkan di selatan.",[99,7291,7292],{},"\"Leo...?\"",[99,7294,7295],{},"Tanpa sadar aku mengalihkan pandanganku ke selatan.",[99,7297,7298],{},"Hari itu juga begitu.",[99,7300,7301],{},"Sepertinya titik balik takdir selalu datang tanpa memberi kita waktu untuk bersiap.",[99,7303,7304],{},"Aku dan Kakanda berlari bersamaan.",[130,7306,2118],{"id":2117},[99,7308,7309],{},"\"Di mana Jürgen!?\"",[99,7311,7312],{},"Begitu kembali ke kediaman, Kakak Lise langsung bertanya.",[99,7314,7315],{},"Karena Jürgen yang seharusnya ada di sana tidak terlihat.",[99,7317,7318],{},"\"Duke sudah berangkat memimpin para kesatria.\"",[99,7320,7321],{},"\"Berangkat katamu!?\"",[99,7323,7324],{},"Kecepatan yang luar biasa.",[99,7326,7327],{},"Tapi terlalu cepat.",[99,7329,7330],{},"Meskipun dia berangkat dengan hanya membawa kesatria yang siap, jumlahnya terbatas.",[99,7332,7333],{},"\"Segera panggil dia kembali! Kita bahkan tidak tahu situasi di selatan!? Kenapa kau biarkan dia pergi!?\"",[99,7335,7336],{},"\"Tentu saja kami sudah mencoba menghentikannya... tapi Duke berkata beliau akan menjadi pembuka jalan bagi Yang Mulia....\"",[99,7338,7339],{},"\"Pembuka jalan katamu!? Sebenarnya apa yang akan Jürgen lakukan!?\"",[99,7341,7342],{},"\"Duke berangkat untuk menaklukkan monster-monster di sepanjang jalur perjalanan....\"",[99,7344,7345],{},"Begitu.",[99,7347,7348],{},"Kalau begitu, bisa dimengerti kenapa dia hanya membawa kesatria yang siap tempur.",[99,7350,7351],{},"Tapi, itu tetap berbahaya, dan pergi ke selatan dari sini cukup sulit.",[99,7353,7354],{},"Jaraknya jauh, dan ada banyak hutan sampai ke selatan. Jalannya tidak beraspal, dan di hutan biasanya ada monster.",[99,7356,7357],{},"\"Kakanda. Bagaimana dengan pasukan yang sedang berlatih?\"",[99,7359,7360],{},"\"Prajurit baru tidak bisa dipakai. Sepertinya tidak ada pilihan selain membawa resimen kavaleri yang kubawa sebagai lawan latih tanding.\"",[99,7362,7363],{},"Satu resimen terdiri dari lima kompi. Satu kompi kira-kira berisi dua ratus orang, jadi satu resimen kavaleri berarti seribu orang. Yah, mungkin ada yang terluka atau kosong, jadi jumlahnya tidak akan pas seribu, tapi kira-kira segitu.",[99,7365,7366],{},"\"Hanya satu resimen... sedikit sekali.\"",[99,7368,7369],{},"\"Kalau untuk bergegas ke sana, jumlahnya lebih dari cukup... tapi sesampainya di sana pun, tidak banyak yang bisa dilakukan.\"",[99,7371,7372],{},"Suar ungu menandakan krisis negara.",[99,7374,7375],{},"Kemungkinan besar yang menaikkan suar itu adalah Leo. Di selatan saat ini, yang punya wewenang untuk menaikkan suar ungu hanyalah jenderal perbatasan selatan atau Leo sebagai Inspektur Kekaisaran.",[99,7377,7378],{},"Sebesar itulah efek dari suar ungu.",[99,7380,7381],{},"Aku tidak tahu harus merasa lega atau tidak, tapi itu berarti suar itu tidak akan dinaikkan hanya karena Leo mati.",[99,7383,7384],{},"Tapi dinaikkannya suar itu berarti situasinya sangat gawat.",[99,7386,7387],{},"\"Paling-paling hanya bisa melakukan pengintaian bersenjata.\"",[99,7389,7390],{},"\"Meski begitu, itu perlu untuk memahami situasi. Tergantung situasi di sana, aku akan menggerakkan pasukan selatan. Pokoknya, kita harus segera ke lokasi.\"",[99,7392,7393],{},"Kakanda yang berkata begitu dipenuhi dengan semangat.",[99,7395,7396],{},"Ini adalah Kakanda dalam perannya sebagai Panglima Kekaisaran.",[99,7398,7399],{},"Nah, lalu apa yang harus kulakukan?",[99,7401,7402],{},"Pergi ke selatan dengan teleportasi itu mudah, membawa Kakanda juga mudah. Tapi, teleportasi yang akurat tidak mungkin dilakukan. Aku tidak tahu di mana masalahnya terjadi di selatan. Apakah di desa Linfia, atau di kota lain? Atau mungkin di tempat yang bahkan tidak punya penanda?",[99,7404,7405],{},"Paling buruk, aku harus mempertimbangkan untuk mengungkapkan identitasku sebagai Silver dan membawa Kakanda serta resimen kavaleri ke selatan. Situasinya memang se-darurat itu.",[99,7407,7408],{},"Tapi, membawa seribu orang ke selatan akan menghabiskan banyak sekali mana. Ini berbeda dengan bergerak sendirian.",[99,7410,7411],{},"Kalau memang harus membuat Gerbang Teleportasi, aku ingin menggunakannya di titik yang lebih efektif.",[99,7413,7414],{},"\"Pokoknya, kita tidak punya pilihan selain menunggu kedatangan resimen.\"",[99,7416,7417],{},"\"Benar juga....\"",[99,7419,7420],{},"Ekspresi Kakanda saat menjawab terlihat khawatir.",[225,7422],{},[99,7424,7425],{},"\"Panglima. Resimen Kavaleri Ketujuh, siap menerima panggilan.\"",[99,7427,7428],{},"\"Kerja bagus, Komandan Resimen.\"",[99,7430,7431],{},"Kakanda membalas hormat komandan resimen paruh baya yang memberikan hormat dengan menempelkan tangan di dahinya.",[99,7433,7434],{},"Melihat hal seperti ini, aku jadi benar-benar merasakan suasana militer.",[99,7436,7437],{},"\"Bagaimana dengan para prajurit baru?\"",[99,7439,7440],{},"\"Mereka siaga di tempat latihan. Aku sudah mengirim utusan ke perbatasan timur, tetapi bala bantuan mungkin akan dikirim sebelum utusan tiba, jadi sekarang mari kita bergegas ke lokasi.\"",[99,7442,7443],{},"Pada dasarnya, militer Kekaisaran memusatkan kekuatannya di perbatasan.",[99,7445,7446],{},"Tentu saja ada pasukan di pusat, tetapi di setiap wilayah ada kesatria milik penguasa wilayah, dan di Ibukota Kekaisaran ada Kesatria Pengawal Kekaisaran.",[99,7448,7449],{},"Karena itu, militer Kekaisaran pada dasarnya bersiap untuk menghadapi musuh dari luar.",[99,7451,7452],{},"Di antara mereka, pasukan timur dan barat adalah pasukan elit di mana Panglima memegang kendali penuh atas pertahanan perbatasan. Mereka juga punya cukup kekuatan untuk mengirim bala bantuan jika ada anomali di perbatasan lain. Mungkin mereka sudah sering melakukannya dalam latihan.",[99,7454,7455],{},"Dulu, Pangeran Mahkota tewas saat terlibat dalam pertempuran yang terjadi secara kebetulan saat sedang meninjau front utara dan mengambil komando. Kakanda menyesal karena jika dia bergegas datang, hal itu mungkin tidak akan terjadi.",[99,7457,7458],{},"Gerakan cepat dari perbatasan timur adalah pelajaran dari kejadian itu.",[99,7460,7461],{},"Namun.",[99,7463,7464],{},"\"Sudah jam segini. Kita tidak akan bisa bergerak cepat.\"",[99,7466,7467],{},"\"Mau bagaimana lagi. Kita hanya bisa maju dengan cara apa pun yang kita bisa.\"",[99,7469,7470],{},"Di luar sudah mulai remang-remang.",[99,7472,7473],{},"Sebentar lagi akan semakin gelap.",[99,7475,7476],{},"Pergerakan pasukan di malam hari berbahaya. Jika mencoba mengambil jalan pintas, harus melewati hutan, tetapi banyak monster yang aktif di malam hari.",[99,7478,7479],{},"Bisa dihindari dengan mengambil jalan memutar, tetapi itu akan memakan waktu.",[99,7481,7482],{},"Aku berpikir sejenak.",[99,7484,7485],{},"Apakah sebaiknya aku mengungkapkan identitasku sebagai Silver dan berteleportasi?",[99,7487,7488],{},"Tapi, jika aku terbang ke kota di selatan, aku perlu menjelaskan pada penguasa wilayah di sana, dan jika lokasinya jauh dari tempat kejadian, pada akhirnya tetap harus melakukan pergerakan di malam hari.",[99,7490,7491],{},"Saat aku bingung harus berbuat apa, kepala pelayan Duke berlari sambil terengah-engah.",[99,7493,4423],{},[99,7495,7496],{},"\"T-Tidak... haah haah... saya datang untuk memberitahu bahwa persiapannya sudah selesai....\"",[99,7498,7499],{},"\"Persiapan? Persiapan apa?\"",[99,7501,7502],{},"\"Apakah Anda belum mendengarnya...?\"",[99,7504,7505],{},"Kepala pelayan itu menatap Kakanda dengan ekspresi tidak percaya.",[99,7507,7508],{},"Kakanda sendiri menunjukkan ekspresi bingung, tetapi kepala pelayan itu segera sadar.",[99,7510,7511],{},"\"Memang khas Duke... mari lewat sini.\"",[99,7513,7514],{},"Mengatakan itu, kepala pelayan memandu kami ke lantai atas kediaman.",[99,7516,7517],{},"Lalu, sebuah pemandangan yang luar biasa terlihat.",[99,7519,7520],{},"\"Ini... jalan?\"",[99,7522,7523],{},"Sebuah jalan bercahaya terbentang ke arah selatan.",[99,7525,7526],{},"Jalan itu terus membentang hingga ke kejauhan.",[99,7528,7529],{},"\"Ini adalah 'Jalan Cahaya' yang dibangun oleh Duke sejak tiga tahun lalu bekerja sama dengan para penguasa wilayah sekitar. Masih belum selesai, tetapi jalan ini membentang ke selatan dan utara, dan rencananya akan menjadi jalan raya yang menghubungkan perbatasan secara lurus.\"",[99,7531,7532],{},"\"Kenapa dia membuat hal seperti ini...?\"",[99,7534,7535],{},"\"Dalihnya adalah untuk mengamankan rute transportasi para pedagang, tapi....\"",[99,7537,7538],{},"\"Tujuan sebenarnya adalah agar Kakanda bisa bergegas ke selatan dan utara, ya....\"",[99,7540,7541],{},"Kepala pelayan itu mengangguk dalam diam.",{"title":1265,"searchDepth":1266,"depth":1266,"links":7543},[7544,7545,7546],{"id":1296,"depth":1266,"text":1297},{"id":1582,"depth":1266,"text":1583},{"id":2117,"depth":1266,"text":2118},7,{},"/novels/degarashi-ouji/vol-3/bab-4-1",{"title":6445,"description":1265},"novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/07.bab-4-1","JzsOdawhCDk8H2xlZDpFs-iJkcibtQMCrIz7GXCS4RQ",{"id":7554,"title":7555,"body":7556,"chapterNumber":8729,"description":7560,"excerpt":1273,"extension":1274,"hidden":31,"meta":8730,"mtl":11,"navigation":11,"path":8731,"publishedAt":33,"seo":8732,"stem":8733,"volumeNumber":1279,"__hash__":8734},"chapters/novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/08.bab-4-2.md","Bab 4: Perasaan Masing-Masing - Bagian 2",{"type":96,"value":7557,"toc":8724},[7558,7561,7564,7567,7570,7573,7576,7579,7582,7585,7588,7591,7594,7597,7600,7603,7606,7609,7612,7615,7618,7621,7623,7626,7629,7632,7635,7638,7641,7644,7647,7650,7653,7656,7659,7662,7665,7668,7671,7674,7677,7680,7683,7686,7689,7692,7695,7698,7700,7703,7705,7708,7711,7714,7717,7720,7723,7726,7729,7732,7735,7738,7741,7744,7747,7750,7753,7756,7759,7762,7765,7768,7770,7773,7776,7779,7782,7784,7787,7790,7793,7796,7799,7802,7805,7808,7811,7814,7817,7820,7823,7826,7829,7832,7835,7838,7841,7843,7846,7848,7851,7854,7857,7860,7863,7866,7869,7872,7875,7878,7881,7884,7887,7890,7893,7896,7899,7902,7905,7908,7910,7913,7916,7919,7922,7925,7928,7931,7934,7937,7940,7943,7945,7948,7951,7954,7957,7960,7963,7966,7972,7975,7978,7984,7990,7993,7996,7999,8002,8005,8008,8011,8014,8017,8020,8023,8026,8032,8035,8038,8041,8044,8047,8050,8053,8058,8061,8064,8067,8070,8072,8075,8078,8081,8086,8091,8097,8099,8102,8105,8108,8114,8117,8120,8123,8130,8139,8142,8145,8147,8150,8153,8156,8159,8162,8165,8168,8171,8173,8179,8182,8185,8188,8190,8193,8196,8199,8202,8205,8208,8211,8214,8217,8226,8229,8235,8238,8244,8247,8253,8259,8262,8265,8268,8271,8274,8280,8283,8286,8289,8294,8297,8300,8303,8306,8309,8315,8318,8321,8324,8327,8330,8333,8339,8344,8350,8355,8358,8361,8364,8367,8370,8373,8379,8382,8385,8390,8393,8396,8399,8402,8405,8408,8414,8417,8420,8423,8426,8429,8432,8435,8437,8440,8443,8445,8450,8455,8458,8461,8467,8470,8473,8476,8479,8482,8490,8493,8496,8499,8502,8505,8508,8511,8514,8517,8520,8523,8526,8529,8532,8535,8538,8541,8544,8547,8553,8556,8559,8562,8565,8571,8574,8577,8579,8582,8585,8588,8591,8594,8597,8600,8603,8606,8609,8615,8618,8621,8624,8627,8630,8633,8636,8639,8642,8645,8648,8650,8653,8656,8659,8661,8664,8667,8670,8673,8676,8679,8682,8685,8688,8691,8694,8697,8700,8703,8706,8709,8715,8718,8721],[99,7559,7560],{},"Pada hari itu tiga tahun lalu.",[99,7562,7563],{},"Kalau saja ada jalan seperti ini. Jürgen pasti berpikir begitu.",[99,7565,7566],{},"Karena itu, agar Kakanda tidak menyesal lagi saat hal yang sama terjadi, apakah dia membangun jalan ini?",[99,7568,7569],{},"\"Orang yang luar biasa....\"",[99,7571,7572],{},"\"Panglima! Dengan ini, kita bisa menuju ke selatan dengan kecepatan penuh!\"",[99,7574,7575],{},"\"Benar, ya... Segera siapkan.\"",[99,7577,7578],{},"Kakanda memberi perintah, dan komandan resimen pun berlari pergi. Melihat itu, kepala pelayan juga diam-diam meninggalkan tempat itu.",[99,7580,7581],{},"Untuk sesaat, Kakanda memandangi jalan cahaya itu, lalu bergumam.",[99,7583,7584],{},"\"Orang bodoh... Tidakkah kau pikir begitu? Ar.\"",[99,7586,7587],{},"\"Benar sekali. Wilayah Duke Rheinfeld sudah cukup makmur. Jika jalan ini selesai, yang akan lebih diuntungkan adalah para penguasa wilayah di sekitarnya.\"",[99,7589,7590],{},"Tentu saja wilayah Duke Rheinfeld juga akan mendapat manfaat. Tapi, mengingat skala pembangunannya yang sebesar ini, pasti kerugiannya jauh lebih besar.",[99,7592,7593],{},"Entah butuh berapa tahun untuk menutupinya.",[99,7595,7596],{},"Para penguasa wilayah di sekitar sini tidak terlalu besar. Mungkin sebagian besar biaya pembangunan ditanggung oleh Jürgen.",[99,7598,7599],{},"\"Kenapa... dia sampai melakukan sejauh ini?\"",[99,7601,7602],{},"\"Entahlah? Aku tidak tahu. Sebaiknya kita tanya langsung pada orangnya.\"",[99,7604,7605],{},"Itu adalah kebohongan.",[99,7607,7608],{},"Aku bisa menebak jawabannya.",[99,7610,7611],{},"Aku mencintaimu. Demi menjaga ketulusan kata-kata itu, Duke membangun jalan ini.",[99,7613,7614],{},"Agar orang yang dicintainya bisa pergi menolong orang yang ingin ia tolong. Agar tidak menyesal lagi untuk kedua kalinya.",[99,7616,7617],{},"Mungkin Jürgen juga merasakan perubahan pada Kakanda yang dimulai sejak tiga tahun lalu. Tidak, mungkin justru Jürgen-lah yang paling merasakannya.",[99,7619,7620],{},"\"...Ar.\"",[99,7622,4423],{},[99,7624,7625],{},"\"Apa yang harus kulakukan...?\"",[99,7627,7628],{},"\"Itu juga aku tidak tahu. Tapi, Kakanda sebaiknya tetap menjadi diri sendiri. Jika Anda menerima perjodohan ini karena rasa bersalah, mungkin Duke akan kecewa. Dia akan berpikir, 'Bukan orang seperti ini yang kusukai'.\"",[99,7630,7631],{},"\"Orang yang merepotkan....\"",[99,7633,7634],{},"\"Benar, kan? Aku rasa dia termasuk tiga orang paling merepotkan di Kekaisaran. Yang membuatnya merepotkan adalah, meskipun sudah melakukan sejauh ini, dia tidak mengatakan apa-apa pada Kakanda. Kalau dia tipe orang yang bilang, 'Aku sudah melakukan sejauh ini, jadi nikahilah aku', akan lebih mudah.\"",[99,7636,7637],{},"Menikah karena sudah melakukan sesuatu. Mungkin bukan seperti itu pemikirannya. Dia tidak melakukannya untuk disukai.",[99,7639,7640],{},"Bukan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk orang yang dicintainya.",[99,7642,7643],{},"Saat dia bilang ingin tulus pada cinta, kupikir itu berat, tapi ternyata begitu.",[99,7645,7646],{},"Sampai sejauh ini, aku bahkan jadi ingin memujinya.",[99,7648,7649],{},"Orang yang memiliki prinsip yang sangat kuat.",[99,7651,7652],{},"\"Bukan karena perasaan seperti 'maaf' atau semacamnya, tapi jika Anda berpikir, 'Kalau memang harus menikah, orang ini yang terbaik', baru saat itulah Anda menerimanya, bukan?\"",[99,7654,7655],{},"\"Itu tidak akan terjadi. Jürgen selamanya akan menjadi teman baik.\"",[99,7657,7658],{},"\"Begitu, ya. Yah, karena ini tentang Kakanda, kupikir sebaiknya Kakanda yang memutuskan. Hanya saja—\"",[99,7660,7661],{},"\"Hanya saja?\"",[99,7663,7664],{},"Aku terdiam sejenak lalu berbalik.",[99,7666,7667],{},"Sudah waktunya resimen kavaleri bersiap.",[99,7669,7670],{},"Melihat itu, Kakanda juga mengikutiku.",[99,7672,7673],{},"\"Hanya saja apa?\"",[99,7675,7676],{},"\"Anda penasaran?\"",[99,7678,7679],{},"\"Tentu saja. Cepat katakan.\"",[99,7681,7682],{},"\"Baiklah... Aku hanya berpikir, jika aku harus memanggil seseorang kakak ipar, aku ingin orang seperti dia. Setidaknya, jika tidak selevel dia, aku tidak akan mengakuinya sebagai kakak ipar.\"",[99,7684,7685],{},"\"Huh... begitu, ya.\"",[99,7687,7688],{},"Mendengar kata-kataku, Kakanda tertawa kecil lalu membalikkan jubah birunya dan mulai berjalan cepat.",[99,7690,7691],{},"Sosoknya gagah berani dan penuh semangat.",[99,7693,7694],{},"Sosok Kakanda yang sudah kukenal.",[99,7696,7697],{},"\"Ayo pergi. Ke tempat Leo.\"",[99,7699,1890],{},[99,7701,7702],{},"Maka, aku dan Kakak Lise pun langsung menuju ke selatan.",[130,7704,2404],{"id":2403},[99,7706,7707],{},"Aku dan Kakak Lise memimpin resimen kavaleri dan memacu kuda dengan kecepatan penuh. Kami berkuda sepanjang malam, tetapi masih belum bisa menyusul Jürgen.",[99,7709,7710],{},"Jalan cahaya itu dibentuk dengan menancapkan batu-batu bercahaya khusus pada tiang-tiang. Di siang hari, batu-batu itu terlihat biasa, tetapi di malam hari, mereka bersinar terang. Bukan batu yang mahal. Anak-anak biasa mengambilnya dari gunung.",[99,7712,7713],{},"Namun, jumlahnya luar biasa banyak.",[99,7715,7716],{},"Aku dengar jalan ini belum selesai, tapi entah sampai sejauh mana membentang.",[99,7718,7719],{},"\"Luar biasa, bisa melakukan hal seperti ini tanpa bantuan negara.\"",[99,7721,7722],{},"\"Jürgen punya koneksi dengan banyak pedagang. Selain itu, sampai belum lama ini dia juga bekerja sama dengan Eric. Pengaruhnya pasti besar.\"",[99,7724,7725],{},"\"Orang yang menakutkan.\"",[99,7727,7728],{},"Ternyata dia juga memanfaatkan Eric.",[99,7730,7731],{},"Tidak ada keluarga Duke yang tidak terlibat dalam perebutan takhta.",[99,7733,7734],{},"Memang benar, Jürgen menjalin hubungan dengan para pedagang yang memiliki koneksi dengan Eric. Kenapa Eric? Karena dia adalah kandidat terkuat, dan mungkin ini alasan utamanya.",[99,7736,7737],{},"\"Gordon saat ini tidak menunjukkan permusuhan padaku, tapi secara temperamen, jika dia menjadi kaisar, dia akan berbenturan denganku. Sandra, tak perlu dikatakan lagi. Karena itulah Jürgen mendekati Eric. Itu kata-katanya sendiri, jadi pasti benar.\"",[99,7739,7740],{},"\"Semuanya selalu memprioritaskan Kakanda, ya.\"",[99,7742,7743],{},"\"Itu hasil dari aku bilang 'lakukan sesukamu'. Bukan aku yang memintanya.\"",[99,7745,7746],{},"Kakanda bergumam sambil memacu kudanya.",[99,7748,7749],{},"Wajahnya tampak sedikit tidak puas. Mungkin dia sedikit tidak suka karena dikhawatirkan.",[99,7751,7752],{},"\"Kakak Eric juga pasti menjalin hubungan dengannya sambil memahami tujuannya. Jalan ini juga sangat bermanfaat bagi negara.\"",[99,7754,7755],{},"\"Jürgen itu orang yang teliti. Jika sudah begitu, dia pasti akan menjualnya ke negara dan mendapatkan keuntungan.\"",[99,7757,7758],{},"\"Sepertinya memang begitu.\"",[99,7760,7761],{},"Pada akhirnya, sikapnya adalah 'selama itu untuk Kakanda, tidak masalah', tapi dia akan mengambil apa yang seharusnya dia ambil. Mungkin dia sudah memikirkan beberapa rencana.",[99,7763,7764],{},"Benar-benar orang yang menakutkan.",[99,7766,7767],{},"\"Syukurlah dia jatuh cinta pada Kakanda.\"",[99,7769,4278],{},[99,7771,7772],{},"\"Kalau dia tidak jatuh cinta pada Kakanda, dia akan menjadi Duke yang sangat merepotkan yang akan ikut campur dalam perebutan takhta dengan melihat situasi. Dia punya uang, dan juga jaringan di mana-mana. Membayangkan dia menjadi musuh saja sudah membuatku pusing.\"",[99,7774,7775],{},"\"Yah, memang benar Jürgen itu kompeten. Akan merepotkan jika dia menjadi musuh.\"",[99,7777,7778],{},"\"Jika dia jatuh cinta pada Kakak Sandra, situasinya mungkin akan jadi bencana.\"",[99,7780,7781],{},"\"Jangan remehkan Jürgen. Dia adalah pria yang akan terus mencintaiku, tahu? Tidak mungkin hatinya direbut oleh orang seperti Sandra.\"",[99,7783,4104],{},[99,7785,7786],{},"Entah kenapa, Kakanda mengatakannya dengan nada sedikit marah.",[99,7788,7789],{},"Aku membelalakkan mata dan mengalihkan pandanganku ke komandan resimen yang berkuda sedikit di belakang.",[99,7791,7792],{},"Komandan resimen itu tersenyum kecil dan mengangguk sekali.",[99,7794,7795],{},"Apakah ini yang namanya...?",[99,7797,7798],{},"\"Kakanda....\"",[99,7800,7801],{},"\"Apa?\"",[99,7803,7804],{},"\"Ah, tidak jadi. Kurasa percuma saja mengatakannya.\"",[99,7806,7807],{},"Kata-kata \"Apakah Anda sedang pamer kemesraan?\" sudah sampai di ujung lidah, tapi kutelan kembali.",[99,7809,7810],{},"Meskipun kukatakan, dia pasti akan menyangkalnya.",[99,7812,7813],{},"Yah, meskipun kenyataannya dia tidak melihatnya sebagai pasangan.",[99,7815,7816],{},"Yang pasti, Kakanda mengakui Jürgen.",[99,7818,7819],{},"Saat aku berpikir begitu, kulihat cahaya bergoyang di depan.",[99,7821,7822],{},"Kulihat orang-orang yang tampak seperti penduduk desa berkumpul.",[99,7824,7825],{},"\"Tuan-tuan prajurit! Kami sudah menyiapkan makanan! Silakan makan sambil berkuda!\"",[99,7827,7828],{},"Sambil berkata begitu, para penduduk desa membagikan makanan ransum kepada anggota resimen.",[99,7830,7831],{},"Aku dan Kakanda berhenti di sana, tetapi komandan resimen terus menyuruh mereka yang sudah menerima makanan untuk bergegas maju.",[99,7833,7834],{},"\"Permisi! Ini perintah siapa!?\"",[99,7836,7837],{},"\"Hm? Ada apa? Apa kau belum dengar, nak?\"",[99,7839,7840],{},"Seorang wanita tua menyerahkan makanan ransum dan air kepadaku seolah memaksanya.",[99,7842,853],{},[99,7844,7845],{},"\"Tuan Duke, tentu saja. Dia bilang akan ada prajurit yang datang dari belakang, jadi tolong siapkan makanan. Saat membangun jalan ini, dia sengaja membuat ruang dan meminta kami untuk bekerja sama agar bisa menerima makanan sambil berkuda.\"",[99,7847,5031],{},[99,7849,7850],{},"\"Ayo! Nona cantik di sana juga, silakan makan!\"",[99,7852,7853],{},"Sambil berkata begitu, wanita itu juga menyerahkan makanan kepada Kakanda.",[99,7855,7856],{},"Kakanda menerimanya dengan patuh dan melihat sekeliling.",[99,7858,7859],{},"Resimen kavaleri yang telah berkuda sepanjang malam tampak kelelahan. Tapi setelah menerima makanan dari penduduk desa dan diberi kata-kata penyemangat, wajah mereka terlihat sedikit lebih baik.",[99,7861,7862],{},"Ini adalah perhatian Jürgen.",[99,7864,7865],{},"\"...Aku akan menerimanya dengan senang hati. Berapa harganya?\"",[99,7867,7868],{},"\"Tidak usah khawatir! Tuan Duke selalu meninggalkan uang di desa setiap bulan. Kami sudah bilang tidak perlu sebanyak ini, tapi dia tidak mau mendengarkan. Dia hanya bilang, tolong perlakukan orang-orang yang melewati jalan ini dengan baik. Meskipun, kalian adalah yang pertama kali melewatinya. Kalian sedang mengejar Tuan Duke, kan? Kalau bertemu, sampaikan salamku ya.\"",[99,7870,7871],{},"\"Begitu... mengerti. Pasti akan kusampaikan.\"",[99,7873,7874],{},"Mengatakan itu, Kakanda memacu kudanya.",[99,7876,7877],{},"Aku juga mengikutinya sambil membuka kantong yang diberikan bersama makanan ransum.",[99,7879,7880],{},"Di dalamnya ada kue kering.",[99,7882,7883],{},"\"Kakanda suka yang manis-manis, kan.\"",[99,7885,7886],{},"\"Berisik. Prajurit, besar atau kecil, semuanya suka yang manis-manis. Karena itu makanan yang tidak bisa didapat di medan perang. Ini akan membangkitkan semangat mereka.\"",[99,7888,7889],{},"\"Apa Kakanda juga jadi bersemangat?\"",[99,7891,7892],{},"\"Jangan bicara bodoh. Aku tidak lelah dari awal.\"",[99,7894,7895],{},"Mengatakan itu, Kakanda terus memacu kudanya.",[99,7897,7898],{},"Kalau Jürgen, pasti dia juga sudah menyiapkan tempat istirahat untuk kuda.",[99,7900,7901],{},"Begitu, begitu.",[99,7903,7904],{},"\"Pantas saja dia jatuh cinta pada Kakanda.\"",[99,7906,7907],{},"Mengatakan itu, aku juga menyusul Kakanda.",[225,7909],{},[99,7911,7912],{},"Siang hari berikutnya.",[99,7914,7915],{},"Saat kelelahan resimen kavaleri akan mencapai puncaknya.",[99,7917,7918],{},"Jalan cahaya itu terputus. Dan, sedikit di depannya, terlihat bangkai monster yang masih baru.",[99,7920,7921],{},"\"Masih baru, ya.\"",[99,7923,7924],{},"\"Sudah dekat, kah.\"",[99,7926,7927],{},"Dekatnya Jürgen dan rombongan berarti monster juga akan semakin banyak.",[99,7929,7930],{},"Seharusnya monster-monster di sekitar sudah ditaklukkan saat membangun jalan itu, dan lagipula, monster yang waspada tidak akan mendekati benda bercahaya yang aneh. Seharusnya ada berbagai tindakan pencegahan lain juga.",[99,7932,7933],{},"Tapi, jalan itu terputus.",[99,7935,7936],{},"Meskipun begitu, kami sudah memasuki wilayah selatan. Lokasi persis Leo dan yang lainnya belum pasti, tapi hanya masalah waktu sebelum kami tiba di lokasi.",[99,7938,7939],{},"Saat aku berpikir begitu, terdengar suara pertempuran di depan.",[99,7941,7942],{},"\"Itu Duke Rheinfeld dan rombongannya.\"",[99,7944,787],{},[99,7946,7947],{},"Satu kata yang dingin.",[99,7949,7950],{},"Ekspresinya juga tidak berubah. Tapi, dia menendang perut kudanya seolah menyuruhnya bergegas.",[99,7952,7953],{},"Ternyata dia khawatir juga.",[99,7955,7956],{},"\"Duke...! Lebih dari ini sudah tidak mungkin!\"",[99,7958,7959],{},"\"Yang terluka, mundur!\"",[99,7961,7962],{},"Terdengar suara yang belakangan ini sering kudengar.",[99,7964,7965],{},"Kulihat, sedikit jauh dari jalan, Jürgen dan rombongannya sedang berhadapan dengan monster besar berbentuk beruang.",[99,7967,7968,7971],{},[234,7969,7970],{},"Double Head Bear",". Monster peringkat A. Namun, salah satu dari dua kepalanya yang menjadi ciri khasnya sudah hancur.",[99,7973,7974],{},"Tapi, mungkin karena itu, ia menjadi sangat buas. Di sekitarnya ada beberapa monster kecil.",[99,7976,7977],{},"Jürgen dan para kesatria yang telah berlari sambil menaklukkan banyak monster, gerakannya menjadi lambat karena kelelahan dan kesulitan menghadapi kelompok monster itu.",[99,7979,7980,7981,7983],{},"Cakar ",[234,7982,7970],{}," menyerang Jürgen.",[99,7985,7986,7987,7989],{},"Dia berhasil menahannya dengan ",[234,7988,6479],{}," di saat-saat terakhir, tapi Jürgen terlempar jauh.",[99,7991,7992],{},"\"Jürgen!\"",[99,7994,7995],{},"Kakanda memanggil namanya seolah tanpa sadar.",[99,7997,7998],{},"Dia mencoba untuk bergegas, tetapi begitu Jürgen melihat sosok Kakanda, dia langsung berdiri dan berteriak.",[99,8000,8001],{},"\"Tidak perlu ikut campur! Cepatlah maju!\"",[99,8003,8004],{},"\"Jangan memaksakan diri! Sisanya serahkan pada bawahanmu—\"",[99,8006,8007],{},"\"Gunakan sisa tenaga Anda untuk masalah di selatan! Serahkan tempat ini pada kami!\"",[99,8009,8010],{},"Meskipun dia berkata begitu, jumlah kesatria di sekitar Jürgen tidak terlalu banyak.",[99,8012,8013],{},"Mungkin mereka menyebar agar monster tidak mengganggu kami.",[99,8015,8016],{},"Kakanda mencoba mengabaikan kata-kata Jürgen dan memerintahkan bawahannya untuk menaklukkan monster itu, tetapi Jürgen melotot pada Kakanda dengan ekspresi marah dan menghentikannya.",[99,8018,8019],{},"\"Jangan meremehkan kami! Aku dan para kesatria masih bisa menjadi pembuka jalan!\"",[99,8021,8022],{},"\"Sudah cukup! Sudah lebih dari cukup!\"",[99,8024,8025],{},"\"Jangan pedulikan kami, majulah! Untuk apa Anda datang!? Bukankah Anda datang karena ada insiden yang mengguncang negara di selatan!? Ada orang yang menunggumu! Cepatlah pergi!!\"",[99,8027,8028,8029,8031],{},"Mengatakan itu, Jürgen menyerang ",[234,8030,7970],{}," dan menahan gerakannya.",[99,8033,8034],{},"Melihat itu, komandan resimen memerintahkan bawahannya untuk maju.",[99,8036,8037],{},"\"Komandan Resimen!?\"",[99,8039,8040],{},"\"Mohon maaf. Apa yang dikatakan Duke benar. Kami datang untuk bergegas maju.\"",[99,8042,8043],{},"Mengatakan itu, komandan resimen berkata permisi lebih dulu dan juga bergegas maju.",[99,8045,8046],{},"Meskipun begitu, Kakanda tidak bergerak.",[99,8048,8049],{},"\"Jürgen... kenapa kau melakukan sejauh ini? Aku sudah cukup mendapat bantuan. Kau tidak perlu melakukan sejauh itu... kau bukan tipe petarung....\"",[99,8051,8052],{},"Mungkin itu adalah pertanyaan yang sudah lama ia pendam.",[99,8054,8055,8056,893],{},"Terhadap itu, Jürgen menjawab sambil adu kekuatan dengan ",[234,8057,7970],{},[99,8059,8060],{},"\"Sederhana...! Karena aku ingin terlihat keren...!\"",[99,8062,8063],{},"Itu adalah jawaban yang blak-blakan.",[99,8065,8066],{},"Tapi, mungkin itu memang khas Jürgen.",[99,8068,8069],{},"Jürgen memang tipe pedagang. Dia tidak perlu repot-repot maju ke medan perang dan bertarung dengan monster. Mungkin itu tindakan bodoh.",[99,8071,6887],{},[99,8073,8074],{},"\"Aku ingin terlihat keren di depan orang yang kucintai...! Di depanmu, aku ingin menjadi pria yang bisa diandalkan...! Apa ada alasan lain bagi seorang pria untuk mempertaruhkan nyawanya...!?",[99,8076,8077],{},"\"Apa-apaan jawaban itu....\"",[99,8079,8080],{},"\"Pria memang makhluk seperti itu! Aku tidak peduli dibilang bodoh! Aku ingin mempertaruhkan nyawaku untukmu!!\"",[99,8082,8083,8084,893],{},"Mengatakan itu, Jürgen mengeluarkan suara penuh semangat dan mendorong ",[234,8085,7970],{},[99,8087,8088,8090],{},[234,8089,7970],{}," terintimidasi oleh kekuatan Jürgen yang berbeda dari sebelumnya.",[99,8092,8093,8094,8096],{},"Tidak melewatkan kesempatan itu, Jürgen mengayunkan ",[234,8095,6479],{},"-nya dengan anggun dan menebas kepala yang satunya lagi.",[99,8098,6627],{},[99,8100,8101],{},"\"Duke berhasil! Lanjutkan!\"",[99,8103,8104],{},"\"Haaaaaaaaaah!!\"",[99,8106,8107],{},"\"Uoooooooooooh!!\"",[99,8109,8110,8111,8113],{},"Saat Jürgen mengangkat ",[234,8112,6479],{},"-nya dengan teriakan keras, para kesatria yang kelelahan pun kembali bersemangat.",[99,8115,8116],{},"Aku diam-diam melirik Kakanda. Wajahnya masih terlihat khawatir.",[99,8118,8119],{},"Syukurlah. Sepertinya tidak ketahuan.",[99,8121,8122],{},"Kupikir itu berlebihan, tapi aku membantunya sedikit.",[99,8124,8125,8126,8129],{},"Aku memasang ",[234,8127,8128],{},"barrier"," pemulih kelelahan. Tapi hanya itu.",[99,8131,8132,8133,8135,8136,8138],{},"Bukan ",[234,8134,8128],{}," penguatan, jadi kenapa Jürgen bisa mendorong balik ",[234,8137,7970],{}," adalah sebuah misteri.",[99,8140,8141],{},"Paling-paling kekuatannya hanya setara dengan saat kondisi normal. Sekarang, aku mungkin akan percaya pada kata-kata yang terlalu ringan seperti 'kekuatan cinta'.",[99,8143,8144],{},"\"Sepertinya dia baik-baik saja.\"",[99,8146,4104],{},[99,8148,8149],{},"\"Haaah... Aku akan tinggal. Jika aku tinggal, dia tidak akan bisa memaksakan diri lagi, jadi pergilah dengan tenang.\"",[99,8151,8152],{},"\"Tidak apa-apa?\"",[99,8154,8155],{},"\"Aku juga sudah lelah, dan kalau dipikir-pikir, meskipun aku pergi, tidak ada yang bisa kulakukan. Tolong urus Leo.\"",[99,8157,8158],{},"\"Begitu... mengerti. Serahkan Leo padaku. Dan jangan terlalu merendahkan dirimu. Kau sudah berhasil mengikuti pergerakan cepat kami, kan.... Kau sudah tumbuh menjadi orang yang hebat. Baik fisik maupun mental. Jadi, tolong jaga Jürgen, ya?\"",[99,8160,8161],{},"\"Serahkan padaku. Calon kakak iparku, kan.\"",[99,8163,8164],{},"\"Belum diputuskan begitu.\"",[99,8166,8167],{},"\"Entahlah? Menurutku yang tadi itu keren.\"",[99,8169,8170],{},"\"Jangan remehkan dia. Kalau Jürgen, hal seperti itu sudah biasa.\"",[99,8172,7874],{},[99,8174,8175,8176,8178],{},"Saat sosoknya sudah tidak terlihat, Jürgen dan yang lainnya juga selesai menaklukkan monster. Namun, mungkin karena aku melepaskan ",[234,8177,8128],{},", semuanya langsung berlutut.",[99,8180,8181],{},"Nah, sebaiknya aku membawa mereka ke tempat yang aman.",[99,8183,8184],{},"\"Dasar orang-orang yang merepotkan.\"",[99,8186,8187],{},"Sambil bergumam begitu, aku memajukan kudaku ke arah Jürgen dan yang lainnya.",[130,8189,2646],{"id":2645},[99,8191,8192],{},"\"Lindungi rakyat yang melarikan diri! Jangan biarkan mereka dikejar!\"",[99,8194,8195],{},"Leo memberikan instruksi itu dengan suara sekeras yang ia bisa.",[99,8197,8198],{},"Leo dan rombongannya yang sedang menuju Bassau segera menyadari munculnya sebuah bola hitam raksasa yang melayang di atas Bassau.",[99,8200,8201],{},"Melihat keanehan bola hitam itu, Leo segera memulai persiapan pertempuran dan menaikkan suar ungu yang menandakan keadaan darurat. Se-aneh itulah bola hitam itu, dan secara naluriah Leo merasakan bahwa itu adalah sesuatu yang berbahaya.",[99,8203,8204],{},"Benda yang belum pernah ia lihat itu melampaui pemahamannya, dan pada saat yang sama, peristiwa yang akan ditimbulkannya juga melampaui pemahamannya.",[99,8206,8207],{},"Satu-satunya hal yang melegakan adalah keputusannya untuk menaikkan suar ungu, meskipun ditegur oleh kesatria pengawal yang menganggapnya terlalu terburu-buru, ternyata benar.",[99,8209,8210],{},"\"Kuh!\"",[99,8212,8213],{},"Leo mengayunkan pedangnya sambil berkuda.",[99,8215,8216],{},"Di ujung pedangnya ada monster yang hanya tinggal tulang belulang.",[99,8218,8219,8220,8222,8223,8225],{},"Monster kelas bawah yang disebut ",[234,8221,519],{},". Monster khusus yang termasuk dalam kategori ",[234,8224,236],{},", dan biasanya tidak akan muncul begitu saja.",[99,8227,8228],{},"Menghancurkan bagian dadanya yang merupakan titik lemahnya, Leo berhasil mengalahkan satu, tapi itu hanya seperti meneteskan air ke batu panas.",[99,8230,8231,8232,8234],{},"Seolah air yang meluap dari gelas, para ",[234,8233,519],{}," muncul dari Bassau.",[99,8236,8237],{},"Jumlah yang terlihat saja sudah lebih dari ratusan.",[99,8239,8240,8241,8243],{},"Rakyat Bassau berlarian menyelamatkan diri dari pasukan ",[234,8242,519],{}," itu.",[99,8245,8246],{},"\"Yang Mulia Leonard! Mundurlah!\"",[99,8248,8249,8250,8252],{},"Mengatakan itu, seorang kesatria pengawal langsung menebas para ",[234,8251,519],{}," di sekitar Leo.",[99,8254,8255,8256,8258],{},"Tapi, sebanyak apa pun yang ditebas, para ",[234,8257,519],{}," terus bermunculan.",[99,8260,8261],{},"\"Tidak ada habisnya! Mari kita mundur sekali!\"",[99,8263,8264],{},"\"Tidak, kita akan menahannya di sini.\"",[99,8266,8267],{},"\"Apa Anda sudah gila, Yang Mulia!?\"",[99,8269,8270],{},"Kesatria pengawal itu berteriak histeris mendengar keputusan Leo.",[99,8272,8273],{},"Yang ada di sini hanyalah Leo dan para kesatria pengawal yang menjaganya. Selain itu, ada Linfia, serta Abel dan anggota partainya. Jumlah totalnya mungkin tidak sampai dua puluh orang.",[99,8275,8276,8277,8279],{},"Menahan ratusan ",[234,8278,519],{}," jelas-jelas mustahil.",[99,8281,8282],{},"\"Jika kita mundur sekarang, rakyat yang melarikan diri akan diserang dari belakang. Kita tidak akan mundur. Kita akan mempertahankan garis pertempuran di sini.\"",[99,8284,8285],{},"\"Kalau begitu, Yang Mulia, mundurlah!\"",[99,8287,8288],{},"\"Aku tidak akan mundur. Ada yang ingin kau katakan lagi?\"",[99,8290,8291,8292,893],{},"Leo bertanya sambil menebas ",[234,8293,519],{},[99,8295,8296],{},"Mundur itu mudah. Tapi, jika melakukannya, rakyat yang harus dilindungi akan terancam bahaya.",[99,8298,8299],{},"Dia tidak bisa membahayakan rakyat demi keselamatan dirinya sendiri.",[99,8301,8302],{},"Leo saat ini bukanlah kaisar. Jika nyawanya penting bagi Kekaisaran, dia mungkin akan mempertimbangkan untuk mundur. Tapi, Leo saat ini hanyalah seorang kandidat takhta.",[99,8304,8305],{},"Bobot nyawanya tidak seberat nyawa kaisar.",[99,8307,8308],{},"\"Aku datang ke selatan untuk memaksakan kehendakku. Aku berada di sini dengan harapan bisa menolong orang-orang yang menderita. Itu tidak berubah sampai sekarang. Bagaimana dengan kalian? Hari di mana kalian mempersembahkan pedang sebagai kesatria pengawal. Apakah sumpah yang kalian ucapkan pada Yang Mulia Kaisar masih ada di dalam dada kalian?\"",[99,8310,8311,8312,8314],{},"Terhadap pasukan ",[234,8313,519],{}," yang terus bermunculan, kesatria pengawal yang menyarankan untuk mundur itu terdiam.",[99,8316,8317],{},"Kesatria pengawal bersumpah di hadapan kaisar sebagai pedang kaisar. Mereka bersumpah pada pedang yang mereka persembahkan dan pada kehormatan mereka sendiri.",[99,8319,8320],{},"\"Saya bersumpah untuk mempersembahkan diri saya demi Kekaisaran dan rakyatnya. Sumpah itu tidak akan pernah hilang dari dada saya.\"",[99,8322,8323],{},"\"Bagus. Kalau begitu, bertarunglah. Waktu yang kita dapatkan di sini pasti akan berarti.\"",[99,8325,8326],{},"\"Siap!\"",[99,8328,8329],{},"Dengan itu, tidak ada lagi yang mendesak Leo untuk mundur.",[99,8331,8332],{},"Leo pun tidak hanya mengatakan akan tinggal karena emosi.",[99,8334,8335,8336,8338],{},"Para ",[234,8337,519],{}," yang terus bermunculan tidak bergerak tanpa aturan. Mereka berkumpul di sekitar musuh terdekat.",[99,8340,8341,8342,893],{},"Artinya, Leo dan yang lainnya menjadi umpan bagi para ",[234,8343,519],{},[99,8345,8346,8347,8349],{},"Jika mereka mundur sekarang, para ",[234,8348,519],{}," yang kehilangan target terdekat bisa menyebar ke seluruh wilayah selatan.",[99,8351,8352,8353,893],{},"Jika itu terjadi, para penguasa wilayah di selatan akan terpaksa mempertahankan wilayah mereka sendiri, dan akan memakan waktu untuk menaklukkan para ",[234,8354,519],{},[99,8356,8357],{},"Mempertimbangkan kepentingan Kekaisaran, Leo menilai bahwa yang terbaik adalah tetap di sini dan menjadi \"umpan\".",[99,8359,8360],{},"\"Yang Mulia Leonard. Ada yang ingin saya bicarakan.\"",[99,8362,8363],{},"\"Ada apa, Linfia. Jangan bilang kau juga akan menyarankan untuk mundur?\"",[99,8365,8366],{},"\"Di belakang kita ada desa kelahiranku. Maaf, tapi akan merepotkan jika Yang Mulia mundur.\"",[99,8368,8369],{},"\"Hebat. Kau benar-benar mengerti, ya.\"",[99,8371,8372],{},"Leo tersenyum kecut karena Linfia juga sampai pada pemikiran yang sama.",[99,8374,8375,8376,8378],{},"Di tengah kecurigaan adanya korupsi di kalangan bangsawan selatan, jika para ",[234,8377,519],{}," menyebar ke selatan, yang pertama kali akan menjadi korban adalah desa-desa pengungsi. Mungkin hanya sedikit penguasa wilayah yang akan mencoba melindungi mereka, dan penguasa wilayah yang punya kekuatan untuk melindungi mereka bahkan lebih sedikit lagi.",[99,8380,8381],{},"\"Jadi, apa yang ingin kau bicarakan?\"",[99,8383,8384],{},"\"Mari kita panggil bala bantuan.\"",[99,8386,8387,8388,8252],{},"Sambil berbicara, Linfia menyingkirkan para ",[234,8389,519],{},[99,8391,8392],{},"Dia ingin waktu untuk berbicara dengan tenang, meskipun hanya sebentar.",[99,8394,8395],{},"\"Bala bantuan? Dari mana?\"",[99,8397,8398],{},"\"Dari seluruh wilayah selatan. Kita kirim utusan ke kota terdekat.\"",[99,8400,8401],{},"\"Mendesak para penguasa wilayah?\"",[99,8403,8404],{},"\"Tidak, penguasa wilayah tidak bisa diandalkan. Kita akan mengandalkan para petualang. Selama kita membayar upahnya, mereka tidak akan berkhianat, dan akan bekerja dengan baik. Seperti Abel dan yang lainnya.\"",[99,8406,8407],{},"\"Benar sekali! Karena kami dibayar mahal, kami tidak akan lari! Meskipun sebenarnya ingin sekali lari!\"",[99,8409,8410,8411,8413],{},"Abel yang sedang bertarung di dekatnya berkata begitu sambil menebas ",[234,8412,519],{},". Di sekitarnya, anggota partai Abel mengeluh padanya.",[99,8415,8416],{},"\"Karena pemimpin tergiur dengan upah....\"",[99,8418,8419],{},"\"Jangan salahkan aku!? Kita semua sudah berdiskusi, kan!?\"",[99,8421,8422],{},"\"Tidak, semuanya menolak, tapi pemimpin malah mengeluarkan rasa keadilan yang aneh dengan bilang 'mana bisa kita meninggalkan desa yang kesulitan' dan memaksakannya, kan?\"",[99,8424,8425],{},"\"Hei, hei!? Jangan saling menyalahkan di saat seperti ini, dong!? Kita kan satu partai!?\"",[99,8427,8428],{},"Partai Abel melakukan percakapan yang menyenangkan sambil saling melindungi dalam jarak yang tepat.",[99,8430,8431],{},"Dalam pertempuran melawan monster, petualang adalah ahlinya.",[99,8433,8434],{},"Memang benar, jika petualang datang sebagai bala bantuan, mereka akan menjadi bantuan yang kuat.",[99,8436,7461],{},[99,8438,8439],{},"\"Hanya petualang dari cabang kecil di selatan saja tidak akan cukup.\"",[99,8441,8442],{},"\"Saya tahu itu. Karena itu, kita akan memberikan permintaan ke seluruh serikat.\"",[99,8444,4278],{},[99,8446,8447,8448,449],{},"\"Kita akan memesan ",[234,8449,246],{},[99,8451,8452,8454],{},[234,8453,246],{},". Kata yang tidak biasa didengar, Leo mencoba mengingatnya.",[99,8456,8457],{},"Karena itu adalah kata yang pernah ia dengar.",[99,8459,8460],{},"Di dasar ingatannya. Seharusnya muncul dalam cerita yang ia dengar dari ibunya saat masih kecil.",[99,8462,8463,8464,8466],{},"\"Kalau tidak salah, itu adalah ",[234,8465,403],{}," skala besar yang bisa diikuti oleh banyak petualang, kan?\"",[99,8468,8469],{},"\"Benar. Meskipun belakangan ini jarang dilakukan, kali ini sangat cocok.\"",[99,8471,8472],{},"\"Ngomong-ngomong, alasan jarang dilakukannya?\"",[99,8474,8475],{},"\"Sederhana saja, karena biayanya mahal.\"",[99,8477,8478],{},"Leo mengerti dengan jawaban Linfia.",[99,8480,8481],{},"Daripada mengerahkan banyak petualang peringkat rendah, lebih baik mengerahkan satu petualang peringkat tinggi. Contoh terbaiknya adalah petualang peringkat SS.",[99,8483,8484,8485,8487,8488,893],{},"Meminta ",[234,8486,246],{}," jauh lebih mahal daripada meminta satu petualang peringkat SS. Se-mahal itulah ",[234,8489,246],{},[99,8491,8492],{},"\"Jadi, apa ada sumber dananya? Aku tidak membawa sebanyak itu.\"",[99,8494,8495],{},"\"Yang Mulia Arnold telah memberikan saya sejumlah besar uang. Mari kita gunakan itu.\"",[99,8497,8498],{},"\"Dasar... biasanya dia sama sekali tidak menggunakan uang, tapi untuk orang lain, dia dengan mudahnya memberikan uang dalam jumlah besar.\"",[99,8500,8501],{},"\"Bukankah itu khas Yang Mulia Arnold? Beliau orang yang baik.\"",[99,8503,8504],{},"Mengatakan itu, Linfia tersenyum dan menyerahkan kantong yang ia terima dari Ar kepada Leo.",[99,8506,8507],{},"Leo yang mengira Linfia yang akan pergi, memiringkan kepalanya.",[99,8509,8510],{},"\"Kupikir akan lebih mudah jika kau yang pergi untuk mengurus prosedurnya.\"",[99,8512,8513],{},"\"Tidak bisa dipastikan dia tidak akan berkhianat. Akan lebih aman jika salah satu kesatria pengawal yang pergi.\"",[99,8515,8516],{},"Leo mengerutkan kening mendengar kata-kata Linfia.",[99,8518,8519],{},"Leo sudah mempercayai Linfia. Dia berpikir tidak mungkin Linfia akan berkhianat atau menjadi pengecut. Tapi, itu adalah kepercayaan pribadi Leo.",[99,8521,8522],{},"Dia tidak bisa memberikan tugas penting kepada seorang petualang biasa di saat-saat genting seperti ini.",[99,8524,8525],{},"Itu adalah usulan Linfia setelah mempertimbangkan posisi Leo.",[99,8527,8528],{},"\"Saya akan bertarung di sisi Yang Mulia Leonard. Saya sudah berjanji pada Yang Mulia Arnold. Bahwa saya pasti akan menjadi kekuatan bagi Anda.\"",[99,8530,8531],{},"\"Kau sudah cukup menjadi kekuatan bagiku. Apa ada yang bersedia menjadi utusan!? Orang yang yakin tidak akan lari!\"",[99,8533,8534],{},"Mengatakan itu, Leo bertanya pada para kesatria pengawal.",[99,8536,8537],{},"Jika hanya meminta utusan, para kesatria pengawal tidak akan mengangguk. Karena itu adalah tindakan seperti melarikan diri dari hadapan musuh. Terlebih lagi dalam situasi di mana Leo yang seharusnya mereka lindungi sedang bertarung.",[99,8539,8540],{},"Tapi, Leo menambahkan 'orang yang yakin tidak akan lari'.",[99,8542,8543],{},"Jika tidak mengajukan diri di sini, itu akan berarti tidak percaya diri.",[99,8545,8546],{},"Semua kesatria pengawal mengajukan diri. Di antara mereka, Leo menyerahkan kantong itu kepada kesatria yang paling mahir menunggang kuda dan memberikan instruksi.",[99,8548,8549,8550,8552],{},"\"Pergilah ke kota terdekat dan minta ",[234,8551,246],{}," pada Serikat Petualang! Serikat Petualang bisa menghubungi seluruh benua! Jangan lupa untuk menyampaikan detail kejadian ini ke Ibukota Kekaisaran!\"",[99,8554,8555],{},"\"Siap! Saya akan segera kembali! Semoga berhasil!\"",[99,8557,8558],{},"\"Kau juga!\"",[99,8560,8561],{},"Mengatakan itu, kesatria itu pun berlari.",[99,8563,8564],{},"Melihatnya pergi, Leo mengalihkan pandangannya ke kota Bassau.",[99,8566,8567,8568,8570],{},"Bola hitam itu semakin memancarkan aura mengerikan, dan jumlah ",[234,8569,519],{}," tidak berkurang.",[99,8572,8573],{},"Benar-benar seperti pintu masuk neraka.",[99,8575,8576],{},"Sambil berpikir begitu, Leo mulai mengayunkan pedangnya tanpa berpikir apa-apa.",[130,8578,2975],{"id":2974},[99,8580,8581],{},"Di Ibukota Kekaisaran, Kaisar Yohanes memanggil para penasihatnya. Karena situasi di selatan telah diketahui melalui Serikat Petualang.",[99,8583,8584],{},"\"Kalau begitu, Rapat Dewan Penasihat dimulai....\"",[99,8586,8587],{},"Suara itu tidak bersemangat. Sejak mendengar bahwa suar ungu dinaikkan dari selatan, kondisi tubuhnya tidak baik. Itu adalah kondisi tubuh yang buruk yang disebabkan oleh kelelahan belakangan ini dan trauma mental karena melihat asap yang sama tiga tahun lalu dan kehilangan Pangeran Mahkota.",[99,8589,8590],{},"Namun, sebagai kaisar, dia harus menangani keadaan darurat.",[99,8592,8593],{},"\"Yang Mulia, wajah Anda pucat....\"",[99,8595,8596],{},"\"Mitsuba juga mengatakan hal yang sama. Dia juga menyuruhku memanggil dokter istana, tapi dokter pasti akan menyuruhku istirahat. Buang-buang waktu saja.\"",[99,8598,8599],{},"\"Tetapi....\"",[99,8601,8602],{},"\"Jangan bertele-tele, Franz.\"",[99,8604,8605],{},"Perdana Menteri Franz mengkhawatirkan tubuh Yohanes. Dia adalah tuan yang telah ia layani selama bertahun-tahun. Dia langsung tahu bahwa ada yang berbeda dari biasanya. Tapi, dia juga mengerti apa yang dikatakan Yohanes.",[99,8607,8608],{},"\"Baiklah. Kalau begitu, setelah masalah ini selesai, silakan berlibur.\"",[99,8610,8611,8612,8614],{},"\"Baik, baik. Kalau begitu, mari kita mulai.... Seperti yang kalian semua sudah tahu, suar ungu telah dinaikkan di selatan.... Yang menaikkannya adalah Leonard. Sebuah bola misterius muncul, dan monster ",[234,8613,236],{}," muncul dalam jumlah besar... Aku ingin mendengar pendapat kalian....\"",[99,8616,8617],{},"Setelah berhasil berbicara, Yohanes menghela napas dalam-dalam dan bersandar di takhta. Lalu dia memejamkan mata dan mendengarkan.",[99,8619,8620],{},"\"Yang Mulia. Menurut saya, yang terbaik adalah memusnahkannya dengan kekuatan militer. Akan memakan waktu jika dari pusat. Bagaimana jika kita menggerakkan Pasukan Pertahanan Perbatasan Selatan?\"",[99,8622,8623],{},"\"Tetapi, dengan begitu perbatasan selatan akan menjadi lemah. Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, sebaiknya kita menggerakkan pasukan pusat. Jika kita juga mengirim beberapa pasukan kesatria pengawal, kekuatan tempur akan cukup, dan penyelesaian yang cepat juga bisa diharapkan.\"",[99,8625,8626],{},"\"Jika kita menggerakkan kesatria pengawal, penjagaan di sekitar Yang Mulia akan menjadi lemah. Apa kau lupa insiden di timur?\"",[99,8628,8629],{},"\"Lalu bagaimana? Kesatria Pengawal Kekaisaran adalah kekuatan tempur terkuat Kekaisaran. Apa kau berniat membiarkannya diam saja dalam keadaan darurat?\"",[99,8631,8632],{},"\"Menjaga Yang Mulia bukanlah main-main!\"",[99,8634,8635],{},"\"Keamanan Yang Mulia memang penting, tapi tidak perlu dijaga oleh seluruh Kesatria Pengawal Kekaisaran! Yang terpenting sekarang adalah menyelesaikan masalah di selatan dengan cepat!\"",[99,8637,8638],{},"Para penasihat saling beradu pendapat. Sambil mendengarkan itu, Yohanes merasa jengkel dengan otaknya yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Biasanya, beberapa strategi akan muncul di benaknya. Tapi, sekarang sama sekali tidak muncul. Pendapat para penasihat juga hanya didengarkan, tidak masuk ke dalam kepala.",[99,8640,8641],{},"Saat dia membuka mata, para penasihat terlihat kabur. Dia mencoba berkedip beberapa kali untuk menstabilkan penglihatannya, tapi tidak membaik sama sekali. Lalu perlahan-lahan penglihatannya mulai bergoyang. Seolah hanya dia yang berada di tengah gempa.",[99,8643,8644],{},"Mual dan pusing. Ditambah detak jantung yang kencang. Yohanes mengerutkan wajahnya dengan kesakitan.",[99,8646,8647],{},"Gawat. Meskipun berpikir begitu, kondisinya tidak membaik. Perlahan-lahan suaranya juga menjadi semakin jauh, dan dia mulai tidak yakin di mana dia berada sekarang.",[99,8649,853],{},[99,8651,8652],{},"\"Yang Mulia!?\"",[99,8654,8655],{},"Yohanes pingsan seolah ambruk. Franz berhasil menahannya agar tidak jatuh dari takhta.",[99,8657,8658],{},"\"Panggil dokter istana! Cepat! Yang Mulia pingsan!!\"",[225,8660],{},[99,8662,8663],{},"\"...Nn...?\"",[99,8665,8666],{},"Yohanes terbangun di atas tempat tidur. Sambil menekan kepalanya yang sakit, Yohanes mencoba untuk bangun. Tapi, itu segera dicegah.",[99,8668,8669],{},"\"Keputusan dokter istana adalah istirahat total. Harap berbaring dengan tenang, Yang Mulia.\"",[99,8671,8672],{},"\"Mitsuba... aku pingsan...?\"",[99,8674,8675],{},"\"Benar. Saat Rapat Dewan Penasihat.\"",[99,8677,8678],{},"\"Sial... sudah tua rupanya... Berapa jam aku tidur?\"",[99,8680,8681],{},"\"Sekitar lima jam.\"",[99,8683,8684],{},"\"Segera kumpulkan para penasihat... kita harus menyusun strategi... selatan dalam bahaya....\"",[99,8686,8687],{},"\"Rapat sedang dipimpin oleh Perdana Menteri. Yang Mulia, silakan beristirahat.\"",[99,8689,8690],{},"\"Tanpa aku, mereka tidak akan bisa mengambil keputusan... dalam keadaan normal mungkin masih bisa... tapi sekarang sedang berlangsung perebutan takhta... beberapa menteri sudah memilih faksi yang mereka dukung... melalui mereka, pertarungan anak-anakku akan terjadi....\"",[99,8692,8693],{},"Setiap faksi akan mencoba mengarahkan alur cerita agar menguntungkan bagi mereka. Jika akan dibentuk pasukan penaklukan, mereka akan mencoba memasukkan orang-orang kepercayaan mereka ke dalamnya. Rute pawai dan metode penaklukan, semuanya akan menjadi bahan perebutan takhta. Itu akan memperlambat diskusi.",[99,8695,8696],{},"Dan semakin lambat, semakin bahaya bagi Leo. Itu juga yang diinginkan oleh para kandidat lain.",[99,8698,8699],{},"\"Jika mereka sedang rapat, bagus... bawa aku ke sana.\"",[99,8701,8702],{},"\"Tidak boleh. Yang Mulia perlu istirahat.\"",[99,8704,8705],{},"\"Tubuhku tidak lebih penting dari selatan... banyak rakyat yang terancam bahaya... Leonard juga... kau juga pasti khawatir pada Leonard, kan...?\"",[99,8707,8708],{},"\"Ya, saya khawatir. Tapi, tubuh Yang Mulia lebih penting bagi Kekaisaran. Jika Anda baik-baik saja, ini hanya kekacauan sementara, tapi jika Anda tiada, kekacauan akan terus berlanjut. Karena itulah, Yang Mulia harus beristirahat.\"",[99,8710,8711,8712,8714],{},"\"Putramu... sedang berhadapan dengan pasukan monster ",[234,8713,236],{},"... jika begini terus, pengiriman bala bantuan akan terlambat... Leonard tidak akan meninggalkan rakyatnya... kalau-kalau... \"",[99,8716,8717],{},"\"Jangan khawatir. Jika tidak bisa melewati kesulitan, berarti Leo tidak memiliki kualifikasi sebagai kaisar. Selain itu, jika sebuah negara goyah hanya karena kaisarnya istirahat sebentar, lebih baik negara itu hancur saja demi kebaikan dunia. Untuk apa para bawahan ada? Percayalah dan beristirahatlah. Perdana Menteri adalah tangan kanan Anda. Dia pasti akan menanganinya dengan baik.\"",[99,8719,8720],{},"Sambil berkata begitu, Mitsuba seolah mengakhiri pembicaraan dan menyelimuti Yohanes. Lalu dia sendiri mengawasi Yohanes agar tidak bergerak.",[99,8722,8723],{},"\"Mitsuba... aku harus pergi....\"",{"title":1265,"searchDepth":1266,"depth":1266,"links":8725},[8726,8727,8728],{"id":2403,"depth":1266,"text":2404},{"id":2645,"depth":1266,"text":2646},{"id":2974,"depth":1266,"text":2975},8,{},"/novels/degarashi-ouji/vol-3/bab-4-2",{"title":7555,"description":7560},"novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/08.bab-4-2","2icxBqEckqpIs0ERp8wWOvMPGinQeJ8CpSaaW32Y3s8",{"id":93,"title":94,"body":8736,"chapterNumber":1272,"description":101,"excerpt":1273,"extension":1274,"hidden":31,"meta":9514,"mtl":11,"navigation":11,"path":1276,"publishedAt":33,"seo":9515,"stem":1278,"volumeNumber":1279,"__hash__":1280},{"type":96,"value":8737,"toc":9508},[8738,8740,8742,8744,8746,8748,8750,8752,8754,8756,8758,8760,8762,8764,8766,8768,8770,8772,8774,8776,8778,8780,8782,8784,8786,8788,8790,8792,8794,8796,8798,8800,8802,8804,8806,8808,8810,8812,8814,8816,8818,8820,8822,8824,8828,8830,8834,8838,8840,8842,8844,8846,8848,8850,8852,8854,8856,8858,8860,8862,8864,8866,8868,8870,8872,8874,8876,8878,8880,8882,8884,8886,8888,8890,8892,8894,8898,8900,8902,8904,8906,8908,8910,8912,8914,8916,8918,8920,8922,8924,8928,8930,8932,8940,8942,8946,8948,8950,8952,8954,8956,8958,8960,8962,8964,8968,8970,8972,8974,8976,8978,8980,8982,8984,8986,8988,8990,8994,8996,8998,9000,9002,9004,9006,9008,9010,9014,9016,9020,9024,9028,9030,9032,9034,9036,9044,9046,9048,9050,9054,9056,9058,9060,9062,9064,9066,9068,9070,9072,9074,9076,9078,9080,9082,9084,9086,9088,9090,9092,9094,9096,9098,9100,9102,9104,9106,9108,9110,9112,9114,9116,9118,9120,9122,9124,9126,9128,9130,9132,9134,9136,9138,9140,9142,9144,9146,9148,9150,9152,9154,9156,9158,9160,9162,9164,9166,9168,9170,9172,9174,9176,9178,9180,9182,9184,9186,9188,9190,9192,9194,9198,9200,9202,9204,9206,9208,9210,9212,9214,9216,9218,9220,9222,9224,9226,9228,9230,9232,9234,9236,9238,9240,9242,9244,9246,9248,9250,9252,9254,9256,9258,9262,9264,9266,9268,9270,9272,9274,9276,9278,9280,9282,9284,9286,9288,9292,9294,9296,9298,9300,9302,9304,9306,9308,9310,9312,9314,9316,9318,9320,9322,9324,9326,9328,9330,9334,9336,9338,9340,9342,9344,9346,9348,9350,9352,9354,9356,9358,9360,9362,9364,9368,9370,9372,9374,9376,9378,9380,9382,9384,9386,9388,9390,9392,9394,9396,9398,9400,9402,9404,9406,9408,9410,9412,9414,9416,9418,9420,9422,9424,9426,9428,9430,9432,9434,9436,9438,9440,9444,9446,9448,9450,9452,9454,9456,9458,9460,9462,9464,9466,9468,9470,9472,9474,9476,9478,9480,9482,9484,9486,9488,9490,9492,9494,9496,9500,9502,9506],[99,8739,101],{},[99,8741,104],{},[99,8743,107],{},[99,8745,110],{},[99,8747,113],{},[99,8749,116],{},[99,8751,119],{},[99,8753,122],{},[99,8755,125],{},[99,8757,128],{},[130,8759,133],{"id":132},[99,8761,136],{},[99,8763,139],{},[99,8765,142],{},[99,8767,145],{},[99,8769,148],{},[99,8771,151],{},[99,8773,154],{},[99,8775,157],{},[99,8777,160],{},[99,8779,163],{},[99,8781,166],{},[99,8783,169],{},[99,8785,172],{},[99,8787,175],{},[99,8789,178],{},[99,8791,181],{},[99,8793,184],{},[99,8795,187],{},[99,8797,190],{},[99,8799,193],{},[99,8801,196],{},[99,8803,199],{},[99,8805,202],{},[99,8807,205],{},[99,8809,208],{},[99,8811,211],{},[99,8813,214],{},[99,8815,217],{},[99,8817,220],{},[99,8819,223],{},[225,8821],{},[99,8823,229],{},[99,8825,232,8826,237],{},[234,8827,236],{},[99,8829,240],{},[99,8831,243,8832,247],{},[234,8833,246],{},[99,8835,250,8836,253],{},[234,8837,246],{},[99,8839,256],{},[99,8841,259],{},[99,8843,262],{},[99,8845,265],{},[99,8847,268],{},[99,8849,271],{},[99,8851,274],{},[99,8853,277],{},[99,8855,280],{},[99,8857,283],{},[99,8859,286],{},[99,8861,289],{},[99,8863,292],{},[99,8865,295],{},[99,8867,298],{},[99,8869,301],{},[99,8871,304],{},[99,8873,307],{},[99,8875,310],{},[99,8877,313],{},[99,8879,316],{},[99,8881,319],{},[99,8883,322],{},[99,8885,325],{},[99,8887,328],{},[99,8889,331],{},[99,8891,334],{},[99,8893,337],{},[99,8895,340,8896,343],{},[234,8897,246],{},[99,8899,346],{},[99,8901,349],{},[99,8903,352],{},[99,8905,355],{},[99,8907,358],{},[99,8909,361],{},[99,8911,364],{},[99,8913,367],{},[99,8915,370],{},[99,8917,373],{},[99,8919,376],{},[99,8921,379],{},[99,8923,382],{},[99,8925,385,8926,388],{},[234,8927,246],{},[99,8929,391],{},[99,8931,394],{},[99,8933,397,8934,400,8936,404,8938,407],{},[234,8935,246],{},[234,8937,403],{},[234,8939,246],{},[99,8941,410],{},[99,8943,413,8944,416],{},[234,8945,403],{},[99,8947,419],{},[99,8949,422],{},[99,8951,425],{},[99,8953,428],{},[99,8955,431],{},[99,8957,434],{},[99,8959,437],{},[99,8961,440],{},[99,8963,443],{},[99,8965,446,8966,449],{},[234,8967,246],{},[99,8969,452],{},[99,8971,455],{},[99,8973,458],{},[99,8975,461],{},[99,8977,464],{},[99,8979,467],{},[99,8981,470],{},[99,8983,473],{},[99,8985,476],{},[99,8987,479],{},[99,8989,482],{},[99,8991,485,8992,488],{},[234,8993,246],{},[99,8995,491],{},[99,8997,494],{},[99,8999,497],{},[99,9001,500],{},[99,9003,503],{},[99,9005,506],{},[130,9007,510],{"id":509},[99,9009,513],{},[99,9011,516,9012,520],{},[234,9013,519],{},[99,9015,523],{},[99,9017,526,9018,529],{},[234,9019,519],{},[99,9021,532,9022,535],{},[234,9023,519],{},[99,9025,538,9026,541],{},[234,9027,519],{},[99,9029,544],{},[99,9031,547],{},[99,9033,550],{},[99,9035,553],{},[99,9037,556,9038,559,9040,562,9042,565],{},[234,9039,519],{},[234,9041,236],{},[234,9043,519],{},[99,9045,568],{},[99,9047,571],{},[99,9049,574],{},[99,9051,577,9052,580],{},[234,9053,519],{},[99,9055,583],{},[99,9057,586],{},[99,9059,589],{},[99,9061,592],{},[99,9063,595],{},[99,9065,598],{},[99,9067,601],{},[99,9069,604],{},[99,9071,607],{},[99,9073,610],{},[99,9075,613],{},[99,9077,616],{},[99,9079,619],{},[99,9081,622],{},[99,9083,625],{},[99,9085,628],{},[99,9087,631],{},[99,9089,634],{},[99,9091,637],{},[99,9093,640],{},[99,9095,643],{},[99,9097,646],{},[99,9099,649],{},[99,9101,652],{},[99,9103,655],{},[99,9105,658],{},[99,9107,661],{},[99,9109,664],{},[99,9111,667],{},[99,9113,670],{},[99,9115,673],{},[99,9117,676],{},[99,9119,679],{},[99,9121,682],{},[99,9123,685],{},[99,9125,688],{},[99,9127,691],{},[99,9129,694],{},[99,9131,697],{},[99,9133,700],{},[99,9135,703],{},[99,9137,706],{},[99,9139,709],{},[99,9141,712],{},[99,9143,715],{},[99,9145,718],{},[99,9147,721],{},[99,9149,724],{},[99,9151,727],{},[99,9153,730],{},[99,9155,733],{},[99,9157,736],{},[99,9159,739],{},[99,9161,742],{},[99,9163,745],{},[99,9165,748],{},[99,9167,751],{},[99,9169,754],{},[99,9171,757],{},[99,9173,760],{},[99,9175,763],{},[99,9177,766],{},[99,9179,769],{},[99,9181,772],{},[99,9183,775],{},[99,9185,778],{},[99,9187,781],{},[99,9189,784],{},[99,9191,787],{},[99,9193,790],{},[99,9195,793,9196,796],{},[234,9197,519],{},[99,9199,799],{},[99,9201,802],{},[99,9203,805],{},[99,9205,808],{},[99,9207,811],{},[99,9209,814],{},[99,9211,817],{},[99,9213,820],{},[99,9215,823],{},[99,9217,826],{},[99,9219,829],{},[99,9221,832],{},[99,9223,835],{},[99,9225,838],{},[99,9227,841],{},[99,9229,844],{},[99,9231,847],{},[99,9233,850],{},[99,9235,853],{},[99,9237,856],{},[99,9239,859],{},[99,9241,862],{},[99,9243,865],{},[99,9245,868],{},[99,9247,871],{},[99,9249,874],{},[99,9251,877],{},[130,9253,881],{"id":880},[99,9255,884],{},[99,9257,887],{},[99,9259,890,9260,893],{},[234,9261,519],{},[99,9263,896],{},[99,9265,899],{},[99,9267,902],{},[99,9269,905],{},[99,9271,908],{},[99,9273,911],{},[99,9275,914],{},[99,9277,917],{},[99,9279,920],{},[99,9281,923],{},[99,9283,926],{},[99,9285,929],{},[99,9287,932],{},[99,9289,935,9290,938],{},[234,9291,246],{},[99,9293,941],{},[99,9295,944],{},[99,9297,947],{},[99,9299,950],{},[99,9301,953],{},[99,9303,956],{},[99,9305,959],{},[99,9307,962],{},[99,9309,965],{},[99,9311,968],{},[99,9313,971],{},[99,9315,974],{},[99,9317,977],{},[99,9319,980],{},[99,9321,983],{},[99,9323,986],{},[99,9325,989],{},[99,9327,992],{},[99,9329,995],{},[99,9331,998,9332,1001],{},[234,9333,519],{},[99,9335,1004],{},[99,9337,1007],{},[99,9339,1010],{},[99,9341,1013],{},[99,9343,1016],{},[99,9345,1019],{},[99,9347,1022],{},[99,9349,1025],{},[99,9351,1028],{},[99,9353,1031],{},[99,9355,1034],{},[225,9357],{},[99,9359,1039],{},[99,9361,1042],{},[99,9363,1045],{},[99,9365,1048,9366,1051],{},[234,9367,519],{},[99,9369,1054],{},[99,9371,1057],{},[99,9373,1060],{},[99,9375,1063],{},[99,9377,1066],{},[99,9379,1069],{},[99,9381,1072],{},[99,9383,1075],{},[99,9385,1078],{},[99,9387,688],{},[99,9389,1083],{},[99,9391,1086],{},[99,9393,1089],{},[99,9395,1092],{},[99,9397,1095],{},[99,9399,1098],{},[99,9401,1101],{},[99,9403,1104],{},[99,9405,1107],{},[99,9407,1110],{},[99,9409,1113],{},[99,9411,1116],{},[99,9413,1119],{},[99,9415,1122],{},[99,9417,1125],{},[99,9419,1128],{},[99,9421,1131],{},[99,9423,1134],{},[99,9425,1137],{},[99,9427,1140],{},[99,9429,1143],{},[99,9431,1146],{},[99,9433,1149],{},[99,9435,1152],{},[99,9437,1155],{},[99,9439,1158],{},[99,9441,1161,9442,1164],{},[234,9443,519],{},[99,9445,1167],{},[99,9447,1170],{},[99,9449,1173],{},[99,9451,1176],{},[99,9453,1179],{},[99,9455,1182],{},[99,9457,1185],{},[99,9459,1188],{},[99,9461,1191],{},[99,9463,1194],{},[99,9465,1197],{},[99,9467,1200],{},[99,9469,1203],{},[99,9471,1206],{},[99,9473,1209],{},[99,9475,1212],{},[99,9477,1215],{},[99,9479,1218],{},[99,9481,1221],{},[99,9483,1224],{},[99,9485,1227],{},[99,9487,1230],{},[99,9489,1233],{},[99,9491,1236],{},[99,9493,1239],{},[99,9495,1242],{},[99,9497,9498],{},[1246,9499],{"alt":1248,"src":1249,"title":1250},[130,9501,1254],{"id":1253},[99,9503,1257,9504,1260],{},[234,9505,519],{},[99,9507,1263],{},{"title":1265,"searchDepth":1266,"depth":1266,"links":9509},[9510,9511,9512,9513],{"id":132,"depth":1266,"text":133},{"id":509,"depth":1266,"text":510},{"id":880,"depth":1266,"text":881},{"id":1253,"depth":1266,"text":1254},{},{"title":94,"description":101},{"id":9517,"title":9518,"body":9519,"chapterNumber":10612,"description":9523,"excerpt":1273,"extension":1274,"hidden":31,"meta":10613,"mtl":11,"navigation":11,"path":10614,"publishedAt":33,"seo":10615,"stem":10616,"volumeNumber":1279,"__hash__":10617},"chapters/novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/10.bab-4-4.md","Bab 4: Perasaan Masing-Masing - Bagian 4",{"type":96,"value":9520,"toc":10610},[9521,9524,9527,9530,9533,9536,9539,9542,9544,9547,9550,9553,9556,9559,9562,9565,9568,9571,9578,9581,9584,9587,9590,9593,9596,9599,9602,9605,9610,9613,9616,9619,9622,9625,9628,9631,9634,9637,9640,9643,9646,9649,9652,9655,9658,9661,9664,9667,9669,9671,9674,9677,9680,9683,9686,9691,9694,9697,9700,9703,9706,9709,9714,9717,9720,9723,9726,9729,9732,9735,9738,9741,9744,9747,9750,9753,9756,9759,9762,9765,9768,9771,9774,9777,9780,9783,9785,9788,9791,9794,9796,9799,9802,9805,9808,9811,9817,9820,9823,9826,9829,9832,9835,9838,9844,9847,9850,9853,9856,9859,9862,9865,9868,9871,9874,9877,9880,9883,9886,9889,9892,9895,9898,9901,9904,9907,9910,9913,9916,9919,9922,9925,9928,9931,9934,9937,9940,9943,9946,9949,9952,9955,9958,9961,9964,9967,9970,9973,9976,9979,9982,9985,9988,9991,9994,9997,10000,10003,10006,10009,10012,10015,10017,10020,10022,10024,10027,10030,10033,10035,10037,10040,10043,10046,10048,10051,10054,10057,10060,10063,10066,10069,10072,10075,10078,10081,10084,10087,10090,10093,10096,10101,10104,10107,10110,10113,10116,10119,10122,10125,10128,10131,10134,10137,10140,10143,10146,10149,10152,10155,10158,10161,10164,10167,10170,10173,10176,10179,10182,10185,10188,10191,10194,10197,10200,10203,10206,10209,10212,10215,10218,10221,10224,10227,10230,10233,10235,10238,10241,10244,10247,10250,10253,10255,10261,10264,10267,10270,10273,10276,10279,10281,10284,10287,10290,10293,10296,10301,10304,10307,10310,10313,10316,10319,10322,10324,10327,10330,10333,10336,10339,10342,10345,10348,10351,10354,10357,10360,10363,10366,10369,10372,10375,10378,10381,10384,10387,10394,10397,10400,10403,10406,10409,10412,10415,10418,10421,10424,10427,10430,10433,10436,10439,10442,10445,10448,10451,10454,10457,10460,10463,10466,10469,10472,10475,10478,10481,10484,10487,10490,10493,10496,10499,10502,10505,10508,10511,10514,10517,10520,10523,10526,10529,10532,10534,10537,10540,10542,10545,10548,10551,10554,10557,10560,10563,10566,10568,10571,10574,10577,10580,10583,10586,10589,10592,10595,10598,10601,10604,10607],[99,9522,9523],{},"\"Sejauh mata memandang, isinya monster, ya.\"\"",[99,9525,9526],{},"\"Namun, ada juga yang nekat maju menerobos kerumunan itu.\"",[99,9528,9529],{},"Karena jaraknya yang jauh, ia tidak bisa melihat dengan jelas. Meskipun begitu, Lise punya keyakinan. Leo ada di sana.",[99,9531,9532],{},"Sambil memacu kudanya, Lise memejamkan mata.",[99,9534,9535],{},"Dulu, adiknya itu pernah menahan dirinya dengan gigi terkatup. Adiknya yang selalu lurus dalam mengikuti apa yang ia yakini, mungkin saat ini pun tengah mengatupkan giginya, berusaha melakukan hal yang benar.",[99,9537,9538],{},"Kalau begitu, hanya ada satu hal yang bisa ia lakukan sebagai seorang kakak.",[99,9540,9541],{},"\"Kita juga akan menerobos masuk!\"",[99,9543,8326],{},[99,9545,9546],{},"Saat Lise mempercepat laju kudanya, seribu pasukan berkuda mengikutinya.",[99,9548,9549],{},"Mereka bukanlah petualang ataupun kesatria biasa. Mereka adalah resimen kavaleri elite yang telah lama bertempur di bawah komando Lise.",[99,9551,9552],{},"Pidato untuk membangkitkan semangat pun sudah tidak diperlukan lagi.",[99,9554,9555],{},"Mereka semua adalah prajurit yang siap mendedikasikan hidup untuk Lise, yang akan mati jika diperintahkan untuk mati.",[99,9557,9558],{},"\"Komandan Resimen! Kita akan gunakan 'itu'!\"",[99,9560,9561],{},"\"Dimengerti!\"",[99,9563,9564],{},"Komandan Resimen yang menerima instruksi itu dengan sigap mengangkat tangan kanannya.",[99,9566,9567],{},"Sebagai isyarat, seratus orang dari barisan belakang maju ke depan. Di tangan mereka tergenggam busur silang. Namun, itu bukanlah busur silang biasa.",[99,9569,9570],{},"Di bagian bawah busur silang itu terpasang sebuah silinder bundar, dan di tengahnya tertanam sebuah Permata Sihir kecil.",[99,9572,9573,9574,9577],{},"\"Persiapan ",[234,9575,9576],{},"Prototype Revolving Magic Crossbow"," telah selesai!\"",[99,9579,9580],{},"\"Bagus. Musnahkan semua rintangan di hadapanku.\"",[99,9582,9583],{},"\"Dimengerti! Target adalah monster di depan! Tidak perlu membidik dengan saksama! Musuh ada di mana-mana! Tembak saja pasti kena! Siap! Tembak!!\"",[99,9585,9586],{},"Atas aba-aba Komandan Resimen, seratus prajurit menarik pelatuk busur silang mereka.",[99,9588,9589],{},"Seketika, berkat mana yang terkandung di dalam Permata Sihir, anak panah terus melesat tanpa henti selama pelatuknya ditarik.",[99,9591,9592],{},"Silinder bundar yang terpasang di bagian bawahnya berputar sambil mengisi ulang anak panah, memungkinkan tembakan beruntun.",[99,9594,9595],{},"Anak panah yang ditembakkan dengan kecepatan yang tak terbayangkan untuk busur biasa itu mengenai para skeleton satu per satu dan menghancurkan tubuh mereka.",[99,9597,9598],{},"Lise memanfaatkan celah yang tercipta dari serangan itu untuk menerobos maju.",[99,9600,9601],{},"\"Senjata yang bagus, tapi masalahnya adalah setelah tembakannya habis, ya.\"",[99,9603,9604],{},"\"Itu pekerjaan para pengembang. Yang bisa kita lakukan hanyalah mengajukan permintaan.\"",[99,9606,9607,9609],{},[234,9608,9576],{}," yang telah kehabisan mana dari Permata Sihirnya akan menjadi busur silang yang tidak bisa ditembakkan dengan tangan manusia, dan hanya bisa digunakan sebagai senjata tumpul.",[99,9611,9612],{},"Lise sebenarnya sedang melakukan evaluasi senjata ini bersamaan dengan pelatihan prajurit baru di garis belakang.",[99,9614,9615],{},"Namun, tanpa diduga, ia bisa melakukan uji coba di medan perang sungguhan.",[99,9617,9618],{},"\"Kita laporkan kejadian kali ini dan minta agar silindernya bisa diganti. Senjata sekali pakai seperti ini kegunaannya terlalu terbatas.\"",[99,9620,9621],{},"\"Kau benar. Sekalian saja kita pesan senjata khusus untuk melawan monster.\"",[99,9623,9624],{},"\"Ide bagus.\"",[99,9626,9627],{},"Sambil berdiskusi, Lise dan Komandan Resimen menggenggam senjata mereka masing-masing dan membuka jalan.",[99,9629,9630],{},"Busur silang beruntun itu dirancang untuk melawan manusia, jadi efeknya terhadap skeleton kurang begitu bagus. Para skeleton tidak akan merasakan sakit sampai inti mereka hancur, jadi senjata yang hanya menembus tubuh mereka tidak begitu cocok.",[99,9632,9633],{},"\"Hah... sudah lama aku tidak melakukan hal seperti ini.\"",[99,9635,9636],{},"Memimpin sejumlah kecil sekutu dan menyerbu ke arah musuh. Dulu ia sering melakukannya, tetapi sekarang sudah jarang sekali. Tidak ada lawan yang mengharuskannya melakukan itu, dan posisinya sekarang pun tidak mengizinkannya.",[99,9638,9639],{},"Namun, Lise merasakan kepuasan dalam situasi ini. Merasakan permusuhan dari jarak dekat, tetapi tetap maju. Tidak boleh ada kelengahan sedikit pun, menelusuri jalan kemenangan yang tipis.",[99,9641,9642],{},"Benar, begitulah Lise berkata pada dirinya sendiri.",[99,9644,9645],{},"\"Inilah medan perang...!\"",[99,9647,9648],{},"Sambil berkata begitu, Lise tersenyum dengan kesan yang begitu tajam, membelah pasukan besar musuh. Bagi Komandan Resimen yang telah lama mengabdi padanya, sosok Lise saat ini seolah tumpang tindih dengan sosok Lise di masa lalu, saat ia mengobrak-abrik berbagai medan perang dan ditakuti oleh negara-negara lain sebagai Jenderal Putri.",[99,9650,9651],{},"Ini bukanlah Lise yang kehilangan semangat setelah Pangeran Mahkota meninggal dan hanya fokus menjaga perbatasan.",[99,9653,9654],{},"Ini adalah Lise di masa lalunya yang bersinar di medan perang.",[99,9656,9657],{},"\"Ada apa, Komandan Resimen! Kau tertinggal!\"",[99,9659,9660],{},"\"Siap! Segera menyusul!\"",[99,9662,9663],{},"Dipanggil oleh Lise, Komandan Resimen segera menyusul di belakangnya.",[99,9665,9666],{},"Dan tak lama kemudian, mereka pun melihat sosok Leo dan pasukannya.",[225,9668],{},[99,9670,1233],{},[99,9672,9673],{},"Melihat Leo yang tampak terkejut, Lise tersenyum kecil.",[99,9675,9676],{},"Melihat Ar, ia berpikir adiknya itu sudah dewasa. Namun, Leo saat ini bahkan lebih dari itu.",[99,9678,9679],{},"Sosoknya yang memimpin di garis depan pasukan benar-benar layaknya seorang jenderal, memancarkan karisma yang membuat orang-orang di belakangnya berpikir, \"demi orang ini.\"",[99,9681,9682],{},"Sosok itu mirip dengan Pangeran Mahkota di masa mudanya, yang pernah Lise sumpahi untuk ia dukung sebagai seorang jenderal.",[99,9684,9685],{},"\"Rupanya itu bukan sekadar bualan, ya...\"",[99,9687,9688],{},[234,9689,9690],{},"Kalau kami berdua bersama, kami bahkan bisa melampaui Kakak.",[99,9692,9693],{},"Ar memang pernah berkata begitu. Melihat Leo sekarang, bisa terlihat bahwa itu bukanlah omong kosong.",[99,9695,9696],{},"Leo yang lurus didampingi oleh Ar yang fleksibel, mereka memiliki aura yang membuatnya berpikir hal itu mungkin saja terjadi.",[99,9698,9699],{},"Mungkin karena itulah, Lise bergumam dengan gembira meski sedang berhadapan dengan musuh.",[99,9701,9702],{},"\"Apa kau bertambah tinggi?\"",[99,9704,9705],{},"\"Eh, ah... ya, sedikit.\"",[99,9707,9708],{},"\"Begitu. Itu bagus. Tumbuhlah lebih besar lagi.\"",[99,9710,9711],{},[234,9712,9713],{},"Sampai saat itu tiba, aku yang akan melindungimu.",[99,9715,9716],{},"Sambil berkata begitu, Lise menatap tajam ke arah Balam yang tangan kirinya telah tertebas.",[99,9718,9719],{},"Selama Leo dan Lise berbicara, Balam beberapa kali mencoba menyerang. Namun, setiap kali itu terjadi, lengan kanan Lise bereaksi, sehingga serangannya tidak pernah berhasil.",[99,9721,9722],{},"\"Untuk ukuran iblis, kau cukup manusiawi, ya.\"",[99,9724,9725],{},"Lise melihat tangan kiri Balam yang tidak beregenerasi dan darah merah yang mengalir dari lukanya. Luka separah itu seharusnya bisa beregenerasi jika lawannya adalah monster dengan peringkat yang cukup tinggi, tetapi iblis di hadapannya ini tidak.",[99,9727,9728],{},"Dari situ, Lise menarik satu kesimpulan.",[99,9730,9731],{},"\"Apa kau menggunakan manusia sebagai wadah?\"",[99,9733,9734],{},"\"Kau cepat tanggap, ya...? Tapi, kalaupun kau tahu, memangnya kenapa?\"",[99,9736,9737],{},"\"Itu artinya kita belum terlambat.\"",[99,9739,9740],{},"\"Entahlah? Jika kalian mendapat bala bantuan, maka permainan kami juga berakhir di sini.\"",[99,9742,9743],{},"Sambil berkata begitu, Balam mengangkat tinggi-tinggi tangan kanannya yang tersisa. Ujung tangannya kemudian bersinar hitam.",[99,9745,9746],{},"Seolah terpancing oleh cahaya itu, dari dalam kota Bassau, monster-monster undead peringkat tinggi seperti Giant Skeleton setinggi tiga meter dan Dragon Zombie dengan tubuh membusuk mulai bermunculan.",[99,9748,9749],{},"\"Sebaiknya kalian cepat lari.\"",[99,9751,9752],{},"Setelah berkata begitu, Balam menjadi tak terlihat dan menghilang dari tempat itu.",[99,9754,9755],{},"Lise dan Leo yang ditinggalkan dihadapkan pada sebuah keputusan.",[99,9757,9758],{},"\"Perbedaan kekuatan kita terlalu besar.\"",[99,9760,9761],{},"\"Namun, jika kita mundur sekarang, kita tidak tahu kapan lagi akan mendapat kesempatan untuk mendekati Bassau sampai sejauh ini.\"",[99,9763,9764],{},"\"...Wajahmu seolah berkata jawabannya sudah pasti, ya?\"",[99,9766,9767],{},"\"Sejak awal, aku tidak berniat untuk mundur. Jika iblis itu membutuhkan wadah, kita harus menghabisinya sekarang, di sini. Jika kita membiarkannya, dia akan menyusup ke dalam masyarakat manusia.\"",[99,9769,9770],{},"\"Apa ada jaminan kita bisa mengalahkannya?\"",[99,9772,9773],{},"\"Tidak ada. Namun, itu sama saja meskipun kita mundur. Sebanyak apa pun pasukan yang kita bawa, lawan akan terus memunculkan monster seperti tadi. Saat ini adalah situasi gawat, sekaligus sebuah kesempatan.\"",[99,9775,9776],{},"Melihat Leo yang menyatakan hal itu dengan tegas, Lise kembali tersenyum.",[99,9778,9779],{},"Lalu, ia membelah Giant Skeleton yang datang lurus ke arahnya menjadi dua.",[99,9781,9782],{},"\"Kalau begitu, ayo kita pergi. Jangan sampai tertinggal.\"",[99,9784,217],{},[99,9786,9787],{},"\"Kita serang! Target adalah Bassau!\"",[99,9789,9790],{},"\"Ikut!!\"",[99,9792,9793],{},"Maka, Leo dan Lise bersama-sama memulai penyerbuan ke Bassau.",[225,9795],{},[99,9797,9798],{},"Beberapa saat setelah Leo dan pasukannya memulai penyerbuan.",[99,9800,9801],{},"Linfia dan Abel beserta kelompoknya hampir berhasil bergabung dengan barisan terdepan.",[99,9803,9804],{},"Namun, semakin dekat mereka ke Bassau, perlawanan musuh menjadi semakin kuat dan sengit.",[99,9806,9807],{},"\"Kkh!?\"",[99,9809,9810],{},"Jumlah monster yang bahkan membuat Abel dan Linfia kesulitan mulai bertambah, dan kecepatan gerak maju mereka jelas mulai melambat.",[99,9812,9813,9816],{},[234,9814,9815],{},"Kalau begini terus",". Saat kecemasan mulai muncul di hati Linfia.",[99,9818,9819],{},"Sebuah bola api yang dilepaskan oleh Dragon Zombie mendarat di samping Linfia.",[99,9821,9822],{},"Akibat ledakannya, Linfia terlempar dan terpental keluar dari barisan terdepan.",[99,9824,9825],{},"\"Gkh...\"",[99,9827,9828],{},"Linfia menahan rasa sakit dan berdiri dengan menjadikan pedangnya sebagai tongkat.",[99,9830,9831],{},"Ia melihat sekeliling, ternyata ia terlempar ke tengah-tengah pasukan skeleton. Para skeleton itu perlahan-lahan mendekati Linfia. Ia mencoba bergerak, tetapi tubuhnya tidak mau bergerak seperti yang ia inginkan.",[99,9833,9834],{},"Di tengah situasi itu, sebuah seruling jatuh dari saku pakaiannya.",[99,9836,9837],{},"Itu adalah seruling yang terbuat dari Pohon Roh, pemberian dari tetua Dwarf tempo hari.",[99,9839,9840,9843],{},[234,9841,9842],{},"Tidak salah untuk bergantung pada orang lain."," Kata-kata tetua itu kembali terngiang di benaknya. Ada juga pemikiran bahwa mustahil ia bisa meniup seruling di tempat mematikan seperti ini untuk memanggil sekutu.",[99,9845,9846],{},"Namun, keinginannya untuk tidak mati sebelum menemukan adiknya jauh lebih besar.",[99,9848,9849],{},"\"Saya pinjam ini...!\"",[99,9851,9852],{},"Linfia meraih seruling itu dan meniupnya.",[99,9854,9855],{},"Namun, tidak ada suara yang keluar. Berapa kali pun ia meniupnya, tidak ada suara.",[99,9857,9858],{},"Mungkinkah tetua itu memberinya barang rusak?",[99,9860,9861],{},"Linfia berpikir itu mungkin saja, lalu ia menghela napas dan dengan perlahan memasukkan kembali seruling itu ke sakunya.",[99,9863,9864],{},"Akan tetapi, suara seruling itu sesungguhnya telah sampai. Sampai ke tempat yang sangat jauh, ke pusat kekaisaran. Ke Ibukota Kekaisaran.",[99,9866,9867],{},"Setelah dengan tenang mengubah pola pikirnya, saat Linfia berhasil menyiapkan Pedang Sihirnya untuk menghadapi para skeleton yang mendekat.",[99,9869,9870],{},"Para skeleton yang berada di dekat Linfia tiba-tiba terlempar dalam sekejap.",[99,9872,9873],{},"\"!? Apa yang...?\"",[99,9875,9876],{},"Linfia bersiaga, mengira itu adalah bola api Dragon Zombie lagi, tetapi ketegangannya mereda karena suara yang terdengar dari belakang.",[99,9878,9879],{},"\"Kau baik-baik saja? Petualang wanita tempo hari.\"",[99,9881,9882],{},"\"...Kenapa kau bisa...?\"",[99,9884,9885],{},"\"Aku dengar ada Raid Quest. Aku juga membawa yang lainnya.\"",[99,9887,9888],{},"Saat itu juga, dari Gerbang Teleportasi raksasa yang terbuka di belakang Linfia, para petualang dari cabang Ibukota Kekaisaran menyerbu masuk ke dalam pasukan skeleton sambil bersorak.",[99,9890,9891],{},"Ratusan petualang muncul dan mulai menumpas para skeleton di sekitar.",[99,9893,9894],{},"Di tengah-tengah para petualang itu, sang penyelamat terhebat berkata.",[99,9896,9897],{},"\"Kalau bisa berdiri, ikuti aku. Saatnya cari uang.\"",[99,9899,9900],{},"\"Baik...! Silver...!\"",[99,9902,9903],{},"Sambil berkata begitu, Linfia mengikuti sang petualang bertopeng.",[99,9905,9906],{},"11",[99,9908,9909],{},"Saat para petualang telah berkumpul di cabang Ibukota Kekaisaran dan aku baru akan membuka Gerbang Teleportasi.",[99,9911,9912],{},"Tiba-tiba, seorang utusan dari istana datang ke guild.",[99,9914,9915],{},"\"Wah, wah. Ada keperluan apa Yang Mulia Pangeran Kedua kemari?\"",[99,9917,9918],{},"\"Saat ini di istana sedang diadakan rapat mengenai anomali di selatan. Kemampuan teleportasimu itu berharga. Aku ingin kau menunda sedikit dan berangkat bersama dengan pasukan yang kami kirim.\"",[99,9920,9921],{},"Yang mengejutkan, Eric menundukkan kepalanya.",[99,9923,9924],{},"Tidak sepertiku, anggota keluarga kekaisaran pada umumnya tidak akan menundukkan kepala. Itu karena posisi mereka.",[99,9926,9927],{},"\"Seharusnya kalian punya banyak waktu sampai sekarang. Kalau selama ini saja tidak ada keputusan, apa jaminannya akan ada keputusan setelah ini?\"",[99,9929,9930],{},"\"Kami sudah memanggil pasukan terdekat ke Ibukota Kekaisaran. Rencananya, mereka akan dipercayakan untuk menjaga Yang Mulia Kaisar dan istana, lalu kami akan mengirimkan Kesatria Pengawal Kekaisaran.\"",[99,9932,9933],{},"\"Oh? Dari situ perebutan prestasi akan dimulai, 'kan? Lagipula, sekarang sedang masa-masa Perebutan Takhta. Semua orang menginginkan prestasi. Tentu saja, termasuk Anda. Kami tidak punya waktu untuk menunggu keputusan yang sudah jelas tidak akan tercapai.\"",[99,9935,9936],{},"Meskipun aku berkata begitu, tapi strategi itu cukup realistis juga. Mereka tidak bisa mengirim Kesatria Pengawal Kekaisaran karena khawatir akan pertahanan Yang Mulia Kaisar dan istana. Jadi, sebagai gantinya mereka memanggil pasukan lain.",[99,9938,9939],{},"Pasukan yang sengaja dipanggil pastilah pasukan elite, tetapi kekuatan mereka mungkin tidak sebanding dengan Kesatria Pengawal Kekaisaran. Namun, itu sudah lebih dari cukup untuk dipercayakan menjaga istana untuk sementara waktu.",[99,9941,9942],{},"\"Aku sudah merekomendasikan Gordon kepada para menteri sebagai orang yang akan memimpin Kesatria Pengawal Kekaisaran. Keputusan resminya tidak akan memakan waktu lama.\"",[99,9944,9945],{},"\"Aneh sekali. Saat ada masalah di negara lain, Anda begitu menginginkan prestasi, tapi begitu masalahnya terjadi di negara sendiri, Anda malah memberikan prestasi itu pada adik yang menjadi saingan Anda?\"",[99,9947,9948],{},"\"Aku adalah anggota keluarga kekaisaran dan Menteri Luar Negeri kekaisaran. Jika ini masalah negara lain, ceritanya berbeda, tapi jika ini masalah negara sendiri, persaingan kekuasaan adalah urusan nomor dua. Yang paling utama kupikirkan adalah kekaisaran.\"",[99,9950,9951],{},"Sambil berkata begitu, Eric menatap lurus ke arahku.",[99,9953,9954],{},"Bukan tawaran yang buruk. Jika Kesatria Pengawal Kekaisaran datang, itu akan sangat membantu.",[99,9956,9957],{},"Menunggu mungkin adalah pilihan yang tepat. Jika aku juga menganggap persaingan kekuasaan sebagai urusan nomor dua.",[99,9959,9960],{},"Jika aku memaksakan diri di sini, rasanya hanya akan memperburuk citra petualang di mata para petinggi kekaisaran.",[99,9962,9963],{},"Saat hatiku goyah, aku mendengar sebuah suara jernih dari kejauhan.",[99,9965,9966],{},"Aku tidak tahu dari mana asalnya. Namun, aku tahu secara aneh bahwa suara itu berasal dari Linfia, dan bahwa dia sedang dalam bahaya. Linfia meminta pertolongan. Tidak ada dasar, tetapi aku yakin. Suara jernih itu yang menyampaikannya.",[99,9968,9969],{},"\"Namun... ada orang-orang yang menjadi korban selama itu. Ada orang-orang yang mengulur waktu selagi negara mempersiapkan diri dengan sempurna. Apa yang akan Anda lakukan pada mereka?\"",[99,9971,9972],{},"\"Aku akan melakukan semua yang kubisa.\"",[99,9974,9975],{},"\"Kalau begitu, aku tidak bisa menerima tawaran itu. Petualang berbeda dengan kesatria atau prajurit. Kami ada untuk menolong korban-korban yang tidak bisa ditemukan oleh para petinggi, atau mereka yang terpaksa ditinggalkan. Pergilah. Kami adalah petualang. Kami tidak menerima perintah dari siapa pun. Biarkan kami melakukan sesuka kami.\"",[99,9977,9978],{},"\"Ini menyangkut nasib negara, tahu? Aku rasa kita harus memastikan semuanya berjalan dengan pasti.\"",[99,9980,9981],{},"\"Kami tidak peduli apa yang terjadi pada negara. Yang kami lindungi adalah nyawa rakyat. Pulang dan sampaikan pada Kaisar dan para menteri. Masalah ini, biar Silver yang urus.\"",[99,9983,9984],{},"\"Kau pikir tindakan seenaknya seperti itu akan diizinkan?\"",[99,9986,9987],{},"\"Itulah yang diizinkan untuk seorang petualang peringkat SS. Lagipula, jangan remehkan kami. Petualang di kekaisaran ini berkali-kali lipat lebih kuat dari yang keluarga kekaisaran kira.\"",[99,9989,9990],{},"Sambil berkata begitu, aku berbalik dan sebuah Gerbang Teleportasi raksasa muncul di Guild Petualang.",[99,9992,9993],{},"Aku melangkah masuk ke dalamnya sambil berkata.",[99,9995,9996],{},"\"Ayo, saatnya cari uang. Ikuti aku.\"",[99,9998,9999],{},"Bersamaan dengan kata-kata itu, aku berteleportasi.",[99,10001,10002],{},"Sesaat setelah berteleportasi, seluruh area dipenuhi oleh monster.",[99,10004,10005],{},"Namun, di tengah-tengah kerumunan itu, aku melihat seorang gadis yang berusaha berdiri.",[99,10007,10008],{},"Meskipun terlihat jelas ia berada dalam situasi yang sangat gawat, ia tidak panik dan tidak membuat keributan.",[99,10010,10011],{},"Dia mungkin sedang memikirkan apa yang harus dilakukan, seperti biasanya. Sambil tersenyum kecut melihat sosok Linfia, aku meniup habis monster-monster di sekelilingnya.",[99,10013,10014],{},"Dengan begini, para petualang yang menyerbu masuk akan sedikit lebih mudah.",[99,10016,9879],{},[99,10018,10019],{},"Saat aku mendekat, Linfia membuka matanya lebar-lebar karena terkejut.",[99,10021,9882],{},[99,10023,9885],{},[99,10025,10026],{},"Setelah kata-kataku, dari Gerbang Teleportasi raksasa yang terbuka di belakang, para petualang dari cabang Ibukota Kekaisaran menyerbu masuk sambil membuat keributan.",[99,10028,10029],{},"Mereka bersemangat sekali. Dilihat dari situasinya, pasukan utama musuh adalah skeleton.",[99,10031,10032],{},"Kalau begitu, sepertinya tidak apa-apa jika kuserahkan pada mereka.",[99,10034,9897],{},[99,10036,9900],{},[99,10038,10039],{},"Sambil berkata begitu, Linfia berdiri.",[99,10041,10042],{},"Setelah menyembuhkan Linfia dengan sihir penyembuh, aku menatap ke depan bersamanya.",[99,10044,10045],{},"Tujuan kami adalah tempat Leo dan Kakanda berada, yang sedang menerobos kerumunan monster.",[225,10047],{},[99,10049,10050],{},"\"Silver! Ada Dragon Zombie!\"",[99,10052,10053],{},"Mendengar laporan Linfia, aku melihat ke langit.",[99,10055,10056],{},"Seekor naga dengan tubuh membusuk berukuran lebih dari sepuluh meter sedang melesat ke arah kami dengan kecepatan tinggi.",[99,10058,10059],{},"Dasar. Itu monster yang hanya diceritakan dalam literatur.",[99,10061,10062],{},"\"Rupanya mereka tidak akan membiarkan kita lewat begitu saja, ya.\"",[99,10064,10065],{},"Aku naik ke udara untuk mencegat Dragon Zombie itu.",[99,10067,10068],{},"Sementara itu, Linfia bersama dengan para petualang dari cabang Ibukota Kekaisaran menghalau para skeleton dan mendekati tempat Leo dan pasukannya. Jumlah kami masih kalah, tetapi momentum ada di pihak kami.",[99,10070,10071],{},"Selama kami bisa menahan beberapa monster peringkat tinggi yang muncul, kami pasti bisa sampai ke kota.",[99,10073,10074],{},"\"Masalahnya adalah bola hitam itu, ya.\"",[99,10076,10077],{},"Sambil menangkis Dragon Zombie yang mencoba menggigit, aku melihat bola hitam yang muncul di atas kota. Bola hitam itu memancarkan mana yang luar biasa. Namun, sepertinya itu tidak digunakan untuk menyerang.",[99,10079,10080],{},"\"Pertanyaannya adalah, untuk apa itu digunakan.\"",[99,10082,10083],{},"\"GUGYAAAAA!!\"",[99,10085,10086],{},"\"Berisik.\"",[99,10088,10089],{},"Aku membungkus Dragon Zombie yang berteriak-teriak sambil menyerang itu dengan perintang, lalu menjatuhkannya ke tanah.",[99,10091,10092],{},"Aku menjatuhkannya di tengah gerombolan skeleton, jadi para skeleton itu terlempar karena guncangannya, tapi aku tidak peduli.",[99,10094,10095],{},"Aku mengarahkan tangan kananku ke arah Dragon Zombie yang jatuh ke tanah itu.",[99,10097,10098],{},[234,10099,10100],{},"《Tembuslah—Bloody Lance》",[99,10102,10103],{},"Aku mempersingkat mantra untuk mengaktifkan sihir secara instan.",[99,10105,10106],{},"Sebuah tombak darah raksasa muncul dari lingkaran sihir dan melesat ke arah Dragon Zombie yang terperangkap dalam perintang. Sesaat sebelum mengenainya, aku melepaskan perintang itu dan tombak darah pun menembus Dragon Zombie.",[99,10108,10109],{},"\"GUGYAAAAAAAA......!!\"",[99,10111,10112],{},"Tubuh membusuknya terus meleleh karena tombak darah yang bersuhu tinggi.",[99,10114,10115],{},"Akibatnya, skeleton di sekitarnya juga ikut meleleh. Namun, jika dilihat secara keseluruhan, jumlahnya hanya sebagian kecil.",[99,10117,10118],{},"Untuk memusnahkan skeleton sebanyak ini, sepertinya aku harus merapal mantra dengan benar dan melepaskan jurus pamungkas. Saat aku berpikir begitu, aku merasakan mana yang sangat besar membengkak dan aku menoleh ke arah itu.",[99,10120,10121],{},"Di dekat bola hitam itu.",[99,10123,10124],{},"Seorang pria melayang di sana. Namun, pria itu sedang memeluk kepalanya sendiri di sampingnya.",[99,10126,10127],{},"\"Dullahan...?\"",[99,10129,10130],{},"Itu adalah monster undead yang setara dengan peringkat AAA, tetapi mana yang dipancarkan pria itu jauh melebihi itu.",[99,10132,10133],{},"Dia memang manusia tanpa kepala, tapi itu hanya ciri-ciri yang mirip. Dia bukan Dullahan.",[99,10135,10136],{},"Dengan keyakinan itu, aku mencoba menyerang sebelum dia bergerak, tetapi dia langsung berpindah ke tempat Leo dan yang lainnya berada.",[99,10138,10139],{},"\"Cih!\"",[99,10141,10142],{},"Sambil berdecak, aku berteleportasi ke samping Leo dan Kakanda, lalu melindungi mereka berdua dari tebasan pedang yang diayunkan makhluk itu.",[99,10144,10145],{},"\"Gkh!!\"",[99,10147,10148],{},"Perintang berlapis yang kupasang cukup banyak yang hancur.",[99,10150,10151],{},"Serangan tanpa persiapan dengan kekuatan sebesar ini. Dia jelas bukan Dullahan.",[99,10153,10154],{},"\"Aku tidak ingat pernah meminta bantuanmu, petualang bertopeng.\"",[99,10156,10157],{},"\"Aku tidak bisa membiarkan pemimpinnya langsung tewas begitu saja. Mohon bersabar, Panglima.\"",[99,10159,10160],{},"Kakanda menatap tajam ke arahku, dan aku berkeringat dingin di balik topeng. Seharusnya tidak apa-apa.",[99,10162,10163],{},"Topeng ini adalah barang berharga kakek buyut. Benda ini sangat bagus, bisa mengubah suara, bau, bahkan kesan yang diberikan pada lawan bicara. Bahkan keluarga dekat pun tidak akan menyadari kalau ini aku.",[99,10165,10166],{},"Meskipun Kakanda mengucapkan kata-kata yang terdengar tidak puas, dia sepertinya menyadari bahwa pria di hadapannya adalah lawan yang berbahaya, jadi dia perlahan menjauh dariku dan mulai menghadapi monster lain.",[99,10168,10169],{},"Sepertinya bahkan Kakanda pun tidak menyadarinya.",[99,10171,10172],{},"Di sisi lain, Leo masih berada di sampingku.",[99,10174,10175],{},"\"Silver, ya... sudah lama tidak bertemu.\"",[99,10177,10178],{},"\"Kau terlihat baik-baik saja, Pangeran Leonard.\"",[99,10180,10181],{},"\"Ya, aku senang bisa bertemu denganmu. Kalau saja bukan di medan perang, aku ingin kita bisa bicara lebih santai.\"",[99,10183,10184],{},"\"Sayangnya, kita harus menundanya lain kali.\"",[99,10186,10187],{},"Leo mengangguk dan perlahan menjauh dari sisiku. Setelah memastikannya, aku menatap pria di hadapanku. Hanya dengan berdiri saja, dia memancarkan aura non-manusia. Bukan karena ada atau tidaknya kepala. Secara fundamental, dia bukan manusia.",[99,10189,10190],{},"Pria dengan mata yang benar-benar hitam itu menatapku dan tertawa kecil.",[99,10192,10193],{},"\"Tidak kusangka ada yang bisa menahan seranganku. Aku terkejut.\"",[99,10195,10196],{},"\"Aku juga terkejut ada orang yang bisa melancarkan serangan seperti itu.\"",[99,10198,10199],{},"\"Manusia yang sombong. Tapi bagus. Ini pertama kalinya aku ke dunia permukaan setelah sekian lama. Kalau tidak semenyenangkan ini, tidak seru.\"",[99,10201,10202],{},"\"Pertama kali ke dunia permukaan setelah sekian lama?\"",[99,10204,10205],{},"\"Oh iya, aku belum memperkenalkan diri. Namaku Furcas. Saat ini aku sedang meminjam tubuh ini, tapi aku adalah iblis.\"",[99,10207,10208],{},"Sambil berkata begitu, Furcas tertawa. Tawa itu bagi manusia terlihat sangat kejam, tetapi sepertinya dia sendiri berniat untuk tertawa biasa.",[99,10210,10211],{},"Mendengar kata 'iblis', satu hal yang kuingat. Yang merampas tubuh kakek buyutku juga adalah iblis.",[99,10213,10214],{},"Katanya, saat itu butuh pengerahan seluruh pasukan Kesatria Pengawal Kekaisaran dan Keluarga Bangsawan Pahlawan untuk menaklukkannya.",[99,10216,10217],{},"\"Iblis penghuni Dunia Iblis bisa muncul di dunia permukaan, ya. Dilihat dari adanya wadah, seharusnya ada seorang pemanggil, 'kan?\"",[99,10219,10220],{},"Iblis pada prinsipnya tidak bisa eksis di dunia ini. Pengecualiannya adalah dengan menyiapkan wadah dan membiarkan iblis merasukinya.",[99,10222,10223],{},"Dulu katanya ada penyihir yang mengendalikan iblis dengan cara seperti itu, tetapi sekarang tidak ada lagi yang melakukan pemanggilan iblis.",[99,10225,10226],{},"Itu karena mengikat iblis sangat merepotkan dan butuh banyak sekali mana untuk mempertahankannya.",[99,10228,10229],{},"Kalau salah langkah, bisa terbunuh, dan tidak bisa mengendalikannya sesuka hati. Pemanggilan iblis adalah salah satu sihir yang sudah usang di zaman modern. Tidak kusangka ada orang yang melakukannya.",[99,10231,10232],{},"\"Aku tidak punya pemanggil.\"",[99,10234,6987],{},[99,10236,10237],{},"Aku melirik bola hitam itu. Mungkin pemanggilnya ada di dalam sana.",[99,10239,10240],{},"\"Kau cepat tanggap, ya. Tapi, dia tidak dalam kondisi bisa memberiku perintah. Jadi, sama saja seperti tidak ada.\"",[99,10242,10243],{},"\"Tapi kau akan kesulitan kalau dia tidak ada, 'kan? Yang menstabilkan eksistensimu sudah pasti si pemanggil.\"",[99,10245,10246],{},"\"Kalau begitu?\"",[99,10248,10249],{},"\"Aku hanya perlu menyelamatkan pemanggil itu dari bola hitam itu. Jumlah monster yang konyol ini juga produk sampingan dari pemanggilanmu, 'kan?\"",[99,10251,10252],{},"\"Luar biasa. Jawaban yang hampir sempurna. Memang benar, di pusat kota telah terbentuk lubang yang menghubungkan Dunia Iblis dengan dunia ini, dan aku dipanggil melaluinya. Dan lubang itu terus membesar, membuat monster dari Dunia Iblis terus bermunculan. Semua yang kau katakan benar. Kecuali satu hal.\"",[99,10254,7801],{},[99,10256,10257,10258,449],{},"\"Yang dipanggil adalah ",[234,10259,10260],{},"'kami'",[99,10262,10263],{},"Seketika, pemilik mana yang sangat kuat tiba-tiba muncul di tempat ini.",[99,10265,10266],{},"Saat aku berbalik, seorang pria berpakaian hitam berdiri di samping Leo.",[99,10268,10269],{},"Dia juga iblis! Sialan! Dia berhasil melewati perintang pendeteksiku!",[99,10271,10272],{},"Aku refleks mencoba memasang perintang pertahanan, tetapi sebelum itu, pedang yang diayunkan pria itu berhasil ditahan oleh Linfia yang sudah menyusul.",[99,10274,10275],{},"\"Linfia!?\"",[99,10277,10278],{},"\"Anda tidak apa-apa, Pangeran Leonard?\"",[99,10280,10139],{},[99,10282,10283],{},"Pria itu menunjukkan kekesalan karena kesempatan emasnya digagalkan, lalu menghilang. Kecepatan serangannya tidak terlalu luar biasa. Mungkin dia benar-benar tipe penyusup. Namun, di medan perang yang kacau balau ini, dia terlalu merepotkan. Aku mencoba membantu Linfia, tetapi Furcas menghalangi jalanku.",[99,10285,10286],{},"\"Jangan menghalangi!\"",[99,10288,10289],{},"\"Menghalangi manusia adalah tugas iblis.\"",[99,10291,10292],{},"Sementara kami berbincang, pria berbaju hitam itu muncul dari belakang Linfia dan mengayunkan pedangnya ke arahnya.",[99,10294,10295],{},"Gawat. Saat aku berpikir begitu, sebuah suara bergema di dalam kepalaku.",[99,10297,10298],{},[234,10299,10300],{},"『Jangan!』",[99,10302,10303],{},"Suara yang dialiri mana yang kuat itu seketika menghentikan gerakan Furcas dan pria berbaju hitam.",[99,10305,10306],{},"Ini...?",[99,10308,10309],{},"\"Cih... aku akan mundur. Balam.\"",[99,10311,10312],{},"\"Dimengerti. Wanita ini sepertinya tidak bisa.\"",[99,10314,10315],{},"Setelah berkata begitu, Furcas mundur ke arah kota, dan pria berbaju hitam yang dipanggil Balam juga menghilang.",[99,10317,10318],{},"Mungkinkah, suara tadi adalah suara si pemanggil? Dilihat dari manapun, itu adalah suara anak-anak.",[99,10320,10321],{},"\"Shinfa...?\"",[99,10323,7801],{},[99,10325,10326],{},"\"Suara tadi... Shinfa!?\"",[99,10328,10329],{},"Linfia, yang jarang sekali terlihat panik, menatap ke arah kota. Furcas sudah kembali ke dekat bola hitam. Jika pemilik suara tadi adalah pemanggilnya, maka.",[99,10331,10332],{},"\"Kau kenal dengan suara itu?\"",[99,10334,10335],{},"\"Suara itu adalah suara Shinfa... suara adik perempuanku yang diculik!\"",[99,10337,10338],{},"\"...Begitu. Aku mulai mengerti situasinya.\"",[99,10340,10341],{},"Mungkin terjadi semacam kecelakaan yang membuat kekuatannya lepas kendali.",[99,10343,10344],{},"Karena dia diculik, artinya dia memiliki Heterokromia. Tidak aneh jika dia juga memiliki Sihir Bawaan.",[99,10346,10347],{},"Jika dia memiliki Sihir Bawaan tipe pemanggilan dan itu lepas kendali, maka semuanya masuk akal.",[99,10349,10350],{},"Meskipun skalanya terlalu besar.",[99,10352,10353],{},"\"Adikmu mungkin ada di dalam bola hitam itu. Dilihat dari kejadian tadi, sepertinya dia tidak mengizinkan serangan terhadapmu. Jika dia masih punya kesadaran seperti itu, mungkin masih ada harapan.\"",[99,10355,10356],{},"\"Apa dia bisa diselamatkan...?\"",[99,10358,10359],{},"\"Itu tergantung padamu. Pokoknya, kita harus mengantarnya sampai ke kota. Teleportasi... sepertinya terlalu berbahaya. Bisa-bisa kita disergap. Mau tidak mau kita harus mengawalnya secara perlahan.\"",[99,10361,10362],{},"\"Kalau begitu, biar kami yang membuka jalan. Lagipula, tujuan kami sejak awal adalah mengatasi bola hitam itu,\"",[99,10364,10365],{},"Sambil berkata begitu, Leo memberi isyarat pada pengawalnya.",[99,10367,10368],{},"Seketika, seorang kesatria turun dari kudanya dan menawarkannya pada Linfia.",[99,10370,10371],{},"Linfia menerimanya dan naik ke atas kuda. Lalu.",[99,10373,10374],{},"\"Jika Shinfa ada di sana... aku harus pergi. Karena aku adalah kakaknya.\"",[99,10376,10377],{},"\"Alasan yang cukup bagus. Aku akan memimpin jalan sampai di tengah. Ikuti aku.\"",[99,10379,10380],{},"Mungkin karena bereaksi pada kata 'kakak', Kakanda Lise tersenyum dan langsung menyerbu ke depan.",[99,10382,10383],{},"Leo mengikutinya, lalu banyak kesatria dan prajurit juga menyusul. Tujuan yang tadinya hanya 'mencapai kota' secara samar, kini beralih menjadi tujuan yang jelas bagi semua orang di tempat itu: 'mengantar Linfia'.",[99,10385,10386],{},"\"Silver... nama saya Linfia. Saya berasal dari desa terpencil, dan hanya seorang petualang biasa. Shinfa adalah adik saya, anak dari desa pengungsi. Meskipun begitu... maukah Anda menolongnya dengan sekuat tenaga?\"",[99,10388,10389,10390,10393],{},"\"Tentu saja. Jangan bertanya hal yang tidak perlu seperti itu. ",[234,10391,10392],{},"'Demi rakyat'",". Itulah satu-satunya prinsip utama seorang petualang.\"",[99,10395,10396],{},"Mendengar itu, Linfia tersenyum kecil dan memacu kudanya.",[99,10398,10399],{},"Baiklah, sekarang saatnya aku membersihkan para kroco di sekitar.",[99,10401,10402],{},"12",[99,10404,10405],{},"\"Jangan hiraukan para kroco!\"",[99,10407,10408],{},"Lise yang berada di barisan terdepan berteriak. Sesuai dengan kata-katanya, Lise dan pasukannya lebih memprioritaskan untuk maju daripada mengalahkan musuh. Tujuan mereka hanya satu.",[99,10410,10411],{},"Yaitu membawa Linfia ke lokasi bola hitam itu.",[99,10413,10414],{},"Abel yang berada di samping Linfia bergumam sambil melihat ke langit.",[99,10416,10417],{},"\"Kalau ada petualang peringkat SS yang membantu, pekerjaan kita jadi lebih sedikit, ya.\"",[99,10419,10420],{},"\"Benar sekali. Kedatangannya adalah sebuah keberuntungan.\"",[99,10422,10423],{},"Silver menangani musuh-musuh kuat seperti Dragon Zombie dan Giant Skeleton, sambil sebisa mungkin mengurangi jumlah skeleton di sekitar Lise dan pasukannya.",[99,10425,10426],{},"Dia adalah bala bantuan terbaik yang bisa dibayangkan. Namun, mengapa Silver datang hanya karena ia meniup seruling?",[99,10428,10429],{},"Sebuah pertanyaan melintas di benaknya, tetapi ia segera menepisnya. Sekarang bukan waktunya untuk memikirkan itu.",[99,10431,10432],{},"Linfia mengayunkan Pedang Sihirnya yang berbentuk tombak dan menghalau para skeleton.",[99,10434,10435],{},"\"Saya akan maju ke depan.\"",[99,10437,10438],{},"\"He-hei!? Semua orang di sini untuk melindungimu, tahu!?\"",[99,10440,10441],{},"\"Kita tidak akan bisa sampai ke kota tanpa melakukan apa-apa.\"",[99,10443,10444],{},"\"Hah... aku suka padamu, petualang. Biar kutanyakan namamu.\"",[99,10446,10447],{},"\"Nama saya Linfia.\"",[99,10449,10450],{},"\"Aku Lieselotte. Kau tahu aku?\"",[99,10452,10453],{},"\"Saya tahu. Panglima terkuat di keluarga kekaisaran, dan kakak dari Pangeran Leonard serta Pangeran Arnold, Yang Mulia Putri Kekaisaran Pertama, bukan?\"",[99,10455,10456],{},"\"Kau juga tahu Ar?\"",[99,10458,10459],{},"Ia sudah terbiasa dipanggil kakak Leo, tetapi jarang sekali dipanggil kakak Ar.",[99,10461,10462],{},"Itu menunjukkan betapa Ar adalah pangeran yang jarang menjadi topik pembicaraan. Meskipun dalam artian lain, dia adalah pangeran yang tidak pernah kekurangan topik pembicaraan.",[99,10464,10465],{},"Namun, menanggapi topik tentang Ar, Linfia tersenyum ramah.",[99,10467,10468],{},"\"Ya. Yang pertama kali mengulurkan tangan pada saya adalah Pangeran Arnold.\"",[99,10470,10471],{},"\"Ar? Tumben sekali.\"",[99,10473,10474],{},"\"Saya juga terkejut. Tetapi, beliau tidak seperti yang dikatakan orang-orang. Baik Pangeran Leonard maupun Pangeran Arnold adalah orang-orang yang bisa bertindak demi orang lain. Mereka bahkan mau meminjamkan kekuatan mereka pada orang seperti saya.\"",[99,10476,10477],{},"\"Kalau Leo, aku tidak heran, tapi untuk Ar, kau terlalu menilainya tinggi. Tidakkah kau pikir begitu? Leo.\"",[99,10479,10480],{},"Tak disangka, Lise malah bertanya pada Leo yang sedang menghadapi Giant Skeleton yang mendekat.",[99,10482,10483],{},"Sepertinya Leo tidak begitu mendengarkan pembicaraan mereka, jadi dia bertanya balik dengan suara keras.",[99,10485,10486],{},"\"Eh? Ada apa!?\"",[99,10488,10489],{},"\"Dengarkan kalau kakakmu bicara.\"",[99,10491,10492],{},"\"Kalau mau bicara hal penting, tolong pilih waktu dan tempatnya! Aku akan menghentikan monster itu dulu baru menyusul! Kalian duluan saja! Tolong jaga Linfia baik-baik, ya!\"",[99,10494,10495],{},"\"Ya, serahkan padaku. Kau juga hati-hati.\"",[99,10497,10498],{},"\"Tentu, Kakanda juga.\"",[99,10500,10501],{},"Setelah percakapan itu, Leo sedikit menjauh dari rombongan dan pergi menghadapi Giant Skeleton bersama para kesatria.",[99,10503,10504],{},"Di langit, Silver sedang menghadapi beberapa Dragon Zombie. Kota sudah semakin dekat.",[99,10506,10507],{},"\"Apa tidak apa-apa? Membiarkan Pangeran Leonard pergi.\"",[99,10509,10510],{},"\"Dia adikku. Tidak perlu khawatir. Jadi, tadi kita bicara apa?\"",[99,10512,10513],{},"\"Tentang saya yang terlalu menilai tinggi Pangeran Arnold.\"",[99,10515,10516],{},"\"Oh, benar. Leo mungkin akan menolongmu hanya karena niat baik. Tapi Ar berbeda. Dia tidak akan menolong orang yang benar-benar tidak punya apa-apa.\"",[99,10518,10519],{},"\"Begitukah?\"",[99,10521,10522],{},"\"Benar. Saat dia menolong seseorang, itu adalah saat orang itu punya nilai untuk ditolong. Mungkin bagi banyak orang itu terlihat seperti tindakan iseng, tapi Ar punya standarnya sendiri. Apakah orang itu punya kemampuan yang cukup untuk ditolong, apakah punya tujuan yang cukup mulia untuk ditolong, atau apakah punya keyakinan yang cukup kuat untuk ditolong. Ar melihat hal-hal seperti itu. Jadi, banggalah. Jika Ar menolongmu, itu artinya kau telah diakui olehnya.\"",[99,10524,10525],{},"Sambil berkata begitu, Lise menebas para skeleton di depannya.",[99,10527,10528],{},"Ia kemudian menyelinap masuk ke celah itu dengan kudanya dan menebas lebih banyak skeleton lagi.",[99,10530,10531],{},"\"Ar menarik tanganmu, dan Leo berjalan bersamamu. Mulai dari sini, aku yang akan membuka jalan untukmu. Tapi, aku tidak akan memaafkanmu jika kau menyia-nyiakan bantuan adik-adikku. Pastikan kau menyelamatkan adikmu. Jangan pernah menyerah.\"",[99,10533,2020],{},[99,10535,10536],{},"Menjawab kata-kata Lise, Linfia terus maju.",[99,10538,10539],{},"Tidak lama setelah itu, Linfia dan rombongannya berhasil memasuki kota Bassau.",[225,10541],{},[99,10543,10544],{},"\"Sekarang! Serang kakinya!\"",[99,10546,10547],{},"Leo memimpin para kesatria menghadapi Giant Skeleton.",[99,10549,10550],{},"Para kesatria serentak menyerang kaki Giant Skeleton yang besar, dan Giant Skeleton itu pun terjatuh. Tanpa melewatkan kesempatan itu, para kesatria memberikan serangan pamungkas.",[99,10552,10553],{},"\"Satu lagi datang!\"",[99,10555,10556],{},"\"Siapkan formasi serang! Jangan biarkan mereka mendekati Kakanda dan yang lainnya!\"",[99,10558,10559],{},"Leo mengumpulkan para kesatria di tempat itu dan bersiap untuk menumpas Giant Skeleton.",[99,10561,10562],{},"Namun, tiba-tiba di belakang Leo terasa ada sebuah kehadiran.",[99,10564,10565],{},"Refleks, Leo melompat dari kudanya untuk menghindari kehadiran itu.",[99,10567,9825],{},[99,10569,10570],{},"Saat ia berguling dan jatuh ke tanah, perut sampingnya terasa sangat panas.",[99,10572,10573],{},"Perlahan ia menyentuhnya, dan tangannya berlumuran darah.",[99,10575,10576],{},"\"Pangeran yang punya insting bagus.\"",[99,10578,10579],{},"\"Balam, ya...\"",[99,10581,10582],{},"Di sana berdiri Balam, iblis dengan kemampuan tembus pandang.",[99,10584,10585],{},"Pedang yang dipegangnya berlumuran darah merah. Darah Leo. Jika ia tidak menghindar tadi, mungkin ia sudah mati. Sambil memikirkan itu, Leo berdiri.",[99,10587,10588],{},"Lukanya memang mengeluarkan banyak darah, tetapi tidak dalam. Luka yang tidak akan jadi masalah untuk bertarung.",[99,10590,10591],{},"\"Yang Mulia! Kami datang!\"",[99,10593,10594],{},"\"Separuh dari kalian pergi hentikan Giant Skeleton! Separuh sisanya urus musuh di sekitar... biar aku yang hadapi Balam.\"",[99,10596,10597],{},"\"Tapi, luka Anda!\"",[99,10599,10600],{},"\"Target Balam adalah aku. Jika Balam yang bisa tembus pandang mengincarku, mau tidak mau aku harus menghadapinya.\"",[99,10602,10603],{},"Sambil berkata begitu, Leo menyiapkan pedangnya.",[99,10605,10606],{},"Balam, yang berniat menyerang dari belakang jika Leo lari, berdecak kesal.",[99,10608,10609],{},"Meskipun disebut iblis, ada tipe yang cocok untuk bertarung dan ada yang tidak. Balam bukanlah tipe yang begitu ahli dalam pertarungan, dan perasukannya pada manusia juga tidak sempurna.",{"title":1265,"searchDepth":1266,"depth":1266,"links":10611},[],10,{},"/novels/degarashi-ouji/vol-3/bab-4-4",{"title":9518,"description":9523},"novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/10.bab-4-4","i9Fy6QU_J_NQz1i4DIcEiHVY78d9ie0g2Gpr0SOUVsY",{"id":10619,"title":10620,"body":10621,"chapterNumber":11749,"description":10625,"excerpt":1273,"extension":1274,"hidden":31,"meta":11750,"mtl":11,"navigation":11,"path":11751,"publishedAt":33,"seo":11752,"stem":11753,"volumeNumber":1279,"__hash__":11754},"chapters/novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/11.bab-4-5.md","Bab 4: Perasaan Masing-Masing - Bagian 5",{"type":96,"value":10622,"toc":11747},[10623,10626,10629,10632,10635,10638,10641,10644,10647,10650,10653,10656,10659,10666,10669,10672,10675,10678,10681,10684,10687,10690,10693,10696,10699,10702,10705,10712,10715,10718,10721,10724,10727,10730,10733,10736,10739,10742,10745,10748,10751,10754,10757,10760,10763,10766,10769,10772,10775,10777,10780,10783,10786,10789,10792,10795,10798,10801,10804,10807,10810,10813,10816,10819,10822,10825,10828,10831,10834,10839,10842,10845,10848,10851,10854,10857,10860,10863,10866,10869,10872,10875,10878,10881,10884,10887,10890,10893,10896,10899,10902,10905,10908,10911,10914,10917,10920,10923,10926,10929,10932,10935,10938,10941,10944,10947,10950,10953,10956,10959,10962,10965,10968,10971,10974,10977,10980,10983,10986,10989,10992,10995,10998,11001,11004,11007,11010,11013,11016,11019,11022,11025,11027,11030,11033,11036,11039,11042,11045,11048,11051,11054,11057,11060,11063,11066,11069,11072,11075,11078,11081,11084,11087,11090,11095,11098,11103,11106,11109,11112,11115,11120,11123,11128,11131,11136,11139,11144,11147,11150,11153,11158,11161,11166,11169,11174,11177,11180,11183,11186,11189,11192,11195,11200,11203,11206,11209,11212,11215,11218,11221,11224,11227,11230,11233,11236,11239,11242,11245,11248,11251,11254,11257,11260,11263,11266,11269,11272,11275,11278,11281,11284,11287,11290,11293,11296,11299,11302,11305,11308,11311,11314,11317,11320,11323,11326,11328,11331,11334,11337,11340,11342,11345,11348,11351,11354,11357,11360,11363,11366,11369,11372,11375,11378,11381,11384,11387,11390,11393,11396,11399,11402,11405,11410,11413,11416,11418,11421,11424,11427,11430,11433,11436,11439,11442,11445,11448,11451,11457,11460,11463,11466,11469,11474,11477,11480,11483,11486,11488,11491,11494,11497,11500,11503,11506,11509,11512,11515,11518,11521,11524,11527,11530,11533,11536,11539,11542,11545,11548,11551,11554,11561,11564,11567,11570,11573,11576,11579,11582,11587,11590,11593,11598,11601,11604,11609,11612,11615,11620,11623,11626,11631,11634,11637,11640,11645,11648,11651,11654,11657,11660,11663,11666,11669,11672,11675,11678,11681,11684,11687,11690,11693,11696,11699,11702,11705,11708,11711,11714,11717,11720,11723,11726,11729,11732,11735,11738,11741,11744],[99,10624,10625],{},"Furcas merasuki manusia yang baru saja mati, sedangkan Balam merasuki manusia yang masih hidup. Oleh karena itu, Balam tidak dalam kondisi di mana ia bisa mengerahkan kekuatan iblisnya sepenuhnya.",[99,10627,10628],{},"Bagi Balam, akan lebih menguntungkan jika Leo melarikan diri, tetapi Leo seolah bisa melihat hal itu dan menantangnya untuk bertarung.",[99,10630,10631],{},"\"Pangeran yang licik.\"",[99,10633,10634],{},"\"Akan kuanggap itu sebagai pujian.\"",[99,10636,10637],{},"Ketegangan di antara keduanya perlahan meningkat. Di tengah situasi itu, Silver turun dari langit.",[99,10639,10640],{},"\"Biar kubantu.\"",[99,10642,10643],{},"Wajah Balam mengernyit melihat datangnya bala bantuan yang kuat. Melawan seseorang yang bisa menahan serangan Furcas, Balam tidak punya peluang menang. Namun, kehadiran pria bertopeng ini di sini berarti tidak ada lagi yang bisa melawan Furcas.",[99,10645,10646],{},"Balam tersenyum puas karena serangannya pada sang pangeran untuk menjatuhkan moral musuh ternyata membuahkan hasil lebih dari yang ia duga. Akan tetapi.",[99,10648,10649],{},"\"Tidak perlu. Kejar Linfia.\"",[99,10651,10652],{},"\"Kelihatannya tidak begitu.\"",[99,10654,10655],{},"\"Dia membutuhkanmu. Pergilah.\"",[99,10657,10658],{},"Leo maju ke depan dan mengatakan itu pada Silver. Namun, Silver tidak mundur.",[99,10660,10661],{},[1246,10662],{"alt":10663,"src":10664,"title":10665},"image_img-p280.jpg","/images/n02/03/img-p280.jpg","image_img-p280",[99,10667,10668],{},"\"Aku tidak bisa langsung bilang 'baiklah' begitu saja. Aku juga akan kerepotan kalau kau mati.\"",[99,10670,10671],{},"Silver menyembuhkan luka di perut Leo dengan sihir penyembuh.",[99,10673,10674],{},"Namun, Leo bukan hanya tidak mengucapkan terima kasih, ia malah memelototi Silver.",[99,10676,10677],{},"\"Jangan bicara yang tidak-tidak...! Khawatirkan nyawa anak-anak itu lebih dari nyawaku! Bukankah kau datang ke sini untuk itu!?\"",[99,10679,10680],{},"\"Aku akan menyusul setelah membereskan orang ini. Jangan khawatir.\"",[99,10682,10683],{},"\"Jangan pedulikan aku.... Pergi sekarang juga.\"",[99,10685,10686],{},"\"Tetapi...\"",[99,10688,10689],{},"\"Tidak ada tetapi! Jika kau mengakuiku, maka pergilah!\"",[99,10691,10692],{},"Leo menatap Silver dengan tajam. Tatapan mata Leo itu memancarkan kekuatan yang berbeda dari tatapan Leo yang pernah Silver, atau lebih tepatnya Ar, lihat selama ini.",[99,10694,10695],{},"\"Aku akan menjadi kaisar yang kuidamkan... langkah pertamaku adalah penyelamatan anak-anak ini. Aku mengerahkan banyak kesatria dan petualang, aku memaksakan kehendakku. Kalau setelah semua ini aku tidak bisa menyelamatkan anak-anak itu... aku tidak akan mengakuinya! Kita pasti akan menyelamatkan anak-anak itu dan menyelesaikan anomali ini!! Pergi! Silver! Jika kau memang seorang petualang peringkat SS, tunjukkan kekuatanmu padaku!!!!\"",[99,10697,10698],{},"Itu sudah bisa disebut sebagai sebuah raungan.",[99,10700,10701],{},"Bagi Ar, ini adalah pertama kalinya ia melihat Leo yang seperti itu.",[99,10703,10704],{},"Maka, Ar dengan perlahan menendang tanah dan melayang ke udara.",[99,10706,10707],{},[1246,10708],{"alt":10709,"src":10710,"title":10711},"image_img-p281.jpg","/images/n02/03/img-p281.jpg","image_img-p281",[99,10713,10714],{},"\"Kalau begitu akan kutunjukkan. Jangan mati sebelum kau menyaksikannya, Pangeran Leonard.\"",[99,10716,10717],{},"\"Tenang saja... aku adalah pria yang akan menjadi kaisar. Aku tidak akan mati di sini.\"",[99,10719,10720],{},"\"Begitu, ya...\"",[99,10722,10723],{},"Setelah berkata begitu, Ar berteleportasi ke arah kota.",[99,10725,10726],{},"Dan tatapan tajam Leo kini beralih pada Balam.",[99,10728,10729],{},"\"Majulah... Balam. Atas nama Pangeran Kekaisaran, aku akan menghukummu yang telah membawa bencana bagi kekaisaran!\"",[99,10731,10732],{},"\"Lakukan saja kalau bisa!\"",[99,10734,10735],{},"Maka, pertarungan antara Balam dan Leo pun dimulai.",[99,10737,10738],{},"Pedang dan pedang saling beradu. Jika ini adalah Leo yang biasanya, mungkin ia akan bertarung sambil dengan tenang menganalisis situasi lawannya. Akan tetapi, Leo saat ini berbeda dari biasanya.",[99,10740,10741],{},"\"Haaaaah!!\"",[99,10743,10744],{},"\"Kkh!\"",[99,10746,10747],{},"Menerima rentetan serangan dahsyat, Balam yang hanya memiliki satu tangan terpaksa bertahan sambil terus mundur.",[99,10749,10750],{},"Dan satu tebasan Leo berhasil mematahkan pedang Balam.",[99,10752,10753],{},"\"Uoooooooh!!\"",[99,10755,10756],{},"\"Cih!!\"",[99,10758,10759],{},"Leo memutar pergelangan tangannya dan mengincar lengan Balam yang tersisa.",[99,10761,10762],{},"Pada saat itu, Balam menjadi tak terlihat dan melarikan diri dari tempat itu.",[99,10764,10765],{},"\"Menghilang, ya...\"",[99,10767,10768],{},"Leo memusatkan perhatian pada suara dan hawa keberadaan di sekitarnya. Jika Balam akan mundur hanya karena ini, ia tidak akan menyerang sejak awal. Dia pasti akan mengincarku.",[99,10770,10771],{},"Leo memiliki keyakinan itu. Dan itu benar.",[99,10773,10774],{},"\"Hah!\"",[99,10776,9825],{},[99,10778,10779],{},"Balam yang tiba-tiba muncul di belakangnya menebas punggung Leo dengan ringan.",[99,10781,10782],{},"Di tangannya tergenggam sebilah belati.",[99,10784,10785],{},"Leo berbalik dan mengayunkan pedangnya, tetapi saat itu sosok Balam sudah tidak ada lagi.",[99,10787,10788],{},"Tanpa sadar, Leo berdecak kesal, hal yang tidak biasa baginya, lalu ia melihat sekeliling. Akan tetapi, ia tidak bisa menemukan Balam, dan kali ini Balam yang muncul dari samping menusuk kaki kirinya.",[99,10790,10791],{},"\"Ughk...\"",[99,10793,10794],{},"\"Menyedihkan sekali, Pangeran.\"",[99,10796,10797],{},"\"Sialan!\"",[99,10799,10800],{},"Leo mengayunkan pedangnya ke arah Balam, tetapi Balam dengan santai menjaga jarak dan kembali menjadi tak terlihat.",[99,10802,10803],{},"Menyadari bahwa amarahnya mulai memuncak, Leo menarik napas dalam-dalam. Dari mana dia akan datang selanjutnya? Bagaimana cara membalas serangannya? Saat ia memikirkan hal itu, wajah Ar terlintas di benak Leo.",[99,10805,10806],{},"Tipu muslihat adalah bidang Ar. Bagaimana caranya agar bisa mengejutkan lawan.",[99,10808,10809],{},"\"Kalau Kakak...\"",[99,10811,10812],{},"Leo berpikir sejenak, lalu memasukkan pedangnya ke dalam sarung. Kemudian ia menutup mata dan hanya fokus pada hawa keberadaan.",[99,10814,10815],{},"Senjata lawan adalah belati. Untuk memberikan luka fatal, ia harus mengincar titik vital. Dan serangan yang paling mungkin adalah tusukan. Balam yang masih santai tidak akan mengambil risiko. Kalau begitu, targetnya adalah jantung. Leo menduga targetnya adalah tusukan ke jantung, dan pada saat ia merasakan hawa keberadaan di belakangnya.",[99,10817,10818],{},"Ia menggeser tubuhnya ke kanan. Namun, rasa panas menjalar di bahu kirinya. Diikuti rasa sakit yang tajam.",[99,10820,10821],{},"Ia melihat, sebuah belati tertancap dalam di bahu kirinya.",[99,10823,10824],{},"\"Kau pikir bisa menghindar jika menyerah untuk menyerang balik dan fokus menghindar?\"",[99,10826,10827],{},"\"Tidak... aku tidak menyerah pada apa pun...\"",[99,10829,10830],{},"Sambil berkata begitu, Leo mengatupkan giginya, menggeser tubuhnya, dan mencengkeram leher Balam dengan tangan kanannya.",[99,10832,10833],{},"Kemudian, seolah berkata 'patahkan', ia mengerahkan kekuatannya sambil bergumam.",[99,10835,10836],{},[234,10837,10838],{},"《Api itu turun dari surga・Untuk menyelamatkan orang-orang baik・Wahai api suci agung・Berkobarlah dengan agung・Demi memusnahkan para iblis──Holy Blaze》",[99,10840,10841],{},"Sihir Modern lima bait. Itu adalah sihir suci yang memiliki efek luar biasa pada monster tipe undead. Meskipun termasuk sihir tingkat tinggi dan jarang ada yang menggunakannya di antara Sihir Modern yang tersebar luas, Leo telah mempelajari banyak sihir secara merata, dan ia juga telah menguasai sihir ini dengan baik. Agar suatu saat nanti ia tidak akan kesulitan.",[99,10843,10844],{},"Api suci muncul di tangan kanan Leo dan hanya membakar Balam. Tangan Leo tidak terpengaruh sama sekali.",[99,10846,10847],{},"\"Guoooooooh!?\"",[99,10849,10850],{},"\"Tidak akan kubiarkan kau lari...\"",[99,10852,10853],{},"Balam yang menunjukkan gelagat akan melarikan diri mencengkeram lengan kanan Leo dengan sekuat tenaga, tetapi Leo sama sekali tidak melepaskannya dan terus memperkuat api sucinya.",[99,10855,10856],{},"Akhirnya Balam berhenti melawan, tetapi Leo terus membakarnya sampai tubuhnya benar-benar menjadi debu.",[99,10858,10859],{},"\"Hah, hah...\"",[99,10861,10862],{},"Melihat Balam telah menjadi debu dan debu itu menari bersama angin, Leo menarik pedangnya dari sarung dan mengangkatnya tinggi-tinggi.",[99,10864,10865],{},"\"Pangeran Kedelapan Kekaisaran, Leonard Lakes Adler, telah menumpas sang iblis!!!!\"",[99,10867,10868],{},"Seketika, para kesatria yang ada di sana meneriakkan sorak kemenangan. Lalu Leo menatap ke arah kota.",[99,10870,10871],{},"\"Aku mengandalkanmu, Linfia...\"",[99,10873,10874],{},"Pada saat itu juga, bola hitam itu memancarkan cahaya yang kuat.",[99,10876,10877],{},"13",[99,10879,10880],{},"Setelah memasuki kota Bassau, Linfia dan yang lainnya melihat bola hitam yang melayang di langit dan lubang hitam raksasa yang terbentang di bawahnya.",[99,10882,10883],{},"\"Tidak perlu penjelasan. Ini adalah lubang yang terhubung ke Dunia Iblis, ya.\"",[99,10885,10886],{},"\"Kita harus segera menutupnya.\"",[99,10888,10889],{},"Karena Balam telah memanggil monster secara besar-besaran sekaligus, monster tidak akan lagi muncul dalam jumlah besar, tetapi saat ini pun para skeleton masih terus keluar sedikit demi sedikit dari lubang itu. Jika dibiarkan, jumlah mereka akan terus bertambah.",[99,10891,10892],{},"\"Untuk itu, kita harus melakukan sesuatu pada bola hitam ini...\"",[99,10894,10895],{},"\"Jika adikku ada di dalam, mungkin dia akan merespons jika kupanggil.\"",[99,10897,10898],{},"\"Pertanyaannya adalah bagaimana cara kita ke sana.\"",[99,10900,10901],{},"Lise menengadah menatap bola yang melayang di langit itu. Jaraknya jelas tidak bisa dijangkau hanya dengan melompat.",[99,10903,10904],{},"Saat ia sedang berpikir, tiba-tiba Lise menerima serangan dari samping. Ia terlempar jauh, tetapi berhasil mendarat setelah berputar di udara. Namun, pedang yang digenggam Lise telah patah di bagian tengahnya.",[99,10906,10907],{},"\"Hmm, hanya terkena serangan saja sudah begini, ya.\"",[99,10909,10910],{},"\"Padahal itu serangan yang berniat membunuh.\"",[99,10912,10913],{},"Sambil berkata begitu, Furcas mengayunkan pedangnya dengan ringan. Furcas tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya karena ada dua manusia yang bisa menahan serangan dari dirinya yang merupakan tipe petarung murni.",[99,10915,10916],{},"Namun, bisa menahan dan bisa bertarung adalah dua hal yang berbeda.",[99,10918,10919],{},"Perlahan, Furcas berjalan menuju Lise, tetapi Linfia dan para prajurit menghalanginya.",[99,10921,10922],{},"\"Kupikir sebaiknya kalian mundur.\"",[99,10924,10925],{},"\"Apa Anda sendiri tidak apa-apa? Bukankah akan jadi masalah jika Anda menyerang saya?\"",[99,10927,10928],{},"\"Kekhawatiran itu sudah tidak ada lagi. Tuan pemanggilku sudah kutidurkan dengan lelap. Di dalam bola yang kubuat itu.\"",[99,10930,10931],{},"\"Kau yang melakukan itu pada adikku...!\"",[99,10933,10934],{},"\"Salah alamat kalau kau marah padaku. Anak itu yang memanggil kami. Dia putus asa dan meminta tolong pada siapa saja. Dan karena dia mencari tempat yang aman, aku melindunginya di dalam bola itu.\"",[99,10936,10937],{},"\"Melindunginya, katamu...!?\"",[99,10939,10940],{},"Iblis tidak bisa menentang pemanggilnya secara langsung. Namun, perintah bisa ditafsirkan sesuka hati.",[99,10942,10943],{},"Jika berkata 'tolong aku', mereka akan menolong, tetapi dengan perintah yang ambigu seperti itu, caranya menjadi kebebasan si iblis.",[99,10945,10946],{},"Karena risiko inilah pemanggilan iblis menjadi usang. Pada umumnya, iblis lebih licik dan cerdik daripada manusia, sehingga sering kali manusia diperdaya dalam masalah penafsiran.",[99,10948,10949],{},"Linfia menunjukkan kemarahan pada argumen Furcas, tetapi ia tidak sampai nekat menyerang hanya karena amarah.",[99,10951,10952],{},"Furcas melangkah maju ke arah Linfia, tetapi pada saat itu, Silver berteleportasi ke hadapannya.",[99,10954,10955],{},"\"Lawanmu adalah aku.\"",[99,10957,10958],{},"\"Oh? Kau meninggalkan Balam begitu saja?\"",[99,10960,10961],{},"\"Kupikir pangeran itu tidak akan kalah oleh lawan sepertinya.\"",[99,10963,10964],{},"\"Jangan meremehkan iblis.\"",[99,10966,10967],{},"\"Kukembalikan kata-kata itu padamu. Jangan meremehkan manusia.\"",[99,10969,10970],{},"Mana keduanya meningkat drastis.",[99,10972,10973],{},"Sementara itu, Linfia dan yang lainnya menjaga jarak. Mereka sadar bahwa jika berada di dekat situ, mereka hanya akan mengganggu.",[99,10975,10976],{},"\"Yang Mulia, Anda terluka?\"",[99,10978,10979],{},"\"Tidak. Daripada itu, ayo kita pikirkan cara untuk pergi ke sana.\"",[99,10981,10982],{},"Saat Lise mengatakan itu, sebuah perintang berbentuk tangga terbentuk di hadapan mereka.",[99,10984,10985],{},"Tangga itu terbentang dengan sempurna sampai ke bola hitam.",[99,10987,10988],{},"\"Kau cukup perhatian juga, petualang bertopeng.\"",[99,10990,10991],{},"\"Sebuah kehormatan dipuji oleh Anda. Linfia, pergilah. Itu juga sejenis perintang. Jika pemanggil di dalamnya sadar, semua bisa diatasi.\"",[99,10993,10994],{},"\"Baik! Terima kasih banyak! Silver!\"",[99,10996,10997],{},"Sambil berkata begitu, Linfia menaiki tangga perintang itu.",[99,10999,11000],{},"Para skeleton berkumpul seolah tidak akan membiarkannya, tetapi Lise dan pasukannya membentuk formasi melingkar.",[99,11002,11003],{},"\"Pertahankan dengan nyawa kalian!\"",[99,11005,11006],{},"Di bawah komando Lise, para skeleton berhasil dipukul mundur, tetapi jika terus melawan musuh yang tak ada habisnya, cepat atau lambat pertahanan mereka akan ditembus.",[99,11008,11009],{},"Linfia berlari sekuat tenaga karena harus bergegas. Di hadapannya, Furcas muncul.",[99,11011,11012],{},"\"Kau pikir aku akan membiarkanmu lewat?\"",[99,11014,11015],{},"\"Tentu saja aku akan lewat.\"",[99,11017,11018],{},"Linfia sama sekali tidak mengurangi kecepatannya dan terus berlari.",[99,11020,11021],{},"Beberapa sihir melesat ke arah Furcas seolah untuk melindungi Linfia.",[99,11023,11024],{},"Furcas menangkis semuanya dengan pedangnya, tetapi sebuah sihir yang dilepaskan dari arah memutar mengenainya dari belakang, membuatnya terpental dari jalur Linfia.",[99,11026,10744],{},[99,11028,11029],{},"\"Bukankah sudah kubilang lawanmu adalah aku?\"",[99,11031,11032],{},"\"Sepertinya aku harus membereskanmu terlebih dahulu!\"",[99,11034,11035],{},"Maka, pertarungan keduanya pun dimulai.",[99,11037,11038],{},"Sementara itu, Linfia berhasil tiba di bola hitam.",[99,11040,11041],{},"\"Shinfa! Shinfa!!\"",[99,11043,11044],{},"Ia tidak tahu apa yang harus dilakukan, jadi ia terus memanggil nama adiknya. Bola hitam itu tidak merespons.",[99,11046,11047],{},"Linfia membulatkan tekad dan menusukkan tangan kanannya ke dalam bola hitam itu.",[99,11049,11050],{},"\"Guuuu!!\"",[99,11052,11053],{},"Sengatan listrik yang tajam menjalar di lengan kanannya.",[99,11055,11056],{},"Namun, Linfia tidak menyerah dan terus mendorong lengan kanannya lebih dalam ke bola hitam itu.",[99,11058,11059],{},"\"Shinfa...! Ini aku...! Linfia!!\"",[99,11061,11062],{},"Sensasi di lengan kanannya perlahan menghilang karena sengatan listrik.",[99,11064,11065],{},"Meskipun begitu, Linfia terus maju sedikit demi sedikit.",[99,11067,11068],{},"Berkat usahanya, lengan kanan Linfia mulai masuk ke bagian dalam bola hitam.",[99,11070,11071],{},"Namun, seolah ingin menyingkirkan benda asing, sengatan listriknya menjadi semakin kuat.",[99,11073,11074],{},"\"Uuuuuh!! Aaaaah!!\"",[99,11076,11077],{},"Sambil mengerang kesakitan, Linfia mengatupkan giginya.",[99,11079,11080],{},"Tidak sakit, tidak sakit, ia terus meyakinkan dirinya sendiri.",[99,11082,11083],{},"\"Maafkan aku... tidak bisa melindungimu... Shinfa... sekarang sudah tidak apa-apa... kakak sudah datang...\"",[99,11085,11086],{},"Linfia mendorong lengan kanannya semakin dalam. Dan saat bahu kanannya ikut masuk.",[99,11088,11089],{},"Sebuah suara bergema di dalam kepalanya.",[99,11091,11092],{},[234,11093,11094],{},"『Li, n... Kakak...?』",[99,11096,11097],{},"\"Shinfa!? Shinfa!! Kau di sana!?\"",[99,11099,11100],{},[234,11101,11102],{},"『Aku takut... Kak Lin...』",[99,11104,11105],{},"\"Tidak apa-apa... ada aku di sini...\"",[99,11107,11108],{},"Namun, tidak ada respons di ujung lengan kanan Linfia.",[99,11110,11111],{},"Sambil berharap adiknya akan mengulurkan tangan, Linfia terus memanggilnya.",[99,11113,11114],{},"\"Sudah tidak apa-apa... ayo kita pulang bersama...\"",[99,11116,11117],{},[234,11118,11119],{},"『Tapi...』",[99,11121,11122],{},"\"Tidak menakutkan, kok... aku akan melindungimu...\"",[99,11124,11125],{},[234,11126,11127],{},"『Orang yang mencoba menolongku seperti itu mati... Kak Lin juga nanti mati...』",[99,11129,11130],{},"\"Apa yang kau katakan... aku tidak akan mati... aku punya banyak teman.\"",[99,11132,11133],{},[234,11134,11135],{},"『Teman...? Orang-orang dewasa yang banyak itu teman kakak...?』",[99,11137,11138],{},"\"Benar... mereka berkumpul untuk menolong Shinfa...\"",[99,11140,11141],{},[234,11142,11143],{},"『...Orang dewasa itu menakutkan...』",[99,11145,11146],{},"Mendengar kata-kata yang penuh kecurigaan itu, Linfia menggertakkan giginya dengan kuat.",[99,11148,11149],{},"Sebelum meninggalkan desa, adiknya adalah anak yang baik dan ramah. Bagaimana bisa ia jadi berkata seperti ini? Apa yang telah ia alami? Apa yang telah ia biarkan adiknya alami?",[99,11151,11152],{},"\"...Maafkan aku... maafkan aku... Shinfa...\"",[99,11154,11155],{},[234,11156,11157],{},"『Kak Lin, apa kau menangis...?』",[99,11159,11160],{},"\"Tidak... aku tidak apa-apa... selama Shinfa selamat, itu sudah cukup... tidak ada lagi yang menakutkan... aku akan melindungimu dari segalanya... bahkan jika ada orang dewasa yang menakutkan, tidak apa-apa...\"",[99,11162,11163],{},[234,11164,11165],{},"『Benarkah...? Benar-benar tidak menakutkan...? Bukan hanya aku... apa mereka juga akan melindungi yang lain?』",[99,11167,11168],{},"\"Yang lain...? Ada anak-anak lain juga? Apa mereka baik-baik saja?\"",[99,11170,11171],{},[234,11172,11173],{},"『Iya...』",[99,11175,11176],{},"\"Kau melindungi mereka semua, ya... kau hebat... tidak apa-apa... berapa pun jumlahnya akan kulindungi.\"",[99,11178,11179],{},"Sengatan listrik itu tidak berhenti sama sekali. Namun, Linfia sama sekali tidak menunjukkan rasa sakitnya.",[99,11181,11182],{},"Ia tidak boleh membuat adiknya khawatir.",[99,11184,11185],{},"Jika Shinfa menjadi takut di sini, semuanya akan sia-sia.",[99,11187,11188],{},"Banyak orang telah membantunya. Ia tidak sampai di sini sendirian.",[99,11190,11191],{},"Kalau ia kalah hanya karena sengatan listrik, ia tidak akan bisa menatap wajah orang-orang yang telah membantunya.",[99,11193,11194],{},"\"Ulurkan tanganmu! Shinfa!\"",[99,11196,11197],{},[234,11198,11199],{},"『Iya... tapi Kak Lin di mana?』",[99,11201,11202],{},"\"Pokoknya ulurkan saja tanganmu! Aku juga akan mengulurkannya!\"",[99,11204,11205],{},"Sambil berkata begitu, Linfia mengulurkan tangannya sekuat tenaga.",[99,11207,11208],{},"Dan sesuatu menyentuh ujung tangannya.",[99,11210,11211],{},"Yakin bahwa itu adalah tangan adiknya, Linfia membulatkan tekad dan menenggelamkan seluruh bagian atas tubuhnya ke dalam bola hitam.",[99,11213,11214],{},"Sengatan listrik menjalar ke seluruh tubuhnya. Ia bahkan tidak bisa bernapas. Meskipun begitu, Linfia tidak peduli dan terus mengulurkan tangannya. Ada sesuatu yang berharga di hadapannya.",[99,11216,11217],{},"Leo berkata ia akan memaksakan kehendaknya. Sama seperti dirinya.",[99,11219,11220],{},"Dengan tekad untuk tidak akan pernah mundur, dengan tekad yang tak tergoyahkan, Linfia mengulurkan tangan kanannya.",[99,11222,11223],{},"Lalu, sesuatu kembali menyentuh ujung tangannya. Linfia tidak melepaskannya dan langsung mencengkeramnya dengan kuat, lalu menariknya ke atas.",[99,11225,11226],{},"Yang ia tarik keluar dari dalam bola hitam adalah seorang gadis berambut cokelat. Warna matanya merah dan biru.",[99,11228,11229],{},"\"Ah... Shinfa...\"",[99,11231,11232],{},"\"Kak Lin...\"",[99,11234,11235],{},"Yang ada di sana tidak salah lagi adalah adiknya, Shinfa.",[99,11237,11238],{},"Adiknya yang ia sumpahi akan ia lindungi. Adiknya yang tidak bisa ia lindungi. Linfia memeluknya dengan erat seolah tidak akan pernah melepaskannya lagi. Namun, momen itu tidak berlangsung lama.",[99,11240,11241],{},"Karena Shinfa yang menjadi pusatnya telah keluar, bola hitam itu mulai retak.",[99,11243,11244],{},"Lalu, bola hitam itu memancarkan cahaya dan lenyap. Dan jika bola hitam itu lenyap, anak-anak yang ada di dalamnya akan jatuh.",[99,11246,11247],{},"\"!!\"",[99,11249,11250],{},"Linfia refleks melompat turun dan berteriak dengan suara keras.",[99,11252,11253],{},"\"SILVER!!!!\"",[99,11255,11256],{},"Sambil berteriak, Linfia berusaha menarik anak-anak sebanyak mungkin. Tetapi, tangannya tidak cukup.",[99,11258,11259],{},"Lise dan yang lainnya di bawah yang menyadarinya mulai bergerak, tetapi tidak akan sempat. Kalau begini terus, mereka akan jatuh ke dalam lubang yang terhubung dengan Dunia Iblis yang masih terbuka di bawah.",[99,11261,11262],{},"Di tengah situasi itu, tiba-tiba seekor elang perak raksasa muncul di hadapan Linfia dan yang lainnya.",[99,11264,11265],{},"Elang itu menaikkan Linfia dan anak-anak yang jatuh ke punggungnya, lalu mengepakkan sayapnya dengan kuat.",[99,11267,11268],{},"\"Wah... burungnya cantik...\"",[99,11270,11271],{},"\"Ini...\"",[99,11273,11274],{},"\"Ini elang yang kuciptakan dengan sihir. Sebenarnya aku ingin setidaknya memanggilnya, sih.\"",[99,11276,11277],{},"Sambil berkata begitu, Silver muncul sejajar dengan elang perak itu.",[99,11279,11280],{},"Lalu Silver melihat Linfia, Shinfa yang memeluknya, dan banyak anak-anak lain yang pingsan, dan tersenyum kecil.",[99,11282,11283],{},"\"Kerja bagus. Selebihnya serahkan padaku.\"",[99,11285,11286],{},"\"Baik... saya serahkan pada Anda.\"",[99,11288,11289],{},"\"Hei, hei, nama burung ini apa?\"",[99,11291,11292],{},"\"Nama? Benar juga. Belum ada. Beri dia nama, gih.\"",[99,11294,11295],{},"\"Benarkah!? Hmm, apa ya enaknya.\"",[99,11297,11298],{},"Setelah tersenyum melihat tingkah Shinfa yang menggemaskan, Silver menahan serangan yang datang dengan perintang. Di belakangnya ada Furcas yang dipenuhi amarah.",[99,11300,11301],{},"\"Tidak akan kumaafkan... beraninya kau mengganggu rencanaku...!\"",[99,11303,11304],{},"\"Tidak memaafkan? Itu kalimatku. Jangan harap kau bisa mati dengan tenang.\"",[99,11306,11307],{},"\"Jangan membual. Aku sudah tahu kekuatanmu. Kau bukan tandinganku.\"",[99,11309,11310],{},"\"Begitu... kalau begitu, cobalah.\"",[99,11312,11313],{},"Sesaat setelah berkata begitu, mana Silver membengkak menjadi lebih kuat dan besar dari sebelumnya.",[99,11315,11316],{},"Melihat itu, Linfia sadar.",[99,11318,11319],{},"Ia menahan diri karena mempertimbangkan dampaknya pada orang-orang di sekitar.",[99,11321,11322],{},"Mulai sekarang adalah kekuatan Silver yang sesungguhnya.",[99,11324,11325],{},"14",[99,11327,11307],{},[99,11329,11330],{},"Furcas menatapku dengan pandangan merendahkan.",[99,11332,11333],{},"Dia mungkin merasa tidak ada celah untuk kalah berdasarkan pertarungan kami sejauh ini. Memang benar, dalam pertarungan sejauh ini aku belum bisa memberikan kerusakan berarti pada Furcas. Furcas juga belum memberikan kerusakan padaku, tetapi jelas sekali dia belum serius.",[99,11335,11336],{},"Mungkin dia menyimpan kekuatannya untuk berjaga-jaga, sebagai persiapan untuk melawan pemanggilnya.",[99,11338,11339],{},"Namun, yang belum serius bukan hanya dia, tetapi juga aku.",[99,11341,11310],{},[99,11343,11344],{},"Aku melepaskan mana yang selama ini kutahan. Aku tidak serius sampai sekarang agar tidak menakuti adik Linfia, tetapi sekarang adik Linfia sudah diselamatkan. Tidak perlu menahan diri lagi.",[99,11346,11347],{},"\"Jangan membuatku mengatakannya berulang kali. Kekuatanmu itu... bagiku...\"",[99,11349,11350],{},"\"Ada apa? Kalau kau bilang aku bukan tandinganmu, majulah.\"",[99,11352,11353],{},"Sepertinya Furcas juga telah melepaskan kekuatannya yang ia tahan, tetapi paling-paling hanya sekitar dua kali lipat dari sebelumnya.",[99,11355,11356],{},"Sebaliknya, kekuatanku lebih dari sepuluh kali lipat dari sebelumnya.",[99,11358,11359],{},"Mana yang begitu pekat meningkat hingga bisa terlihat. Jarang sekali aku mengeluarkan kekuatan seserius ini. Itu karena sulit untuk bertarung tanpa melibatkan orang di sekitar.",[99,11361,11362],{},"\"Kali ini, orang yang harus kukhawatirkan lebih sedikit dari biasanya... jadi aku akan sedikit lebih serius, ya?\"",[99,11364,11365],{},"\"Sedikit katamu!? Ada ribuan manusia di bawah sana, tahu!?\"",[99,11367,11368],{},"\"Itu termasuk sedikit dibandingkan dengan yang akhir-akhir ini.\"",[99,11370,11371],{},"Dibandingkan dengan penduduk Kiel atau Ibukota Kadipaten Albatro, ribuan orang bukanlah jumlah yang besar. Aku memang menggunakan Healing Barrier seperti yang kugunakan di Kiel, tetapi karena mereka berkumpul di satu tempat, aku bisa mempersempit jangkauannya.",[99,11373,11374],{},"Aku juga tidak perlu terlalu khawatir dengan bangunan, jadi kondisi medan perangnya cukup bagus.",[99,11376,11377],{},"Furcas menggertakkan giginya dan menyiapkan pedangnya.",[99,11379,11380],{},"\"Sebesar apa pun kekuatanmu! Tidak akan ada artinya jika kau tidak bisa menggunakannya!\"",[99,11382,11383],{},"Sambil berkata begitu, Furcas mendekatiku dengan kecepatan tinggi.",[99,11385,11386],{},"Penyihir lemah dalam pertarungan jarak dekat. Taktik ini mungkin karena dia tahu akan hal itu. Memang benar, aku tidak bisa menggunakan senjata. Kemampuan bela diriku juga di bawah rata-rata. Itu tidak berubah bahkan saat aku menjadi Silver.",[99,11388,11389],{},"Sebanyak apa pun aku meningkatkan kemampuan fisikku, bakat bela diriku tidak akan meningkat.",[99,11391,11392],{},"Tapi, kalau begitu, aku hanya perlu bertarung dengan cara yang tidak memerlukan bakat bela diri.",[99,11394,11395],{},"\"Kena kau!!\"",[99,11397,11398],{},"Furcas masuk ke dalam jangkauanku dari sebelah kiri.",[99,11400,11401],{},"Aku memiringkan tubuhku dan berteleportasi dalam sekejap. Lokasinya adalah di atas kota, jauh dari Furcas.",[99,11403,11404],{},"Di sana, aku mengarahkan tangan kananku ke arah Furcas dan bergumam.",[99,11406,11407],{},[234,11408,11409],{},"《Melesatlah, petir darah—Bloody Lightning》",[99,11411,11412],{},"Sebuah petir raksasa berwarna hitam pekat seperti darah melesat lurus ke arah Furcas.",[99,11414,11415],{},"Furcas refleks menahannya dengan pedang, tetapi tidak kuat menahannya dan terlempar cukup jauh.",[99,11417,10753],{},[99,11419,11420],{},"Furcas entah bagaimana berhasil menangkis petir darah itu ke atas dan melarikan diri, tetapi tubuhnya menderita luka bakar yang parah. Namun, luka bakar yang seharusnya membuat manusia tidak bisa bergerak itu sembuh dalam sekejap. Sepertinya elemen iblisnya lebih kuat daripada Balam.",[99,11422,11423],{},"\"Bagaimana? Sudah mulai mengerti kekuatanku?\"",[99,11425,11426],{},"\"Jangan... sombong!!\"",[99,11428,11429],{},"Sambil berkata begitu, Furcas menciptakan lima pedang raksasa setinggi beberapa meter dan melemparkannya ke arahku. Pedang-pedang besar yang melesat dengan kecepatan tinggi itu bagaikan burung buas.",[99,11431,11432],{},"Mereka bekerja sama untuk menyudutkanku.",[99,11434,11435],{},"Aku terbang untuk menghindar, tetapi begitu aku menghindar, pedang besar lain muncul dari titik butaku.",[99,11437,11438],{},"Saat aku sedang kejar-kejaran dengan pedang-pedang besar itu, Furcas mendekat dari bawahku.",[99,11440,11441],{},"\"Dengan begini kau tidak akan bisa berteleportasi!!\"",[99,11443,11444],{},"\"Jangan remehkan aku.\"",[99,11446,11447],{},"Aku mengurung pedang-pedang besar itu dengan perintang untuk menghentikan gerakan mereka, lalu melancarkan pukulan lurus kanan sebagai serangan balasan pada Furcas yang menyerang dengan monoton. Pukulan lurus kanan itu mengambil bentuk kepalan tangan raksasa tembus pandang dan meniup Furcas yang masih berjarak cukup jauh.",[99,11449,11450],{},"\"Guoo!?\"",[99,11452,11453,11454,893],{},"Ini adalah bentuk pengembangan dari sihir yang menciptakan tangan atau kaki virtual yang disebut ",[234,11455,11456],{},"Magic Hand",[99,11458,11459],{},"Furcas yang terkena kepalan sihir itu terbanting ke tanah. Terhadap Furcas yang terpental tinggi, aku melakukan gerakan menendang. Tendangan rendah yang jika Erna melihatnya mungkin akan dibilang tidak punya bakat, tetapi untuk sekadar meniup lawan, ini sudah cukup.",[99,11461,11462],{},"Sebuah kaki raksasa terbentuk dan meniup Furcas ke samping.",[99,11464,11465],{},"\"Gkh! Kkh! Uoooooooooooooo!!\"",[99,11467,11468],{},"Sambil berulang kali terbanting ke tanah, Furcas mencoba berhenti dengan menusukkan pedangnya ke tanah. Namun, akibatnya, Furcas malah menerima serangan lebih lanjut.",[99,11470,11471],{},[234,11472,11473],{},"《Wahai Raja Bumi, hukumilah yang lancang—Earthquake》",[99,11475,11476],{},"Tanah tempat Furcas mendarat perlahan naik, dan akhirnya menjadi tombak tanah raksasa yang menyerang Furcas. Furcas mencoba melarikan diri ke langit, tetapi tombak-tombak itu terus bertambah dan memanjang tanpa henti sampai berhasil menangkapnya.",[99,11478,11479],{},"\"Cih! Sihir-sihir merepotkan!!\"",[99,11481,11482],{},"Sadar bahwa tidak ada habisnya, Furcas menyelimuti pedangnya dengan kegelapan dan melepaskannya dengan sekuat tenaga.",[99,11484,11485],{},"Jurus itu menghancurkan tombak-tombak tanah menjadi berkeping-keping dan kembali ke bumi.",[99,11487,10859],{},[99,11489,11490],{},"\"Sepertinya kau cukup lelah, ya? Mau istirahat?\"",[99,11492,11493],{},"\"Kkh... kenapa? Kenapa kau tidak bertarung dengan serius sejak awal?\"",[99,11495,11496],{},"\"Karena kalau aku bertarung dengan serius, aku akan menakutinya. Pemanggilmu itu.\"",[99,11498,11499],{},"\"Hanya itu...? Hanya karena itu kau tidak serius!?\"",[99,11501,11502],{},"Furcas membuka matanya lebar-lebar seolah tidak percaya. Yah, wajar saja.",[99,11504,11505],{},"Aku bergerak untuk mencari hasil terbaik. Ada juga yang mengkritikku karena itu. Terkadang aku sengaja bertarung di tempat yang tidak menguntungkan hanya demi satu desa. Terkadang pertarungan menjadi lebih lama hanya demi satu orang.",[99,11507,11508],{},"Banyak yang berkata korbankan saja. Pengorbanan yang tidak bisa dihindari. Bagaimana jika banyak korban yang jatuh karena itu? Mungkin itu argumen yang benar. Tapi, aku tidak punya kewajiban atau keharusan untuk mengikutinya.",[99,11510,11511],{},"\"Hanya itu. Ada orang-orang yang berkata bahwa mereka yang punya kekuatan punya tanggung jawab. Kupikir itu alasan yang seenaknya, tapi ada juga benarnya. Jika mereka ada dalam jangkauan, maka sudah seharusnya ditolong. Namun, sayangnya aku juga manusia. Aku tidak bisa menolong mereka yang di luar jangkauanku. Karena itulah, aku telah memutuskan untuk melindungi mereka yang bisa kujangkau dengan sekuat tenaga. Meskipun itu membuatku berada dalam posisi yang tidak menguntungkan, meskipun aku disebut bodoh, itulah keyakinanku sebagai seorang petualang.\"",[99,11513,11514],{},"\"Aku tidak bisa mengerti... yang kuatlah yang benar! Itulah hukum Dunia Iblis!\"",[99,11516,11517],{},"\"Itu di Dunia Iblis. Tapi, ini dunia permukaan. Dunia ini punya aturannya sendiri.\"",[99,11519,11520],{},"\"Aturan itu ditentukan oleh yang kuat, bukan!?\"",[99,11522,11523],{},"\"Ya, benar. Dan yang terkuat di tempat ini adalah aku. Artinya di sini—akulah aturannya.\"",[99,11525,11526],{},"\"Jangan bercandaaaaa!!!!\"",[99,11528,11529],{},"Mendengar kata-kataku, Furcas menjadi murka dan menyelimuti pedangnya dengan kegelapan yang lebih pekat dari sebelumnya.",[99,11531,11532],{},"Lalu ia mengayunkannya ke arahku. Sepertinya sebagai iblis, ia tidak bisa lagi membiarkan kelancanganku. Dipermalukan oleh manusia biasa, harga dirinya sebagai iblis tidak akan mengizinkannya.",[99,11534,11535],{},"Namun, itu adalah fakta yang murni. Tebasan kegelapan yang dilepaskan Furcas ditahan oleh perintang yang telah kusiapkan. Perintang yang menyerap serangan lawan.",[99,11537,11538],{},"\"Seharusnya kau pindah begitu kau dipanggil. Pikiran untuk membangun markas di sini dan membawa iblis lain adalah sebuah kesombongan.\"",[99,11540,11541],{},"\"Yang paling sombong adalah kau!!\"",[99,11543,11544],{},"\"Aku tidak menyangkalnya.\"",[99,11546,11547],{},"Furcas mengerahkan lebih banyak kekuatan untuk menembus perintang dan meningkatkan kekuatan tebasannya, tetapi perintang ini tidak akan bisa ditembus dengan mudah. Seharusnya dia menyerah untuk menerobos dari depan saat aku sudah menyiapkannya. Furcas memelototiku, tetapi aku tidak peduli.",[99,11549,11550],{},"Yang melihatku bukan hanya Furcas. Banyak orang yang melihatku.",[99,11552,11553],{},"Melihat Silver, petualang peringkat SS.",[99,11555,11556,11557,11560],{},"\"Petualang peringkat SS... berbeda dari petualang lain. Semua orang berpikir, ",[234,11558,11559],{},"'kalau Silver, pasti bisa'",". Aku harus menjadi sosok yang membuat mereka berpikir seperti itu. Dan hari ini, calon kaisar masa depan berkata padaku untuk menunjukkan kekuatanku yang sesungguhnya. Untuk meminjamkan kekuatanku demi memaksakan kehendaknya. Aku harus membalas tekad itu, bukan?\"",[99,11562,11563],{},"Sambil berkata begitu, aku mengubah semua kekuatan yang telah kuserap menjadi mana dan mulai mempersiapkan sihir besar. Seolah menyadarinya, Furcas mencoba menggangguku, tetapi rantai-rantai yang muncul mengikatnya.",[99,11565,11566],{},"\"Ini...!?\"",[99,11568,11569],{},"\"Diamlah di sana. Sihir ini butuh sedikit waktu.\"",[99,11571,11572],{},"Sudah berapa lama sejak terakhir kali aku menggunakannya? Sejak Perebutan Takhta dimulai, aku hanya sibuk bergerak di balik layar untuk mendorong Leo. Semakin banyak yang harus kulindungi, semakin banyak yang harus kulakukan, dan aku tidak pernah bisa fokus hanya pada pertarungan.",[99,11574,11575],{},"Dulu lebih mudah. Bertarung sendirian, mengalahkan lawan yang kuat, dan selesai. Sederhana dan jelas. Saat bertarung sebagai Silver, semuanya terasa mudah.",[99,11577,11578],{},"Meskipun begitu, aku sudah tahu semua itu dan memutuskan untuk mendukung Leo. Dan Leo telah membuktikan bahwa keputusanku tidak salah. Dia telah tumbuh dan semakin mendekati kaisar ideal yang pernah kulihat. Suatu saat nanti, Leo pasti bisa menjadi kaisar yang dipuji semua orang. Dia telah menunjukkan kemungkinan itu.",[99,11580,11581],{},"Kalau begitu, aku juga tidak bisa bersantai-santai saja. Di sini, aku perlu mengingatkan semua orang. Bahwa Silver adalah sosok yang harus ditakuti.",[99,11583,11584],{},[234,11585,11586],{},"《Akulah yang mengetahui hukum perak・Akulah yang terpilih oleh perak sejati》",[99,11588,11589],{},"Aku memakai topeng perak, jadi namaku Silver.",[99,11591,11592],{},"Bukan karena alasan sesederhana itu aku menamai diriku Silver.",[99,11594,11595],{},[234,11596,11597],{},"《Bintang perak datang dari lautan bintang・Menerangi bumi dan menggetarkan langit》",[99,11599,11600],{},"Ancient Magic juga punya beberapa klasifikasi. Di antara mereka, ada sihir yang sangat kuat.",[99,11602,11603],{},"Ada klasifikasi sihir yang paling kukusai. Namanya adalah Silver Annihilation Magic. Sihir yang kugunakan untuk menaklukkan naga purba, sihir yang pertama kali kugunakan sebagai petualang, dan simbol dari Silver.",[99,11605,11606],{},[234,11607,11608],{},"《Cahaya peraknya adalah kebenaran ilahi・Kilau peraknya adalah restu surgawi》",[99,11610,11611],{},"Saat memutuskan untuk menjadi petualang, sebagai permulaan aku menaklukkan naga purba yang memasuki masa aktif di dekat kekaisaran, dan membawanya sebagai oleh-oleh saat mengunjungi markas guild.",[99,11613,11614],{},"Meskipun aku belum mendaftar sebagai petualang, para petualang dari tim penaklukan melaporkan prestasiku, dan sebagai pengecualian, aku diangkat menjadi petualang peringkat SS.",[99,11616,11617],{},[234,11618,11619],{},"《Kilat perak sesaat・Cahaya perak abadi》",[99,11621,11622],{},"Nama Silver diberikan saat itu. Dalam arti tertentu, nama ini lebih mirip julukan.",[99,11624,11625],{},"Artinya, nama Silver bukan sekadar hiasan.",[99,11627,11628],{},[234,11629,11630],{},"《Wahai cahaya perak, bersemayamlah di tanganku・Demi memusnahkan yang lancang──》",[99,11632,11633],{},"Sebuah bola perak yang memancarkan cahaya kuat muncul di antara kedua tanganku. Furcas yang merasakan kekuatan maha dahsyat yang terpancar darinya, mengerahkan sisa kekuatannya untuk melepaskan diri dari rantai kutukan dan mengambil posisi bertahan.",[99,11635,11636],{},"Hebat juga dia. Melihatnya bisa lepas dari rantai kutukan, tidak salah lagi dia jauh lebih kuat daripada duo vampir yang berdua saja sudah dianggap monster peringkat S. Tetapi sudah terlambat.",[99,11638,11639],{},"Cahaya perak sudah ada di tanganku.",[99,11641,11642],{},[234,11643,11644],{},"《Silvery Ray》",[99,11646,11647],{},"Saat aku meremukkan bola perak itu, sebuah bola cahaya raksasa muncul di sekelilingku.",[99,11649,11650],{},"Bola itu mengunci target pada Furcas dan menembakkan cahaya perak.",[99,11652,11653],{},"\"Uoooooooooh!!!!\"",[99,11655,11656],{},"Furcas membalas cahaya perak itu dengan serangan terkuatnya, mencoba untuk saling meniadakan.",[99,11658,11659],{},"Setelah pertarungan yang seimbang untuk waktu yang lama, Furcas entah bagaimana berhasil meniadakannya.",[99,11661,11662],{},"\"Lihat! Sihir terkuatmu...\"",[99,11664,11665],{},"Furcas yang tadinya bersemangat langsung terdiam.",[99,11667,11668],{},"Itu karena di belakangku ada tujuh bola cahaya, dan masing-masing menembakkan cahaya perak yang sama ke arah monster-monster di bawah. Pemandangan itu mungkin terlihat seperti dewa yang sedang menurunkan hukuman dari langit.",[99,11670,11671],{},"Silvery Ray adalah sihir pemusnah area super luas. Sihir yang secara otomatis akan memusnahkan siapa pun yang kuanggap sebagai musuh. Sayangnya, yang berhasil Furcas tiadakan hanyalah satu tembakan yang telah menyebar.",[99,11673,11674],{},"\"Tidak mungkin...\"",[99,11676,11677],{},"Monster-monster yang tadinya begitu banyak semuanya lenyap. Yang tersisa hanyalah Furcas.",[99,11679,11680],{},"Aku menggunakan rantai kutukan untuk mengikat Furcas lagi dan membawanya ke atas lubang yang terbuka di pusat kota. Bersamaan dengan itu, ketujuh bola cahaya semuanya mengunci target pada Furcas.",[99,11682,11683],{},"\"Kau ini... siapa...?\"",[99,11685,11686],{},"\"Silver, petualang peringkat SS. Jika kau berhasil kembali hidup-hidup ke Dunia Iblis, pastikan kau menyebarkannya. Bahwa ada orang gila di dunia permukaan.\"",[99,11688,11689],{},"\"Sialan...!\"",[99,11691,11692],{},"\"Ini hadiah dariku. Kalian sudah repot-repot datang bergerombol. Kasihan kalau kalian tidak sempat melihat cahaya.\"",[99,11694,11695],{},"Sambil berkata begitu, aku mengangkat tangan kananku. Jika aku menurunkannya, ketujuh bola cahaya akan serentak menembakkan cahaya perak.",[99,11697,11698],{},"Furcas yang menyadarinya mengeluarkan suara untuk menghentikanku.",[99,11700,11701],{},"\"Tu-tunggu!?\"",[99,11703,11704],{},"\"Tidak akan.\"",[99,11706,11707],{},"Sambil berkata begitu, aku menurunkan lenganku.",[99,11709,11710],{},"Bola-bola cahaya itu memancarkan kilau yang lebih kuat, dan cahaya perak yang terfokus pun ditembakkan. Itu seindah cahaya bintang-bintang, dan bersinar begitu menyilaukan. Dalam sekejap, cahaya perak menelan Furcas, lalu masuk ke dalam lubang dan memusnahkan monster atau iblis apa pun yang mungkin sedang menuju ke sini.",[99,11712,11713],{},"Sesuai dengan lubang yang menyusut, cahaya perak juga semakin menipis. Dan pada akhirnya, perlahan-lahan ia membentuk kepalan tangan, dan saat kepalan itu terbentuk, pancaran cahaya perak berakhir dan lubang itu pun tertutup sepenuhnya.",[99,11715,11716],{},"Silvery Ray telah menyapu bersih para monster. Para iblis juga telah lenyap.",[99,11718,11719],{},"Anak-anak yang terperangkap dalam bola hitam juga telah diselamatkan. Para kesatria dan petualang di medan perang juga telah kutolong sebisa mungkin. Bisa dibilang ini hasil yang sangat baik.",[99,11721,11722],{},"Maka, aku mendeklarasikan pada semua petualang.",[99,11724,11725],{},"\"Penumpasan monster yang menjadi target telah dikonfirmasi! Anomali di selatan akan berakhir dengan ini! Oleh karena itu! Dengan ini aku menyatakan penyelesaian Raid Quest 'Penyelamatan Camar Biru'! Kemenangan ada di pihak kita!!\"",[99,11727,11728],{},"Seolah sudah menunggu, para petualang bersorak sorai. Terbawa suasana, para kesatria juga mengangkat pedang mereka tinggi-tinggi dan meneriakkan pekik kemenangan. Akhirnya, semua orang mengangkat tangan mereka dan merayakan kemenangan.",[99,11730,11731],{},"Dengan ini, anomali di selatan yang bisa mengguncang kekaisaran telah diselesaikan.",[99,11733,11734],{},"Masih banyak yang harus dilakukan. Membereskan sisanya juga pasti akan sibuk. Meskipun begitu, saat ini mari kita nikmati kemenangan ini.",[99,11736,11737],{},"Ada sesuatu yang lebih berharga daripada sekadar kemenangan.",[99,11739,11740],{},"Yang didapat sangatlah besar. Dengan ini, Leo adalah seorang pahlawan, dan wilayah selatan akan diselidiki langsung oleh Kaisar.",[99,11742,11743],{},"\"Mungkin sudah waktunya untuk serangan balasan.\"",[99,11745,11746],{},"Sambil bergumam begitu, aku mulai membuat Gerbang Teleportasi untuk memulangkan para petualang dari Ibukota Kekaisaran.",{"title":1265,"searchDepth":1266,"depth":1266,"links":11748},[],11,{},"/novels/degarashi-ouji/vol-3/bab-4-5",{"title":10620,"description":10625},"novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/11.bab-4-5","25hH_KuXJooFBW6AvK-_TKJ-XbhfmKBdIs1JnK3srMs",{"id":11756,"title":11757,"body":11758,"chapterNumber":11987,"description":11762,"excerpt":1273,"extension":1274,"hidden":31,"meta":11988,"mtl":11,"navigation":11,"path":11989,"publishedAt":33,"seo":11990,"stem":11991,"volumeNumber":1279,"__hash__":11992},"chapters/novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/12.epilogue.md","Epilog",{"type":96,"value":11759,"toc":11985},[11760,11763,11766,11769,11772,11775,11778,11781,11784,11787,11790,11793,11796,11799,11802,11808,11811,11814,11817,11820,11823,11826,11829,11832,11835,11838,11841,11844,11847,11850,11857,11860,11863,11866,11869,11871,11874,11877,11880,11883,11886,11889,11892,11895,11898,11901,11904,11907,11910,11913,11916,11919,11922,11925,11928,11931,11934,11937,11940,11943,11946,11949,11952,11955,11958,11961,11964,11967,11970,11973,11976,11979,11982],[99,11761,11762],{},"\"Jadi? Bagaimana kondisi Ayahanda setelah itu?\"",[99,11764,11765],{},"Setelah pertempuran di selatan, aku kembali ke kediaman Duke Rheinfeld. Cepat atau lambat, Duke dan Kakanda pasti akan diundang ke Ibukota Kekaisaran karena insiden kali ini. Aku berencana untuk kembali ke Ibukota bersamaan dengan mereka. Akan tetapi, aku khawatir dengan kondisi Ayahanda, jadi aku diam-diam kembali seperti ini.",[99,11767,11768],{},"\"Iya. Beliau pulih dengan lancar. Sepertinya beliau berkata pada Nyonya Mitsuba kalau sudah tidak apa-apa, tapi dijawab 'masih belum boleh'.\"",[99,11770,11771],{},"\"Itu sangat khas Ayahanda, dan juga khas Ibunda. Ibunda mungkin tidak akan membiarkan Ayahanda bekerja sampai dokter istana memberi izin, tapi yah, kuharap beliau menganggap ini sebagai liburan yang bagus dan beristirahat.\"",[99,11773,11774],{},"\"Bagi Yang Mulia Kaisar... saya dengar asap suar ungu itu seperti simbol kemalangan. Katanya saat Yang Mulia Pangeran Mahkota meninggal, asap suar itu juga dinaikkan. Karena itu, mungkin beliau mengira kali ini Tuan Leo yang akan meninggal. Saya rasa, kita patut bersyukur karena beliau hanya sampai jatuh sakit.\"",[99,11776,11777],{},"\"Yah, itu 'kan asap suar untuk memberitakan keadaan darurat. Biasanya memang terjadi hal yang tidak menyenangkan. Hanya saja, bagi Ayahanda, kakak laki-laki tertuaku yang merupakan Pangeran Mahkota itu adalah sosok yang istimewa. Sosok ideal yang diimpikan semua orang. Jika masih hidup, dia pasti akan menjadi kaisar yang naik takhta tanpa melalui Perebutan Takhta, sebuah hal yang sangat langka dalam sejarah kekaisaran. Tentu saja, Ayahanda juga mengharapkan hal itu. Putra sulung yang tumbuh menjadi lebih hebat dari yang ia bayangkan. Putra kebanggaan yang sangat ia cintai. Berkat beliau, Perebutan Takhta tidak pernah terjadi. Ayahanda adalah orang yang sangat menyayangi anak-anaknya, jadi tidak terjadinya Perebutan Takhta adalah hal yang patut disambut baik. Namun, kematian kakakku menghancurkan segalanya.\"",[99,11779,11780],{},"Ia kehilangan putra ideal yang pantas mewarisi takhtanya, dan karena itu, Perebutan Takhta di antara anak-anaknya pun dimulai. Masa depan bahagia yang ia yakini tanpa keraguan sedikit pun, semuanya hancur sejak hari ia melihat asap suar itu.",[99,11782,11783],{},"Kemalangan tidak berhenti di situ. Pangeran Mahkota hanya tinggal menunggu waktu untuk naik takhta. Pelimpahan kekuasaan pun sudah dimulai. Para ajudan Pangeran Mahkota telah dipercayakan banyak tugas sebagai calon pewaris kekaisaran generasi berikutnya. Namun, karena putus asa atas kematian Pangeran Mahkota, banyak orang-orang berbakat meninggalkan Ibukota Kekaisaran.",[99,11785,11786],{},"Tentu saja Ayahanda mencoba menahan mereka. Akan tetapi, orang yang telah kehilangan semangat tidak bisa diandalkan, seberapa pun berbakatnya mereka. Begitu besarlah pengaruh Pangeran Mahkota. Kepergian mereka memaksa Ayahanda untuk membangun kembali kekaisaran. Pasti butuh usaha yang luar biasa untuk merebut kembali pengaruhnya yang perlahan mulai ia lepaskan. Padahal Ayahanda sendiri pasti sangat terpukul, tetapi ia berhasil melakukannya.",[99,11788,11789],{},"Dengan begitu, Ayahanda membenamkan diri dalam urusan pemerintahan. Demi melupakan kematian Pangeran Mahkota. Siapa pun yang menasihatinya, ia tidak pernah mau beristirahat. Karena itu, ini juga merupakan kesempatan yang baik. Akan gawat jika beliau sampai jatuh sakit.",[99,11791,11792],{},"\"Mungkin Yang Mulia Pangeran Mahkota adalah 'harapan' bagi Yang Mulia Kaisar...\"",[99,11794,11795],{},"\"Benar. Harapan, matahari, mimpi, ideal. Aku bisa memikirkan banyak perumpamaan. Sesuatu yang membawa berkah bagi orang-orang dan memberi mereka semangat untuk maju. Semakin besar hal itu, semakin besar pula ketergantungan padanya. Jika hilang, keputusasaan yang timbul sebagai dampaknya takkan terkira.\"",[99,11797,11798],{},"\"Entah kenapa, rasanya seperti sedang mendengar cerita tentang Tuan Leo.\"",[99,11800,11801],{},"\"Leo memang mirip dengan kakakku. Suatu saat nanti dia pasti akan menjadi seperti beliau. Meskipun belum mencapai levelnya, tapi jika Leo mati, mungkin hal serupa akan terjadi. Tentu saja, aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi.\"",[99,11803,11804,11807],{},[234,11805,11806],{},"Meskipun aku yang harus mati",". Aku tidak mengucapkannya, tetapi aku sudah siap dengan tekad seperti itu. Aku tidak akan membiarkan hal seperti yang terjadi saat Pangeran Mahkota meninggal terulang kembali.",[99,11809,11810],{},"Namun, seolah bisa membaca isi hatiku, Fina berkata.",[99,11812,11813],{},"\"Saya... jika Tuan Ar meninggal, saya akan jatuh dalam keputusasaan.\"",[99,11815,11816],{},"\"...Bagaimana kau bisa tahu?\"",[99,11818,11819],{},"\"Karena saya adalah seorang 'pengguna bersama'. Tuan Ar terkadang bertindak dengan mengesampingkan dirinya sendiri. Saya ingin Anda lebih menjaga diri sendiri.\"",[99,11821,11822],{},"\"Akan kuusahakan. Tapi, kalaupun aku mati, itu tidak akan memberi banyak pengaruh pada orang lain. Leo dan aku. Siapa yang harus diprioritaskan sudah jelas.\"",[99,11824,11825],{},"\"Tidak. Mungkin memang benar jika Tuan Ar meninggal, tidak akan ada banyak pengaruh pada orang lain. Tetapi, itu akan memberikan pengaruh yang sangat besar pada orang-orang di sekitar Tuan Ar. Baik saya maupun Tuan Leo, kami pasti tidak akan bisa bangkit kembali.\"",[99,11827,11828],{},"\"Kau cenderung menilaiku terlalu tinggi karena kau tahu aku adalah Silver.\"",[99,11830,11831],{},"\"Itu tidak ada hubungannya. Sekalipun bukan Silver, Tuan Ar tetap akan memberikan pengaruh yang besar pada orang-orang di sekitarnya. Jika Tuan Leo adalah matahari, maka Tuan Ar adalah sosok seperti bulan. Dibandingkan dengan matahari, mungkin bulan tidak begitu menonjol. Mungkin ada juga yang bilang tidak ada bedanya jika bulan tidak ada. Akan tetapi, bagi orang yang berjalan di malam hari, bulan adalah tumpuan harapan. Bulan meredakan rasa cemas dalam kegelapan malam. Lagi pula, matahari bisa beristirahat karena adanya bulan. Dan bersinar terang bersamaan dengan datangnya pagi. Tuan Leo tidak akan bisa bersinar tanpa Tuan Ar.\"",[99,11833,11834],{},"Nada bicara Fina tenang. Namun, mendengarnya membuatku merasa tidak nyaman. Rasanya seperti sedang dinasihati oleh orang tua. Mudah saja untuk membantah. Aku bisa memberikan banyak alasan kenapa aku tidak dibutuhkan. Akan tetapi, mata Fina yang lurus dan jernih tidak mengizinkanku melakukannya.",[99,11836,11837],{},"Aku mengangkat bahu dan tersenyum kecut. Sepertinya aku tidak punya pilihan selain mengakui kekalahan.",[99,11839,11840],{},"\"Haaah... baiklah, aku mengerti. Kalau kau sudah berkata sejauh itu, aku tidak bisa berkata apa-apa lagi. Mulai sekarang aku juga akan memikirkan diriku sendiri. Aku tidak akan berpikir soal 'kalau pun harus mati' sampai benar-benar terdesak. Apa itu sudah cukup?\"",[99,11842,11843],{},"\"Iya. Karena Tuan Ar hampir tidak pernah terdesak. Jadi, itu sudah cukup.\"",[99,11845,11846],{},"Sambil berkata begitu, Fina menunjukkan senyum yang merekah.",[99,11848,11849],{},"Sebenarnya aku cukup sering terdesak, kata-kata itu sudah sampai di ujung lidah, tetapi melihat senyumnya yang merekah membuatku tidak bisa mengucapkannya. Aku harus berusaha agar tidak terdesak, supaya Fina tidak khawatir.",[99,11851,11852],{},[1246,11853],{"alt":11854,"src":11855,"title":11856},"image_img-p311.jpg","/images/n02/03/img-p311.jpg","image_img-p311",[99,11858,11859],{},"Sambil memikirkan hal itu, aku menghabiskan teh yang diseduh Fina dan berdiri dari kursi.",[99,11861,11862],{},"\"Kalau begitu, aku akan segera kembali.\"",[99,11864,11865],{},"\"Baik. Saya akan menantikan kepulangan Anda.\"",[99,11867,11868],{},"Aku mengangguk mendengar kata-katanya, lalu membuka Gerbang Teleportasi dan meninggalkan tempat itu.",[225,11870],{},[99,11872,11873],{},"Sebuah ruangan di Istana Belakang. Sandra berada di kamar Selir Kelima, Suzan.",[99,11875,11876],{},"\"Gawat! Gawat! Ini gawat sekali! Ibunda!\"",[99,11878,11879],{},"\"Tenanglah. Masalah terjadi di selatan, dan Leonard menyelesaikannya. Hanya itu.\"",[99,11881,11882],{},"\"Bagaimana Ibunda bisa setenang itu!? Jika paman dimintai pertanggungjawaban dan Ayahanda mulai melakukan penyelidikan secara serius, keterlibatan kita dengan organisasi itu juga akan terungkap! Kalau begitu, aku akan tersingkir dari Perebutan Takhta! Hanya karena aku memiliki darah Krüger!!\"",[99,11884,11885],{},"Menanggapi nada bicara Sandra yang menyalahkan, Suzan tersenyum dengan tenang. Ia tidak akan memarahi putrinya yang masih muda dan belum bisa mengendalikan emosinya. Kenyataannya, memang benar bahwa Keluarga Duke Krüger telah menghambat langkah Sandra. Keluarga yang seharusnya mendukungnya malah menjadi penghambat, itu benar-benar tidak bisa dimaafkan. Suzan sendiri merasa jengkel dengan kecerobohan keluarganya.",[99,11887,11888],{},"Akan tetapi, ia berpikir bahwa apa yang sudah terjadi tidak bisa diubah. Itulah perbedaan antara Sandra dan Suzan.",[99,11890,11891],{},"\"Sandra. Apa tujuanmu?\"",[99,11893,11894],{},"\"Tentu saja sudah jelas! Takhta kaisar!\"",[99,11896,11897],{},"\"Benar. Tapi, yang kau butuhkan untuk itu bukanlah kekuasaan. Melainkan kutukan pamungkas yang telah hilang.\"",[99,11899,11900],{},"\"Tapi, kita hampir tidak menemukan petunjuk apa pun! Aku sudah memeriksa literatur yang mencatatnya, tapi yang tertulis di sana hanya kalau Sihir Bawaan ada hubungannya!\"",[99,11902,11903],{},"\"Itu adalah sihir rahasia kuno. Tidak akan semudah itu. Tapi, bagaimana jika kita menyelidiki keberadaan yang sama-sama hanya ada di dalam literatur?\"",[99,11905,11906],{},"\"Keberadaan di dalam literatur? Apa maksudnya?\"",[99,11908,11909],{},"\"Xiaomei.\"",[99,11911,11912],{},"Saat Suzan memanggil nama itu, seorang wanita berambut cokelat maju dari antara para pelayan. Gerakannya tanpa suara, dan hawa keberadaannya pun tipis. Itu adalah ciri khas yang dimiliki oleh para assassin kelas atas.",[99,11914,11915],{},"Namanya Xiaomei. Pelayan pribadi Suzan, sekaligus seorang assassin. Bahkan Sandra yang memiliki banyak assassin pun belum pernah melihat assassin yang lebih hebat dari Xiaomei.",[99,11917,11918],{},"Biasanya, ia menjadi mata dan telinga bagi Suzan yang tidak bisa bergerak bebas, dan menyelidiki situasi di Istana Belakang dan Ibukota Kekaisaran. Ia adalah kartu as bagi Suzan.",[99,11920,11921],{},"\"Apa maksudnya? Kau yang akan menjelaskannya? Xiaomei.\"",[99,11923,11924],{},"\"Baik, Nona Sandra. Sebenarnya, ada seorang pelayan yang mendengar. Katanya beberapa hari sebelum Yang Mulia Kaisar jatuh sakit, Putri Christa sempat membuat keributan dengan mengatakan bahwa Yang Mulia akan jatuh sakit.\"",[99,11926,11927],{},"\"Apa katamu...?\"",[99,11929,11930],{},"\"Karena penasaran, saya menyelidikinya, dan ternyata mantan pelayan yang sudah meninggalkan istana juga mengatakan hal serupa. Tiga tahun lalu, saat Yang Mulia Pangeran Mahkota meninggal, Putri Christa juga sempat membuat keributan sebelumnya.\"",[99,11932,11933],{},"\"Maksudmu... Christa memiliki Sihir Bawaan berupa ramalan masa depan?\"",[99,11935,11936],{},"\"Semua pelayan yang berada di sisi Putri Christa tiga tahun lalu telah meninggalkan istana karena berbagai alasan. Semuanya mengalami suatu masalah di keluarga masing-masing dan pergi atas kemauan sendiri. Namun, menjadi pelayan istana bukanlah hal yang mudah. Aneh jika masalah yang memaksa mereka berhenti terjadi secara beruntun. Terlebih lagi hanya pada para pelayan di sekitar Putri Christa. Ini berbau seperti ada yang direkayasa.\"",[99,11938,11939],{},"\"Maksudmu Mitsuba menjauhkan para pelayan saat itu untuk melindungi rahasia putrinya?\"",[99,11941,11942],{},"\"Kemungkinannya tinggi. Jika sampai berbuat sejauh itu, berarti itu asli.\"",[99,11944,11945],{},"Mendengar kata-kata Xiaomei, Suzan mengangguk dalam-dalam. Lalu ia menatap Sandra. Ekspresinya adalah ekspresi seorang ibu yang menyayangi anaknya. Namun, dengan ekspresi itu, Suzan berkata pada Sandra.",[99,11947,11948],{},"\"Sihir Bawaan memang sangat berharga, tapi jika itu adalah ramalan masa depan, levelnya sudah setara dengan ilusi yang hanya muncul di literatur. Tapi, itu tidak aneh. Klan Adler terus-menerus mengambil darah unggul. Mereka memiliki darah paling unggul di benua ini. Christa adalah puncaknya. Bagaimana menurutmu, Sandra?\"",[99,11950,11951],{},"\"Benar juga... kalau begitu, mungkin saja bisa. Jika dia adalah pengguna Sihir Bawaan yang begitu kuat, darahnya saja sudah sangat berharga!\"",[99,11953,11954],{},"Dengan bersemangat, Sandra mulai berjalan mondar-mandir sambil bergumam sendiri. Tidak ada rasa kasih sayang pada adiknya di sana.",[99,11956,11957],{},"\"Xiaomei. Aku ingin Christa sebagai subjek eksperimen! Culik dia!\"",[99,11959,11960],{},"\"Tidak bisa langsung begitu saja. Putri Christa hampir tidak pernah keluar dari istana.\"",[99,11962,11963],{},"\"Kita tidak punya waktu! Aku harus segera menyelesaikan kutukan pamungkas itu!\"",[99,11965,11966],{},"\"Jangan terburu-buru, Sandra. Tergesa-gesa hanya akan merusak segalanya. Xiaomei, caranya kuserahkan padamu. Gunakan cara apa pun untuk menculik Christa.\"",[99,11968,11969],{},"\"Baik. Pertama-tama saya akan menyelidiki sekitar Putri Christa. Jika ada informasi baru, saya akan kembali melapor. Mohon tunggu kabar baiknya.\"",[99,11971,11972],{},"Setelah berkata begitu, Xiaomei meninggalkan tempat itu tanpa suara. Melihat gerakan pelayan yang paling ia percayai, Suzan tersenyum puas.",[99,11974,11975],{},"\"Tunggulah, Sandra. Aku akan segera memberikannya padamu.\"",[99,11977,11978],{},"\"Ya, Ibunda!\"",[99,11980,11981],{},"Kegilaan ibu dan anak itu seolah tak mengenal batas, dan terus membengkak tanpa henti.",[99,11983,11984],{},"Kegelapan yang menyelimuti kekaisaran pun bertambah satu lagi.",{"title":1265,"searchDepth":1266,"depth":1266,"links":11986},[],12,{},"/novels/degarashi-ouji/vol-3/epilogue",{"title":11757,"description":11762},"novels/02.degarashi-ouji/03.vol-3/12.epilogue","IeEd7CqDL5K3mN-0aTG0l6LmChiVGiqR8ryGZjVb6Z8",1775142613437]